wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Quiz Hubbuddunya dkk AA X

Total questions: 10

Worksheet time: 5mins

Name
Class
Date
1.

Allah SWT berfirman:
"Ketahuilah bahwa kehidupan dunia hanyalah permainan, senda gurau, perhiasan, bermegah-megahan di antara kamu, dan berlomba-lomba dalam kekayaan serta anak-anak..." (QS. Al-Hadid: 20).

Dalam kisah Qarun (QS. Al-Qashash: 76-82), ia menolak nasihat orang-orang saleh dan mengklaim bahwa kekayaannya adalah hasil dari ilmunya sendiri.

Jika seseorang memiliki kekayaan berlimpah dan merasa bahwa usahanya sepenuhnya karena kerja kerasnya, tanpa keterlibatan Allah, sikapnya lebih tepat disebut sebagai:

a)

Hubbud dunya karena mencintai harta dunia secara berlebihan tanpa mempertimbangkan akhirat

b)

Ujub karena merasa kehebatannya sendiri yang membuatnya sukses tanpa menyandarkan diri kepada Allah

c)

Sombong karena menolak nasihat dan merasa lebih tinggi dari orang lain

d)

Hasad karena ingin agar hanya dirinya yang memiliki kelebihan, bukan orang lain

e)

Riya karena ingin menunjukkan keberhasilannya di hadapan manusia dengan pamer harta

2.

Rasulullah ﷺ bersabda:
"Kesombongan adalah menolak kebenaran dan meremehkan manusia." (HR. Muslim).

Jika seseorang merasa bahwa amalnya sangat banyak dan berpikir bahwa dirinya lebih saleh dibanding orang lain, namun ia tetap menerima nasihat dengan baik, maka sikapnya lebih cenderung kepada:

a)

Sombong, karena merasa lebih tinggi dibanding orang lain dalam ibadahnya

b)

Ujub, karena terlalu mengandalkan amalnya sendiri dan merasa sudah cukup saleh

c)

Riya, karena ia ingin amalnya dilihat oleh orang lain agar mendapat pujian

d)

Hasad, karena ia tidak ingin orang lain lebih saleh darinya

e)

Hubbud dunya, karena ia ingin memanfaatkan ibadah untuk mendapatkan duniawi

3.

Dalam sebuah komunitas, seseorang merasa tidak nyaman melihat temannya mendapatkan penghormatan lebih tinggi darinya. Ia tidak berbuat apa-apa untuk menjatuhkan temannya, tetapi dalam hatinya ia merasa lega jika temannya mengalami kegagalan. Sikap ini lebih tepat mencerminkan:

a)

Hasad, karena tidak senang melihat orang lain mendapatkan keutamaan

b)

Riya, karena ingin dipandang lebih baik dibanding temannya

c)

Ujub, karena merasa dirinya lebih pantas dihormati

d)

Sombong, karena meremehkan temannya yang sukses

e)

Hubbud dunya, karena terobsesi dengan penghormatan duniawi

4.

Seorang ustaz mengingatkan, "Ada orang yang shalat tahajud sendirian di rumahnya. Tapi, ketika ia tahu bahwa banyak orang yang mengetahui kebiasaannya, ia merasa semakin semangat beribadah agar namanya tetap dihormati."

Sikap ini lebih tepat disebut sebagai:

a)

Ujub, karena merasa amalnya sudah cukup untuk menyelamatkan dirinya

b)

Riya, karena motivasi ibadahnya mulai bergantung pada pujian manusia

c)

Hasad, karena ingin menjadi satu-satunya yang dikenal saleh

d)

Hubbud dunya, karena ingin mendapatkan status sosial melalui ibadah

e)

Sombong, karena merasa dirinya lebih saleh dari orang lain

5.

Seorang pedagang sangat sukses dan dikenal jujur. Namun, dalam hatinya ia berpikir, "Aku berhasil karena aku lebih pintar dan lebih rajin dibanding orang lain."

Sikap ini lebih cenderung kepada:

a)

Hubbud dunya, karena sangat mencintai keberhasilannya di dunia

b)

Hasad, karena ingin menjadi satu-satunya yang sukses

c)

Ujub, karena merasa kehebatannya sendiri yang membuatnya sukses

d)

Riya, karena ingin dipuji atas kesuksesannya

e)

Sombong, karena meremehkan pedagang lain

6.

