WorksheetsCommissioner WSE
Total questions: 30
Worksheet time: 15mins
Name
Class
Date
1.
Secara umum pemeriksaan visibilitas pada Workshop Equipment meliputi hal-hal sebagai berikut, kecuali:
a)
Reflektif tape dan warna kendaraan
b)
Nomer equipment
c)
Lampu rotary
d)
Pemeriksaan boom
2.
Pemeriksaan reflektif tape, lampu rotary, nomer equipment dan sticker tanda bahaya termasuk dalam pemeriksaan :
a)
Visibilitas
b)
Sistem lampu
c)
Didalam kabin
d)
Didalam transmisi
3.
Jika mobil kecil, truck ringan, man haul dipasangi lampu rotary, maka lampu rotary tersebut harus berwarna :
a)
Amber
b)
Biru dan merah
c)
Biru dan Amber
d)
Biru
4.
Jika grader, lowboy, dozer, crane, excavator dll dipasangi lampu rotary, maka lampu rotary tersebut harus berwarna:
a)
Amber
b)
Biru dan merah
c)
Biru dan Amber
d)
Biru
5.
Jika mobil rescue emergency dan ambulance dipasangi lampu rotary, maka lampu rotary tersebut harus berwarna :
a)
Amber
b)
Biru dan merah
c)
Biru dan Amber
d)
Biru
6.
Jika kendaraan security dipasangi lampu rotary, maka lampu rotary tersebut harus berwarna:
a)
Amber
b)
Biru dan merah
c)
Biru dan Amber
d)
Biru
7.
Ketinggian minimum nomer kendaraan yang dipasang di kanan dan kiri kendaraan adalah:
a)
4 inch
b)
5 inch
c)
6 inch
d)
7 inch
8.
System pada scissor lift yang berfungsi untuk mempertahankan keempat ban kontak yang kuat dengan tanah di medan yang tidak rata sehingga meningkatkan traksi dan stabilitas peralatan adalah system:
a)
Mechanical system
b)
Electrical system
c)
Axle drive system
d)
Axle osilasi system
9.
Saat melakukan pemeriksaan kabel Listrik pada scissor lift, area yang diperiksa dari kondisi terbakar, lecet, korosi dan lepas adalah, kecuali:
a)
Ground control panel
b)
Hydraulic tray
c)
Engine tray
d)
Axle tray
10.
Saat melakukan pemeriksaan kabel Listrik pada scissor lift, area yang diperiksa dari kelebihan grease dielektrik adalah:
a)
Antara ECM dan control platform
b)
Semua sambungan harness
c)
Level sensor
d)
Control valve
11.
Pemeriksaan ban, roda dan baut lug pada scissor lift meliputi:
a)
Kondisi tapak ban
b)
Kondisi cotter pin
c)
Kondisi castle nut
d)
Kekencangan castle nut
12.
Tujuan pemeriksaan Emergency Stop pada Scissor lift adalah:
a)
Memastikan engine mati dan engine tidak berfungsi
b)
Memastikan dapat menghentikan semua fungsi peralatan
c)
Menghindari kondisi bahaya saat pengoperasian
d)
Menjalankan syarat dari HSES
13.
Tujuan pemeriksaan drive brake pada scissor lift adalah:
a)
Memastikan brake berfungsi dengan benar
b)
Memastikan tidak ada sponge
c)
Dapat menahan pada kemiringan apapun yang dapat didaki
d)
Sebagai syarat dari HSES
14.
Scissor lift sebaiknya dipasang flashing beacon di kanan dan kiri kendaraan, yang bertujuan:
a)
Memperingatkan jarak dengan peralatan pada operator dan personal darat
b)
Memperingatkan pergerakan peralatan pada operator dan personal darat
c)
Sebagai penanda alat
d)
Syarat dan ketentuan safety
15.
