Font size
WorksheetsPENILAIAN HARIAN BAB 4 KELAS 7
Total questions: 20
Worksheet time: 20mins
Sebagai umat Hindu melaksanakan yadnya adalah sebuah jalan untuk penebusan, karena kelahiran kita ke dunia sebagai manusia diikat oleh hutang. Pada saat lahir ke dunia ini, manusia sudah memiliki tiga hutang yang dibawa sejak lahir. Hutang-hutang inilah yang menjadi dasar atau landasan melaksanakan yadnya. Dalam ajaran agama Hindu, tiga hutang ini disebut dengan...
Tri Kona
Tri Sadhaka
Tri Pramana
Tri Rna
Perhatikan pernyataan berikut dengan benar !
1. Upakara dan upacara adalah salah satu bagian dari pelaksanaan yadnya sebagai dasar pengembalian tiga hutang yang disebut tri rna.
2. Suatu yadnya dilaksanakan harus berdasarkan keinginan dari sulinggih yang memuput upacara.
3. Upakara dan upacara yadnya yang dilaksanakan sebaiknya disesuaikan dengan kemampuan yajamana (orang yang memiliki yadnya)
4. Melaksanakan upakara dan upacara yadnya sebaiknya menggunakan satu pedoman daerah tertentu.
Berdasarkan keterangan di atas yang tepat ditunjukkan pada nomor...
1 dan 2
1 dan 3
2 dan 4
4 dan 1
Perhatikan pernyataan berikut ini !
1. Tangan
2. Karmaphala
3. Perbuatan
4. Banten
5. Pemangku
Pernyataan di atas yang berkaitan dengan pengertian upakara adalah...
1, 2, 3
2, 3, 5
1, 3, 4
2, 4, 5
Perhatikan pernyataan berikut !
1. Upakara merupakan cetusan hati, untuk menyatakan rasa terima kasih, baik itu kehadapan Hyang Widhi Wasa, alam maupun manifestasinya.
2. Upakara merupakan simbol perwujudan dan kebesaran dari Hyang Widhi Wasa sebagi pencipta alam semesta.
3. Upakara sebagai media konsentrasi dari pikiran kita untuk memuja Hyang Widhi Wasa
4. Upakara dapat dipergunakan sebagai alat seni untuk memperindah pelaksanaan pemujaan
Pernyataan yang benar tentang fungsi dan arti upakara pada pernyataan tersebut ditunjukkan pada nomor...
1 dan 2
1 dan 3
2 dan 4
3 dan 4
Unsur utama yang menentukan keberhasilan pelaksanaan sebuah yadnya tidak ditentukan oleh besar kecilnya suatu upakara dalam upacara. Namun yang paling utama sebagai penentu keberhasilan sebuah yadnya keikhlasan dari...
Orang yang memuput suatu upacara yadnya
Orang yang membidangi suatu yadnya
Orang yang memiliki suatu upacara yadnya
Tamu yang hadir dalam upacara yadnya
Porosan merupakan lambang/nyasa kedamaian, ketulusan hati dan untuk selalu mewujudkan kedamaian bagi semua insan. Pada sebuah canang berperan sebagai hiasan yang penempatannya disesuaikan dengan arah mata angin.
Benar
Salah
Dalam pelaksanaan yadnya terdapat tiga aspek penting yang memiliki peranan agar pelaksanaan upacara yadnya dapat berjalan dengan lancar yang disebut dengan tri manggalaning yadnya. Berikut ini adalah sebutan untuk orang yang bertugas melaksanakan yadnya tersebut atau yang memiliki upacara yadnya tersebut adalah sang sadhaka
Benar
Salah
Sebagaimana telah dijelaskan agama Hindu memiliki keluwesan dalam bentuk pelaksanaan yadnyanya. Sebagai bentuk keluwesannya itu, maka sering ditemukan jenis dan bentuk upakara yang berbeda-beda dari suatu daerah dengan daerah lainnya, hal ini dikarenakan bentuk pelaksanaan upakara tersebut didasarkan pada aspek desa (tempat), kala (waktu), dan patra (keadaan) yang berlaku dimasing-masing daerah.
Benar
Salah
Bentuk pelaksanaan upacara yadnya yang tersurat di dalam Bhagawadgita Bab IV sloka 23-30 dapat digolongkan menjadi empat bentuk. Bentuk pelaksanaan upacara yadnya yang paling utama adalah dengan mempersembahkan ilmu pengetahuan, yang diistilahkan dengan jnana yadnya.
