wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Penilaian harian PPKN BAB4

Total questions: 40

Worksheet time: 40mins

Name
Class
Date
1.

1. Dalam konteks sosial modern, bagaimana filosofi *"Ajining Diri Saka Lathi, Ajining Raga Saka Busana"* bisa mempengaruhi etika komunikasi di media sosial?

a)

a) Mengajarkan bahwa tutur kata yang baik dan penampilan tetap harus dijaga, termasuk dalam dunia digital

b)

b) Menunjukkan bahwa kebebasan berbicara lebih penting daripada menjaga etika komunikasi

c)

c) Memprioritaskan penampilan luar daripada isi komunikasi di media sosial

d)

d) Tidak memiliki relevansi dalam komunikasi digital

2.

2. Jika filosofi *“Tri Hita Karana”* diterapkan dalam kebijakan pembangunan suatu kota, langkah mana yang paling sesuai?

a)

a) Membangun gedung bertingkat tanpa memperhatikan lingkungan sekitar

b)

b) Memperbanyak rumah ibadah tanpa memperhatikan kesejahteraan masyarakat

c)

c) Mengembangkan infrastruktur dengan tetap menjaga keseimbangan sosial dan lingkungan

d)

d) Memusatkan pembangunan hanya di sektor ekonomi tanpa mempertimbangkan aspek lain

3.

3. Filosofi *“Cageur, Bageur, Bener, Singer, Pinter”* dapat diterapkan dalam kepemimpinan yang ideal. Seorang pemimpin yang menerapkan filosofi ini akan...

a)

a) Mengutamakan kepentingan pribadi tetapi tetap bersikap cerdas

b)

b) Bertindak sehat, baik hati, jujur, sigap, dan cerdas dalam mengambil keputusan

c)

c) Mengandalkan kecerdasan semata tanpa memperhatikan moralitas

d)

d) Mengabaikan kesejahteraan rakyat asalkan mampu berpikir cepat

4.

4. Filosofi *"Satu Tungku Tiga Batu"* dapat dihubungkan dengan prinsip pluralisme di Indonesia. Jika filosofi ini tidak diterapkan dengan baik, apa kemungkinan besar yang akan terjadi?

a)

a) Masyarakat tetap harmonis meskipun ada perbedaan sosial

b)

b) Terjadinya ketimpangan dalam aspek keagamaan, adat, dan pemerintahan

c)

c) Pemerintah akan lebih kuat dalam mengendalikan masyarakat tanpa pengaruh adat dan agama

d)

d) Kehidupan masyarakat tidak akan terpengaruh oleh hilangnya salah satu aspek tersebut

5.

5. Apa makna dari filosofi *“Lojor Teu Meunang Dipotong, Pondok Teu Meunang Disambung”*?

a)

a) Semua harus bisa diubah sesuai keinginan

b)

b) Perubahan adalah hal yang mutlak

c)

c) Sesuatu harus diterima sebagaimana adanya

d)

d) Setiap orang harus menyesuaikan diri dengan perubahan

6.

6. Jika seseorang menerapkan filosofi *“Cageur, Bageur, Bener, Singer, Pinter”*, bagaimana karakter yang akan terbentuk?

a)

a) Seorang yang cerdas namun tidak jujur

b)

b) Seorang yang sehat, baik hati, jujur, sigap, dan pintar

c)

c) Seorang yang hanya fokus pada kesehatan fisik

d)

d) Seorang yang selalu mengutamakan kepentingan pribadi

7.

7. Dalam filosofi *"Tri Hita Karana"*, hubungan dengan lingkungan termasuk dalam keseimbangan hidup. Apa contoh nyata penerapannya?

a)

a) Membuang sampah sembarangan karena lingkungan bisa membersihkan sendiri

b)

b) Menebang pohon tanpa reboisasi

c)

c) Menggunakan air secara bijak dan menjaga kebersihan lingkungan

d)

d) Membakar sampah plastik agar cepat habis

8.

