Wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

UJI COBA SOAL KELAS 4 QUIZIZZ

Total questions: 25

Worksheet time: 2hrs 5mins

Name
Class
Date
1.

Menolong dengan ihklas artinya pertolongan itu dilakukan dengan ....

a)

Pujian

b)

Tangan sendiri

c)

Tulus

d)

Penuh harapan

2.

Perhatikan tabel!

Jenis pertolongan yang dilakukan dengan iklas terdapat pada uraian nomor ....

a)

1

b)

2

c)

3

d)

4

3.

Perhatikan gambar!

Jenis bantuan yang tepat bila terjadi peristiwa pada gambar yaitu ....

a)

Makanan

b)

Televisi

c)

Mainan

d)

Sepeda motor

4.

Dalam kisah "penyu raksasa" para pedagang mengalami kecelakaan di laut. jenis pertolongan yang dilakukan oleh penyu raksasa yaitu ....

a)

Menasehati para pedagang

b)

Meminum semua air laut

c)

Menangkap ikan supaya dimakan

d)

Mengangkut para pedagang ke daratan

5.

Makna yang dapat dipetik dari cerita "kisah penyu raksasa" yaitu ....

a)

Menolonglah dengan iklas

b)

Menolonglah bila perlu

c)

Menolonglah bila disuruh

d)

Menolonglah jika ada imbalannya

6.

Simaklah kutipan kisah Penyu Raksana berikut!

Pada suatu ketika Bodhisatva terlahir kembali sebagai seekor penyu raksasa, Ia tinggal di dalam samudera. Pada suatu hari perahu besar memuat 500 pedagang berlayar di samudera itu. Tiba-tiba datanglah badai topan yang sangat dahsyat sehingga perahu itu tenggelam. 500 orang pedagang itu terapung-apung di atas air laut.

Dari bacaan di atas, penyebab perahu tenggelam yaitu ....

a)

Badai topan

b)

500 pedagang

c)

Perahu yang kecil

d)

Air laut

7.

Simak kutipan cerita di bawah!

Penyu Raksasa seakan-akan merasakan apa yang sedang berkecamuk di dalam pikiran pedagang-pedagang itu. Sang Penyu berpikir sejenak dan terbayang dengan jelas tujuannya untuk menjadi Buddha. Kemudian Ia berpikir, “Daripada harus bertahun tahun menjadi penyu, lebih baik jika saya mengorban diri menjadi makanan bagi pedagang-pedagang yang kelaparan”. Maka, Sang Penyu pun mengorbankan dirinya untuk dimakan para pedagang itu.

Dari kisah di atas, Penyu raksasa menolong para pedagang yang kelapan dengan cara ....

a)

Menjadi Buddha

b)

Menjadi Bodhisatva

c)

Mengorbankan dirinya

d)

Mencari makanan

8.

Setelah ditolong oleh orang lain maka kita mengucapkan ....

a)

Terima kasih

b)

Minta bantuan

c)

Semoga tidak bosan membantuku

d)

Semoga aku yang selalu dibantu

9.

Perhatikan gambar!

Jenis bantuan yang tepat untuk orang pada gambar yaitu ....

a)

Seragam sekolah

b)

Diajak rekreasi

c)

Obat obatan

d)

Dipinjami sepeda

10.

Simak kutipan kisah di bawah ini!

Pada suatu ketika, Bodhisatva dilahirkan kembali sebagai Pangeran Sutasoma di sebuah kerajaan bernama Hastinapura yang dipimpin oleh Raja Mahaketu. Sutasoma sangat rajin dan taat terhadap Agama Buddha. Raja Mahaketu ingin menikahkan Sutasoma dan mengangkatnya menjadi raja menggantikan dirinya, namun Pangeran Sutasoma menolaknya. Karena tidak ingin menikah dan menjadi raja, Pangeran Sutasoma meninggalkan istana tanpa sepengetahuan ayahnya. hal ini menimbulkan kekacauan di istana, raja dan permaisurinya sangat sedih.

Dari bacaan di atas, penyebab pangeran Sutasoma meninggalkan istana yaitu ....

a)

Ingin menikah

b)

Ingin menjadi raja

c)

Ingin meninggalkan istana

d)

Akan dinikahkan dan diangkat menjadi raja

11.

Simaklah kutipan kisah sutasoma berikut!

