Font size
WorksheetsPenilaian Harian Bab 3 Kelas 9
Total questions: 20
Worksheet time: 20mins
Perhatikan pernyataan berikut ini !
1. Brahmacari adalah masa mengasingkan diri
2. Sauca merupakan tahap mencapai kesucian diri
3. Ahimsa selalu berprilaku sesuka hati serta menyakiti setiap makhluk yang berdosa
4. Satya perilaku yang mencerminkan perkataan yang kurang baik
Berdasarkan pernyataan diatas, ditunjukkan pada nomor....
1
2
3
4
Perhatikan pernyataan berikut ini !
1. Akrodha artinya tidak marah
2. Guru susrusa artinya taat pada diri sendiri
3. Astenya artinya tahap pengasingan diri
4. Awyawaharika artinya tahap perenungan diri
Pernyataan diatas yang memiliki pengertian tepat, ditunjukkan pada nomor....
1
2
3
4
Setiap manusia tentunya memiliki sebuah keyakinan terkait dengan ajaran yang menekankan agar tubuh harus bersih dan kebersihan badan akan mempengaruhi kesucian jiwa, sehingga badan harus dihindarkan dari segala sesuatu yang sekirannya akan dapat mencemarinya seperti makanan dan minuman, pakaian, barang-barang kimia dan lain-lainnya. Pernyataan tersebut merupakan cerminan dari ajaran...
Aharalaghawa
Awyawaharika
Astenya
Sauca
Orang yang dalam hidupnya tidak suka menyakiti hati orang lain dan mampu mengendalikan diri agar tidak dikuasai oleh kemarahan, karena kemarahan merupakan musuh utama yang harus dihilangkan dalam kehidupan ini agar tercapainya tujuan hidup. Di dalam ajaran Panca Yama Bratha pernyataan tersebut merupakan esensi dari....
Akrodha
Ahimsa
Sauca
Apramada
Perhatikan pernyataan berikut ini !
1. Ahimsa
2. Brahmacari
3. Satya
4. Awyawaharika
5. Astenya
6. Apramada
7. Akrodha
8. Aharalaghawa
9. Guru susrusa
10. Sausa
Pernyataan diatas yang memiliki pengertian tidak mencuri, tidak lalai, tidak marah dan berbakti kepada guru, ditunjukkan pada nomor....
5, 6, 7 dan 9
6, 5, 7 dan 9
5, 3, 7 dan 9
6, 3, 7 dan 2
Contoh perilaku seperti selalu berkata jujur, berpendiri teguh, tidak mau melakukan perbuatan yang menyakiti orang lain, menyayangi teman dan selalu menepati janji, merupakan penerapan dari ajaran satya
Benar
Salah
Seseorang yang selalu bersyukur dengan apa yang dimakan, makan secukupnya sesuai kebutuhan, tidak minum-minuman beralkohol didalam ajaran Panca Nyama Bratha disebut sebagai sauca
Benar
Salah
Ketenangan hati, ketentraman, keahlian dalam bertingkah laku segala sesuatu yang terbaik dan tertinggi yang dapat dicapai dalam hidup ini melalui Panca Yama Bratha.
Benar
Salah
Melakukan kepedulian dan bantuan terhadap bencana alam baik tanah longsor maupun banjir pada tempat bencana, merupakan salah satu jalan penerapan ajaran yadnya yang berkualitas tinggi, karena pelaksanaan yadnya bukanlah kehadapan Tuhan saja melainkan yadnya hendaknya dilakukan antar sesama yang membutuhkan. Jika ditinjau dari wujud satwika pelaksanaan yadnya tersebut merupakan wujud nasmita.
Benar
Salah
Sebuah upaya atau jalan untuk mengendalikan indria dari ikatan objeknya agar tubuh tidak larut dalam objek indria disebut pratyahara.
