wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

IX.PAB GENAP (2)

Total questions: 65

Worksheet time: 33mins

Name
Class
Date
1.

Memiliki sikap yang baik dalam pikiran , ucapan dan perbuatan dalam Dasa Raja Dhamma merupakan

a)

Sila

b)

Dana

c)

Paricagga

d)

Avirodhana

2.

Tidak berniat jahat, bermusuhan dan membenci, memiliki sifat pemaaf dan bersahabat, menjauhi niat jahat, permusuhan dan kebencian merupakan sifat dalam dasa raja dhamma yakni ……

a)

Paricagga

b)

Ajjava

c)

Maddava

d)

Akkodha

3.

Syarat pemimpin dalam Dasa Raja Dhamma, merupakan ajaran Buddha yang bertujuan mengajarkan……

a)

Cara mengendalikan pikiran orang lain

b)

Cara memaksa dan menguasai orang yang di pimpin

c)

Cara menguasaI diri sendiri sebagai dasar agar dapat menjadi pemimpin yang baik

d)

Cara mempopulerkan seorang pemimpin

4.

Ajaran kepemimpinan damai raja Asoka tertuang dalam prasasti......

a)

Batu kalinga no XXII

b)

Kedukan Bukit

c)

Talang tuo

d)

Karang berah

5.

Sang Buddha mengemukakan tujuh syarat kesejahteraan suatu bangsa. Hal ini tertuang dalam..............

a)

Sutta pitaka

b)

Maha parinibbana sutta

c)

Dhammapada

d)

Bhikkhuni vibanga

6.

Dalam Tujuh syarat kesejahteraan suatu bangsa, yang menjadi sebuah kewajiban yakni....

a)

Wajib membayar pajak

b)

Wajib beragama

c)

Wajib membangun negara dengan dana penduduk

d)

Wajib membentuk undang undang baru

7.

Pemicu perdebatan keras antara suku Koliya dan suku sakya adalah..............

a)

Pembatas kerajaan

b)

Sungai rohini

c)

Hasil panen

d)

Perang saudara

8.

Buddha melerai pertikaian antara suku koliya dan suku sakya, dengan cara...........

a)

Mengambang diudara dengan posisi duduk meditasi dan mengajukan pertanyaan mengenai nilai kerajaan

b)

Menciptakan angin yang cukup kuat sehingga pasukan kedua kerajaan runtuh

c)

Menegur raja dari kedua suku

d)

Meminta raja dari kedua suku bermusyawarah sehingga mencapai mufakat

9.

Sungguh Bahagia jika hidup tanpa membenci diantara orang orang yang membenci diantara orang orang yang membenc, diantara orang orang yang membenci kita hidup tanpa membenci merupakan syair yang disabdakan Buddha sehubungan dengan perebutan sungai oleh kedua pihak kerajaan. Syair ini tertera di dalam…………

a)

Dhammapada , Sukha Vagga :3

b)

Dhammapada , Sukha Vagga : 2

c)

Dhammapada , Sukha Vagga : 1

d)

Dhammapada Atthakatha I ;5

10.

Sebuah kisah perdamaian dalam Jataka yakni Kalayakkhini, merupakan kisah perseteruan antara……

a)

Pemimpin dan anggota

b)

Dendam istri tua dan istri muda

c)

Dua sahabat

d)

Saudara kandung

11.

Y.M Dalai Lama bernama asli Tenzin Gyatso dan diangkat menjadi pemimpin spiritual sejak usia ….

a)

15 tahun

b)

51 tahun

c)

21 tahun

d)

35 tahun

12.

Raja Bhutan Jigme Sigye Wangchuk memperoleh julukan "Druk Gyalpo" yang berarti…

a)

Raja Damai

b)

Raja Naga

c)

Raja Bahagia

d)

Raja Dermawan

13.

