wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Uji Kompetensi Kelas X BAB Bhineka Tunggal IKa

Total questions: 20

Worksheet time: 40mins

Name
Class
Date
1.

Konsep Bhinneka Tunggal Ika pertama kali muncul dalam kitab Sutasoma, yang ditulis oleh Mpu Tantular pada abad ke-14. Konsep ini memiliki makna yang dalam terkait keberagaman dalam persatuan. Dalam konteks sejarah, tujuan utama dari gagasan ini pada masa Kerajaan Majapahit adalah...

a)

Mendorong rakyat Majapahit untuk memeluk agama yang sama demi kesatuan kerajaan

b)

Menyatukan berbagai kerajaan Nusantara yang memiliki kepercayaan berbeda di bawah kekuasaan Majapahit

c)

Menekankan pentingnya supremasi Hindu-Buddha dalam pemerintahan Majapahit

d)

Menghapuskan keberagaman budaya demi menciptakan identitas nasional tunggal

e)

Membangun kekuatan militer yang berlandaskan keseragaman etnis dan agama

2.

Semboyan Bhinneka Tunggal Ika resmi menjadi bagian dari lambang negara Indonesia, yaitu Garuda Pancasila, pada tahun 1950. Proses pengadopsian semboyan ini dalam simbol negara tidak terlepas dari peran beberapa tokoh nasional. Siapakah tokoh yang paling berperan dalam mengusulkan semboyan ini sebagai bagian dari lambang negara?

a)

Ir. Soekarno

b)

Mohammad Yamin

c)

Sultan Hamid II

d)

Ki Hajar Dewantara

e)

Drs. Moh. Hatta

3.

Kitab Sutasoma, yang menjadi sumber dari semboyan Bhinneka Tunggal Ika, ditulis oleh Mpu Tantular pada masa pemerintahan raja Majapahit yang terkenal dengan upaya menyatukan Nusantara. Siapakah raja tersebut?

a)

Kertanegara

b)

Raden Wijaya

c)

Jayanegara

d)

Hayam Wuruk

e)

Kertarajasa

4.

Konsep Bhinneka Tunggal Ika dalam Kitab Sutasoma awalnya digunakan untuk menjelaskan toleransi antara dua agama besar di Nusantara saat itu. Agama apakah yang dimaksud?

a)

Hindu dan Buddha

b)

Islam dan Hindu

c)

Buddha dan Islam

d)

Kepercayaan lokal dan Islam

e)

Hindu dan Kristen

5.

Pernyataan Bhinneka Tunggal Ika dalam Kitab Sutasoma berbunyi:

"Bhinneka Tunggal Ika, tan hana dharma mangrwa."

Apa arti dari kalimat "tan hana dharma mangrwa" dalam kutipan tersebut?

a)

Keadilan tidak dapat dipisahkan dari kebijaksanaan

b)

Tidak ada kebenaran yang mendua

c)

Kesatuan dalam keberagaman adalah kekuatan

d)

Keberagaman adalah bentuk kebenaran tertinggi

e)

Persatuan bangsa lebih penting dari kepercayaan pribadi

6.

Pada masa penjajahan Belanda, konsep Bhinneka Tunggal Ika sebenarnya bertentangan dengan kebijakan kolonial. Mengapa demikian?

a)

Belanda ingin menyatukan Nusantara dalam satu agama dan budaya

b)

Politik etis Belanda mendukung integrasi budaya di Indonesia

c)

Belanda menerapkan politik devide et impera yang memecah belah Nusantara

d)

Konsep Bhinneka Tunggal Ika berasal dari Barat, bukan dari Nusantara

e)

Pemerintahan kolonial Belanda mendorong asimilasi budaya Jawa

7.

Dalam Sistem Ekonomi Pancasila, peran negara dalam perekonomian sangat penting. Hal ini sesuai dengan amanat UUD 1945 Pasal 33 Ayat (2) yang menyatakan bahwa...

a)

Setiap warga negara bebas menjalankan usaha sesuai kepentingan pribadi

b)

Perekonomian disusun sebagai usaha bersama berdasarkan asas kekeluargaan

c)

Negara harus mengontrol seluruh kegiatan ekonomi untuk mencapai kesejahteraan

d)

Swasta memiliki kebebasan penuh dalam mengelola sumber daya alam

e)

Perekonomian Indonesia berlandaskan mekanisme pasar tanpa intervensi pemerintah

8.