8. Filosofi *"Ajining Diri Saka Lathi, Ajining Raga Saka Busana" dan "Cageur, Bageur, Bener, Singer, Pinter"* memiliki persamaan dalam...

a)

a) Menekankan pentingnya kesopanan dan kebersihan

b)

b) Menyatakan bahwa keberhasilan hanya bergantung pada kecerdasan

c)

c) Mengajarkan bahwa keberuntungan lebih penting daripada usaha

d)

d) Mengutamakan penampilan luar dibandingkan karakter

9.

9. Bagaimana filosofi *"Alam Takambang Jadi Guru"* berkaitan dengan konsep pendidikan modern?

a)

a) Alam memberikan pelajaran bagi kehidupan manusia, mirip dengan konsep belajar dari pengalaman

b)

b) Pendidikan modern hanya berfokus pada teknologi dan tidak berhubungan dengan alam

c)

c) Pendidikan saat ini lebih menekankan teori daripada praktik langsung di alam

d)

d) Alam hanya dijadikan tempat wisata, bukan sumber pembelajaran

10.

10. "negara memajukan kebudayaan Nasional Indonesia di tengah peradaban dunia dengan menjamin kebebasan masyarakat dalam memelihara dan mengembangkan nilai-nilai budayanya." Berikut ini adalah isi dari perundang - undangan tentang budaya dan kearifan lokal dari pasal...

a)

Pasal 32 UUD NRI tahun 1945 ayat (1)

b)

Pasal 28E UUD NRI tahun 1945

c)

pasal 28J UUD NRI tahun 1945

d)

UUD no.9 tahun 1998

11.

11. Apa arti kata "tradisi" berdasarkan asal katanya dalam bahasa Latin?

a)

a) Kepercayaan

b)

b) Menyampaikan dan mengamankan

c)

c) Kebiasaan

d)

d) Adat istiadat

12.

12. Menurut Prasetyo (2018), bagaimana tradisi dipahami dalam konteks sosial?

a)

a) Sebagai sesuatu yang bersifat pribadi dan tidak diwariskan

b)

b) Sebagai artefak yang hanya berlaku di masa lampau

c)

c) Sebagai adat kebiasaan yang diwariskan turun-temurun dan masih dilakukan masyarakat

d)

d) Sebagai kepercayaan yang hanya berlaku di kalangan akademisi

13.

13). Berdasarkan pandangan Robert Sibarani (2015) dan Sugiharto (2019), bagaimana konsep tradisi dapat memengaruhi pembentukan identitas suatu komunitas, serta bagaimana perbedaannya dalam perspektif antropologis dan filosofis?

a)

a) Robert Sibarani melihat tradisi sebagai sesuatu yang statis dan tidak dapat diubah, sementara Sugiharto menganggap tradisi hanya sebagai warisan dari generasi sebelumnya.

b)

b) Robert Sibarani menekankan bahwa tradisi adalah kebiasaan dan proses kegiatan suatu komunitas yang memperkuat identitas kelompok, sedangkan Sugiharto melihat tradisi sebagai sesuatu yang diciptakan melalui keputusan manusia dan dapat berubah seiring waktu.

c)

c) Menurut Robert Sibarani, tradisi adalah bentuk seni dan budaya yang harus dipertahankan, sementara Sugiharto berpendapat bahwa tradisi merupakan sesuatu yang hanya berlaku dalam konteks keagamaan.

d)

d) Baik Robert Sibarani maupun Sugiharto sepakat bahwa tradisi adalah sesuatu yang sepenuhnya bersifat pribadi dan tidak memiliki pengaruh terhadap identitas kelompok atau komunitas.

14.

14. Menurut Hoed (2008), dalam bentuk apa saja kearifan lokal tersimpan dalam bahasa suatu masyarakat?

a)

a) Hanya dalam bentuk tulisan sejarah

b)

b) Dalam dongeng, cerita, pepatah, dan istilah budaya

c)

c) Hanya dalam bentuk arsitektur dan busana

d)

d) Dalam hukum negara yang tertulis

15.

