wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

pashala

Total questions: 70

Worksheet time: 1hrs 22mins

Name
Class
Date
1.

Seseorang yang memberikan aba-aba baris-berbaris disebut..

a)

Dirigent

b)

Ketua Kelas

c)

Komandan

2.

Ada berapa macam aba - aba dalam PBB...

a)

3

b)

2

c)

1

3.

Pada lencang kanan/lencang kiri, mengangkat lengan dilaksanakan melalui...

a)

Sampai bahu

b)

Depan dada

c)

Belakang punggung

4.

Suatu kegiatan dengan posisi berdiri yang dilaksanakan dengan dua cara biasa dan parade dilakukan untuk memperbaiki dan merapihkan pakaian dan perlengkapan yang melekat pada tubuh dengan ketentuan yang telah diatur pada kedua cara yang berbeda. Merupakan penjelasan dari...

a)

Periksa Ketertiban

b)

Evaluasi Anggota

c)

Periksa Kerapihan

5.

Pelaksanaan aba-aba lencang kanan dilaksanakan pada saat...

a)

Sikap Sempurna

b)

Istirahat

c)

Duduk

6.

Bila ada suatu bagian aba-aba diperlukan pembetulan, maka dikeluarkan perintah ...

a)

Ulangi

b)

Maaf

c)

Siap salah

7.

Berapakah jarak antar kaki saat Pelaksanaan istrirahat di tempat...

a)

Secukupnya

b)

Selebar bahu

c)

Seperlunya

8.

Yang bukan termasuk Aba-aba Pelaksanaan...

a)

MAJU

b)

GERAK

c)

MULAI

9.

Lencang kanan biasanya dilakukan pada saat posisi...

a)

BERSHAF

b)

BERBANJAR

c)

BERDIRI

10.

Peraturan Panglima Tentara Nasional Indonesia Nomor ... Tahun 2018, Tentang Peraturan Baris Berbaris (PBB).

a)

45

b)

58

c)

68

11.

Aba-aba Pelaksanaan apa yang harus digunakan pada saat Berhitung...

a)

MA JU

b)

GERAK

c)

MULAI

12.

aba-aba Pelaksanaan yang digunakan ketika setengah lengan lencang kiri adalah ...

a)

Mulai

b)

Jalan

c)

Gerak

13.

Urutan aba aba yang benar dalam baris-berbaris adalah...

a)

Aba-aba petunjuk; Aba-aba peringatan; Aba-aba pelaksanaan.

b)

Aba-aba pelaksanaan; aba-aba peringatan; aba-aba petunjuk.

c)

Aba-aba peringatan; aba aba petunjuk; aba-aba pelaksanaan.

14.

Sebutkan perubahan arah yang benar pada baris-berbaris...

a)

hadap kiri, balik kiri, istirahat ditempat, balik kanan.

b)

hadap kanan, hadap kiri, serong kanan, serong kiri, balik kanan.

c)

balik kiri, hadap kiri, hadap kanan, serong kanan, serong kiri.

15.

Kepanjangan dari PASKIBRA...

a)

Para Pengibar Bendera

b)

Pasukan Pengibar Bendera

c)

Pasukan Kibar Bendera

16.

Pada balik kanan, kaki kiri dimajukan melintang di depan kaki kanan , lekukan kaki kiri di ujung kaki kanan membentuk huruf...

a)

L

b)

V

c)

T

17.

(Kepada Pembina Upacara – Hormat = GERAK) yang termasuk aba-aba peringatan adalah...

a)

GERAK

b)

Hormat

c)

Kepada Pembina Upacara

18.

aba-aba Pelaksanaan yang digunakan ketika buka dan tutup barisan adalah ...

a)

Mulai

b)

Jalan

c)

Gerak

19.

Gerak, jalan dan mulai termasuk dalam aba-aba...

a)

Peringatan

b)

Pelaksanaan

c)

Petunjuk

20.

