WorksheetsPerpajakan dan Kebijakan Publik
Total questions: 18
Worksheet time: 23mins
Jenis pajak yang dikenakan atas penghasilan dari pekerjaan seseorang, seperti gaji atau upah, disebut sebagai:
Pajak Penghasilan Badan
Pajak Konsumsi
Pajak Gaji
Pajak Kekayaan
Dalam sistem perpajakan, prinsip bahwa kelompok dengan sumber daya lebih besar harus membayar pajak lebih tinggi disebut sebagai:
Keadilan horizontal
Ekuitas vertikal
Pajak proporsional
Pajak regresif
Menurut definisi Haig-Simons, basis pajak pendapatan adalah perubahan dalam:
Penghasilan yang dapat dibelanjakan
Pengeluaran total selama setahun
Kemampuan seseorang untuk mengonsumsi dan menabung
Total pajak yang harus dibayarkan
Dalam sistem pajak progresif, tarif pajak:
Tetap sama untuk semua tingkat pendapatan
Meningkat seiring bertambahnya pendapatan
Menurun seiring bertambahnya pendapatan
Dihitung berdasarkan pengeluaran individu
Salah satu alasan pemerintah memberikan insentif pajak adalah untuk:
Mengurangi total pendapatan negara
Mendorong aktivitas ekonomi yang dianggap menguntungkan secara sosial atau ekonomi
Meningkatkan jumlah pajak yang dikumpulkan dari kelompok miskin
Menghilangkan kewajiban perpajakan bagi semua individu
Insiden pajak (Tax Incidence) merujuk pada
Orang yang secara hukum wajib membayar pajak
Penentuan tarif pajak yang optimal bagi pemerintah
Analisis bagaimana beban pajak dibagi antara konsumen dan produsen
Cara pemerintah membelanjakan pajak yang dikumpulkan
Siapa yang menanggung beban pajak dalam sistem ekonomi bergantung pada:
Pihak yang ditunjuk secara hukum untuk membayar pajak
Jumlah pajak yang dipungut oleh pemerintah
Keputusan pengadilan pajak
Elastisitas permintaan dan penawaran
Beban pajak yang ditanggung oleh pihak yang secara hukum diwajibkan membayar pajak disebut sebagai:
Statutory incidence
Economic incidence
Tax liability
Direct tax burden
Analisis insiden pajak yang mempertimbangkan dampak pada banyak pasar sekaligus disebut:
Direct tax analysis
Partial equilibrium tax incidence
General equilibrium tax incidence
Market tax burden
Jika permintaan suatu barang sangat elastis, maka:
Konsumen akan menanggung lebih banyak beban pajak
Tidak ada yang menanggung pajak
Pemerintah akan mengurangi tarif pajak
Produsen akan menanggung lebih banyak beban pajak
Pajak yang optimal bertujuan untuk:
Meningkatkan jumlah wajib pajak tanpa mempertimbangkan efek ekonomi
Menghindari pajak dengan cara legal
Mengurangi jumlah penerimaan pajak pemerintah
Memaksimalkan penerimaan pajak tanpa mengurangi efisiensi ekonomi
Deadweight Loss (DWL) dalam sistem perpajakan adalah:
Kehilangan surplus ekonomi akibat pajak yang mengurangi jumlah transaksi di pasar
Peningkatan surplus konsumen dan produsen setelah pajak diberlakukan
Pendapatan pajak yang dikumpulkan oleh pemerintah
Pajak yang hanya dibebankan kepada konsumen
Besarnya DWL dalam suatu sistem perpajakan dipengaruhi oleh:
Jumlah pendapatan yang dikumpulkan dari pajak
Jumlah barang yang tersedia di pasar
Elastisitas permintaan dan penawaran
Keputusan pengadilan pajak
Menurut Aturan Ramsey (Ramsey Rule) dalam sistem pajak optimal:
Pajak harus dikenakan lebih tinggi pada barang dengan permintaan lebih elastis
Pajak harus dikenakan lebih tinggi pada barang dengan permintaan lebih inelastis
Pajak harus dibebankan hanya kepada produsen
Pajak harus ditentukan tanpa memperhatikan elastisitas permintaan
Konsep Tax-Benefit Linkages dalam sistem perpajakan mengacu pada:
Hubungan antara pajak yang dibayarkan dan manfaat yang diterima oleh individu atau perusahaan
Pajak yang dikenakan kepada perusahaan tanpa adanya manfaat bagi individu
Perhitungan jumlah total pajak yang dikumpulkan pemerintah
Keseimbangan pajak dan subsidi dalam suatu sistem ekonomi
Permintaan (demand) terhadap Lobak adalah Q=360-5P dan Penawaran (supply) untuk barang tersebut Q=30P. Pemerintah memutuskan memungut pajak kepada konsumen sebesar $3 per Lobak. Hitunglah harga kotor (gross price) yang dibayarkan oleh konsumen dan jumlah permintaannya!
$12,86 & 308,57
$10,29 & 295,71
$12,86 & 295,71
$10,29 & 308,57
Permintaan (demand) terhadap Lobak adalah Q=360-5P dan Penawaran (supply)
untuk barang tersebut Q=30P. Pemerintah memutuskan memungut pajak kepada konsumen sebesar $3 per Lobak. Berapa jumlah consumer burden? Dan, berapa jumlah producer burden?
$2,57 & $0,43
$0,43 & $2,57
$1,57 & $1,43
$1,43 & $1,57
Permintaan pasar untuk Lampu diberikan oleh persamaan: Q=100−2P dan penawaran pasar diberikan oleh persamaan: Q=−20+P. Hitung kerugian bobot mati (deadweight loss) dari pajak sebesar $5 per unit yang dikenakan kepada Produsen Lampu!
$8,33
$7,33
$6,33
$5,33
