wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

kondisi sosial indonesia

Total questions: 20

Worksheet time: 13mins

Name
Class
Date
1.

Bagaimana dampak globalisasi terhadap kondisi sosial di Indonesia?

a)

Globalisasi hanya memiliki dampak positif terhadap kondisi sosial di Indonesia.

b)

Globalisasi tidak memiliki dampak terhadap kondisi sosial di Indonesia.

c)

Globalisasi hanya memiliki dampak negatif terhadap kondisi sosial di Indonesia.

d)

Globalisasi memiliki dampak positif dan negatif terhadap kondisi sosial di Indonesia.

2.

Apa yang dimaksud dengan kesenjangan sosial dan contohnya di Indonesia?

a)

Kesenjangan sosial adalah kesetaraan yang sama di antara semua kelompok sosial

b)

Contoh kesenjangan sosial di Indonesia adalah kesenjangan teknologi antara generasi muda dan lansia

c)

Kesenjangan sosial adalah perbedaan yang signifikan dalam hal akses, keuntungan, atau kesempatan antara kelompok-kelompok sosial. Contoh kesenjangan sosial di Indonesia antara lain kesenjangan pendapatan antara kota dan desa, kesenjangan akses pendidikan antara daerah perkotaan dan pedesaan, serta kesenjangan kesehatan antara kelompok masyarakat yang mampu dan tidak mampu.

d)

Kesenjangan sosial tidak mempengaruhi kehidupan masyarakat di Indonesia

3.

Sebutkan faktor-faktor yang mempengaruhi kemiskinan di Indonesia!

a)

Tingkat pendidikan rendah, akses terbatas terhadap layanan kesehatan, ketimpangan distribusi pendapatan, kurangnya lapangan kerja, minimnya akses terhadap sumber daya ekonomi

b)

Distribusi pendapatan merata

c)

Tingkat pendidikan tinggi

d)

Akses mudah terhadap layanan kesehatan

4.

Bagaimana peran pemerintah dalam menangani masalah kemiskinan di Indonesia?

a)

Pemerintah memiliki peran dalam menangani masalah kemiskinan melalui kebijakan sosial, program bantuan sosial, pelatihan keterampilan, dan pembangunan infrastruktur.

b)

Pemerintah tidak perlu melakukan langkah apapun untuk mengatasi kemiskinan

c)

Pemerintah hanya bertanggung jawab untuk menambahkan pajak kepada masyarakat miskin

d)

Pemerintah tidak memiliki peran dalam menangani masalah kemiskinan

5.

Apakah perbedaan antara perkotaan dan pedesaan dalam hal kondisi sosial di Indonesia?

a)

Perbedaan antara perkotaan dan pedesaan adalah pada tingkat kekayaan yang sama

b)

Perbedaan antara perkotaan dan pedesaan adalah pada tingkat infrastruktur yang sama

c)

Perbedaan antara perkotaan dan pedesaan dalam hal kondisi sosial di Indonesia adalah pada tingkat kepadatan, keragaman, tingkat kehidupan, dan nilai-nilai budaya.

d)

Perbedaan antara perkotaan dan pedesaan adalah pada tingkat pendidikan yang sama

6.

Bagaimana dampak urbanisasi terhadap masyarakat di Indonesia?

a)

Urbanisasi justru meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara keseluruhan

b)

Urbanisasi hanya memberikan dampak positif tanpa adanya dampak negatif

c)

Urbanisasi tidak memiliki dampak apapun terhadap masyarakat di Indonesia

d)

Urbanisasi dapat memberikan dampak negatif terhadap masyarakat di Indonesia, seperti tekanan pada infrastruktur, kesehatan, pendidikan, dan ketimpangan sosial.

7.

Apa yang dimaksud dengan ketimpangan pendapatan dan bagaimana kondisinya di Indonesia?

a)

Ketimpangan pendapatan adalah hasil dari pemerataan sumber daya yang baik di Indonesia.

b)

Ketimpangan pendapatan tidak berdampak signifikan terhadap tingkat kemiskinan di Indonesia.

c)

Ketimpangan pendapatan hanya terjadi di negara-negara maju dan tidak di Indonesia.

d)

Ketimpangan pendapatan adalah perbedaan yang signifikan antara pendapatan yang diterima oleh individu atau kelompok masyarakat. Di Indonesia, ketimpangan pendapatan terjadi akibat faktor-faktor seperti tingginya tingkat pengangguran, rendahnya pendidikan, dan ketidakmerataan distribusi sumber daya. Hal ini menyebabkan sebagian masyarakat Indonesia memiliki pendapatan yang tinggi sementara sebagian lainnya masih hidup dalam kemiskinan.

8.

Bagaimana kondisi pendidikan di Indonesia mempengaruhi kondisi sosial masyarakat?

a)

Kondisi sosial masyarakat tidak dipengaruhi oleh pendidikan

b)

Pendidikan yang buruk dapat meningkatkan kualitas sumber daya manusia

c)

Pendidikan tidak memiliki pengaruh terhadap kondisi sosial masyarakat

d)

Pendidikan yang baik dapat meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan kesadaran akan norma serta nilai, sehingga mempengaruhi kondisi sosial masyarakat secara positif.