Aba-aba Pelaksanaan apa yang harus digunakan pada saat Berhitung…

a)

MA JU

b)

GERAK

c)

MULAI

21.

(Untuk perhatian – Istirahat ditempat = GERAK) yang termasuk aba-aba Petunjuk adalah...

a)

Untuk Perhatian

b)

GERAK

c)

Istirahat ditempat

22.

Aba-aba yang digunakkan untuk membubarkan pasukan...

a)

Bubar Jalan

b)

Bubar Gerak

c)

Bubar Woii

23.

Berapa sudut yang terbentuk pada posisi paha dan badan ketika jalan di tempat...

a)

50°

b)

30°

c)

90°

24.

Segala bentuk peraturan dan ketentuan ketentuan tentang ketaatan dan kepatuhan terhadap semua kewajiban dalam baris berbaris yang berlaku bagi militer baik dalam tugas kedinasan maupun dalam kehidupan sehari² merupakan pengertian dari...

a)

Aba-aba

b)

Norma

c)

PBB (Peraturan Baris-Berbaris)

25.

Letak punggung tangan kiri yang benar pada sikap istirahat parade...

a)

Diletakan diatas pinggang atau koppel riem

b)

diletakkan dibawah pinggang atau koppel riem

c)

diletakkan dipunggung’

26.

Pada sikap sempurna, kedua tumit rapat dengan kedua telapak kaki membentuk sudut...

a)

45°

b)

60°

c)

30°

27.

Untuk menumbuhkan sikap jasmani yang tegap dan tangkas, rasa persatuan, disiplin yang tegap, tangkas, menumbuhkan disiplin, loyalitas tinggi, kebersamaan dan rasa tanggung jawab, sehingga senantiasa mengutamakan kepentingan tugas di atas kepentingan individu. Merupakan tujuan dari...

a)

PBB (PERATURAN BARIS-BERBARIS)

b)

Aba-Aba

c)

Latihan

28.

Pada balik kanan, kaki dan badan diputar ke kanan dengan sudut sebesar...

a)

90°

b)

180°

c)

45°

29.

1) Penjuru tetap sikap sempurna. 2) Nomor dua dan seterusnya meluruskan ke depan dengan mengangkat tangan ke depan. 3) Lengan kanan lurus, tangan menggenggam, punggung tangan menghadap ke atas, mengambil jarak atau satu lengan dan di tambah dua kepal. 4) Pada aba-aba ”Tegak Gerak ”, semua dengan serentak menurunkan tangan kembali ke sikap sempurna. Merupakan pelaksanaan dari..

a)

Setengah lengan lencang kanan/kiri

b)

Lencang kanan / kiri

c)

Lencang depan

30.

Di mulai dengan kaki kiri, lutut berganti – ganti diangkat hingga paha rata-rata. Ujung kaki menuju ke bawah, tempo langkah sesuai langkah biasa. Badan tegak, pandangan lurus ke depan dan lengan di rapatkan pada badan (tidak melenggang). Merupakan pelaksanaan dari...

a)

Jalan ditempat

b)

Periksa kerapihan

c)

Buka dan tutup barisan

31.

1) Kaki kanan / kiri dimajukan ke depan, sejajar dengan kaki kanan / kiri. 2) Berputar arah 45° kekanan / kiri 3) kaki kanan / kiri dirapatkan Kembali ke kaki kanan / kiri, Merupakan pelaksanaan dari...

a)

Hadap kanan/kiri

b)

Balik kanan

c)

Hadap serong kanan/kiri

32.

Pada gerakan periksa kerapian, saat aba aba "MULAI" pasukan membungkukkan badan ... °

a)

60°

b)

70°

c)

90°

d)

180°

33.

aba aba pindah tempat dilakukan dengan 4 cara yaitu kedepan, kebelakang, ke kanan dan ke kiri , dengan langkah paling banyak adalah...

a)

3 langkah

b)

5 langkah

c)

6 langkah

d)

4 langkah

34.