Pangeran Sutasoma bertemu dengan seekor naga. Naga ini berhasil dikalahkan dan menjadi muridnya. Sang Pangeran berjalan lagi dan menjumpai seekor harimau betina yang lapar. Harimau ini akan memangsa anaknya sendiri. Hal ini berusaha dicegah oleh Sutasoma namun harimau tetap saja bersikeras. Akhirnya, Sutasoma menawarkan dirinya untuk dimakan. Sutasoma akhirnya diterkam dan dihisap darahnya.

Kutipan cerita di atas menunjukkan bahwa Pangeran sutasoma sangat sakti dan ....

a)

Rela berkorban

b)

Sangat penakut

c)

Takut harimau

d)

Sombong

12.

Dalam kisah "sutasoma" Pangeran Sutasoma memiliki sifat ....

a)

Sombong dan angkuh

b)

Kejam dan sadis

c)

Suka menolong dan baik hati

d)

Kasar dan kejam

13.

Simaklah kutipan kisah berikut!

Alkisah adalah seorang raja bernama Purusada atau Kalmasapada. Pada suatu waktu, daging persediaan santapan Sang Prabu habis dimakan binatang. Jurumasak bingung dan tergesa-gesa mencari daging pengganti, tetapi tidak dapat. Dia pergi ke sebuah pekuburan dan memotong paha mayat dan menyajikannya kepada Raja. Raja sungguh senang karena merasa sangat sedap masakannya. Raja bertanya kepada jurumasak, “Tadi daging apa?” Si Jurumasak karena diancam, akhirnya mengaku bahwa itu adalah daging manusia. Sejak saat itu, Raja gemar makan daging manusia.

Dari kisah di atas, Daging kesukaan raja yaitu ...

a)

Daging binatang

b)

Daging ayam

c)

Daging binatang hutan

d)

Daging manusia

14.

Simaklah kutipan kisah berikut!

Alkisah adalah seorang raja bernama Purusada atau Kalmasapada. Pada suatu waktu, daging persediaan santapan Sang Prabu habis dimakan binatang. Jurumasak bingung dan tergesa-gesa mencari daging pengganti, tetapi tidak dapat. Dia pergi ke sebuah pekuburan dan memotong paha mayat dan menyajikannya kepada Raja. Raja sungguh senang karena merasa sangat sedap masakannya. Raja bertanya kepada jurumasak, “Tadi daging apa?” Si Jurumasak karena diancam, akhirnya mengaku bahwa itu adalah daging manusia. Sejak saat itu, Raja gemar makan daging manusia.

Dari kisah di atas, Juru masak terpaksa memasak daging manusia karena ...

a)

Daging binatang tidak enak

b)

Persediaan daging di dapur habis

c)

Pemburu tidak mendapatjan hasil

d)

Daging manusia lebih enak

15.

Simak kutipan kisah berikut!

Pada suatu ketika, Raja Purusada mendapat luka di kakinya yang tak bisa sembuh lagi. Akhirnya, ia menjadi raksasa dan tinggal di hutan. Sutasoma diminta oleh para pendeta untuk membunuh Raja ini, tetapi Sutasoma tidak mau. Walaupun Dewi Pretiwi keluar dan memohonnya, Sutasoma tetap tidak mau. Dia ingin bertapa saja.

Dari kisah di atas, Penyebab raja menjadi raksasa yaitu ....

a)

Karena selalu makan enak

b)

Luka di kaki yang tidak kunjung sembuh

c)

Karena tingal di hutan

d)

Karena doa Dewi Pretiwi

16.

Ssimak kutipan kisah di bawah ini!

Raja Purusada mengumpulkan 100 raja untuk dipersembahkan kepada Batara Kala. tetapi Batara Kala tidak mau memakan mereka kecuali Sutasoma. Raja Purusada kemudian mencari dan menangkap Sutasoma. Sutasoma berkata kepada Raja Purusada "aku bersedia dimakan Batara Kala asalkan 100 raja itu semua dilepaskan". Raja Purusada menjadi terharu mendengarkannya. Dia pun bertobat. Semua raja dilepaskan.

Dari kisah di atas, Raja Purusada bertobat berkat kebaikan dari ....

a)

Pangeran Sutasoma

b)

Batara Kala

c)

Para Raja

d)

Raksasa

17.