Pandangan dari masyarakat negara Bhutan yang dapat kita teladani adalah..............

a)

Kemiskinan sesungguhnya adalah apabila tidak mampu beramal kepada orang lain

b)

Ilmu ekonomi yang telah ditularkan ke Amerika Serikat

c)

Menghentikan kekuasaan absolut

d)

Larangan mengimpor kantong plastik

14.

Walaupun pendapatan perkapita Negara Bhutan tidak tinggi, namun 97 persen warga masyarakatnya merasa bahagia, hal ini membuat Negara Bhutan mendapat sebutan....

a)

Negara Agama di kaki gunung Himalaya

b)

Negara Buddhis di kaki gunung Himalaya

c)

Shangrilla di kaki gunung Himalaya

d)

Dataran tinggi di sebelah Tibet

15.

Master Zen Thich Nhat Hanh ditahbiskan menjadi bhiksu pada usia…..

a)

61 tahun

b)

60 tahun

c)

15 tahun

d)

16 tahun

16.

Dalam cerita Jataka "Pedagang dari Seriva" Bodhisatva menjual......

a)

Mangkuk emas

b)

Gerabah dan peralatan dapur

c)

Pakaian

d)

Makanan

17.

Dalam cerita Jataka "Pedagang dari Seriva", pedagang yang serakah adalah kehidupan lampau dari............

a)

Buddha

b)

Devadatta

c)

Ananda

d)

Monggalana

18.

Pesan moral dari Cerita Jataka "Pedagang dari Seriva "adalah………….

a)

Jadilah keluarga yang harmonis dan mensyukuri apa yang telah kita miliki

b)

Jujurlah dalam melakukan perdagangan, jangan menipu pembeli dengan tujuan keuntungan yang disebabkan oleh keserakahan

c)

Jangan melakukan perjalanan bila tidak memiliki bekal

d)

Janganlah berfoya foya dalam memenuhi kebutuhan

19.

Ajaran Buddha yang kita kenal sekarang pada awalnya dilestarikan dengan cara….

a)

Ditulis diatas daun lontar

b)

Di pahat di lempengen batu marmer

c)

Di hafalkan oleh para siswaNya dalam bentuk lisan

d)

Di tur

20.

Ajaran Buddha yang kita kenal sekarang pada awalnya dilestarikan dengan cara….

a)

Ditulis diatas daun lontar

b)

Di pahat di lempengen batu marmer

c)

Di hafalkan oleh para siswaNya dalam bentuk lisan

d)

Di turunkan secara ilmu kebathinan

21.

Bagian dari Tripitaka yang membahas mengenai peraturan peraturan dan disiplin bagi bhikkhu bhikkhuni adalah….

a)

Dhammapada

b)

Vinaya pitaka

c)

Sutta Pitaka

d)

Abhidhamma Pitaka

22.

Bagian dari Tripitaka yang berisikan realita mutlak atau keranjang yang berisikan falsafah falsafah Buddhis …..

a)

Anguttara Nikaya

b)

Vinaya Pitaka

c)

Sutta Pitaka

d)

Abhidhamma Pitaka

23.

Tripitaka berbahasa Pali belum semuanya diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia, walau sudah banyak yang dialihbahasakan. Salah satu kitab yang berisi tentang bagaimana sebaiknya sikap umat Buddha kepada orangtuanya, kepada gurunya, kepada anggota sangha, kepada bawahannya, adalah…..

a)

Dhammapada

b)

Anguttara Nikaya

c)

Sigalovada Sutta

d)

Cariya Pitaka

24.

Sidang Agung Sangha pertama di selenggarakan pada tahun…….. SM

a)

443

b)

543

c)

335

d)

354

25.

Tujuan diadakan sidang Agung Sangha pertama adalah….

a)

Menghimpun ajaran ajaran Buddha yang dibabarkan ditempat yang berbeda dan kepada orang yang berbeda

b)

Membahas tuntutan golongan Mahasangika untuk mengubah Vinaya yang dianggap terlalu keras.

c)

Menertibkan beberapa perbedaan pendapat dalam sangha serta memeriksa dan menyempurnakan kembali kitab suci berbahasa Pali

d)

Menuliskan seluruh Tripitaka dan Atthakatha

26.