9.

Apakah peran media massa dalam membentuk opini masyarakat terkait kondisi sosial?

a)

Media massa hanya memberikan informasi tanpa mempengaruhi persepsi masyarakat

b)

Media massa membentuk opini masyarakat terkait kondisi sosial dengan menyajikan informasi, mengontrol arus informasi, serta mempengaruhi persepsi dan pandangan masyarakat terhadap isu-isu sosial.

c)

Media massa tidak memiliki peran dalam membentuk opini masyarakat terkait kondisi sosial

d)

Media massa tidak memiliki kontrol terhadap arus informasi yang disajikan

10.

Bagaimana hubungan antara agama dan kondisi sosial di Indonesia?

a)

Agama hanya sedikit memengaruhi kondisi sosial di Indonesia.

b)

Kondisi sosial di Indonesia tidak dipengaruhi oleh agama.

c)

Agama tidak memiliki pengaruh dalam membentuk kondisi sosial di Indonesia.

d)

Agama memiliki pengaruh yang signifikan dalam membentuk kondisi sosial di Indonesia.

11.

Sebutkan beberapa program bantuan sosial yang diberikan pemerintah kepada masyarakat Indonesia!

a)

Kartu Indonesia Pintar (KIP)

b)

Bantuan Langsung Tunai (BLT)

c)

Program Keluarga Sejahtera (PKS)

d)

Program Keluarga Harapan (PKH), Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT), Kartu Prakerja, Program Sembako, dan Program Bansos Tunai

12.

Apa yang dimaksud dengan kemajuan sosial dan bagaimana mengukurnya di Indonesia?

a)

Kemajuan sosial adalah peningkatan jumlah penduduk dalam suatu negara.

b)

Kemajuan sosial di Indonesia dapat diukur dari jumlah konflik sosial yang terjadi.

c)

Kemajuan sosial diukur berdasarkan tingkat kekayaan individu dalam masyarakat.

d)

Kemajuan sosial adalah peningkatan kualitas hidup masyarakat dalam berbagai aspek seperti pendidikan, kesehatan, kesetaraan gender, dan perlindungan sosial. Kemajuan sosial di Indonesia dapat diukur melalui indikator seperti tingkat melek huruf, angka harapan hidup, tingkat partisipasi dalam pendidikan, tingkat kemiskinan, dan tingkat kesetaraan gender.

13.

Bagaimana dampak kebijakan ekonomi terhadap kondisi sosial di Indonesia?

a)

Kebijakan ekonomi dapat mempengaruhi kondisi sosial melalui distribusi pendapatan, ketimpangan ekonomi, akses terhadap layanan publik, dan kesempatan kerja.

b)

Kebijakan ekonomi tidak mempengaruhi distribusi pendapatan

c)

Kebijakan ekonomi hanya berdampak pada kondisi politik di Indonesia

d)

Kebijakan ekonomi tidak memiliki dampak terhadap kondisi sosial

14.

Sebutkan beberapa upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan kondisi sosial di Indonesia!

a)

Mengurangi akses pendidikan

b)

Meningkatkan konsumsi makanan cepat saji

c)

Meningkatkan akses pendidikan, memperkuat jaringan sosial, memberdayakan masyarakat melalui pelatihan keterampilan, meningkatkan kesadaran akan isu-isu sosial

d)

Meningkatkan penggunaan narkoba

15.

Apa yang menjadi tantangan dalam pemerataan pendidikan di Indonesia?

a)

Kompetensi pendidik yang baik

b)

Biaya pendidikan yang mahal

c)

Kebijakan pendidikan yang efektif

d)

Kualitas pendidikan yang tinggi

16.

Bagaimana era digitalisasi mempengaruhi pola pikir masyarakat?

a)

Masyarakat menjunjung nilai-nilai ketimuran

b)

Masyarakat tidak terpengaruh sama sekali

c)

Masyarakat semakin tradisional

d)

Masyarakat beralih ke pola pikir liberal

17.

Berapa jumlah penduduk Indonesia menurut Sensus Penduduk 2025

a)

270,20 juta jiwa

b)

280 juta jiwa

c)

283,49 juta jiwa

d)

300 juta jiwa

18.

Apa yang dimaksud dengan politik luar negeri yang bebas aktif?

a)

Politik luar negeri yang netral

b)

Politik luar negeri yang tidak terikat

c)

Politik luar negeri yang pasif

d)

Politik luar negeri yang bebas menentukan sikap

19.

Apa yang menjadi ciri dari politik Indonesia?

a)

Kedaulatan ekonomi

b)

Kedaulatan budaya

c)

Kedaulatan asing

d)

Kedaulatan rakyat

20.

Politik luar negeri Indonesia bersifat bebas dan aktif. Bebas disini maksudnya dalam menjalankan kebijakan luar negerinya, Indonesia bersikap ....

a)

reaktif

b)

memihak yang lemah

c)

netral

d)

bebas menentukan sikap