NEW
Font size
Worksheetsbongkar kamar mandi
Total questions: 57
Worksheet time: 29mins
Mini Lokakarya Lintas Sektoral melibatkan :
Seluruh karyawan puskesmas
Seluruh pelaksana program
Kepala puskesmas
Instansi terkait
Puskesmas diluar wilayah
Strategi merupakan cara untuk mencapai tujuan dan sasaran yang dijabarkan kedalam :
Rencana strategis
Kebijakan dan program
Peraturan kepegawaian
Penilaian kinerja
Standar operasional
Rencana yang menekankan komitmen organisasi untuk mencapai hasil tertentu adalah (3 Points)
Rencana Strategis
Rencana kinerja
Rencana awal
Rencana Master
Rencana managerial
Proses Memotivasi Anggota Organisasi agar Planning dapat dijalankan, dalam fungsi manajemen termasuk kepada
Plannning
Organizing
Leading
Controlling
Evaluating
Plan of Action di Puskesmas dikenal dengan istilah
Rencanan Usulan kegiatan
Rencana Kerja dan Anggaran
Rencana Pelaksanaan Kegiatan
Dokumen pelaksanaan anggaran
Rencana strategis
Dalam Akreditasi Rumah Sakit, pengertian standar adalah :
Ukuran tertentu yang digunakan sebagai patokan
Ukuran biaya hidup
Sesuatu yang dianggap tetap nilainya
Prosedur pelayanan
Kondisi terbaik yang dapat dilakukan
Proses pelayanan berbasis waktu dikenal dengan istilah
Time based service
Time operational
Time Function Mapping
Time Process
Time related Process
Tata Laksana Rumah Sakit salah satunya meliputi :
Sumber Daya Manusia
Standar pelayanan dan standar operasional prosedur
Standar pemasaran
Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit
Sarana dan Prasarana Rumah Sakit
Salah satu pembagian rencana berdasarkan jangka waktu adalah:
Rencana jangka menengah
Rencana harian
Rencana satu kali pakai
Rencana operational
Rencana master
Tulang punggung akuntabilitas adalah
Kejujuran
SDM
Pelaporan
Tanggungjawab
Kinerja
Menurut PerMenKes RI no. 147 thn.2010, rumah sakit adalah :
Institusi pelayanan kesehatan yang menyediakan pelayanan rawat inap, rawat jalan, dan gawat darurat.
Institusi pelayanan kesehatan yang menyelenggarakan pelayanan kesehatan perorangan baik secara paripurna maupun tidak.
Institusi pelayanan kesehatan yg lebih lengkap dari praktek perorangan.
Institusi pelayanan kesehatan yang minimal menyediakan rawat jalan dan rawat inap.
Institusi pelayanan kesehatan yang menyediakan lebih dari 1 jenis pelayanan kesehatan.
Rumah sakit yang harus mempunyai fasilitas dan kemampuan pelayanan medik paling sedikit 4 (empat) Pelayanan Medik Spesialis Dasar dan 4 (empat) Pelayanan Spesialis Penunjang Medik adalah :
Rumah Sakit Umum Kelas A
Rumah Sakit Umum Kelas B
Rumah Sakit Umum Kelas C
Rumah Sakit Umum Kelas D
Rumah Sakit Umum Kelas E
P2 dalam sistem manajemen puskesmas adalah
Perencanaan
Pengorganisasian
Pelaksanaan
Pengawasan
Pengaturan
Salah satu Fungsi Puskesmas adalah
Pusat pemberdayaan masyarakat
Pusat pelayanan kesehatan rujukan
Pelayanan kesehatan sekunder
Pusat pelayanan kesehatan strata 2
Hanya menyediakan pelayanan kesehatan perorangan
Rumah Sakit Khusus di Kota Bandung yang merupakan rujukan nasional adalah
Rumah sakit gigi dan mulut maranatha
Rumah Sakit Khusus Mata Cicendo
Rumah sakit Khusus Kejiwaan Cisarua