Sidang Agung Sangha I dipimpin oleh ……….

a)

Y.A.Maha Kassapa

b)

Y.A Yasa Thera

c)

Y.A Ananda

d)

Y.A Upali

27.

Sidang Agung Sangha I disponsori oleh

a)

Raja Bimbisara

b)

Raja Ajatasatu

c)

Raja Asoka

d)

Raja Pasenadi dari Kosala

28.

Dalam Sidang Agung Sangha I ini, Channa, yang menjadi kusir Pangeran Siddharta sebelumnya diberikan hukuman berat, hal ini disebabkan oleh…

a)

Kelalaian Bhikkhu Channa dalam memberi perawatan yang sesuai bagi mereka yang sakit

b)

Keangkuhan Channa memandang rendah anggota sangha

c)

Kelalaian yang menyebabkan tertundanya sidang Sangha

d)

Kemalasannya dalam berlatih

29.

Dalam Sidang Agung Sangha I, berkenaan dengan dhamma dikemukakan oleh……

a)

Y.A Upali

b)

Y.A Ananda

c)

Y.A Moggalana

d)

Y.A Maha Kassapa

30.

Dalam Sidang Agung Sangha I, berkenaan dengan vinaya dikemukakan oleh……

a)

Y.A Upali

b)

Y.A Ananda

c)

Y.A Moggalana

d)

Y.A Maha Kassapa

31.

Sidang sangha ke -3 bertujuan untuk..

a)

Menghimpun ajaran ajaran Buddha yang dibabarkan ditempat yang berbeda dan kepada orang yang berbeda

b)

Membahas tuntutan golongan Mahasangika untuk mengubah Vinaya yang dianggap terlalu keras.

c)

Menertibkan beberapa perbedaan pendapat dalam sangha serta memeriksa dan menyempurnakan kembali kitab suci berbahasa Pali

d)

Menuliskan seluruh Tripitaka dan Atthakatha

32.

Segera setelah berakhirnya Sidang Agung Sangha ke 3, tindakan yang dilakukan oleh Maharaja Asoka Wardhana adalah…….

a)

Menyusun kitab suci Tripitaka yang sudah terhimpun

b)

Mengirim dharmaduta ke segala penjuru untuk menyebarkan dharma

c)

Memeriksa dan menyempurnakan kitab suci Pali

d)

Membuat lempengen marmer yang dipahat dengan isi Tripitaka

33.

Sidang Agung Sangha ke 4 dipimpin oleh …..

a)

Y.A Mahinda Thera

b)

Y.A Tissa Moggaliputta

c)

Y.M Vicittasarabhivamsa

d)

Y.A Moggalana

34.

Pencapaian penting dari sidang sangha ke -3 yang hasilnya masih dapat dirasakan sampai saat ini adalah….

a)

Penolakan pandangan salah satu sekte

b)

Anggota sangha yang hadir menolak ajaran yang bersifat analisis

c)

Raja Asoka mengirimkan para bhikkhu misioner yang ahli dalam dhamma dan vinaya ke sembilan negara

d)

Y.M Tissa Moggaliputta dikirim ke Suvannabhumi

35.

Tujuan di adakan sidang sangha ke 4 yakni…………

a)

Menghimpun ajaran ajaran Buddha yang dibabarkan ditempat yang berbeda dan kepada orang yang berbeda

b)

Membahas tuntutan golongan Mahasangika untuk mengubah Vinaya yang dianggap terlalu keras.

c)

Menertibkan beberapa perbedaan pendapat dalam sangha serta memeriksa dan menyempurnakan kembali kitab suci berbahasa Pali

d)

Menuliskan seluruh Tripitaka dan Atthakatha

36.

