wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

LATIHAN SOAL KISI KISI

Total questions: 10

Worksheet time: 13mins

Name
Class
Date
1.

AKU

Karya: Chairil Anwar

Kalau sampai waktuku
'Ku mau tak seorang 'kan merayu
Tidak juga kau

Tak perlu sedu sedan itu

Aku ini binatang jalang
Dari kumpulannya terbuang

Biar peluru menembus kulitku
Aku tetap meradang menerjang
Luka dan bisa kubawa berlari
Berlari
Hingga hilang pedih peri

Dan aku lebih tidak peduli
Aku mau hidup seribu tahun lagi!

Dalam kutipan puisi "Aku" di atas, majas repetisi terdapat pada kata?

4 lines
2.

AKU

Karya: Chairil Anwar

Kalau sampai waktuku
'Ku mau tak seorang 'kan merayu
Tidak juga kau

Tak perlu sedu sedan itu

Aku ini binatang jalang
Dari kumpulannya terbuang

Biar peluru menembus kulitku
Aku tetap meradang menerjang
Luka dan bisa kubawa berlari
Berlari
Hingga hilang pedih peri

Dan aku lebih tidak peduli
Aku mau hidup seribu tahun lagi!

Majas repetisi dalam puisi "Aku" pada puisi diatas digunakan untuk?

4 lines
3.

AKU

Karya: Chairil Anwar

Kalau sampai waktuku
'Ku mau tak seorang 'kan merayu
Tidak juga kau

Tak perlu sedu sedan itu

Aku ini binatang jalang
Dari kumpulannya terbuang

Biar peluru menembus kulitku
Aku tetap meradang menerjang
Luka dan bisa kubawa berlari
Berlari
Hingga hilang pedih peri

Dan aku lebih tidak peduli
Aku mau hidup seribu tahun lagi!

Makna dari repetisi "Aku mau hidup seribu tahun lagi!" dalam puisi Chairil Anwar?

4 lines
4.

Salah satu fungsi utama karya fiksi adalah memberikan hiburan. Berdasarkan gambar komik atau novel grafis, fungsi ini ditunjukkan dengan

a)

Penggunaan bahasa yang sulit dipahami

b)

Ilustrasi menarik dan alur cerita yang seru

c)

Banyaknya fakta sejarah yang disajikan

d)

Hanya berisi informasi tanpa emosi

5.

Jika sebuah gambar dalam karya fiksi menunjukkan adegan seorang tokoh yang sedang menangis karena kehilangan orang terdekatnya, fungsi karya fiksi yang ditampilkan adalah

a)

Menjelaskan konsep ilmiah secara rinci

b)

Membangkitkan empati dan emosi pembaca

c)

Memberikan informasi faktual tentang sejarah

d)

Mengajarkan aturan tata bahasa

6.

"Di tengah hutan belantara yang lebat, seorang pengembara melangkah dengan hati-hati. Cahaya rembulan yang temaram menyinari jalannya, sementara desir angin malam berbisik lirih di antara dedaunan. Pengembara itu membawa bekal seadanya dan mengenakan jubah lusuh, tanda perjalanan panjang yang telah ia tempuh."

Kata "temaram" dalam teks memiliki arti?

a)

Redup sekali

b)

Gelap gulita

c)

Terang benderang

d)

Remang-remang

7.

"Di tengah hutan belantara yang lebat, seorang pengembara melangkah dengan hati-hati. Cahaya rembulan yang temaram menyinari jalannya, sementara desir angin malam berbisik lirih di antara dedaunan. Pengembara itu membawa bekal seadanya dan mengenakan jubah lusuh, tanda perjalanan panjang yang telah ia tempuh."

Sinonim dari kata "desir" pada teks di atas adalah

a)

Dentuman

b)

Ledakan

c)

Hembusan

d)

Bisikan

8.

"Dini berlari kecil menuju halte bus. Hujan rintik-rintik membasahi jalanan, menciptakan aroma khas tanah basah. Ia menatap jam tangannya dengan cemas. Jika terlambat lagi, mungkin ia akan kehilangan pekerjaannya. Namun, di balik kekhawatiran itu, ada harapan yang terus ia genggam erat: suatu hari, hidupnya akan berubah lebih baik."

Tentukan unsur intrinsik dari kutipan cerita di atas dan jelaskan masing-masing!

(a)  

9.

"Pagi itu, di sebuah sekolah tua di Belitung, sepuluh anak berdiri dengan harap-harap cemas. Mereka adalah murid-murid baru SD Muhammadiyah, sekolah miskin yang nyaris ditutup jika jumlah muridnya tidak mencapai sepuluh. Mata Bu Mus, guru mereka, berkaca-kaca saat seorang anak terakhir datang, memastikan bahwa sekolah ini akan tetap berdiri.

"Di antara mereka, ada Lintang, anak nelayan yang harus bersepeda berpuluh-puluh kilometer setiap hari demi sekolah. Ada Mahar, anak yang penuh imajinasi dan berbakat seni. Dan ada aku, Ikal, yang selalu terpesona oleh dunia di luar Belitung. Kami semua adalah anak-anak yang bermimpi besar, meskipun kami tahu bahwa dunia tidak selalu ramah bagi orang-orang seperti kami."

"Hari-hari di sekolah penuh dengan perjuangan. Gedung sekolah yang reyot, papan tulis yang hampir runtuh, dan buku-buku yang sudah lusuh tidak menyurutkan semangat kami. Pak Harfan dan Bu Mus selalu mengatakan bahwa kecerdasan dan tekad dapat membawa kami ke tempat yang jauh. Dan kami percaya. Kami adalah Laskar Pelangi, anak-anak yang bermimpi di bawah langit Belitung yang luas."

Sebutkan dan Jelaskan unsur intrinsik dalam novel "Laskar Pelangi" berupa tema serta amanat

(a)  

10.

"Pagi itu, di sebuah sekolah tua di Belitung, sepuluh anak berdiri dengan harap-harap cemas. Mereka adalah murid-murid baru SD Muhammadiyah, sekolah miskin yang nyaris ditutup jika jumlah muridnya tidak mencapai sepuluh. Mata Bu Mus, guru mereka, berkaca-kaca saat seorang anak terakhir datang, memastikan bahwa sekolah ini akan tetap berdiri.

"Di antara mereka, ada Lintang, anak nelayan yang harus bersepeda berpuluh-puluh kilometer setiap hari demi sekolah. Ada Mahar, anak yang penuh imajinasi dan berbakat seni. Dan ada aku, Ikal, yang selalu terpesona oleh dunia di luar Belitung. Kami semua adalah anak-anak yang bermimpi besar, meskipun kami tahu bahwa dunia tidak selalu ramah bagi orang-orang seperti kami."

"Hari-hari di sekolah penuh dengan perjuangan. Gedung sekolah yang reyot, papan tulis yang hampir runtuh, dan buku-buku yang sudah lusuh tidak menyurutkan semangat kami. Pak Harfan dan Bu Mus selalu mengatakan bahwa kecerdasan dan tekad dapat membawa kami ke tempat yang jauh. Dan kami percaya. Kami adalah Laskar Pelangi, anak-anak yang bermimpi di bawah langit Belitung yang luas."

Bagaimana novel "Laskar Pelangi" menggambarkan pentingnya pendidikan bagi anak-anak miskin? Jelaskan menggunakan bahasamu sendiri

(a)