Font size
WorksheetsQuiz Prosthodontik
Total questions: 86
Worksheet time: 46mins
Gambaran artikulator fully adjustable:
Dapat diatur untuk meniru pergerakan mandibula yang mendekati pergerakan mandibula.
Membuka dan menutup di sekitar horizontal axis.
Contohnya Stuart articulator.
Mempunyai adjustable horizontal dan lateral condylar path.
Untuk pembuatan GTSL yang sederhana.
Penentuan dimensi vertikal yang terlalu tinggi pada kostruksi GTSL yang tidak sempurna menyebabkan:
Sigmatismus interdentalis: S jadi berdesis.
Clicking sound S dan suara labial p,b.
Gangguan suara labiodental f,v,w.
Gangguan suara linguodental: th.
Gangguan suara linguo palatal: t,c,d,s,z,r.
Struktur tulang mandibula yang merupakan daerah stress bearing utama:
Processus alveolaris.
Buccal shelf.
Mylohyoid ridge.
Retromylohyoid.
External oblique ridge.
Persyaratan suatu klasifikasi adalah:
Memudahkan menentukan pola disain gigi tiruan.
Mudah menentukan lokasi dan luasnya daerah edentulous.
Dapat diterima secara umum.
Mudah menentukan rencana perawatan.
Membantu dalam memahami dasar-dasar/prinsip pembuatan disain GTSL.
Kesalahan pada saat penyusunan gigi dapat menyebabkan:
Sigmatismus interdentalis.
Clicking sound S.
Suara labial p,b.
Gangguan suara linguo palatal t,c,d,s,z,r.
Gangguan suara labiodental f,v,w, dan linguo dental th.
Struktur mandibula yang menjadi patokan batas lateral sayap gigi tiruan:
Processus alveolaris
Buccal shelf.
Mylohyoid ridge.
Retromylohyoid.
External obligue ridge
Fungsi artikulator adalah:
Melihat hubungan gigi asli dan artifisial.
Melihat hubungan gigi artifisial dengan TMJ.
Melihat hubungan antara anatomi rongga mulut yang satu dengan yang lainnya.
Mensimulasi pergerakan retrusif dari mandibula.
Mensimulasi pergerakan otot-otot mastikasi.
Fungsi guiding plane:
Mensupport elemen.
Menerima gaya fungsional.
Memberikan retensi.
Memberikan stabilisasi.
Memberikan support.
Pernyataan di bawah ini yang menggambarkan kelas V Applegate Kennedy:
Daerah edentulous pada salah satu sisi rahang/unilateral dengan gigi yang masih ada di bagian anterior maupun posterior dari daerah edentulous.
Daerah edentulous unilateral dengan jumlah gigi yang hilang 2 atau 3 gigi, dibatasi oleh gigi penyangga di anterior dan posterior di mana gigi penyangga anterior tidak kuat sebagai gigi penyangga pada gigi tiruan dan gigi posterior kuat.
Daerah edentulous unilateral dan lebih dari dua gigi yang hilang, dibatasi oleh gigi penyangga di anterior dan posterior di mana gigi penyangga anterior dan posterior kuat sebagai gigi penyangga pada gigi tiruan.
Daerah edentulous berada di bagian posterior dari gigi yang masih ada tetapi hanya pada salah satu sisi rahang saja.
Daerah edentulous unilateral meliputi 1 sampai 2 gigi, dibatasi oleh gigi penyangga di anterior dan posterior di mana gigi penyangga anterior dan posterior mampu memberikan support pada gigi tiruan.
Jaringan lunak yang harus dibebaskan dari sayap GTSL adalah:
Mukosa alveolar.
Frenulum.
Interdental papila.
Gingiva margin.
Vestibulum.
Sulkus alveolingualis berakhir pada:
Kelenjar sublingualis.
Retromolar pad.
Mylohyoid ridge.
Retromylohyoid.
External oblique ridge.
Fungsi konektor mayor:
Minimalisasi torsi ke gigi penyangga.
Mencegah terlepasnya gigi tiruan.
Mencegah ungkitan.
Mencegah pergerakan landasan berujung bebas
Sebagai indikator reline.
Jaringan lunak yang mencegah pergerakan gigi tiruan ke anterior adalah:
Fenulum
Vestibulum
Mukosa alveolar
Forniks
Rugae palatina
Pergerakan yang diarahkan oleh kondilus dan incisivus point merupakan teori dari:
The Bonwill Theory of Occlusion.