Para siswa utama Buddha yang bertugas untuk menghafalkan seluruh ajarannya dengan cara menguncar tanpa ada kesalahan dan hasil hafalan ini diyakini sama dengan khotbah Buddha karena……...

a)

Menggunakan metode menghafal yang kompak

b)

Menguncar dengan cara berkelompok

c)

Sistem penghapalan secara rutin setiap hari

d)

Semuanya merupakan siswa utama yang telah mencapai kesucian

37.

Tujuan diadakan sidang sangha agung ke 6 adalah….

a)

Memeriksa kembali kanon Pitaka Pali yaitu menyelaraskannya dengan Tripitaka yang terdapat di negara Buddhis untuk memperoleh kanon Pitaka Pali yang murni

b)

Memprasastikan kanon pitaka ke atas lempengan marmer

c)

Mengirim dharmaduta ke berbagai negara

d)

Memperkenalkan Perdana Mentri Myanmar

38.

Suttavibhanga, bagian dari aturan disiplin Sangha, terutama membahas tentang:

a)

Tata cara penerimaan anggota baru ke dalam Sangha.

b)

Penggolongan pelanggaran dan sanksi yang sesuai bagi para bhikkhu dan bhikkhuni.

c)

Aturan-aturan terkait tempat tinggal dan perlengkapan yang digunakan oleh anggota Sangha.

d)

Sejarah dan perkembangan Sidang Agung yang pernah diadakan dalam agama Buddha.

39.

Parivara, sebagai bagian dari aturan disiplin Sangha, berfungsi untuk:

a)

Memberikan penjelasan lebih lanjut mengenai aturan-aturan dalam Suttavibhanga dan Khandhaka-khandhaka.

b)

Mengatur tata cara pentahbisan bagi para bhikkhuni.

c)

Menceritakan kisah-kisah inspiratif terkait dengan tokoh-tokoh penting dalam agama Buddha.

d)

Menjadi panduan dalam melaksanakan upacara Kathina.

40.

Sebagai warisan budaya dan spiritual yang tak ternilai, Tripitaka Pali perlu dilestarikan dengan cara...

a)

Menerjemahkan dan menerbitkannya dalam berbagai bahasa.

b)

Mempelajari dan mengajarkannya di pusat-pusat pendidikan Buddhis.

c)

Menggunakan teknologi modern untuk menyimpan dan menyebarluaskan isinya.

d)

Semua jawaban di atas benar.

41.

Hukuman yang diberikan kepada Bhikkhu Channa adalah...

a)

Pengucilan dari Sangha

b)

Tidak berbicara atau menegurnya (Brahmadanda)

c)

Hukuman cambuk

d)

Kerja paksa

42.

Mengapa hukuman Brahmadanda yang diberikan kepada Bhikkhu Channa dianggap sebagai tindakan yang bijaksana?

a)

Karena bertujuan untuk memberikan efek jera bagi anggota Sangha yang lain.

b)

Karena merupakan satu-satunya cara untuk mengatasi kesombongan dan perilaku buruk.

c)

Karena memberikan kesempatan bagi Bhikkhu Channa untuk merenungkan kesalahannya dan mencapai pencerahan.

d)

Karena sesuai dengan hukum Karma yang berlaku dalam agama Buddha.

43.

Sidang Agung Sangha II selesai dalam waktu...

a)

Enam bulan

b)

Tujuh bulan

c)

Delapan bulan

d)

Sembilan bulan

44.

Tujuan utama diadakan Sidang Agung Sangha II adalah...

a)

Memperbarui ajaran Buddha

b)

Membahas tuntutan golongan Mahasangika

c)

Menyebarkan ajaran Buddha ke seluruh dunia

d)

Menulis ulang Tripitaka

45.

Tujuan utama Sidang Agung Sangha III adalah...

a)

Menulis ulang Tripitaka

b)

Menyebarkan ajaran Buddha ke seluruh dunia

c)

Menertibkan perbedaan pendapat dalam Sangha

d)

Membentuk aliran baru dalam agama Buddha

46.

Pada Sidang Agung Sangha III, ajaran Abhidhamma diulang secara terperinci dan terpisah dengan...

a)

Vinaya

b)

Sutta

c)

Dharma

d)

Patimokkha

47.