Benar
Salah
Dalam pandangan dibeberapa orang umat Hindu sangat berat karena selalu melaksanakan upacara yang memerlukan biaya yang besar. Namun, sesungguhnya jika kita sudah memahami yang sebenarnya tidaklah demikian, sebab agama Hindu adalah agama yang fleksibel. Terlebih dalam pelaksanaan upacara yadnya tidaklah harus dilaksanakan secara besar-besaran, atau berlebihan karena pelaksanaan yadnya terdiri dari tiga tingkatan yang dapat dilaksanakan oleh umat Hindu sesuai dengan kemampuannya. Tingkatan pelaksanaan upacara yadnya yang paling sederhana diistilahkan dengan madya.
Benar
Salah
Dalam lontar Yadnya Prakerti porosan merupakan sarana upakara yang sangat penting, dimana porosan terdiri dari buah pinang, daun sirih dan kapur yang melambangkan Ida Sang Hyang Widhi Wasa dalam manifestasinya sebagai Sang Hyang Tri Murti. Berikut adalah makna dari porosan yaitu...
Buah pinang sebagai lambang pemujaan kepada Dewa Brahma
Daun sirih sebagai lambang pemujaan terhadap Dewa Wisnu
Kapur sebagai lambang pemujaan kepada Dewa Siwa
Gambir sebagai lambang pemujaan Dewa Siwa
Sirih sebagai nyasa/simbol pemujaan kepada Dewa Brahman
Dalam pembuatan canang sari, pada saat meletakan bunga dalam tetandingan canang yang baik adalah dengan menyesuaikan warna bunga dengan arah mata angin, dimana untuk hulunya memakai arah depan sebagai arah timurnya. Berikut adalah letaknya bunga yang tepat sesuai dengan arah mata angin adalah...
Bunga warna merah ditaruh di depan
Bunga warna putih ditaruh di sebelah kanan
Bunga warna hijau ditaruh disebelah kiri
Bunga warna kuning ditaruh dibelakang
Kembang rampai ditaruh ditengah-tengah
Upakara merupakan bentuk pelaksanaan yadnya yang dijadikan sebagai media konsentrasi dan simbol untuk pelinggih dari Ida Sang Hyang Widhi Wasa beserta manifestasinya. Diantara sarana upakara yang ada terdapat sarana upakara yang tergolong rumit dan sederhana. Berikut ini adalah contoh-contoh sarana yang sederhana dalam upakara....
Pembangkit
Canang sari
Kwangen
Banten catur
Segehan
Terkait dengan simbol-simbol pada sarana upakara, terdapat banten yang dikategorikan sebagai banten hulu/kepala, sebagai badan dan sebagai kaki. Berikut adalah banten yang dikategorikan sebagai hulu/kepala atau disebut juga sebagai banten linggih Ida Sang Hyang Widhi Wasa yaitu...
Canang sari
Daksina
Dewa-dewi
Catur
Nasi kepelan
Dalam pelaksanaan yadnya terdapat tiga unsur penting yang terlibat didalamnya disebut dengan tri manggalaning yadnya. Adapun bagian-bagian dari tri manggalaning yadnya adalah...
Yajamana
Pancagra
Sadhaka
Nista
Madya
Bentuk upakara yang dilaksanakan oleh masyarakat dapat dilakukan secara fleksibel sesuai dengan tingkatannya didasarkan pada kemampuan masing-masing. Adapun tingkatan yadnya tersebut terdiri dari........., ............, dan...........
(a)
Sarana upakara ini berbentuk segitiga/kojong, dilengkapi dengan hiasan bunga dan uang kepeng dan merupakan simbol dari stana Ida Sang Hyang Widhi adalah (a)
Sarana upakara yang difungsikan sebagai hulu/kepala, dimana unsur utamanya adalah kelapa, dilengkapi dengan beras, tingkih, pangi, telur bebek, beras, benang tebusan dan lainnya disebut (a)
Pelaksanaan yadnya yang dilaksanakan oleh umat Hindu merupakan bentuk dari kewajiban untuk membayar hutang yang kita bawa sejak lahir. Bentuk upacara yang menggunakan upakara seperti halnya upacara penyucian atman (Atman Wedana) dan menunjukkan rasa terima kasih kepada para rsi (Rsi Bhojana) adalah upaya kita membayar hutang kepada....... dan ......
(a)
Seluruh pelaksanaan yadnya dalam agama Hindu termasuk dalam membuat dan menyertakan upakara dalam setiap upacara Hindu merujuk pada konsep kerangka dasar agama Hindu yang terdiri dari......., ....... dan......
(a)