Aba aba lencang memiliki 5 jenis, yaitu..

a)

Lencang kanan , lencang kiri, setengah lengan lencang kanan, setengah lengan lencang kiri, dan lencang depan

b)

Lencang kanan , lencang kiri, setengah lengan lencang kanan, setengah lengan lencang kiri, dan lencang samping

c)

Lencang kiri, lencang kanan, setengah lencang kanan, setengah lengan lencang kiri, dan lencang belakang

d)

Lencang kanan dan lencang kiri

35.

Berkumpul dilaksanakan dalam keadaan anggota posisi ..

a)

Bebas atau dipimpin

b)

Ditentukan atau keadaan tidak terpimpin

c)

Bebas atau keadaan tidak terpimpin

d)

Ditentukan atau dipimpin

36.

Gerakan melintang kanan / kiri hanya dilakukan dalam bentuk berbanjar guna..

a)

Mengubah bentuk pasukan menjadi bersaf dengan arah tetap

b)

Mengubah bentuk pasukan menjadi bersaf dengan arah yang berubah

c)

Mengubah bentuk pasukan menjadi berbanjar dengan arah tetap

d)

Mengubah bentuk pasukan menjadi berbanjar dengan arah yang berubah

37.

Gerakan haluan hanya dilakukan dalam bentuk formasi bersaf guna..

a)

Mengubah arah dan mengubah bentuk

b)

Mengubah arah tanpa mengubah bentuk

c)

Mengubah bentuk tanpa mengubah arah

d)

Tidak merubah arah ataupun bentuk

38.

Pelaksanaan "TIAP TIAP BANJAR DUA KALI BELOK KANAN/KIRI" tidak dapat dilaksanakan dari posisi..

a)

duduk

b)

Langkah tegap

c)

Langkah biasa

d)

Lari

39.

Pada pelaksanaan dua kali belok kanan/kiri, aba aba pelaksanaan jatuh pada kaki kanan/kiri ditambah satu langkah selanjutnya melaksanakan gerakan dua kali belok kanan / kiri hingga arah gerakan berubah..

a)

90°

b)

60°

c)

45°

d)

180°

40.

Langkah ke depan adalah..

a)

Langkah untuk memindahkan pasukan/sebagian ke belakang, menghindarkan aba aba "BERHENTI", dan jumlah langkah paling banyak 4 (empat)

b)

Langkah untuk memindahkan pasukan/sebagian ke kiri/kanan, menghindarkan aba aba "BERHENTI", dan jumlah langkah paling banyak 4 (empat)

c)

Langkah untuk memindahkan pasukan/sebagian ke kanan/ belakang, menghindarkan aba aba "BERHENTI", dan jumlah langkah paling banyak 4 (empat)

d)

Langkah untuk memindahkan pasukan/sebagian ke depan, menghindarkan aba aba "BERHENTI", dan jumlah langkah paling banyak 4 (empat)

41.

Langkah ke belakang adalah..

a)

Langkah untuk memindahkan pasukan/sebagian ke belakang, menghindarkan aba aba "BERHENTI", dan jumlah langkah paling banyak 4 (empat)

b)

Langkah untuk memindahkan pasukan/sebagian ke kiri / kanan, menghindarkan aba aba "BERHENTI", dan jumlah langkah paling banyak 4 (empat)

c)

Langkah untuk memindahkan pasukan/sebagian ke kanan / belakang menghindarkan aba aba "BERHENTI", dan jumlah langkah paling banyak 4 (empat)

d)

Langkah untuk memindahkan pasukan/sebagian ke depan, menghindarkan aba aba "BERHENTI", dan jumlah langkah paling banyak 4 (empat)

42.