Theory face bow transfer.
Monson maxillomandibular instrument.
Lima hukum artikulasi dari Hanau.
The Hall automatic articulator.
Dengan artikulator semi adjusatable, elemen condylar dapat digerakkan ke medial/lateral. Dengan demikian gigi tiruan yang dihasilkan akan ......
Gigi tiruan lebih estetik.
Mengurangi kontak prematur.
Gigi tiruan lebih retentif.
Mengurangi cuspal interference.
Gigi tiruan sesuai gerakan lintasan kondilus.
Jaringan lunak yang memberikan retensi dan stabilisasi pada gigi tiruan adalah:
Rugae palatina
Frenulum
Forniks
Vestibulum
Buccal shelf
Gigi yang ekstrusi akibat kehilangan gigi yang tidak diganti dapat menyebabkan:
Trauma.
Prematur/inreference.
Suara tidak jelas.
Kesulitan mastikasi.
Dimensi vertikal meningkat.
Fungsi landasan antara lain:
Mengembalikan fungsi estetik, fonetik, dan mastikasi.
Mempertahankan oklusi
Mendistribusikan gaya mastikasi ke gigi.
Mencegah ekstrusi.
Estetik
Sulkus alveolingualis merupakan jaringan lunak pada mandibula yang meliputi:
Melekat pada dasar mulut da inferior lidah.
Frenulum lingualis sampai retromylohyoid space.
Bagian internal lereng residual ridge mandibula.
Regio molar ketiga ke regio dagu.
Bagian midline sedikit di atas batas bawah mandibula.
Batas disto bukal perluasan landasan GTSL maksila adalah
Posterior palatal seal.
A-H line
Hamular notch
Tuberositas maksilaris
Perbatasan palatum durum dan molle.
Pernyataan Applegate’s rules no 2 pada klasifikasi Kennedy adalah:
Klasifikasi sebaiknya dibuat setelah semua pencabutan gigi yang indikasi ekstraksi selesai dilakukan.
Jika molar kedua hilang dan tidak akan diganti, molar kedua tidak diperhitungkan dalam klasifikasi.
Jika molar ketiga hilang dan tidak akan diganti, molar ketiga tidak diperhitungkan dalam klasifikasi.
Jika molar ketiga ada dan akan digunakan sebagai gigi penyangga, molar ketiga diperhitungkan dalam klasifikasi.
Daerah edentulous yang paling posterior yang menentukan klasifikasi.
Bagian anatomi rongga mulut yang dapat menjadi titik fulkrum gigi tiruan:
Foramen insisivum.
Tuberositas maksilaris.
Torus palatinus.
Genial tubercle.
Mylohyoid ridge.
Modification space adalah:
Daerah edentulous yang paling panjang.
Daerah edentulous yang paling posterior.
Daerah edentulous yang menentukan kelas utama.
Daerah edentulous selain yang menentukan kelas utama.
Modification space ditentukan berdasarkan jumlah gigi yang hilang.
Gambaran artikulator semi adjustable:
Dapat diatur untuk meniru pergerakan mandibula yang mendekati pergerakan mandibula.
Membuka dan menutup di sekitar horizontal axis.
Contohnya Stuart articulator.
Mempunyai adjustable horizontal dan lateral condylar path.
Untuk pembuatan GTSL yang sederhana.
Komponen GTSL yang harus fleksibel:
Konektor mayor.
Konektor minor
Occulsal rest
Lengan retentif
Salah satu kelebihan metoda klasifikasi Kennedy:
Mudah digunakan.
Praktis dan sederhana.
Dapat diterima secara universal.
Menggunakan pemikiran yang logis terhadap masalah yang dihadapi dalam mendisain gigi tiruan.
Memudahkan menentukan daerah-daerah edentulous dan pola disain gigi tiruan.
Tujuan klasifikasi adalah:
Universal
Sederhana
Memungkinkan dokter gigi/mahasiswa dapat melihat dengan cepat daerah edentulous.
Membantu mempelajari dasar-dasar/prinsip pembuatan disain GTSL.
Menghadapi masalah dalam mendisain dengan pemikiran yang logis.
Komponen GTSL yang memberikan support ke jaringan periodontal:
Elemen
Konektor mayor
Konektor minor.
