wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Pembuatan Polimer dari Cellulose Viscose

Total questions: 10

Worksheet time: 5mins

Name
Class
Date
1.

Proses pembuatan staple fiber rayon dimulai dari, kecuali

a)

pulpen

b)

proses caustic disolver dan Alkalisasi

c)

pemerasan, pemeraman, xanthasi

d)

pelarutan viscose,  penyaringan,deaerasi & pematangan

2.

Caustic Dissolver Section

Proces persiapan dimulai dari, kecuali:

a)

penyiapan larutan Caustic soda NaOH 25 % disebut Strong Lye

b)

, NaOH 18 % disebut Steplye

c)

NaOH 9 % disebut MixerLye

d)

NaOH 15 % Dissolver Lye

3.

Proses persiapan pembuatan bubur pulp/ slurry, kecuali:

a)

Menyiapkan pulp yang akan dimasukkan ke slurry mixer

b)

Komposisi  pulp hard wood dan soft wood sesuai dengan yang diinginkan  yaitu  89 ; 11

c)

Mengatur suhu/ temperatur step lye 150°-152°C.

d)

Menyiapkan caustic/ step lye 220 g/l atau 18 %.

4.

Slurry press berfungsi untuk, kecuali:

a)

mengurangi kandungan NaOH

b)

dapat kan hasil akhir kandungan alkali 15.70%

c)

kandungan selulosa 33.60 %

d)

steplye yang ada dalam alkali selulosa melalui proses pressing, bertambah

5.

Luaran Slurry Press, kecuali:

a)

Alkcell yang keluar dari press roller masih berupa mat alkcell  setebal + 2 cm.

b)

menghasilkan serbuk alkali cellulose menyerupai kelapa parut,

c)

Alkali Cellulose mempunyai komposisi sebagai berikut,

  Cellulosa  :33.5 %

d)

NaOH masih ada 18 %

6.

Proses Maturing / Pematangan dalam Drum, kecuali:

a)

Alkali Cellulose yang telah dicabik –cabik di slurry press kemudian masuk ke maturing drum

b)

diputar satu arah dengan kecepatan 1.67putaran/menit

c)

alkali celulosa didalam drum bergerak mundur

d)

posisi drum sedikit miring kedepan 5-8º

7.

Proses Alkali selulosa dari silo dimasukkan ke dalam xantathor kecuali:

a)

Xantathor beroperasi pada tekanan 25 mmHg atau -0.83 bar

b)

temperatur 31oC

c)

alkali selulosa direaksikan dengan karbon bisulfida selama 45 menit

d)

Dalam xantathor dilakukan pengadukan secara acak

8.

Proses  Operasi Xanthator (2), kecuali:

a)

Kondisi Tangki Xanthator dibuat dalam keadaan vacuum sampai tekanan 27 mmHg.

b)

CS2 di tambahkan dengan Cepat

c)

Valve outlet CS2 dibuka sampai  220 kg. CS2 ditambahkan  kedalam xanthator sambil diaduk dengan agitator yang berputar secara pelan-pelan.

d)

Sampai  alkali celulosa berubah warna kecoklat-coklatan antara 40-45 menit waktu pengadukan.  

9.

Proses di Silo and Hopper Room, kecuali:

a)

Alkali selulosa  yang keluar dari maturing drum melalui rotary

b)

ditiup oleh blower dengan flow rate 1800 kg/menit diteruskan ke line silo

c)

Silo  dilengkapi  motor Agitator

d)

Silo  adalah tempat penampungan alkali selulosa yang ditentukan beratnya dalam satu batch sebanyak  12.000 kg

10.

Process di Dissolver, kecuali:

a)

Alkali Sellulose Xanthate yang telah larut oleh lye charge water kemudian di dropping menuju Dissolver tank

b)

Temperatur di jaga konstan sebesar 16 oC dengan mengatur bukaan valve hot water

c)

Dissolver adalah tangki pelumat yang dilengkapi dengan pengaduk.Kecepatan diatur konstan sebesar 130 putaran / menit

d)

Gumpalan-gumpalan Sellulose Xanthate yang masih  ada dalam larutan viscose perlu dilumatkan didalam dissolver selama 2 jam