Salah satu ciri khas Sistem Ekonomi Pancasila adalah peran koperasi sebagai soko guru perekonomian nasional. Konsep ini pertama kali ditegaskan oleh tokoh nasional berikut ini:

a)

Drs. Moh. Hatta

b)

Ir. Soekarno

c)

Ki Hajar Dewantara

d)

Sutan Sjahrir

e)

Tan Malaka

9.

Berikut ini adalah peran utama pemerintah dalam Sistem Ekonomi Pancasila, kecuali...

a)

Menguasai cabang-cabang produksi yang penting bagi negara dan hajat hidup orang banyak

b)

Menjamin distribusi kekayaan nasional secara adil melalui kebijakan ekonomi

c)

Memberikan kebebasan penuh kepada pasar tanpa regulasi yang ketat

d)

Mendorong sistem ekonomi yang berbasis pada asas kekeluargaan dan gotong royong

e)

Melindungi usaha kecil dan menengah (UKM) dari persaingan yang tidak sehat

10.

Dalam praktiknya, Sistem Ekonomi Pancasila menghadapi tantangan besar, salah satunya adalah meningkatnya praktik ekonomi yang bertentangan dengan nilai-nilai Pancasila. Bentuk penyimpangan yang sering terjadi adalah...

a)

Pemerataan distribusi sumber daya alam untuk kesejahteraan rakyat

b)

Dominasi koperasi dalam perekonomian nasional

c)

Kesenjangan ekonomi akibat praktik oligarki dan monopoli

d)

Penguatan sektor usaha kecil dan menengah oleh pemerintah

e)

Intervensi negara dalam sektor ekonomi strategis untuk kepentingan publik

11.

Salah satu prinsip Sistem Ekonomi Pancasila menurut Sri Edi Swasono adalah ekonomi yang berbasis kebersamaan, gotong royong, dan berasas kekeluargaan, serta tidak mengutamakan persaingan yang saling mematikan. Prinsip ini sejalan dengan sila Pancasila yang berbunyi...

a)

Kemanusiaan yang Adil dan Beradab

b)

Ketuhanan yang Maha Esa

c)

Persatuan Indonesia

d)

Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan

e)

Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia

12.

Menurut Mubyarto, salah satu ciri utama Sistem Ekonomi Pancasila adalah keseimbangan antara sentralisme dan desentralisme dalam kebijakan ekonomi. Tujuan utama dari keseimbangan ini adalah untuk...

a)

Menciptakan sistem ekonomi yang sepenuhnya dikendalikan oleh negara

b)

Memberikan kebebasan penuh kepada individu dalam menjalankan ekonomi

c)

Menjamin keadilan sosial dan ekonomi sekaligus menjaga efisiensi serta pertumbuhan

d)

Menghilangkan peran swasta dalam perekonomian nasional

e)

Memusatkan seluruh kekayaan nasional dalam kendali pemerintah pusat

13.

Menurut Undang-Undang Nomor 25 Tahun 1992 tentang Perkoperasian, koperasi memiliki beberapa jenis berdasarkan bidang usahanya. Salah satu jenis koperasi yang bergerak dalam penyediaan barang kebutuhan sehari-hari bagi anggotanya disebut...

a)

Koperasi Produksi

b)

Koperasi Konsumsi

c)

Koperasi Simpan Pinjam

d)

Koperasi Jasa

e)

Koperasi Serba Usaha

14.

Dalam konteks pembangunan ekonomi nasional, keadilan sosial harus dikedepankan agar tercipta kesejahteraan bagi seluruh rakyat. Hal ini sesuai dengan sila Pancasila yang berbunyi...

a)

Ketuhanan Yang Maha Esa

b)

Kemanusiaan yang Adil dan Beradab

c)

Persatuan Indonesia

d)

Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan

e)

Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia

15.