Simak kutipan cerita berikut!

Gadis cilik itu segera pergi ke sebuah rumah makan sederhana untuk membeli tiga bungkus nasi. Dalam perjalanan pulang, ia mampir ke sudut jalan dan memberikan sebungkus nasi kepada seorang pengemis tua yang sudah tidak mampu berdiri. Kemudian, ia pulang ke rumah untuk menikmati dua nasi bungkus bersama ibunya.

Dari kisah di atas, sikap yang patut di tiru yaitu ....

a)

Membeli tiga bungkus nasi

b)

Memakan nasi bungkus

c)

Suka berbagi

d)

Membeli makan di rumah makan

18.

Simak kutipan kisah berikut!

Pada hari Minggu, ia pergi ke vihara kecil bersama ibunya dengan menggunakan pakaian terbaik yang ia miliki. Mereka mengikuti kebaktian dan mendanakan seluruh sisa uang yang didapatkan oleh gadis kecil itu selama enam hari. Setelah kebaktian selesai dan para umat sudah pulang, si gadis kecil dan ibunya bersama-sama pengurus vihara membersihkan vihara tersebut hingga malam hari dan kemudian kembali ke rumah mereka di bawah jembatan.

Pada cerita di atas, Bodhisatva gadis kecil setiap hari minggu melakukan perbuatan baik di ....

a)

Sekolah

b)

Kantor

c)

Vihara

d)

Jalan

19.

Menjadi bodhisattva di zaman sekarang tidak perlu “muluk-muluk”. Kita dapat melakukan hal-hal kecil untuk membantu orang lain. Apa yang setiap hari dilakukan gadis cilik itu dapat dikatakan sebagai tindakan Bodhisattva. Ia dapat melewati kehidupan ini dengan selalu berbuat baik yang disertai dengan semangat dan kesabaran yang kuat.

Cita-cita Bodhisatva yaitu menjadi ....

a)

Dewa

b)

Brahma

c)

Buddha

d)

Manusia

20.

Merawat kedua orang tua yang sudah tua dengan penuh cinta kasih dan kasih sayang berarti kita telah praktek menjalani kehidupan sebagai seorang ....

a)

Bodhisatva

b)

Dewa

c)

Brahma

d)

Pembantu

21.

Belajar peduli bukan saja peduli pada orang atau makhluk lain, tetapi juga peduli kepada diri sendiri. Peduli pada diri sendiri dapat dilakukan dengan berbagai cara...

a)

Rajin belajar

b)

Rajin membantu teman

c)

Rajin membantu ibu

d)

Rajin membantu sesama

22.

Amati gambar!

Kegiatan yang dilakukan oleh Pangeran Sidharta yaitu ....

a)

mandi di sungai

b)

beristirahat di tepi sungai

c)

memotong rambutnya

d)

mengikat rambutnya

23.

Amati tabel delapan perlengkapan pertapa!

Dari sepuluh perlengkapan tersebut, yang bukan bagian dari delapan perlengkapan pertapa ditunjukkan oleh pilihan ...

a)

1 dan 2

b)

6 dan 7

c)

5 dan 10

d)

8 dan 9

24.

Amati tabel peristiwa yang terjadi di sungai Anoma!

Dari enam peristiwa tersebut, ada satu peristiwa yang terjadi bukan di tepi sungai anoma. Peristiwa tersebut terdapat pada pilihan ...

a)

A dan B

b)

C dan D

c)

D dan E

d)

F

25.

Simak kutipan percakapan berikut!

“O Bodhisattva Pangeran yang sangat bersemangat, jangan pergi melepaskan

keduniawian menjadi petapa. Pada hari ketujuh dari sekarang, Roda Pusaka

Surgawi akan muncul untuk-Mu, Engkau akan menjadi raja dunia yang memerintah empat benua besar yang dikelilingi oleh dua ribu pulau kecil. Kembalilah, Yang Mulia!”.

Pangeran menjawab, “Siapakah engkau, yang berbicara pada-Ku dan menghalang-halangi-Ku?”

Māra menjawab, “Yang Mulia, aku adalah Māra Vasavatta.”.

Dari percakapan di atas, orang yang berbicara dengan Pangeran Sidgarta yaitu ...

a)

Chana

b)

Khantaka

c)

penjaga pintu istana

d)

Māra Vasavatta