wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Latihan soal Upakara Kelas 7

Total questions: 10

Worksheet time: 6mins

Name
Class
Date
1.

Perhatikan Pustaka Atharwa Weda XII.1.1 berikut.

“Satyaṁ bṛhadṛtamugraṁ dikṣ̄ tapo brahma yajñaḥ

pṛthivīṁ dh̄rayanti, s̄ no bhūtasya bhavyasya patnyuruṁ

lokaṁ pṛthivī naḥ kṛṇotu”.

Terjemahan:

Kebenaran agung (brhat) dan kokoh, penyucian, penebusan

kesalahan, brahman, dan persembahan suci yang menunjang

keberadaan bumi ini; semoga ia melimpahkan kebahagiaan pada

kita, yakni ia yang merupakan penguasa dari yang telah ataupun

yang akan ada – semoga dunia ini menyediakan tempat yang

lapang dan leluasa bagi kita

Jelaskan maksud dari sloka Atharwa Weda yang menyatakan bahwa yang menyangga alam semesta adalah kebenaran…

a)

Kebenaran tidak memiliki pengaruh terhadap kehidupan.

b)

Kebenaran adalah dasar yang membuat segala sesuatu menjadi kokoh dan teratur.

c)

Kebenaran hanya penting dalam konteks upacara.

d)

Kebenaran tidak relevan dalam kehidupan sehari-hari.

2.

Jika upakara terdiri dari 5 jenis bahan (daun, bunga, buah-buahan, air, dan api), berapa banyak kombinasi yang dapat dibuat jika kita memilih 3 dari 5 bahan tersebut…

a)

10

b)

15

c)

20

d)

25

3.

Pilihlah dua jawaban yang benar!

Banten Daksina merupakan salah satu jenis upakara yang sering digunakan dalam kegiatan pemujaan, Daksina terdiri dari beberapa sarana penting dan mengandung symbol-simbol tertentu seperti…

a)

 Telor bebek, kelapa, tangkih, benang tebusan

b)

Tapak dara, pangi, beras, dukun dukun

c)

Tapak dara, telor bebek, cengkeh, tangkih, benang tetebusan

d)

Telor bebek, kelapa, tangkih, srembeng, jejantusan

e)

Pangi, beras, bunga, air, dupa

4.

Pilihlah dua pernyataan yang benar dari arti dan fungsi Upakara berikut ini…

a)

Sirih yang terdapat pada porosan merupakan simbol dari dewa Brahma.

b)

BUpakara (banten) merupakan cetusan hati, untuk menyatakan rasa terima kasih baik itu kehadapan Hyang Widhi Wasa.

c)

Tumpeng Reboyong adalah tumpeng yang diletakkan di dalam cething atau tempat nasi yang terbuat dari anyaman bambu dan dilengkapi dengan lauk pauk dan sayuran serta diberi irisan sayuran terong yang disusun atau dihiaskan dari pucuk tumpeng membujur ke bawah.

d)

Kapur yang terdapat pada porosan merupakan simbol dari dewa siwa.

e)

Upakara (banten) memiliki fungsi sebagai sarana untuk memohon keselamatan, kesejahteraan, dan pengharapan kepada Tuhan serta sebagai ungkapan rasa syukur atas segala nikmat yang diterima.

5.

Upakara dalam agama Hindu memiliiki jenis dan tingkatan yang disesuaikan dengan waktu, tempat dan situasi. Jelaskan yang dimaksud dengan tingkatan kanistama dalam upakara…

a)

Upakara yang paling besar dan kompleks.

b)

Upakara yang paling kecil dan sederhana.

c)

Upakara yang hanya digunakan dalam upacara besar.

d)

Upakara yang tidak memiliki makna spiritual.

6.

Bagaimana cara membuat lenge wangi yang berwarna kehitam-hitaman dalam Canang Burat Wangi…

a)

Dicampur dengan air cendana dan dihaluskan.

b)

Terbuat dari menyan dan malem yang dicampur dengan minyak kelapa.

c)

Dicampur dengan kacang putih, komak, dan ubi atau keladi yang digoreng hingga gosong lalu dihaluskan.

d)

Dibuat dari beras yang dicampur dengan kunyit.

7.

Sebutkan bahan utama yang digunakan untuk membuat burat wangi dalam Canang Burat Wangi…

a)

Kacang putih dan minyak kelapa

b)

Beras dan kunyit yang dihaluskan

c)

Menyan dan malem

d)

Ubi atau keladi yang digoreng

8.

Jelaskan perbedaan utama antara Canang Burat Wangi dan Canang Genten…

a)

Canang Burat Wangi tidak menggunakan bunga.

b)

Canang Burat Wangi dilengkapi dengan burat wangi dan dua jenis lenge wangi.

c)

Canang Genten tidak memiliki alas.

d)

Canang Burat Wangi lebih kecil dibandingkan Canang Genten.

9.

Bagaimana peran sesari (uang) dalam pembuatan Canang Genten…

a)

Sebagai bahan utama yang harus ada dalam setiap canang.

b)

Sebagai simbol dari kekayaan dan status sosial pemuja.

c)

Sebagai ungkapan rasa syukur dan harapan akan kesejahteraan.

d)

Sebagai elemen yang tidak memiliki makna dalam upacara.

10.

Apa fungsi dari pelawa, porosan, dan bunga dalam menyusun Canang Genten…

a)

Sebagai hiasan yang mempercantik tampilan canang.

b)

Sebagai simbol dari berbagai elemen alam yang dihormati dalam upacara.

c)

Sebagai bahan yang tidak memiliki makna spiritual.

d)

Sebagai pengganti bahan utama dalam upacara.