Salah satu tantangan dalam mewujudkan masyarakat yang adil dan makmur adalah adanya ketimpangan ekonomi yang dapat memicu kecemburuan sosial. Upaya yang paling tepat untuk mengurangi ketimpangan ekonomi dalam pembangunan nasional adalah...

a)

Memberikan kebebasan penuh kepada pasar tanpa campur tangan pemerintah

b)

Memusatkan seluruh kegiatan ekonomi pada sektor industri besar yang dikuasai swasta

c)

Mendorong kebijakan pemerataan ekonomi melalui pemberdayaan usaha kecil dan menengah (UKM)

d)

enyerahkan semua urusan ekonomi kepada mekanisme globalisasi tanpa regulasi

e)

Mengutamakan investasi asing tanpa memperhatikan kepentingan ekonomi nasional

16.

Konsep Berdikari dalam Perekonomian menekankan pentingnya kemandirian ekonomi suatu bangsa tanpa ketergantungan yang berlebihan terhadap pihak asing. Dalam pidato Trisakti, Presiden Soekarno menegaskan bahwa kemandirian ekonomi berarti...

a)

Menutup diri dari perdagangan internasional dan menjalankan ekonomi secara autarkis

b)

Mengandalkan modal asing sebagai faktor utama pertumbuhan ekonomi nasional

c)

Membangun kekuatan ekonomi nasional yang berbasis produksi dalam negeri dan kemandirian sumber daya

d)

Membebaskan swasta asing untuk mengelola seluruh sektor ekonomi strategis

e)

Memprioritaskan ekspor sumber daya alam tanpa memperhatikan industri dalam negeri

17.

Gotong royong merupakan prinsip dasar dalam kehidupan sosial masyarakat Indonesia. Makna utama dari gotong royong adalah...

a)

Kerja sama dalam menyelesaikan suatu pekerjaan untuk kepentingan bersama

b)

Sistem kerja yang mengutamakan individu dibanding kepentingan kelompok

c)

Cara bekerja yang mengandalkan pemerintah sebagai satu-satunya pelaksana utama

d)

Pola kerja yang hanya berlaku dalam lingkungan keluarga dan komunitas kecil

e)

Strategi untuk menghindari tanggung jawab individu dalam suatu tugas

18.

Spirit gotong royong dalam revolusi kemerdekaan di Yogyakarta tercermin dari kolaborasi para tokoh bangsa lintas agama, etnis, dan latar belakang politik. Prinsip utama yang menjadi dasar gotong royong mereka dalam perjuangan kemerdekaan adalah...

a)

Kesamaan identitas suku dan budaya yang mendukung persatuan

b)

Kepentingan politik tertentu untuk mendominasi pemerintahan pascakemerdekaan

c)

Komitmen bersama untuk menjaga keutuhan bangsa di atas perbedaan individu

d)

Keinginan untuk membangun negara berdasarkan satu agama tertentu

e)

Persaingan antara kelompok militer dan sipil dalam memperjuangkan kemerdekaan

19.

Tradisi gotong royong di berbagai daerah di Indonesia memiliki nama dan bentuk yang berbeda-beda, seperti arisan tenaga di Toraja dan sa’aelant di Suku Dayak. Prinsip utama dalam gotong royong adalah kerja sama yang nyata dalam kehidupan sehari-hari. Bentuk gotong royong nonfisik yang dapat diterapkan dalam kehidupan bermasyarakat adalah...

a)

Membantu membersihkan selokan bersama warga sekitar

b)

Bekerja sama membangun jembatan desa tanpa bayaran

c)

Bergotong royong mendirikan rumah warga yang terkena musibah

d)

Berdiskusi dan mencari solusi bersama dalam menyelesaikan masalah sosial

e)

Membantu tetangga dalam mengangkut hasil panen dari ladang

20.

Gotong royong di sekolah merupakan wujud nyata dari kerja sama dalam lingkungan pendidikan. Salah satu bentuk gotong royong nonfisik yang dapat dilakukan oleh siswa dalam mendukung lingkungan sekolah yang harmonis adalah...

a)

Membersihkan kelas dan lingkungan sekolah secara bersama-sama setiap hari

b)

Bekerja sama dalam menyelenggarakan acara sekolah seperti peringatan Hari Kemerdekaan

c)

Mengumpulkan dana untuk membantu teman yang sedang mengalami kesulitan ekonomi

d)

Bergotong royong membangun taman sekolah dengan swadaya siswa dan guru

e)

Membantu teman dalam memahami pelajaran dengan berdiskusi dan berbagi ilmu