Sandar oklusal
Cangkolan
Jaringan lunak yang mempengaruhi bentuk konektor mayor pada GTSL mandibula:
Retromylohyoid.
Sulkus alveolaris.
Frenulum
Retromolar pad.
Daerah buccal shelf.
Jika kehilangan gigi anterior, akan mempengaruhi estetik pada struktur anatomi wajah terutama: subnasion
Tulang alveolar.
Palatum durun
Lidah
Sulkus nasolabialis
subnasion
Struktur anatomi rongga mulut di bawah ini yang mempunyai kompressibilitas jaringannya rendah:
Rugae palatina.
Retromolar pad.
Median palatal raphe.
Posterior palatal seal.
Papila insisivus.
Komponen GTSL yang harus kaku:
Konektor mayor dan lengan resiprokal.
Konektor minor dan lengan retentif.
Occlusal rest dan elemen.
Lengan retentif dan guiding plane.
Elemen
Faktor yang menentukan kualitas dan kuantitas serat periodontal:
Jenis serat periodontal.
Karakteristik serat periodontal.
Susunan serat periodontal.
Usia pasien.
Pola diet pasien.
Jaringan yang memiliki kompresibilitas besar:
Mid palatal sutura
Tuberositas maksila
Frenulum
Vestibulum
Posterior palatal seal
Untuk mendapatkan retensi, landasan gigi tiruan pada mandibula khususnya kelas I Kennedy perlu diperluas sampai......
Bagian posterior sulkus alveolingualis.
Buccal shelf area.
Vestibulum labialis inferior.
Retromolar pad.
Vestibulum bukalis inferior.
Pernyataan di bawah ini yang menggambarkan gigi tiruan yang didukung oleh gigi adalah:
Gigi tiruan di mana semua gaya oklusal disupport oleh jaringan lunak/mukosa dan tulang alveolar di bawahnya yang membatasi daerah edentulous.
Gigi penyangga relatif diam sedangkan mukosa relatif bergerak.
Terdapat perbedaan kompressibilitas antara jaringan pendukung.
Pergerakan landasan minimal karena gigi penyanga memberikan resistensi terhadap beban fungsional.
Gigi tiruan di mana semua gaya oklusal disupport oleh gigi dan jaringan lunak/mukosa dan tulang alveolar di bawahnya yang membatasi daerah edentulous.
Yang merupakan mukosa alveolar adalah:
Mukosa yang melapisi bagian dalam bibir.
Mukosa yang berada di antara gigi.
Mukosa yang melekat pada tulang alveolar.
Mukosa yang melapisi dasar vestibulum.
Mukosa yang melekat pada puncak alveolar.
Pada klasifikasi Soelarko, kelas II divisi 2 artinya:
Gigi tiruan bersandaran gigi bilateral.
Gigi tiruan bersandaran gigi unilateral.
Gigi tiruan bersandaran gigi melewati garis median.
Gigi tiruan berujung bebas unilateral dengan 1 modification space.
Gigi tiruan berujung bebas unilatera
Pertimbangan dalam menempatkan konektor mayor:
Menghindari jaringan lunak dan keras yang menonjol.
Memperluas konektor mayor seluas mungkin untuk menambah retensi.
Konektor mayor harus cukup tebal.
Berkontak dengan permukaan aksial gigi penyangga.
Memiliki sudut lebih dari 90 derajat terhadap koponen lainnya.
Pernyataan di bawah ini yang menggambarkan kelas VI Applegate Kennedy:
Daerah edentulous unilateral dan lebih dari dua gigi yang hilang, dibatasi oleh gigi penyangga di anterior dan posterior di mana gigi penyangga anterior dan posterior kuat sebagai gigi penyangga pada gigi tiruan.
Daerah edentulous unilateral dengan jumlah gigi yang hilang 2 atau 3 gigi, dibatasi oleh gigi penyangga di anterior dan posterior di mana gigi penyangga anterior tidak kuat sebagai gigi penyangga pada gigi tiruan (pada insisivus lateral) dan gigi posterior kuat.
Daerah edentulous berada di bagian anterior dari gigi yang masih ada dan melewati garis median.
Daerah edentulous unilateral meliputi 1 sampai 2 gigi, dibatasi oleh gigi penyangga di anterior dan posterior di mana gigi penyangga anterior dan posterior mampu memberikan support pada gigi tiruan.
