Font size
WorksheetsGEOGRAFI_ASAJ_25/26
Total questions: 50
Worksheet time: 28mins
Pengertian geografi secara umum adalah ilmu yang mempelajari:
Permukaan bumi dan segala fenomena serta interaksi di dalamnya
Hanya kondisi fisik dan alam bumi
Hanya aktivitas ekonomi dan politik manusia
Hanya peta dan teknik pemetaan
Hanya sejarah peradaban manusia
Peta adalah representasi visual dari permukaan bumi. Unsur dasar yang harus ada pada peta antara lain adalah:
Judul, skala, legenda, dan arah
Judul, tabel data, grafik, dan foto
Skala, legenda, video, dan arah
Judul, warna acak, simbol, dan koordinat
Simbol, grafik, tabel, dan foto
Skala peta 1:50.000 berarti:
1 cm pada peta mewakili 50.000 cm di lapangan
50.000 cm pada peta mewakili 1 cm di lapangan
1 km pada peta mewakili 50.000 km di lapangan
50.000 cm pada peta mewakili 50.000 m di lapangan
1 cm pada peta mewakili 50.000 m di lapangan
Legenda peta berfungsi untuk:
Menjelaskan arah mata angin yang terdapat pada peta
Menyajikan informasi tentang sumber data peta
Menjelaskan arti simbol, warna, dan garis yang digunakan di peta
Menentukan ukuran kertas peta
Menampilkan skala dan judul peta
Peta yang menunjukkan detail kontur dan relief suatu daerah disebut:
Peta politik
Peta topografi
Peta tematik
Peta jalan
Peta administratif
Simbol pada peta digunakan untuk:
Menghiasi peta agar tampak menarik
Menggantikan tulisan dalam menjelaskan data statistik
Mewakili objek atau fenomena nyata secara sederhana dan mudah dipahami
Menunjukkan batas administratif secara eksklusif
Mengubah ukuran peta tanpa merubah informasi
Fungsi dari judul peta adalah:
Memberikan informasi mengenai sumber data peta
Menyampaikan tema atau isi peta secara singkat
Menentukan ukuran peta
Menjelaskan arti simbol yang digunakan
Mengatur orientasi peta
Apa yang dimaksud dengan atmosfer?
Lapisan gas yang mengelilingi bumi
Lapisan air di bumi
Lapisan batuan di kerak bumi
Lapisan es di kutub
Lapisan vegetasi di daratan
Lapisan atmosfer yang paling dekat dengan permukaan bumi adalah:
Eksosfer
Termosfer
Mesosfer
Stratosfer
Troposfer
Efek rumah kaca terjadi karena:
Gas-gas di atmosfer memantulkan sinar matahari kembali ke angkasa
Gas-gas di atmosfer memerangkap panas sehingga meningkatkan suhu bumi
Penurunan kelembapan udara
Penguapan air yang berlebihan
Gerakan massa udara di atmosfer
Lapisan atmosfer yang paling berperan dalam pembentukan cuaca adalah:
Eksosfer
Termosfer
Mesosfer
Stratosfer
Troposfer
Apa yang dimaksud dengan hidrosfer?
Lapisan es di kutub
Seluruh air yang terdapat di bumi
Lapisan udara
Lapisan tanah
Lapisan vegetasi
Siklus hidrologi melibatkan proses-proses berikut, kecuali:
Evaporasi
Kondensasi
Presipitasi
Infiltrasi
Fotosintesis
Penyebab utama terjadinya gempa bumi adalah:
Pergerakan tektonik lempeng
Perubahan iklim
Erosi yang berlebihan
Aktivitas manusia
Pergerakan air di hidrosfer
Gunung berapi terbentuk ketika:
Magma naik ke permukaan bumi melalui retakan pada litosfer
Batuan terkumpul secara acak
Erosi membentuk puncak batuan
Sedimen mengendap di dasar laut
Angin mengikis permukaan tanah
Interaksi antara litosfer, atmosfer, dan hidrosfer terjadi melalui:
Proses siklus batuan dan erosi
Tidak adanya interaksi
Hanya aktivitas vulkanik
Hanya pergerakan lempeng
Semua jawaban salah
Letak geografis Indonesia yang berada di antara Samudra Pasifik dan Samudra Hindia menjadikan negara ini:
Pusat pertemuan arus laut dan angin
Negara kepulauan tanpa jalur perdagangan
Terisolasi dari jalur pelayaran internasional
Hanya strategis di wilayah Asia Selatan
Terletak di zona netral tanpa pengaruh arus laut
Salah satu alasan Indonesia disebut sebagai “poros maritim dunia” adalah:
Memiliki daratan yang sangat luas
Terletak di jalur pelayaran internasional utama
Tidak memiliki perairan yang dalam
Hanya memiliki satu laut besar
Terletak di belahan bumi utara
Keberadaan Selat Malaka dan Selat Sunda merupakan contoh dari:
Hambatan alam bagi transportasi laut
Titik temu antara jalur perdagangan dan arus laut
Batas politik yang memisahkan wilayah Indonesia
Daerah yang tidak memiliki potensi ekonomi
Jalur yang hanya dilalui kapal nelayan lokal
Salah satu keuntungan posisi maritim Indonesia adalah:
Minimnya sumber daya alam
Akses mudah ke pasar global melalui laut
Terbatasnya jalur distribusi barang
Isolasi dari pergerakan ekonomi dunia
Ketergantungan penuh pada transportasi darat
Peningkatan kerjasama maritim antarnegara di kawasan Asia Tenggara berkaitan dengan:
Mengurangi volume perdagangan
Meningkatkan konektivitas dan efisiensi jalur pelayaran
Mengisolasi Indonesia dari ekonomi global
Menurunkan standar keamanan laut
Mengurangi peran Indonesia sebagai poros maritim
Indonesia dikenal sebagai salah satu negara dengan keanekaragaman hayati yang tinggi karena:
Letak geografis di daerah beriklim sedang
Kondisi iklim tropis dan kepulauan
Minimnya curah hujan
Keterbatasan sumber daya air
Hanya memiliki satu jenis vegetasi
Hutan hujan tropis di Indonesia menjadi habitat bagi:
Spesies endemik yang hanya ditemukan di daerah tertentu
Hanya tumbuhan obat
Makhluk yang hidup di padang pasir
Hewan yang hanya terdapat di daerah kutub
Tanaman yang tidak membutuhkan sinar matahari
Salah satu faktor yang mempengaruhi persebaran flora di Indonesia adalah:
Ketinggian dan curah hujan
Jarak dari samudra tanpa pengaruh iklim
Bentuk pulau yang datar seluruhnya
Ketidakadaan tanah vulkanik
Iklim kering sepanjang tahun
Cagar alam dan taman nasional di Indonesia dibentuk untuk:
Meningkatkan eksploitasi sumber daya alam
Melestarikan keanekaragaman flora dan fauna
Mengubah habitat asli menjadi kawasan industri
Mendorong urbanisasi
Mengurangi jumlah spesies endemik
Spesies endemik di Indonesia merupakan indikator penting dari:
Standar pendidikan nasional
Keanekaragaman hayati dan keunikan ekosistem lokal
Pola migrasi manusia
Potensi pertanian yang seragam
Kondisi ekonomi yang stabil
Pemanfaatan lahan yang tidak berkelanjutan di kawasan hutan Indonesia dapat mengakibatkan:
Pemulihan ekosistem yang cepat
Pengurangan keanekaragaman flora dan fauna
Peningkatan populasi satwa liar
Pertumbuhan ekonomi tanpa dampak lingkungan
Perbaikan kualitas tanah secara alami
Sumber daya alam yang melimpah di Indonesia antara lain:
Minyak bumi, gas alam, batubara, dan mineral
Hanya produk pertanian
Sumber daya yang tidak dapat diperbaharui saja
Hanya sumber daya air tawar
Sumber daya yang tidak berdampak pada ekonomi
Persebaran sumber daya alam di Indonesia sangat dipengaruhi oleh:
Letak geografis dan struktur geologi
Hanya faktor politik
Distribusi penduduk saja
Pola migrasi hewan
Ketersediaan jaringan transportasi semata
Wilayah Kalimantan dikenal memiliki cadangan:
Wilayah Kalimantan dikenal memiliki cadangan:
Minyak bumi yang sangat besar
Batubara dan sumber daya hutan yang melimpah
Gas alam sebagai satu-satunya sumber daya
Hanya sumber daya pertanian
Tidak memiliki sumber daya alam signifikan
Ekstraksi sumber daya alam yang tidak terkendali dapat menimbulkan:
Peningkatan kesejahteraan tanpa dampak lingkungan
Kerusakan lingkungan dan kerusakan ekosistem
Perbaikan kualitas tanah secara alami
Penurunan emisi karbon
Pertumbuhan industri tanpa konflik sosial
Sumber daya alam dapat dikelompokkan menjadi sumber daya terbarukan dan:
Sumber daya semi–terbarukan
Sumber daya tidak terbarukan
Sumber daya fiktif
Sumber daya ekonomi saja
Sumber daya teknologi
Potensi sumber daya alam di daerah pegunungan Indonesia sering dimanfaatkan untuk:
Ekspor langsung tanpa pengolahan
Pengembangan sektor pariwisata dan energi terbarukan
Pabrikasi produk elektronik
Penanaman tanaman yang tidak sesuai dengan iklim
Hanya untuk kepentingan lokal tanpa nilai tambah
Dinamika kependudukan meliputi perubahan dalam:
Jumlah dan distribusi penduduk seiring waktu
Hanya jumlah penduduk tanpa perubahan distribusi