Pada peralatan scissor lift, kecepatan kendaraan dibatasi/ditentukan. Mengapa demikian?
a)
Mencegah kendaraan terguling
b)
Mencegah kendaraan terjungkal
c)
Kecepatan tidak dibutuhkan
d)
Ketentuan safety
16.
Berikut adalah pengujian kecepatan kerja system pada lifting equipmen jenis JLG:
a)
Articulating JIB
b)
Platform swing
c)
Telescope
d)
Berjalan maju dan mundur
17.
Pengujian platform drift dalam 10 menit, jarak maksimum yang diijinkan pada lifting equipment JLG adalah:
a)
2 inch
b)
3 inch
c)
4 inch
d)
5 inch
18.
Sebagai seorang tehnisi, pengujian Oscillating Axle Lockout JLG tidak hanya dilakukan saat commissioning saja. Kapan pengujian dapat dilakukan?
a)
Setiap hari
b)
Saat penggantian komponen
c)
Saat terjadi masalah pengoperasian
d)
Saat commissioning saja
19.
Mengapa kondisi dan kekencangan baut serta kerenggangan turntable Swing bearing pada JLG harus diperhatikan secara khusus?
a)
Merupakan poin kritis saat pengangkatan
b)
Menjadi pusat tegangan pengankatan
c)
Pusat rotasi
d)
Dipersyaratkan oleh safety
20.
Apa yang harus diperhatikan saat melakukan penyetelan Wear Pad tower boom atau main boom pada JLG?
a)
Keausan wear pad
b)
Panjang baut
c)
Jenis baut
d)
Grade baut
21.
Berikut adalah beberapa pemeriksaan kerusakan pada pin pivot tower boom JLG:
a)
Aus
b)
Taper
c)
Oval
d)
Bengkok
22.
Berikut adalah beberapa pemeriksaan kerusakan pada pin pivot articulating fly boom JLG:
a)
Aus
b)
Taper
c)
Oval
d)
Bengkok
23.
Pemeriksaan dengan melepas salah satu hose cylinder pada system hydraulic JLG kemudian system hydraulic diaktifkan disisi lain adalah untuk menguji:
a)
Kebocoran cylinder
b)
Kemampuan cylinder
c)
Kekuatan cylinder
d)
Fungsi cylinder
24.
Ketika melakukan pengujian system hydraulic pada JLG man lift, operator dianjurkan untuk mengoperasikan dari:
a)
Platform control
b)
Ground control
c)
Darimana saja
d)
Ground dan platform control
25.
Pada welding machine yang menggunakan engine, kemanakah output muffler harus diarahkan?
a)
Panel control welding
b)
Searah dengan moving
c)
Selain arah panel control dan moving
d)
Keatas
26.
Sebuah system pada welding machine, yang mematikan Engine secara otomatis jika tekanan oli terlalu rendah atau temperatur Engine terlalu tinggi adalah:
a)
Engine shutdown
b)
Shutdown switch
c)
Automatic shutdown system
d)
Engine cut off
27.
Wetstacking pada engine welding machine dapat mengakibatkan:
a)
Engine mati
b)
Engine shutdown
c)
Welding machine tidak berfungsi
d)
Kebakaran
28.
Mengapa pada engine welding machine dilarang memasang/menempelkan kabel dan hose pada exhaust system?
a)
Mengakibatkan overheating pada engine
b)
Mengakibatkan welding machine tidak bekerja
c)
Mengakibatkan kebakaran
d)
Mengakibatkan engine low power
29.
Kebocoran oli lubrikasi engine welding machine dapat mengakibatkan
a)
Engine low power
b)
Kebakaran
c)
Engine overheat
d)
Engine hunting
30.
Mengapa saat melakukan commissioning welding machine yang menggunakan engine, harus memastikan semua gauge dan meter berfungsi dengan baik?
a)
Dapat mengakibatkan kerusakan pada peralatan
b)
Dapat mengakibatkan kecelakaan pada manusia
c)
Dapat menghambat pekerjaan
d)
Dapat merugikan semua pihak
100 %