Daerah edentulous pada salah satu sisi rahang/unilateral dengan gigi yang masih ada di bagian anterior maupun posterior dari daerah edentulous.
Berdasarkan kompresibilitas jaringan, daerah yang perlu di relief adalah:
Tubermaksilaris
Sutura mediana
Fovea palatini
Rugae palatina
Hamular notch
Pergerakan landasan minimal terjadi pada gigi tiruan yang didukung oleh:
Mukosa yang tebal.
Gigi penyangga di anterior dan posterior dari edentulous.
Letak gigi yang berjauhan.
Resistensi mukosa yang kecil.
Gigi dan mukosa.
Pada klasifikasi Soelarko, kelas III divisi 3 artinya:
Gigi tiruan bersandaran gigi di anterior dan posterior di mana gigi anterior dan posterior kuat sebagai gigi penyangga dengan 3 daerah edentulous.
Gigi tiruan bersandaran gigi di anterior dan posterior dengan 3 modification space.
Gigi tiruan berujung bebas dan bersandaran gigi dengan daerah edentulous melewati midline.
Gigi tiruan berujung bebas dan bersandaran gigi dengan daerah edentulous pada 2 sisi.
Gigi tiruan bersandaran gigi di anterior dan posterior dengan daerah edentulous pada 2 sisi.
Peran residual ridge terhadap gigi tiruan:
Stimulasi mukosa
Membatasi arah pemasangan.
Memberikan retensi
Memberikan stabilisasi
Memberikan support
Menurut anda pasien yang tidak kooperatif dapat dikarakteristikan dalam kelompok:
Indifferent mind
Critical mind
Hysterical mind
Exacting mind
Philosophical mind
Jika kehilangan gigi anterior, akan mempengaruhi estetik pada stuktur anatomi wajah terutama:
Tulang alveolar.
Palatum durum.
Lidah
Subnasion
Commisura
Jaringan lunak yang berada di antara frenulum labialis superior dan frenulum bukalis superior adalah:
Vestibulum superior bukalis.
Vestibulum bukalis.
Sulkus alveobukalis.
Vestibulum labialis superior.
Fornik bukalis superior.
Bagian rongga mulut yang termasuk cavum oris propius:
Gigi
Lidah
Vestibulum oris
Buccal shelf
Tubermaksilaris
Perbedaan gigi tiruan sebagian lepasan dan gigi tiruan cekat adalah:
Oral hygiene GTSL tidak terjamin.
Retensi GTSL diperoleh dari friksi.
GTSL memerlukan stress breaker sedangkan GTC tidak.
GTC mudah direparasi.
Pencetakan GTSL dengan polyvinil siloxan.
Artikulator yang dapat membuka dan menutup di sekitar horizontal axis termasuk:
Class I articulator
Class II articulator
Articulator non adjustable.
Articulator semi adjustable.
Articulator fully adjustable
Jika terdapat cangkolan yang tajam dan mengenai mukosa pipi dan bibir, maka akan mengenai:
Specialized mucosa.
Lining mucosa.
Labial mucosa
Masticatory mucosa.
Fungsi konektor mayor
Minimalisasi torsi ke gigi penyangga
Mencegah terlepasnya gigi tiruan.
Mencegah ungkitan.
Mencegah pergerakan landasan berujung bebas
Sebagai indikator reline.
Fungsi artikulator adalah
Melihat hubungan gigi asli dan artifisial
Melihat hubungan gigi artifisial dengan TMJ
Melihat hubungan antara anatomi rongga mulut yang satu dengan yang lainnya
Mensimulasi pergerakan retrusif dari mandibula
Mensimulasi pergerakan otot-otot mastikasi
Gigi yang ekstrusi akibat kehilangan gigi yang tidak diganti dapat menyebabkan
Prematur/inreference (jes)
Suara tidak jelas
Kesulitan mastikasi
Dimensi vertikal meningkat
Faktor yang menentukan kualitas dan kuantitas serat periodontal
Jenis serat periodontal.
Karakteristik serat periodontal.
Susunan serat periodontal.
Usia pasien.
Pola diet pasien.
Jaringan lunak yang mempengaruhi bentuk konektor mayor pada GTSL mandibula
Retromylohyoid.
Sulkus alveolaris.
Frenulum lingualis.
Retromolar pad.
Daerah buccal shelf.
Komponen GTSL yang memberikan support ke jaringan periodontal
Elemen.
Konektor mayor.