Rumah Sakit Khusus Paru Rotinsulu
Rumah Sakit Ibu dan Anak
Penyuluhan Kesehatan Masyarakat, di puskesmas termasuk dalam program
Pencegahan Penyakit Menular
Promosi Kesehatan
Kesehatan ibu dan anak
Upaya peningkatan gizi
Kesehatan lingkungan
Rumah Sakit yang dikelola oleh Pemerintah, Pemerintah Daerah dan Badan Hukum yang bersifat nirlaba adalah :
Rumah Sakit Private
Rumah Sakit Khusus
Rumah Sakit Umum
Rumah sakit public
Rumah Sakit Pemerintah
Kepala Rumah sakit menurut undang undang adalah :
Dokter atau dokter gigi
Tenaga Kesehatan
Sesuai bidang pelayanan
Pemilik rumah sakit
Tenaga management
Rumah Sakit Khusus Gigi dan Mulut yg minimal memiliki 25 dental unit :
RSKGM kelas A
RSKGM kelas B
RSKGM kelas C
RSKGM kelas D
RSKGM kelas E
Puskesmas bertanggungjawab meningkatkan derajat kesehatan masy yg bertempat tinggal di wilayah kerjanya, hal tersebut merupakan azas :
Pertanggungjawaban wilayah
Pemberdayaan masyarakat
Keterpaduan
Promosi kesehatan
Peningkatan derajat Kesehatan
Pembangunan kesehatan adalah
Meningkatkan kesadaran. Kemauan, dan kemampuan masyarakat
Tidak berkaitan dengan derajat kesehatan
Terpisah dari pembangunan secara global
Dicapai dengan upaya kesehatan perseorangan
Belum tersirat dalam UUD 45
Secara teknis dan administrasi, puskesmas bertanggungjawab langsung kepada :
Kecamatan
Pemerintah daerah
Dinas Kesehatan setempat
Masyarakat
Rumah sakit
Menurut UU Rumah sakit ( UU Republik Indonesia Nomor 44 Tahun 2009 ) Pasal 40, Akreditasi dilakukan setiap
5 tahun sekali
4 tahun sekali
3 tahun sekali
2 tahun sekali
1 tahun sekali
Peningkatan Mutu dan Keselamatan Pasien, merupakan salah satu penilaian akreditasi dalam kelompok
Manajemen
Medis
Keperawatan
Jaminan mutu
Kualitas pelayanan
Karakteristik monitoring :
Dilaksanakan diakhir program
Dilaksanakan oleh orang luar dan orang dalam
Yang diukur adalah dampak jangka panjang
Stakeholder merupakan salah satu pengguna
Koreksi minor program
Pelatihan guru SD tentang kesehatan gigi dan mulut dilaksanakan secara berkala sebagai upaya untuk meningkatkan derajat kesehatan anak-anak SD. Guru SD tersebut merupakan :
Sasaran langsung
Sasaran tidak langsung
Kader Kesehatan
Petugas kesehatan
Sasaran utama
Indikator kecamatan sehat adalah
Hidup dalam lingkungan yang sehat
Penggerak pembangunan berwawasan kesehatan
Memiliki Fasilitas pelayanan kesehatan
Pembangunan kecamatan terran
Rakyat makmur dan sejahtera
Strategi pendekatan untuk mendapatkan dukungan legalitas adalah
Pendekatan komunitas
Pendekatan hukum
Pendekatan institusi
Pendekatan strategis
Pendekatan sectoral
Rumah Sakit yang memberikan pelayanan utama pada satu bidang atau satu jenis penyakit tertentu berdasarkan disiplin ilmu adalah :
Rumah sakit khusus
Rumah Sakit Umum tipe D
Rumah Sakit Umum
Klinik Utama
Rumah sakit publilk
Badan Independen yang melakukan akreditasi rumah sakit adalar
Kementerian kesehatan
Dinas Kesehatan Kota
Dinas Kesehatan Propinsi
Komite akreditasi rumah sakit
Puskesmas setempat
Pertanggungjawaban untuk melakukan pengelolaan organisasi secara efektif dan efisien adalah
Akuntabillitas hukum dan kejujuran
Akuntabilitas manajerial
Akuntabilitas Program