Langkah ke samping adalah..

a)

Langkah untuk memindahkan pasukan / sebagian ke belakang, menghindarkan aba aba"BERHENTI", dan jumlah langkah paling banyak 4 ( empat)

b)

Langkah untuk memindahkan pasukan / sebagian ke kiri / kanan, menghindarkan aba aba "BERHENTI" , dan jumlah langkah paling banyak 4 (empat)

c)

Langkah untuk memindahkan pasukan / sebagian ke kanan/ belakang, menghindarkan aba aba "BERHENTI", dan jumlah langkah paling banyak 4 (empat)

d)

Langkah untuk memindahkan pasukan/sebagian ke depan, menghindar aba aba "BERHENTI" , dan jumlah langkah paling banyak 4 (empat)

43.

Pada aba aba "HITUNG" hitungan pertama diawali dari..

a)

Penjuru kanan

b)

Penjuru kiri

c)

Penjuru kiri belakang

d)

Penjuru kanan belakang

44.

Lencang depan dilakukan pada saat pasukan dalam formasi..

a)

Sikap sempurna

b)

Istirahat

c)

Bersaf

d)

Berbanjar

45.

Lencang kanan / kiri dilaksanakan saat pasukan dalam formasi..

a)

Sikap sempurna

b)

Istirahat

c)

Bersaf

d)

Berbanjar

46.

Sikap istirahat terdiri atas dua sikap yaitu..

a)

Sikap istirahat duduk dan sikap istirahat berdiri

b)

Sikap istirahat berdiri dan sikap istirahat parade

c)

Sikap istirahat biasa dan sikap istirahat parade

d)

Sikap istirahat duduk dan sikap istirahat biasa

47.

Dibawah ini yang merupakan aba aba pelaksanaan adalah..

a)

Hitung

b)

Hormat senjata

c)

Maju

d)

Gerak

48.

Dibawah ini yang merupakan aba aba peringatan adalah..

a)

Hitung

b)

Mulai

c)

Gerak

d)

Jalan

49.

Bapak Paskibra Indonesia adalah..

a)

Ir. Soekarno

b)

Soeharto

c)

Husein Mutahar

d)

Sayuti melik

50.

Kepanjangan dari perpang adalah..

a)

Peraturan Pangkalan Paskibra Indonesia

b)

Peraturan Panglima Tentara Nasional Indonesia

c)

Peraturan Baris Berbaris Panglima TNI

d)

Peraturan Pangkalan Militer Indonesia

51.

Tempo langkah lari adalah..

a)

30 tiap menit

b)

70 tiap menit

c)

96 tiap menit

d)

166 tiap menit

52.

Tempo langkah perlahan adalah..

a)

30 tiap menit

b)

70 tiap menit

c)

96 tiap menit

d)

166 tiap menit

53.

Tempo langkah biasa adalah..

a)

30 tiap menit

b)

70 tiap menit

c)

96 tiap menit

d)

166 tiap menit

54.

Panjang langkah lari adalah..

a)

70 cm

b)

40 cm

c)

50 cm

d)

60 cm

55.

Panjang langkah perlahan adalah..

a)

70 cm

b)

40 cm

c)

50 cm

d)

60 cm

56.

Panjang langkah tegap adalah..

a)

70 cm

b)

40 cm

c)

50 cm

d)

60 cm

57.

Di bawah ini adalah pelaksanaan sikap sempurna, kecuali …

a)

sikap berdiri badan tegak;

b)

Kedua tumit rapat dengan kedua telapak kaki membentuk sudut 45o;

c)

perut ditarik dan dada dibusungkan

d)

kedua tangan menggenggam lurus ke depan diletakkan di atas lutut dengan punggung tangan menghadap ke atas;

58.

Aba-aba "Henti" Adalah..

a)

salah satu aba-aba peringatan yang dapat diberikan kepada pasukan yang sedang istirahat

b)

salah satu aba-aba petunjuk yang dapat diberikan kepada pasukan yang sedang bergerak

c)

salah satu aba-aba pelaksanaan yang dapat diberikan kepada pasukan yang sedang bergerak

d)

salah satu aba-aba peringatan yang dapat diberikan kepada pasukan yang sedang bergerak

59.

