WorksheetsQuiz PG2202 Teknik Ekstraksi Bahan Pangan - Minyak
Total questions: 15
Worksheet time: 9mins
Apa yang dimaksud dengan lipid?
Senyawa yang larut dalam pelarut organik
Senyawa yang hanya ditemukan pada hewan
Senyawa yang tidak memiliki struktur kimia
Senyawa yang larut dalam air
Apa yang menyusun 99% lipid tumbuhan dan hewan?
Protein
Karbohidrat
Asam amino
Ester gliserol dari asam lemak
Pelarut yang paling umum digunakan untuk mengekstrak minyak/ lemak dari bahan baku adalah
Pelarut organik
Air
Larutan asam organik
Pelarut superkritik
Apa yang dimaksud dengan asam lemak jenuh?
Asam lemak yang memiliki ikatan rangkap, umumnya berwujud padat pada temperatur ruang
Asam lemak yang memiliki ikatan rangkap, umumnya berwujud cair pada temperatur ruang
Asam lemak yang tidak memiliki ikatan rangkap, umumnya berwujud padat pada temperatur ruang
Asam lemak yang tidak memiliki ikatan rangkap, umumnya berwujud cair pada temperatur ruang
Apa yang merupakan komponen penyusun terpenting pada minyak dan lemak?
Vitamin
Karbohidrat
Trigliserida
Asam amino
Titik leleh asam lemak tak jenuh .... dibandingkan dengan asam lemak jenuh.
Tidak dapat ditentukan
Sama
Lebih rendah
Lebih tinggi
Minyak nabati yang diperoleh dari bahan bakunya dengan hanya metode ekstraksi dengan pelarut adalah...
Minyak kedelai
Minyak jagung
Minyak zaitun
Minyak kelapa
Tahapan perlakuan awal proses penjumputan minyak dari tandan buah segar (TBS) kelapa sawit yang berfungsi untuk mematikan enzim pendegradasi minyak dan lemak adalah
Pemasakan
Pemerahan
Sterilisasi
Filtrasi
Tahapan perlakuan awal proses penjumputan minyak dari tandan buah segar (TBS) kelapa sawit yang berfungsi untuk melepaskan sabut dan mengoyak sel-sel penyimpan minyak adalah
Pemasakan
Pemerahan
Sterilisasi
Filtrasi
Tujuan utama proses pemulusan minyak/lemak adalah
Menyingkirkan pengotor-pengotor seperti getah, asam lemak bebas, warna, dan tapak logam dari minyak hasil pengempaan atau ekstraksi
Memisahkan minyak menjadi fraksi padat dan fraksi cair
Proses untuk menghilangkan aroma
Proses untuk menambah rasa
Proses penjumputan minyak dari germ jagung yang mempunyai kadar minyak 33%-b kering dilakukan dengan tahapan
Pengempaan (oil expelling) dilanjutkan dengan ekstraksi pelarut
Ekstraksi pelarut dilanjutkan dengan pengempaan (oil expelling)
Ekstraksi pelarut saja
Pengempaan saja
Proses penjumputan minyak dari tandan buah segar (TBS) kelapa sawit yang mempunyai kadar minyak 45-70%-b kering dilakukan dengan metode
Pengempaan (oil expelling) dilanjutkan dengan ekstraksi pelarut
Ekstraksi pelarut dilanjutkan dengan pengempaan (oil expelling)
Ekstraksi pelarut saja
Pengempaan saja
Proses penjumputan minyak dari biji kecipir yang mempunyai kadar minyak 15-20%-b kering dilakukan dengan metode
Pengempaan (oil expelling) dilanjutkan dengan ekstraksi pelarut
Ekstraksi pelarut dilanjutkan dengan pengempaan (oil expelling)
Ekstraksi pelarut saja
Pengempaan saja
Proses penjumputan minyak untuk bahan baku minyak goreng dari daging buah kelapa yang mempunyai kadar minyak 60-70%-b kering dan mengandung 52%-b air, dilakukan melalui tahapan proses
Pengeringan daging kelapa menjadi kopra dilanjutkan dengan ekstraksi pelarut
Pengeringan daging kelapa menjadi kopra dilanjutkan dengan pengempaan
Pengeringan daging kelapa menjadi kopra dilanjutkan dengan pengempaan
Pengempaan daging kelapa segar
Kondisi proses yang paling tepat dalam proses penjumputan minyak sawit merah untuk mempertahankan kadar beta karoten (pro-vitamin A) yang umumnya mulai terdegradasi pada temperatur 60 C adalah
Proses sterilisasi tetap perlu dilaksanakan pada kondisi normal, yaitu 143 C.
Proses pemasakan tetap dilaksanakan dengan menggunakan kukus
Proses pengempaan minyak dilakukan dengan menjaga temperatur di bawah 60 C
Proses penjumputan minyak dilakukan dengan ekstraksi pelarut menggunakan heksana yang bertitik didih 69 C
