wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

AI3 LKPD 6

Total questions: 25

Worksheet time: 13mins

Name
Class
Date
1.

Kromatografi lapis tipis (KLT) adalah jenis kromatografi yang memisahkan komponen-komponen sampel berdasarkan:

a)

Perbedaan warna

b)

Perbedaan ukuran partikel

c)

Perbedaan kepolaran

d)

Perbedaan suhu

e)

Perbedaan tekanan

2.

Salah satu keuntungan dari kromatografi lapis tipis adalah:

a)

Membutuhkan alat yang canggih

b)

Prosesnya lambat

c)

Membutuhkan sampel yang banyak

d)

Memisahkan sampel secara lebih jelas

e)

Memerlukan waktu yang lama

3.

Fase diam yang umum digunakan pada KLT adalah:

a)

Plat kromatografi kertas

b)

Plat silika

c)

Plat aluminium

d)

Plat kaca

e)

Plat plastik

4.

Eluen dalam KLT harus dipilih berdasarkan:

a)

Warna yang menarik

b)

Ukuran partikel

c)

Kepolaran yang sesuai dengan sampel

d)

Berat molekul

e)

Kecepatan aliran

5.

Salah satu persyaratan zat yang layak dijadikan sebagai eluen adalah:

a)

Memiliki kemurnian yang tinggi

b)

Stabilitas rendah

c)

Viskositas tinggi

d)

Tekanan uap sangat tinggi

e)

Toksisitas tinggi

6.

KLT disebut sebagai kromatografi planar karena:

a)

Menggunakan pelarut cair

b)

Dilakukan pada permukaan datar

c)

Menggunakan fase diam silika

d)

Menggunakan eluen yang beragam

e)

Dilakukan dalam ruang tertutup

7.

KLT menggunakan fase diam berupa silika karena:

a)

Silika memiliki warna menarik

b)

Silika mudah didapatkan

c)

Silika memiliki kepolaran yang tepat

d)

Silika murah

e)

Silika tidak reaktif

8.

Tujuan memilih fase gerak yang sedekat mungkin kepolarannya dengan sampel adalah:

a)

Mempercepat proses elusi

b)

Menghemat bahan kimia

c)

Memperjelas hasil pemisahan

d)

Mencegah kontaminasi

e)

Menambah durasi eksperimen

9.

Plat KLT biasanya menggunakan fase pendukung seperti aluminium atau kaca untuk:

a)

Memperjelas warna sampel

b)

Memudahkan dalam pengamatan hasil

c)

Mempercepat proses elusi

d)

Menambah stabilitas plat

e)

Mengurangi penggunaan eluen

10.

Homogenisasi chamber sebelum proses elusi dilakukan untuk:

a)

Menjaga kestabilan suhu

b)

Memastikan kelembapan yang merata

c)

Mencegah perubahan tekanan

d)

Meningkatkan kepolaran eluen

e)

Menambah volume sampel

11.

Saat menotolkan sampel ke plat KLT, sebaiknya:

a)

Menggunakan alat penotol yang bersih

b)

Menotolkan pada satu titik saja

c)

Menggunakan banyak pelarut

d)

Menotolkan dengan tekanan kuat

e)

Menggunakan sampel yang berlebihan

12.

Skema urutan pelarut berdasarkan tingkat kepolarannya dari yang paling non-polar sampai yang paling polar adalah:

a)

Heptana, Toluena, Dietil eter, Etanol, Air

b)

Air, Etanol, Dietil eter, Toluena, Heptana

c)

Dietil eter, Heptana, Etanol, Air, Toluena

d)

Toluena, Air, Heptana, Etanol, Dietil eter

e)

Heptana, Air, Dietil eter, Toluena, Etanol

13.

Apa yang dimaksud dengan nilai Rf dalam KLT?

a)

Jarak tempuh sampel dibagi jarak tempuh eluen

b)

Jarak tempuh eluen dibagi jarak tempuh sampel

c)

Rasio warna sampel dan eluen

d)

Kecepatan elusi

e)

Kepolaran eluen

14.