Aba-aba "Maju" adalah..

a)

salah satu aba-aba peringatan yang dapat diberikan kepada pasukan dalam keadaan berhenti atau berjalan

b)

salah satu aba-aba pelaksanaan yang dapat diberikan kepada pasukan dalam keadaan berhenti atau berjalan

c)

salah satu aba-aba petunjuk yang dapat diberikan kepada pasukan dalam keadaan berhenti atau berjalan

d)

salah satu aba-aba peringatan yang dapat diberikan kepada pasukan dalam keadaan istirahat

60.

Macam-macam aba-aba dalam baris berbaris adalah...

a)

Siap, Istirahat, Hormat

b)

Grak, Jalan, Mulai

c)

Petunjuk, Peringatan, Pelaksanaan

d)

Parade, Biasa, Sikap

61.

Periksa kerapian adalah..

a)

suatu kegiatan dengan posisi berdiri yang dilaksanakan dengan cara biasa dan parade yang dilakukan untuk memperbaiki dan merapikan pakaian dan perlengkapan yang melekat pada tubuh dengan ketentuan yang telah diatur pada kedua cara yang berbeda.

b)

suatu kegiatan dengan posisi berdiri yang dilaksanakan dengan cara biasa yang dilakukan untuk memperbaiki dan merapikan pakaian dan perlengkapan yang melekat pada tubuh dengan ketentuan yang telah diatur pada kedua cara yang berbeda.

c)

suatu kegiatan dengan posisi berdiri yang dilaksanakan dengan cara parade yang dilakukan untuk memperbaiki dan merapikan pakaian dan perlengkapan yang melekat pada tubuh dengan ketentuan yang telah diatur pada kedua cara yang berbeda.

d)

suatu kegiatan dengan posisi berdiri atau duduk yang dilaksanakan dengan cara biasa dan parade yang dilakukan untuk memperbaiki dan merapikan pakaian dan perlengkapan yang melekat pada tubuh dengan ketentuan yang telah diatur pada kedua cara yang berbeda.

62.

Sikap istirahat adalah..

a)

sikap pada posisi duduk dalam pelaksanaannya sikap rileks bagi anggota tubuh dengan ketentuan yang telah diatur pada tiap- tiap bentuk posisi sikap istirahat.

b)

sikap siap pada posisi berdiri dan duduk dalam pelaksanaannya sikap rileks bagi anggota tubuh dengan ketentuan yang telah diatur pada tiap- tiap bentuk posisi sikap istirahat.

c)

sikap pada posisi berdiri dan duduk dalam pelaksanaannya sikap siap bagi anggota tubuh dengan ketentuan yang telah diatur pada tiap- tiap bentuk posisi sikap istirahat.

d)

sikap pada posisi berdiri dan duduk dalam pelaksanaannya sikap rileks bagi anggota tubuh dengan ketentuan yang telah diatur pada tiap- tiap bentuk posisi sikap istirahat.

63.

Sikap Sempurna adalah..

a)

sikap siap pada posisi berdiri dan duduk dalam pelaksanaannya sikap dengan gerakan bagi anggota tubuh dengan ketentuan yang telah diatur pada tiap-tiap bentuk posisi sikap sempurna.

b)

sikap siap pada posisi berdiri dan duduk dalam pelaksanaannya sikap tidak ada gerakan bagi kaki dengan ketentuan yang telah diatur pada tiap-tiap bentuk posisi sikap sempurna.

c)

sikap siap pada posisi berdiri dan duduk dalam pelaksanaannya sikap tidak ada gerakan bagi anggota tubuh dengan ketentuan yang telah diatur pada tiap-tiap bentuk posisi sikap sempurna.

d)

sikap siap pada posisi berdiri dan duduk dalam pelaksanaannya sikap ada gerakan bagi anggota tubuh dengan ketentuan yang telah diatur pada tiap-tiap bentuk posisi sikap sempurna.