Akuntabilitas Kebijakan
Akuntabilitas Financial
Data yang diperoleh diharapkan :
Lengkap dan akurat
Relatif
Panjang
Singkat padat
Cepat
Tanda-tanda Marasmus :
Edema seluruh tubuh
Wajah membulat
Perut cekung
Otot-otot mengecil
Data posyandu merupakan data yang berasal dari
Kegiatan dalam gedung Puskesmas
Kegiatan masyarakat
Kegiatan pelayanan kesehatan lain
Kegiatan pelayanan kesehatan
Kegiatan diluar gedung Puskesmas
Ilmu Gizi Medik, mempelajari :
Gizi yg berkaitan perubahan kondisi tubuh
Gizi untuk penderita penyakit infeksi atau non infeksi
Mengenai Under Nutrition maupun Over Nutrition
Interlelasi zat gizi dalam tubuh
Manajemen data meliputi
Pengumpulan data
Pemilahan data
Finalisasi data
Penyimpanan data
Penyebaran data
Penyediaan obat dan alat kesehatan di Puskesmas yg belum BLUD dilaksanakan
dengan
Pembelian langsung oleh Apoteker Puskesmas
Pembelian langsung dengan persetujuan kepala Puskesmas
Pembelian oleh Instalasi Farmasi Puskesmas
Pengajuan ke dinas kesehatan kab/kota
Lelang terbuka dengan perusahaan Farmasi
Visualisasi data yang memvisualisasikan atau menyajikan hasil pengolahan data
dgnmenggunakan kalimat atau kata-kata:
Tabulair
Grafik
Maping
Naratif
Deskriptif
Akibat KKP pd masa dini kehidupan diluar kandungan, Pola pertumbuhan bagian
otaktidak sama, yg paling terpengaruh :
Cerebrum
Cerebellum
Myelin otak
Diameter biparietalis kurang
Seorang pasien laki-laki berusia 72 tahun setelah dirawat selama seminggu mengeluh
fluberat disertai demam dan sakit kepala. Keluarga pasien curiga bahwa flu tersebut
ditularkan oleh petugas, karena beberapa kali petugas yang mendatanginya sedang
mengalami flu.
Apakah hal yang paling mungkin menyebabkan pasien tertular dalam kasus ini?
Petugas tidak membersihkan ruangan
Petugas tidak mencuci tangan
Petugas tidak mengenakan sarung tangan
Petugas tidak memandikan pasien
Petugas tidak mengganti baju dinasnya
Jenis data kesehatan
Sindroma/gejala
data geografis
kegiatan pendidikan
data minat masyarakat
data statistik
Kecelakaan kerja menyebabkan kerugian harta benda, manusia, dan proses.
Padasetiap kecelakaan perlu banyak biaya yang dikeluarkan termasuk biaya
tersembunyi adalah
Upah selama tidak mampu bekerja
Biaya kompensasi kecacatan
Biaya atas kerusakan bahan
Biaya produksi yang menurun
Biaya perawatan di rumah sakit
Undang-Undang mengenai BPJS Ketenagakerjaan berdasarkan
Undang-Undang kerja
Undang-Undang kecelakaan
Undang-Undang keselamatan kerja
Undang-Undang no.14 tahun 1969
Undang-undang no 1 tahun 1970
Yang termasuk perorangan usaha kesehatan adalah
Promosi Kesehatan
Posyandu
Anamnesis dan diagnosis
UKGS
Mini Lokakarya
Analisi data yang menyajikan perkembangan suatu hal/keadaan dari waktu ke
waktuadalah
analisis deskriptif
analisis komparatif
analisis korelasi
analisis kecenderungan
analisis regresi
Dalam pemilihan grafik untuk visualisasi data pertimbangannya adalah :
Pilih grafik yg self explanatory
Grafik tanpa skala variabel
Perhatikan audience
Sesuai karakter penyusun
Mudah disusun
18. Ibu A mengalami sakit gigi. Dia ingin menggunakan kepesertaan BPJS, berdasarkan
prinsip sistem rujukan kemana ibu A harus datang ?
