WorksheetsPenilaian Pengukuran Tekanan Darah
Total questions: 27
Worksheet time: 1hrs 21mins
Bersikap sopan
Bersikap percaya diri dan tidak ragu-ragu
Bersikap tanggap/empati terhadap reaksi pasien
Bersikap sabar dan teliti
Mengucapkan salam dan menyapa pasien
Memperkenalkan diri
Menjelaskan tujuan prosedur yang dilakukan
Menjelaskan prosedur pelaksanaan pengukuran tekanan darah
Bersih, rapi, aman, nyaman, dan pencahayaan cukup
Privasi terjaga
Sphygmomanometer yang terdiri dari : Manometer (air raksa / aneroid) dan klep penutup dan pembuka, Manset udara, Selang karet, Pompa udara dari karet dan sekrup penutup dan pembuka
Stetoskop
Buku catatan / alat dokumentasi
Cuci tangan
Atur posisi pasien, posisi lengan yang akan diperksa harus lebih tinggu dari posisi jantung
Letakkan lengan yang akan di ukur dalam posisi terlentang
Buka lengan baju pasien
Pasang manset pada lengan kanan / kiri atas sekitar 3 cm di atas fossa mediana cubitea (jangan terlalu ketat dan jangan terlalu longgar)
Tentukan denyut nadi arteri radialis dekstra / sinistra
Pompa balon udara manset sampai denyut nadi artreri radialis tidak teraba
Pompa terus manset hingga manometer setinggi 20 mmHg dari titik nadi arteri radialis tidak teraba
Letakkan diafragma stetoskop di atas arteri brakialis dan dengarkan bunyi suara detukanya
Kempiskan balon udara manset secara perlahan dan berkesinambungan dengan memutar sekerup pada pompa udara berlawanan arah jarum jam
Catat tinggi air raksa (jarum aneroid) pada manometer : Suara korotkof I : menujukkkan besarnya tekanan sistolik secara auskultasi, Suara korotkof IV / V : menunjukkan besarnya tekanan diastolic secara auskultasi
Catat hasilnya pada buku catatan / dokumentasi pasien
Bereskan dan rapihkan alat
Cuci tangan setelah prosedur dilakukan