Konektor minor
Sandar oklusal
Cangkolan
Jika sayap labial dan bukal terlalu menekan attached gingiva, maka akan mengenai:
Attached mucosa.
Specialized mucosa.
Lining mucosa.
Labial mucosa
Masticatory mucosa.
Yang merupakan mukosa alveolar adalah
Mukosa yang melapisi bagian dalam bibir.
Mukosa yang berada di antara gigi.
Mukosa yang melekat pada tulang alveolar.
Mukosa yang melapisi dasar vestibulum.
Mukosa yang melekat pada puncak alveolar.
Pertimbangan dalam menempatkan konektor mayor
Menghindari jaringan lunak dan keras yang menonjol.
Memperluas konektor mayor seluas mungkin untuk menambah retensi
Konektor mayor harus cukup tebal
Berkontak dengan permukaan aksial gigi penyangga
Memiliki sudut lebih dari 90 derajat terhadap koponen lainnya
Dengan artikulator semi adjusatable, elemen condylar dapat digerakkan ke medial/lateral. Dengan demikian gigi tiruan yang dihasilkan akan:
Gigi tiruan lebih estetik.
Mengurangi kontak prematur.
Gigi tiruan lebih retentif.
Mengurangi cuspal interference.
Jenis artikulator yang akan kita gunakan dalam kasus GTSL tanpa occlusal stop dan kehilangan seluruh gigi di FKG adalah jenis artikulator:
Class I articulator.
Class II articulator.
Articulator non adjustable.
Articulator semi adjustable.
Articulator fully adjustable.
Bagian anatomi rongga mulut yang dapat menjadi titik fulkrum gigi tiruan:
Foramen insisivum.
Tuberositas maksilaris.
Torus palatinus.
Genial tubercle.
Mylohyoid ridge.
Komponen GTSL yang harus fleksibel:
Konektor mayor
Konektor minor
Occlusal rest
Lengan retentif
Lengan resiprokal.
Bagian posterior dari sulkus alveolingualis adalah:
Retromylohyoid.
Buccal shelf area.
Retromolar pad.
External oblique ridge.
Otot mylohyoid.
Gigi yang masih ada adalah gigi 22 23 dan 28, bagaimana klasifikasi Applegate Kennedy?
Kelas II modifikasi 4.
Kelas II modifikasi 1P.
Kelas III modifikasi 1P.
Kelas I modifikasi 1A1P.
Kelas III modifikasi 1A1P.
Penonjolan tulang di posterior maksila yang dapat membentuk undercut:
Processus alveolaris
Tuberositas maksilaris.
Torus palatinus.
palatal vault
Hamulus
Jaringan lunak yang harus dibebaskan dari sayap GTSL adalah:
Mukosa alveolar.
Frenulum
Interdental papila
Gingiva margin
Vestibulum
Struktur ulang mandibula yang merupakan daerah stress bearing utama:
Processus alveolaris.
Buccal shelf
Mylohyoid ridge.
Retromylohyoid.
External oblique ridge.
Struktur anatomi rongga mulut di bawah ini yang mempunyai kompressibilitas jaringannya rendah:
Retromolar pad.
Median palatal raphe
Posterior palatal seal
Papila insisivus.
Pergerakan landasan minimal terjadi pada gigi tiruan yang didukung oleh:
Mukosa yang tebal.
Gigi penyangga di anterior dan posterior dari edentulous
Letak gigi yang berjauhan. Resistensi mukosa yang kecil
Gigi dan mukosa.
Pernyataan di bawah ini yang menggambarkan kelas VI Applegate Kennedy:
Daerah edentulous unilateral dan lebih dari dua gigi yang hilang, dibatasi oleh gigi penyangga di anterior dan posterior di mana gigi penyangga anterior dan posterior kuat sebagai gigi penyangga pada gigi tiruan.
Daerah edentulous unilateral dengan jumlah gigi yang hilang 2 atau 3 gigi, dibatasi oleh gigi penyangga di anterior dan posterior di mana gigi penyangga anterior tidak kuat sebagai gigi penyangga pada gigi tiruan (pada insisivus lateral) dan gigi posterior kuat.
Daerah edentulous berada di bagian anterior dari gigi yang masih ada dan melewati garis median.
Daerah edentulous unilateral meliputi 1 sampai 2 gigi, dibatasi oleh gigi penyangga di anterior dan posterior di mana gigi penyangga anterior dan posterior mampu memberikan support pada gigi tiruan.