RS Khusus Gigi dan Mulut
RS Tipe C
Puskesmas terdekat
IGD Rumah Sakit
PPK 1 sesuai terdaftar
Seorang pasien mengalami kejang, akibat terlambat diberikannya obat antikonvusan
oleh perawat ruang. Termasuk level berapakah kejadian tersebut?
Kejadian Tidak Diharapkan
Kejadian Nyaris Cedera
Kejadian Tidak Cedera
Kondisi Potensial Cedera
Kejadian sentinel
Berdasarkan UU no. 1 tahun 1970 tentang Keselamatan Kerja, perlunya dibuat kebijakan
mengenai K3 untuk menjamin pelaksanaan yang seragam dan serasi di seluruh Indonesia.
Dibawah ini yang merupakan penanggung jawab untuk membuat kebijakan K3 adalah:
Pimpinan perusahaan
Direktur Jenderal Pengawasan Ketenagakerjaan
Ahli keselamatan kerja
Menteri Tenaga Kerja
Pengawasan K3
Program AKTUAL UTAMA Pemerintah untuk mengatasi masalah gizi di Indonesia
Program rintisan : pemberian suplementasi dan fortifikasi zn
Program pencegahan gizi berlebih ( obesitas)
Program Pencegahan Buta Senja/Xeropthamia
Program penanggulangan Anemia Gizi Fe
Ilmu gizi , merupakan ilmu yang mempelajari :
Abnormal Nutrition
Kondisi Masyarakat Kurang konsumsi
Basic nutrition
Semua keluhan pasien mengenai intake makanan
Peningkatan usaha keselamatan dan kesehatan kerja sebagai usaha
pencegahankecelakaan kerja, dapat ditunjukan pada lingkungan mikro dan makro. Yang
termasuk dalam lingkungan mikro adalah :
Materi manajemen keselamatan dan kesehatan kerja sebagai salah satu mata
pelajaran di perguruan tinggi
Mengawasi pelaksanaan Undang-Undang K3
Menempatkan pekerja sesuai dengan keahliannya
Pendelegasian wewenang kepada staf pengawasan
Menerapkan cara-cara kerja yang aman oleh tenaga kerja
Kompensasi kecelakaan kerja ditanggung oleh:
Pemerintah
Pekerja
Pengawas K3
Perusahaan
Pelaksana
An. A berusia 5 tahun dibawa ibunya ke Puskesmas dengan keluhan demam.Antriansaat itu cukup panjang, dokter yang memeriksa tidak melakukan anamnesis dengan lengkap. Dokter langsung melakukan pemeriksaan dan menuliskan resep. Setibanya di rumah ibu pasien langsung memberikan obat tadi diresepkan oleh dokter. Keesokan harinya An. A mengalami kejang-kejang dan akhirnya meninggal dunia saat perjalanan ke Puskesmas. Setelah ditelusuri ternyata dosis obat yang diberikan kepada An.A melebihi dosis yang seharusnya. Apakah terminologi yang tepat untukmenggambarkan kejadian tersebut?
Kejadian Nyaris Cedera
Kejadian Potensial cedera
Kejadian Tidak Diharapkan
Kejadian sentinel
Kejadian Tak Dapat Dicegah
Prinsip First contact dalam kedokteran gigi keluarga adalah
Pasien dapat memilih Faskes sesuai keinginan
Pelayanan kesehatan bersifat pribadi
Pelayanan paripurna
Penapis Rujukan tingkat 2 dan 3
Pelayanan yang berkesinambungan
Kepala Rumah sakit menurut undang undang adalah
Dokter atau dokter gigi
Sesuai bidang pelayanan
Tenaga kesehatan
Tenaga manajemen
Pemilik Rumah Sakit
Kegunaan dan tujuan manajemen data :
Pengorganisasian
Tradisi
Evaluasi
Laporan
Rutinitas