64.

Langkah lari adalah..

a)

langkah melayang yang dimulai dengan menghentakkan kaki kiri 1 (satu) langkah, telapak kaki diletakkan dengan ujung telapak kaki terlebih dahulu, lengan dilenggangkan dengan panjang langkah 60 cm dan tempo langkah 166 tiap menit.

b)

langkah melayang yang dimulai dengan menghentakkan kaki kanan 1 (satu) langkah, telapak kaki diletakkan dengan ujung telapak kaki terlebih dahulu, lengan dilenggangkan dengan panjang langkah 70 cm dan tempo langkah 166 tiap menit.

c)

langkah melayang yang dimulai dengan menghentakkan kaki kiri 1 (satu) langkah, telapak kaki diletakkan dengan ujung telapak kaki terlebih dahulu, lengan dilenggangkan dengan panjang langkah 70 cm dan tempo langkah 96 tiap menit.

d)

langkah melayang yang dimulai dengan menghentakkan kaki kiri 1 (satu) langkah, telapak kaki diletakkan dengan ujung telapak kaki terlebih dahulu, lengan dilenggangkan dengan panjang langkah 70 cm dan tempo langkah 166 tiap menit.

65.

Langkah perlahan adalah...

a)

langkah pendek yang ditahan sebentar dan dilaksanakan secara terus- menerus dengan khidmat, jarak yang relatif tidak jauh (dekat) digunakan untuk mengusung jenazah dan acara tradisi pedang pora.

b)

langkah pendek dengan tempo tertentu dan dilaksanakan secara terus- menerus dengan khidmat, jarak yang relatif tidak jauh (dekat) digunakan untuk mengusung jenazah dan acara tradisi pedang pora.

c)

langkah panjang yang ditahan sebentar dan dilaksanakan secara terus- menerus dengan khidmat, jarak yang relatif tidak jauh (dekat) digunakan untuk mengusung jenazah dan acara tradisi pedang pora.

d)

langkah pendek yang ditahan sebentar dan dilaksanakan secara terus- menerus dengan khidmat, jarak yang relatif jauh (dekat) digunakan untuk mengusung jenazah dan acara tradisi pedang pora.

66.

Langkah tegap adalah...

a)

langkah yang dipersiapkan untuk memberikan sikap sempurna dan yang diberi sikap terhadap pasukan, pos jaga kesatrian, terhadap Pati serta digunakan untuk kegiatan-kegiatan tertentu.

b)

langkah yang dipersiapkan untuk memberikan penghormatan dan yang diberi penghormatan terhadap pasukan, pos jaga kesatrian, terhadap Pati serta digunakan untuk kegiatan-kegiatan tertentu.

c)

langkah yang dipersiapkan untuk memberikan penghormatan dan yang diberi penghormatan terhadap komandan serta digunakan untuk kegiatan-kegiatan tertentu.

d)

langkah yang dipersiapkan untuk memberikan penghormatan dan yang diberi penghormatan terhadap pasukan serta digunakan untuk kegiatan-kegiatan tertentu.

67.

Langkah biasa adalah..

a)

langkah bergerak maju dengan panjang langkah dan tempo tertentu dengan cara meletakkan kaki di atas tanah tumit lebih dahulu, disusul dengan seluruh tapak kaki kemudian ujung kaki meninggalkan tanah pada waktu membuat langkah berikutnya.

b)

langkah bergerak maju dengan panjang langkah dan tempo tertentu dengan cara meletakkan kaki di atas tanah ujung kaki lebih dahulu, disusul dengan seluruh tapak kaki kemudian ujung kaki meninggalkan tanah pada waktu membuat langkah berikutnya.

c)

langkah bergerak maju dengan panjang langkah dan tempo tertentu dengan cara meletakkan kaki di atas tanah ujung jari lebih dahulu, disusul dengan seluruh tapak kaki kemudian ujung kaki meninggalkan tanah pada waktu membuat langkah berikutnya.

d)

langkah bergerak maju dengan panjang langkah dan tempo tertentu dengan cara meletakkan kaki di atas tanah tumit lebih dahulu, disusul dengan tumit kaki selanjutnya kemudian ujung kaki meninggalkan tanah pada waktu membuat langkah berikutnya.