15. Bagaimana pandangan Parwati Wahjono (2016) mengenai kearifan lokal?

a)

a) Kearifan lokal adalah sesuatu yang diwariskan tanpa perubahan dari generasi ke generasi

b)

b) Kearifan lokal merupakan keteladanan manusia dalam berperilaku luhur dan penuh kasih

c)

c) Kearifan lokal hanya mencakup aspek budaya kuliner dan arsitektur

d)

d) Kearifan lokal adalah sesuatu yang hanya dapat dipelajari melalui pendidikan formal

16.

16. Bagaimana konsep pengetahuan lokal menurut Alo Liliweri (2021) dapat mempengaruhi cara suatu kelompok masyarakat beradaptasi dengan lingkungannya?

a)

a) Pengetahuan lokal hanya berfungsi sebagai warisan budaya tanpa peran dalam adaptasi lingkungan.

b)

b) Pengetahuan lokal bersifat universal dan tidak terikat pada konteks lingkungan tertentu dalam suatu masyarakat.

c)

c) Pengetahuan lokal berkembang sebagai praktik hidup yang berakar pada pengalaman sejarah dan membentuk cara suatu kelompok memahami serta berinteraksi dengan lingkungan sekitarnya.

d)

d) Pengetahuan lokal lebih banyak dipengaruhi oleh ilmu pengetahuan modern dibandingkan pengalaman sejarah suatu kelompok masyarakat.

17.

17. Menurut Koentjaraningrat (2009), budaya berasal dari kata buddhayah yang berarti...

a)

a) Hasil karya seni manusia

b)

b) Kebiasaan masyarakat dalam kehidupan sehari-hari

c)

c) Daya dari budi yang berupa cipta, rasa, dan karsa

d)

d) Nilai-nilai yang diwariskan secara turun-temurun

18.

18. Apa fungsi utama dari nilai-nilai budaya menurut Koentjaraningrat (2009)?

a)

a) Memberikan pedoman yang memberi arah dan orientasi dalam kehidupan masyarakat

b)

b) Menentukan status sosial seseorang dalam kelompok masyarakat

c)

c) Menjadi alat untuk mempertahankan kekuasaan dalam suatu komunitas

d)

d) Membedakan antara budaya tradisional dan budaya modern

19.

19. Bagaimana hubungan antara konsep budaya menurut Koentjaraningrat (2009) dengan perubahan sosial di masyarakat?

a)

a) Budaya bersifat statis sehingga tidak dipengaruhi oleh perubahan sosial

b)

b) Budaya hanya mencerminkan kebiasaan masa lalu dan tidak relevan dengan perubahan zaman

c)

c) Perubahan sosial lebih dipengaruhi oleh faktor ekonomi dibandingkan budaya

d)

d) Nilai-nilai budaya memberi pedoman bagi masyarakat dalam beradaptasi terhadap perubahan sosial

20.

20. Menurut Hoed (2008), kearifan lokal dapat ditemukan dalam berbagai aspek kebudayaan suatu masyarakat. Dalam konteks ini, bagaimana peran utama kearifan lokal dalam menghadapi tantangan globalisasi?

a)

a) Menjadi sumber inspirasi bagi generasi muda untuk menciptakan inovasi yang tetap berakar pada budaya sendiri

b)

b) Menghambat masuknya budaya asing agar budaya lokal tetap lestari

c)

c) Menggantikan nilai-nilai budaya lama dengan konsep modern yang lebih relevan

d)

d) Menjadikan budaya lokal sebagai satu-satunya pedoman dalam kehidupan masyarakat tanpa menerima perubahan

21.

21. Apa yang dimaksud dengan tradisi lisan dalam budaya Indonesia?

a)

a. Pertunjukan seni modern

b)

b. Cerita rakyat, pantun, dan dongeng

c)

c. Teknologi digital

d)

d. Upacara kenegaraan

22.