Seorang ulama berkata:
"Seseorang yang sombong merasa dirinya lebih baik dari orang lain, sedangkan seseorang yang riya ingin orang lain menganggapnya lebih baik."

Dalam konteks ini, mana pernyataan yang paling tepat dalam membedakan riya dan sombong?

a)

Riya adalah memperindah amal di hadapan manusia, sedangkan sombong bisa terjadi meskipun tidak ada orang lain yang melihat

b)

Seseorang yang sombong selalu menolak nasihat, sedangkan riya justru ingin dipuji atas kebaikannya

c)

Riya lebih berbahaya daripada sombong karena bisa menyelinap ke dalam amal ibadah yang tampaknya tulus

d)

Sombong adalah kesalahan batiniah, sedangkan riya hanya terjadi jika amalnya terlihat oleh orang lain

e)

Orang yang riya biasanya juga sombong, tetapi orang yang sombong belum tentu riya

7.

Seorang Da'i merasa kesal karena masjid di seberang lebih ramai daripada masjid tempat ia berdakwah. Dalam hatinya ia berpikir, "Seharusnya orang-orang datang ke tempatku, karena ilmunyaku lebih dalam."

Situasi ini lebih tepat mencerminkan:

a)

Ujub, karena merasa ilmunya lebih tinggi dari orang lain

b)

Hasad, karena ingin agar masjid lain tidak lebih ramai daripada tempatnya

c)

Riya, karena ingin mendapatkan pengakuan sebagai dai yang lebih populer

d)

Sombong, karena menolak menerima kenyataan bahwa orang lain juga bisa sukses

e)

Hubbud dunya, karena menjadikan jumlah jamaah sebagai uku

8.

Seorang ilmuwan Islam menguasai banyak kitab klasik dan selalu menjawab pertanyaan dengan dalil yang kuat. Suatu hari, seorang murid memberikan pendapat berbeda yang juga didukung dalil kuat, tetapi sang ilmuwan menolaknya mentah-mentah sambil berpikir, "Ilmunya belum sebanding denganku untuk mengoreksi pendapatku." Sikap ini lebih cenderung kepada:

a)

Ujub, karena merasa ilmunya sudah sempurna dan tidak butuh masukan

b)

Sombong, karena meremehkan orang lain dan menolak kebenaran

c)

Hasad, karena tidak ingin ada murid yang menyamai keilmuannya

d)

Riya, karena ingin tetap dipandang sebagai orang paling berilmu

e)

Hubbud dunya, karena menjadikan reputasi akademiknya sebagai tujuan utama

9.

Seseorang aktif berinfak dalam jumlah besar untuk membangun pesantren. Ia melakukannya dengan ikhlas, tetapi dalam hatinya ada harapan agar ia dikenal sebagai dermawan dan bisa mendapatkan pengaruh sosial yang lebih luas. Situasi ini lebih tepat mencerminkan:

a)

Riya, karena berharap pujian dari manusia melalui infaknya

b)

Hubbud dunya, karena menjadikan amal saleh sebagai alat untuk memperoleh kedudukan duniawi

c)

Ujub, karena merasa bahwa amalnya lebih besar dibanding orang lain

d)

Hasad, karena ingin menjadi satu-satunya orang yang dikenal sebagai donatur utama

e)

Sombong, karena merasa lebih pantas dihormati karena infaknya

10.

Seorang lulusan terbaik dari universitas ternama mendapatkan pekerjaan prestisius. Ketika melihat teman-temannya masih berjuang mencari pekerjaan, ia berpikir, "Aku mendapatkan semua ini karena kerja kerasku dan kecerdasanku. Kalau mereka lebih rajin, mereka juga bisa sukses seperti aku." Sikap ini lebih tepat disebut sebagai:

a)

Ujub, karena merasa kesuksesannya sepenuhnya hasil dari kehebatan dirinya sendiri

b)

Sombong, karena meremehkan perjuangan orang lain yang belum sukses

c)

Hasad, karena tidak ingin orang lain menyamai tingkat keberhasilannya

d)

Riya, karena ingin menunjukkan superioritasnya dalam pencapaian akademik

e)

Hubbud dunya, karena menjadikan status dan karier sebagai tujuan utama hidup