68.

Aba aba adalah...

a)

perintah dari seorang komandan atau pemimpin/bawahan yang ditunjuk atasan kepada pasukan/sekelompok orang untuk dilaksanakan pada waktunya secara serentak atau berturut-turut dengan berkelompok, apabila bawahan ditunjuk memberikan aba-aba harus diawali dengan kalimat izin atasan.

b)

perintah dari seorang komandan atau pemimpin/bawahan yang ditunjuk atasan kepada pasukan/sekelompok orang untuk dilaksanakan pada waktunya secara sendiri atau berturut-turut dengan tepat dan tertib, apabila bawahan ditunjuk memberikan aba-aba harus diawali dengan kalimat izin atasan.

c)

perintah dari seorang komandan atau pemimpin/bawahan yang ditunjuk atasan kepada pasukan/sekelompok orang untuk dilaksanakan pada waktunya secara serentak atau berturut-turut dengan tepat dan tertib, apabila bawahan ditunjuk memberikan aba-aba harus diawali dengan kalimat Instruksi.

d)

perintah dari seorang komandan atau pemimpin/bawahan yang ditunjuk atasan kepada pasukan/sekelompok orang untuk dilaksanakan pada waktunya secara serentak atau berturut-turut dengan tepat dan tertib, apabila bawahan ditunjuk memberikan aba-aba harus diawali dengan kalimat izin atasan.

69.

Baris berbaris adalah...

a)

kegiatan latihan gerakan bagi anggota militer guna menanamkan kebiasaan, jiwa korsa, disiplin, loyalitas, kebersamaan dan rasa tanggung jawab.

b)

kegiatan latihan fisik bagi anggota militer guna menanamkan kebiasaan, jiwa korsa, disiplin, loyalitas, kebersamaan dan rasa tanggung jawab.

c)

kegiatan latihan ketaatan bagi anggota militer guna menanamkan kebiasaan, jiwa korsa, disiplin, loyalitas, kebersamaan dan rasa tanggung jawab.

d)

kegiatan latihan kedisiplinan bagi anggota militer guna menanamkan kebiasaan, jiwa korsa, disiplin, loyalitas, kebersamaan dan rasa tanggung jawab.

70.

Peraturan Baris Berbaris adalah..

a)

segala bentuk gerakan dan ketentuan- ketentuan tentang ketaatan dan kepatuhan terhadap semua kewajiban dalam baris berbaris yang berlaku bagi militer baik dalam tugas kedinasan maupun dalam kehidupan sehari-hari.

b)

segala bentuk peraturan dan ketentuan- ketentuan tentang kedisplinan dan tanggungjawab terhadap semua kewajiban dalam baris berbaris yang berlaku bagi militer baik dalam tugas kedinasan maupun dalam kehidupan sehari-hari.

c)

segala bentuk peraturan dan ketentuan- ketentuan tentang ketaatan dan kepatuhan terhadap semua kewajiban dalam baris berbaris yang berlaku bagi militer baik dalam tugas kedinasan maupun dalam kehidupan sehari-hari.

d)

segala bentuk peraturan dan ketentuan- ketentuan tentang ketaatan dan kepatuhan terhadap semua aturan dalam baris berbaris yang berlaku bagi militer baik dalam tugas kedinasan maupun dalam kehidupan sehari-hari.