22. Salah satu cara sederhana bagi pelajar untuk melestarikan cagar budaya adalah...

a)

a. Melakukan vandalisme di situs sejarah

b)

b. Mengunjungi cagar budaya dan membagikan informasi di media sosial

c)

c. Mengabaikan cerita rakyat

d)

d. Menonton film luar negeri setiap hari

23.

23. Apa yang dimaksud dengan gastrodiplomasi?

a)

a. Diplomasi menggunakan seni pertunjukan

b)

b. Promosi kuliner nasional ke dunia internasional

c)

c. Perdagangan barang antik

d)

d. Pelestarian tari tradisional

24.

24. Berikut ini yang bukan contoh produk tradisional Indonesia adalah...

a)

a. Jamu

b)

b. Batik

c)

c. Sushi

d)

d. Tenun

25.

25. Apa tujuan utama dari pengembangan destinasi wisata kuliner di Indonesia?

a)

a. Melestarikan budaya lokal

b)

b. Mengurangi jumlah wisatawan asing

c)

c. Menghapus makanan tradisional

d)

d. Mengganti budaya asing dengan budaya lokal

26.

26. Apa dampak negatif yang dapat ditimbulkan oleh globalisasi terhadap budaya lokal?

a)

a. Meningkatkan rasa cinta terhadap budaya asing

b)

b. Mengurangi rasa cinta terhadap budaya lokal

c)

c. Memperkuat tradisi lisan

d)

d. Meningkatkan jumlah cagar budaya

27.

27. Undang-Undang yang mengatur tentang Pemajuan Kebudayaan di Indonesia adalah...

a)

a. UU No. 5 Tahun 2017

b)

b. UU No. 7 Tahun 2018

c)

c. UU No. 10 Tahun 2015

d)

d. UU No. 3 Tahun 2020

28.

28. Mengapa penting bagi generasi muda untuk memilah konten budaya di era digital?

a)

a. Agar lebih mengenal budaya asing

b)

b. Untuk menghindari pengaruh negatif yang dapat mengikis budaya lokal

c)

c. Agar lebih mudah melupakan tradisi lokal

d)

d. Supaya tidak perlu mempelajari budaya sendiri

29.

29. Jelaskan bagaimana strategi co-branding dengan restoran diaspora Indonesia di luar negeri dapat membantu melestarikan budaya Indonesia!

a)

a. Dengan menjual makanan asing lebih murah

b)

b. Dengan menghadirkan cita rasa asli Indonesia di kancah internasional

c)

c. Dengan menghilangkan makanan tradisional lain

d)

d. Dengan mengganti budaya lokal dengan budaya global

30.

30. Dalam konteks pelestarian budaya, apa perbedaan utama antara pertunjukan seni tradisional dengan seni modern di era digital, dan bagaimana keduanya dapat saling melengkapi?

a)

a. Seni tradisional lebih sulit diakses daripada seni modern

b)

b. Seni modern hanya untuk hiburan, sementara seni tradisional memiliki nilai sejarah

c)

c. Seni tradisional dan seni modern dapat dipadukan melalui media digital untuk menarik generasi muda

d)

d. Seni tradisional tidak relevan lagi di era digital

31.

31. Tradisi, kearifan global, dan budaya berperan sebagai perekat dalam masyarakat, menyatukan orang-orang melalui kegiatan bersama seperti upacara dan festival. Hal ini merupakan peran tradisi, kearifan lokal, dan budaya dalam....

a)

A. Membangun solidaritas sosial

b)

B. Menjadi identitas dan jati diri masyarakat

c)

C. Mendukung ekonomi dan pariwisata

d)

D. Penyebaran nilai etika, humanisme dan nepotisme

32.