Benar
Salah
Kesetiaan itu muncul bukan dari orang lain. Kesetiaan timbul dari diri kita sendiri jadi bagaimana cara kita untuk memupuk kesetiaan itu yang terdiri dari lima bentuk kesetiaan, kejujuran dan tanggung jawab. Setia terhadap kebenaran dan kejujuran kata hati, berpendirian teguh dan tidak terombang ambing sehingga senantiasa selalu mengasihi sesama karena semua makhluk pada intinya diciptakan dengan unsur yang sama pula, dalam ajaran Panca Satya disebut dengan..
Satya wacana
Satya Hredaya
Satya laksana
Satya mitra
Contoh perilaku seperti selalu berkata juju, berpendirian teguh, tidak mau melakukan perbuatan yang menyakiti orang lain, menyayangi teman dan selalu menepati janji, sehingga menjadikan hidup ini terasa indah serta selalu taat akan ajaran dharma agama, perbuatan tersebut merupakan penerapan dari ajaran....
Satya
Brahamacari
Guru susrusa
Apramada
Perhatikan pernyataan berikut ini dengan seksama !
1. Rajin bertanya kepada guru akan hal yang belum dimengerti
2. Tidak mau melakukan perbuatan yang menyakiti orang lain
3. Tidak membunuh binatang selain kepentingan yadnya
4. Tidak menyinggung perasaan orang lain.
Dari pernyataan contoh-contoh penerapan bagian dari Panca Nyama Bratha dan Nyama Bratha, pernyataan yang benar terkait contoh ahimsa ditunjukkan pada nomor....
1
2
3
4
Perhatikan Panca Yama Bratha dan Panca Nyama Bratha berikut ini !
1. Ahimsa
2. Susila
3. Yajamana
4. Awyawaharika
5. Astenya
6. Kayakitsa
7. Chanda
8. Agama
9. Guru wisesa
10 Guru rupaka
Pernyataan diatas merupakan bagian dari Panca Yama Bratha, ditunjukkan pada nomor....
1, 4 dan 5
5, 6 dan 7
3, 4 dan 1
4, 5 dan 1
Dalam ajaran marga yoga, terdapat ajaran yang mengajarkan cara untuk mendekatkan diri kepada Hyang Widhi dengan usaha yang baik berdasarkan dharma serta ajaran yang mengajarkan cara untuk mendekatkan diri kepada Ida Sang Hyang Widhi dengan jalan jnana atau pengetahuan kerohanian. pernyataan diatas dalam ajaran catur marga disebut dengan istilah..
Raja marga
Karma marga
Jnana marga
Bhakti marga
Cerminan dari seorang guru sejati yang memberikan pendidikan dan ujian yang adil kepada murid-muridnya, begitupun murid-muridnya sangat berbakti kepada guru, yang mana murid-muridnya tersebut memiliki keahlian yang berbeda-beda, siapakah nama guru yang dimaksud dalam ilustrasi disana ?
(a)
Seorang guru merupakan cerminan seorang bapak dan ibu guru yang memberikan ilmu pengetahuan dan mendidik disekolah, menyebabkan kita menjadi pandai dan berguna bagi masa dan bangsa. Kita bisa membaca dan menulis berkat jasanya, siapakah guru yang dmaksud?
(a)
Setelah melewati jenjang Brahmacari menurut pandangan sosiologi dalam masyarakat Hindu maka seseorang akan dilanjutkan ke jenjang grahasta asrama, hubungan sosiologi tersebut dalam tingkatan hidup Brahmacari dapat dibagi menjadi tiga golongan salah satunya sewala brahmacari yang berarti..
(a)
Selalu taat tanpa ketakaburan melakukan kewajiban dan mengamalkan ajaran-ajaran suci dalam kehidupan disebut...
(a)
Ajaran cinta kasih tidak suka menyakiti perasaan orang lain, terlebih sampai melukai dan membunuh mahkluk lain, jalan cinta kasih tersebut dapat kita lakukan agar terhindar dari amarah yang diistilahkan dengan...
(a)