Daerah edentulous pada salah satu sisi rahang/unilateral dengan gigi yang masih ada di bagian anterior maupun posterior dari daerah edentulous.
Peran residual ridge terhadap gigi tiruan:
Stimulasi mukosa
Membatasi arah pemasangan
Memberikan retensi
memberi suport
Peran residual ridge terhadap gigi tiruan
Akibat pemakaian GTSL akrilik adalah:
Mempengaruhi psikologis.
Karies karena permukaan oklusal dipreparasi.
Kesulitan insersi dan melepaskan GTSL
Menimbulkan trauma pada jaringan pendukung.
Fungsi guiding plane
Mensupport elemen
Menerima gaya fungsional.
Memberikan retensi
Memberikan stabilisasi.
Memberikan support.
Gigi yang hilang 14 15 16 18 22 24 25 26 28 dan gigi 18 28 tidak diganti. Klasifikasi Kennedy nya adalah:
Kelas I modifikasi 1A2P
Kelas III modifikasi 2.
Kelas I modifikasi 3.
Kelas III modifikasi 3.
Kelas II divisi 2.
Untuk mendapatkan retensi, landasan gigi tiruan pada mandibula khususnya kelas I Kennedy perlu diperluas sampai....
Bagian posterior sulkus alveolingualis
Buccal shelf area.
Vestibulum labialis inferior
Retromolar pad
Vestibulum bukalis inferior
Perbedaan gigi tiruan sebagian lepasan dan gigi tiruan cekat adalah
Oral hygiene GTSL tidak terjamin
Retensi GTSL diperoleh dari friksi
GTSL memerlukan stress breaker sedangkan GTC tidak
GTC mudah direparasi.
Pernyataan Applegate’s rules no 2 pada klasifikasi Kennedy adalah
Klasifikasi sebaiknya dibuat setelah semua pencabutan gigi yang indikasi ekstraksi selesai dilakukan
Jika molar kedua hilang dan tidak akan diganti, molar kedua tidak diperhitungkan dalam klasifikasi.
Jika molar ketiga hilang dan tidak akan diganti, molar ketiga tidak diperhitungkan dalam klasifikasi.
Jika molar ketiga ada dan akan digunakan sebagai gigi penyangga, molar ketiga diperhitungkan dalam klasifikasi
Daerah edentulous yang paling posterior yang menentukan klasifikasi.
Menurut anda pasien yang tidak kooperatif dapat dikarakteristikan dalam kelompok
Indifferent mind
Critical mind
Hysterical mind
Exacting mind
Philosophical mind
Jaringan lunak yang memberikan retensi dan stabilisasi pada gigi tiruan adalah
Rugae palatina
Frenulum
Forniks
Vestibulum
Buccal shelf
Tujuan klasifikasi adalah
Universal.
Sederhana.
Memungkinkan dokter gigi/mahasiswa dapat melihat dengan cepat daerah edentulous.
Membantu mempelajari dasar-dasar/prinsip pembuatan disain GTSL
Menghadapi masalah dalam mendisain dengan pemikiran yang logis
Fungsi estetik dari GTSL pada kehilangan gigi anterior, antara lain:
Memperbaiki sulkus nasolabialis yang dalam
Mengembalikan dimensi vertikal wajah.
Mengembalikan fungsi otot mastikasi.
Meningkatkan distribusi beban mastikasi.
Mengembalikan oklusi gigi.
Pernyataan di bawah ini yang menggambarkan gigi tiruan yang didukung oleh gigi adalah:
Gigi tiruan di mana semua gaya oklusal disupport oleh jaringan lunak/mukosa dan tulang alveolar di bawahnya yang membatasi daerah edentulous. Gigi penyangga relatif diam sedangkan mukosa relatif bergerak
Terdapat perbedaan kompressibilitas antara jaringan pendukung
Pergerakan landasan minimal karena gigi penyanga memberikan resistensi terhadap beban fungsional.
Gigi tiruan di mana semua gaya oklusal disupport oleh gigi dan jaringan lunak/mukosa dan tulang alveolar di bawahnya yang membatasi daerah edentulous.
Artikulator yang dapat membuka dan menutup di sekitar horizontal axis
Class I articulator.
Class II articulator.
Articulator non adjustable.
Articulator semi adjustable.
Articulator fully adjustable.