32. Bagaimana tradisi, kearifan lokal, dan budaya dapat berperan sebagai identitas dan jati diri masyarakat?

a)

A. Karena ketiganya dapat menyatukan masyarakat melalui kegiatan bersama, seperti upacara dan festival.

b)

B. Karena ketiganya memiliki daya tarik yang dapat memikat wisatawan dari berbagai negara.

c)

C. Karena ketiganya mencerminkan nilai-nilai luhur yang baik dan benar. Seperti etika dan nilai-nikai humanisme.

d)

D. Karena ketiganya mencerminkan nilai, norma, dan cara hidup yg diwariskan turun temurun, sehingga menciptakan ciri khas yg membedakan suatu masyarakat.

33.

33. Filosofi Alam Takambang Jadi Guru mengajarkan bahwa alam dapat kita jadikan sebagai sumber pengetahuan dan kebijaksanaan. Contoh proses alam dengan makna yg dapat kita contoh adalah...

a)

A. Matahari terbit dan terbenam setiap hari, memiliki makna konsistensi, ketekunan, dan kemalasan

b)

B. Hujan yang menyuburkan tanah, memiliki makna setiap kesulitan bisa membawa bencana

c)

C. Pohon yg rimbun, rantingnya menunduk. Memiliki makna semakin berilmu seseorang, semakin rendah hati

d)

D. Air mengalir ke tempat yang lebih rendah, memiliki makna yg mengajarkan tentang fleksibilitas dan kerendahan diri

34.

34. Bagaimana tradisi, kearifan lokal, dan budaya dapat berperan dalam mendukung ekonomi negara dan pariwisata?

a)

A. Karena tradisi, kearifan lokal dan budaya merupakan unsur yang penting dalam kehidupan

b)

B. Karena keunikan dan ciri khas tradisi, kearifan lokal, dan budaya seringkali menjadi daya tarik utama wisatawan

c)

C. Karena tradisi, kearifan lokal, dan budaya mengajarkan kita berbagai nilai humanisme dan etika yang dapat menjadi rujukan dalam bertingkah laku, termasuk berbisnis

d)

D. Karena tradisi, kearifan lokal, dan budaya dapat memberikan dampak yang signifikan pada kehidupan

35.

35. Berikut yang bukan peran tradisi, kearifan lokal, dan budaya dalam masyarakat global adalah..

a)

A. Membangun solidaritas sosial

b)

B. Menyebarkan nilai humanisme dan komunisme

c)

C. Mendukung ekonomi dan sektor pariwisata

d)

D. Menjadi identitas dan jati diri masyarakat

36.

36. Filosofi Alam Takambang Jadi Guru berasal dari...

a)

A. Jawa Barat

b)

B. Jawa Tengah

c)

C. Minangkabau

d)

D. Bali

37.

37. Filosofi Tri Hita Karna mengingatkan manusia untuk...

a)

A. Menjaga perkataan, perbuatan, dan busana

b)

B. Membangun toleransi dan kerukunan

c)

C. Tidak merusak alam

d)

D. Menjaga hubungan dengan Sang Pencipta, sesama manusia, dan alam

38.

38. Peran kearifan lokal dalam menghadapi perubahan iklim global adalah...

a)

A. Memanfaatkan pengetahuan tradisional untuk menjaga keseimbangan alam

b)

B. Membantu menstabilkan krisis pangan

c)

C. Mengembangkan industri pabrik besar sehingga keuntungan ekonomi meningkatkan

d)

D. Mengabaikan perubahan iklim karena merupakan proses alami dari alam

39.

39. Salah satu dampak negatif globalisasi terhadap budaya lokal adalah...

a)

A. Menurunkan kualitas pendidikan

b)

B. Meningkatkan kasus cyberbullying

c)

C. Terjadi westernisasi, dan hilangnya budaya lokal

d)

D. Terjadi akulturasi dengan budaya asing

40.

40. Salah satu contoh kearifan lokal yg berkaitan dengan lingkungan hidup, adalah...

a)

A. Sistem pertanian terasering di Bali

b)

B. Impor dan ekspor bahan pangan

c)

C. Penggunaan plastik dalam kehidupan sehari-hari

d)

D. Menggunakan teknologi untuk bertani