Struktur flora dan fauna
Perubahan sumber daya alam
Pola cuaca dan iklim
Faktor utama yang mempengaruhi pertumbuhan penduduk di Indonesia adalah:
Tingkat kelahiran dan kematian
Hanya tingkat imigrasi
Distribusi sumber daya alam
Pergerakan hewan
Perubahan iklim secara langsung
Urbanisasi di Indonesia terutama ditandai dengan:
Perpindahan penduduk dari desa ke kota
Perpindahan penduduk dari kota ke desa
Menurunnya jumlah penduduk di seluruh wilayah
Tidak adanya migrasi internal
Hanya dipengaruhi oleh faktor iklim
Migrasi penduduk dapat bersifat:
Hanya permanen
Sementara, musiman, atau permanen
Tidak memengaruhi distribusi penduduk
Hanya terjadi antarnegara
Selalu bersifat negatif bagi ekonomi
Salah satu faktor pendorong urbanisasi adalah:
Keterbatasan lapangan pekerjaan di perkotaan
Ketersediaan lapangan pekerjaan yang lebih banyak di kota
Kebutuhan untuk kembali ke desa
Pola migrasi internasional semata
Penurunan tingkat pendidikan
Indeks pembangunan manusia (IPM) mencerminkan:
Hanya pertumbuhan ekonomi
Kualitas hidup yang meliputi pendidikan, kesehatan, dan pendapatan
Jumlah penduduk per kota
Hanya angka kematian dan kelahiran
Distribusi sumber daya alam di suatu wilayah
Tantangan utama dalam pengelolaan dinamika kependudukan di perkotaan adalah:
Pengurangan jumlah penduduk
Pengelolaan kemacetan, perumahan, dan infrastruktur
Penyebaran penduduk yang merata
Penurunan migrasi internal
Peningkatan ketersediaan lahan pertanian
Konsep wilayah dalam geografi mengacu pada:
Area yang memiliki karakteristik fisik dan budaya serupa
Hanya batas administratif yang ditetapkan pemerintah
Daerah yang tidak memiliki hubungan spasial
Pengelompokan acak tanpa dasar geografis
Wilayah yang sama dengan negara
Perwilayahan adalah konsep yang menekankan:
Hanya aspek administratif suatu daerah
Hubungan dan interaksi antar wilayah yang berbeda
Penentuan batas negara secara mutlak
Pembentukan wilayah tanpa interaksi sosial
Hanya penggunaan peta politik
Dalam studi wilayah, faktor penentu suatu wilayah meliputi:
Hanya letak geografis
Faktor fisik, budaya, ekonomi, dan politik
Hanya potensi sumber daya alam
Hanya batas administratif
Hanya ukuran wilayah
Wilayah fungsional didefinisikan sebagai:
Wilayah dengan batas administratif yang kaku
Area di mana fungsi ekonomi dan sosial saling terkait, seperti kawasan metropolitan
Daerah yang tidak memiliki interaksi ekonomi
Hanya wilayah pedesaan
Wilayah yang tidak berubah meskipun ada intervensi manusia
Konsep “sentra” dalam perwilayahan menjelaskan bahwa:
Semua wilayah memiliki peran yang sama
Terdapat pusat kegiatan atau aktivitas yang memengaruhi sekitarnya
Wilayah tanpa fungsi pusat
Penentuan batas wilayah berdasarkan garis pantai saja
Hanya digunakan untuk peta administratif
Interaksi antara desa dan kota umumnya terjadi karena:
Desa sepenuhnya mandiri tanpa hubungan ekonomi
Pertukaran barang, jasa, dan tenaga kerja antara wilayah pedesaan dan perkotaan
Desa tidak memiliki potensi sumber daya
Kota selalu mengimpor seluruh kebutuhan
Tidak adanya perbedaan fungsi antara desa dan kota
Salah satu dampak interaksi desa dan kota yang positif adalah:
Meningkatnya disparitas antara wilayah pedesaan dan perkotaan
Pertumbuhan ekonomi yang merata melalui integrasi sumber daya lokal
Penurunan nilai budaya di desa
Hanya pertumbuhan industri di kota
Pengabaian potensi lokal di desa
Pengembangan infrastruktur transportasi antar desa dan kota berperan dalam:
Memperburuk distribusi barang
Mempercepat arus informasi dan mobilitas penduduk
Mengisolasi desa dari kota
Menurunkan nilai properti di kota
Membatasi akses ke sumber daya alam
Pemerintah seringkali mendorong kerjasama antara desa dan kota melalui:
Kebijakan pemusatan pembangunan di kota besar
Program pembangunan wilayah terpadu dan pengembangan ekonomi lokal
Pengabaian sektor pertanian
Pembatasan investasi di desa
Penutupan akses informasi antar wilayah