Apa fungsi eluen dalam KLT?

a)

Menjadi fase diam untuk sampel

b)

Menggerakkan sampel pada plat

c)

Mengubah warna sampel

d)

Menambah stabilitas plat

e)

Mencegah kontaminasi sampel

15.

Teknik KLT umumnya digunakan untuk:

a)

Analisis kuantitatif zat kimia

b)

Analisis kualitatif zat kimia

c)

Pemurnian zat kimia

d)

Sintesis zat kimia

e)

Pengawetan zat kimia

16.

Jelaskan mengapa KLT lebih disukai dibandingkan kromatografi kertas dalam analisis zat kimia?

a)

Lebih mudah diamati

b)

Lebih efisien dalam pemisahan

c)

Memerlukan lebih sedikit eluen

d)

Lebih murah dalam hal biaya

e)

Memiliki sampel yang lebih stabil

17.

Bagaimana cara menentukan fase gerak yang tepat untuk analisis KLT suatu sampel baru?

a)

Berdasarkan pengalaman sebelumnya

b)

Dengan metode 'trial and error'

c)

Dengan mengacu pada literatur ilmiah

d)

Berdasarkan warna sampel

e)

Berdasarkan harga pelarut

18.

Mengapa penting untuk memiliki eluen dengan kemurnian tinggi dalam KLT?

a)

Untuk menghemat biaya

b)

Untuk menghindari kontaminasi

c)

Untuk mempercepat proses elusi

d)

Untuk menjaga kestabilan suhu

e)

Untuk meningkatkan volume sampel

19.

Apa peran dari viskositas eluen dalam proses pemisahan KLT?

a)

Menentukan kecepatan elusi

b)

Menentukan warna sampel

c)

Menentukan stabilitas plat

d)

Menambah toksisitas sampel

e)

Mengurangi volume sampel

20.

Mengapa fase gerak yang digunakan dalam KLT harus memiliki tekanan uap yang tidak terlalu tinggi atau terlalu rendah?

a)

Untuk menjaga kestabilan eluen

b)

Untuk meningkatkan kepolaran eluen

c)

Untuk memperpanjang durasi eksperimen

d)

Untuk menghemat bahan kimia

e)

Untuk mempercepat proses elusi

21.

Bagaimana efek viskositas rendah pada eluen terhadap hasil pemisahan dalam KLT?

a)

Mempercepat laju elusi

b)

Menambah kepolaran eluen

c)

Mengurangi kepolaran eluen

d)

Menambah stabilitas plat

e)

Menambah toksisitas sampel

22.

Bagaimana cara menentukan nilai Rf dalam analisis KLT?

a)

Mengukur jarak tempuh sampel dan membaginya dengan jarak tempuh eluen

b)

Mengukur waktu elusi sampel

c)

Mengukur volume eluen yang digunakan

d)

Mengukur berat sampel

e)

Mengukur perubahan warna sampel

23.

Apa yang menjadi pertimbangan utama dalam memilih pelarut sebagai eluen pada KLT?

a)

Stabilitas pelarut

b)

Harga pelarut

c)

Kepolaran pelarut

d)

Warna pelarut

e)

Berat molekul pelarut

24.

Analisis kromatografi lapis tipis (KLT) sering digunakan untuk:

a)

Mengidentifikasi komponen dalam campuran

b)

Meningkatkan stabilitas sampel

c)

Mengubah warna sampel

d)

Menambah volume sampel

e)

Mengurangi toksisitas sampel

25.

Bagaimana cara yang tepat untuk mengoptimalkan proses elusi dalam analisis KLT?

a)

Menyesuaikan kepolaran eluen dengan sampel

b)

Menggunakan eluen dengan warna mencolok

c)

Menggunakan eluen dalam jumlah banyak

d)

Menotolkan sampel dalam jumlah besar

e)

Meningkatkan viskositas eluen