Kitab Kathavatthu yang merupakan bagian dari Kitab Abhidhamma disusun oleh...

a)

Y.A. Ananda

b)

Y.A. Upali

c)

Y.A. Tissa Moggaliputta Thera

d)

Bhikkhu Mahadeva

48.

Setelah Sidang Agung Sangha III, Maharaja Asoka mengirim Dharmaduta ke berbagai penjuru, salah satunya adalah...

a)

Y.A. Ananda ke Tiongkok

b)

Y.A. Upali ke Jepang

c)

Arahat Mahinda Thera ke Sri Lanka

d)

Y.A. Tissa Moggaliputta Thera ke Tibet

49.

Pengulangan ajaran Abhidhamma secara terperinci dan terpisah dengan Sutta dalam Sidang Agung Sangha III menunjukkan bahwa...

a)

Ajaran Abhidhamma dianggap lebih penting daripada ajaran Sutta.

b)

Ajaran Abhidhamma memiliki tingkat kerumitan yang lebih tinggi dan memerlukan penjelasan khusus.

c)

Terdapat perbedaan pendapat yang signifikan mengenai interpretasi ajaran Abhidhamma.

d)

Pengulangan tersebut bertujuan untuk mempermudah pemahaman ajaran Abhidhamma bagi para bhikkhu.

50.

Pengiriman Dharmaduta ke berbagai penjuru setelah Sidang Agung Sangha III bertujuan untuk...

a)

Memperluas wilayah kekuasaan Raja Asoka.

b)

Menyebarkan ajaran Buddha ke wilayah-wilayah baru.

c)

Meningkatkan hubungan diplomatik antara kerajaan-kerajaan.

d)

Mencari sumber-sumber kekayaan alam dan perdagangan.

51.

Sidang Agung Sangha IV diadakan di...

a)

Goa Sattapanni

b)

Veluwanarama

c)

Goa Aloka di Aluvihara

d)

Asokarama

52.

Keputusan untuk menuliskan kembali Tripitaka Pali pada lempengan batu marmer pada Sidang Agung Sangha V mencerminkan upaya untuk...

a)

Mempermudah penyebaran ajaran Buddha ke seluruh dunia.

b)

Melindungi Tripitaka Pali dari kerusakan akibat faktor lingkungan dan waktu.

c)

Meningkatkan nilai artistik dan estetika dari Tripitaka Pali.

d)

Menunjukkan kebesaran dan kemegahan kerajaan yang mensponsori Sidang Agung.

53.

Penulisan kembali Tripitaka Pali pada lempengan batu marmer pada Sidang Agung Sangha V dapat dianggap sebagai...

a)

Tindakan simbolis untuk menunjukkan komitmen terhadap ajaran Buddha.

b)

Upaya untuk menciptakan arsip ajaran Buddha yang paling lengkap dan akurat.

c)

Investasi jangka panjang untuk memastikan ketersediaan ajaran Buddha bagi generasi mendatang.

d)

Semua jawaban di atas benar.

54.

Sidang Agung Sangha V disponsori oleh...

a)

Raja Mindon

b)

Raja Mindaka

c)

Raja Mindaka Min

d)

Raja Mindon Min

55.

Ajaran Belas Kasih yang Universal dalam Buddhisme tidak hanya mencakup makhluk hidup yang menderita, tetapi juga...

a)

Makhluk halus dan gaib.

b)

Semua makhluk tanpa memandang jenis, ras, atau keyakinan.

c)

Hanya mereka yang berbuat baik dan mengikuti ajaran Buddha.

d)

Tumbuhan dan benda-benda mati.

56.

Konsep "Hukum Sebab dan Akibat" dalam ajaran Buddha menekankan bahwa...

a)

Segala sesuatu yang terjadi di dunia ini telah ditakdirkan oleh Tuhan.

b)

Tidak ada kejadian yang kebetulan, semuanya memiliki penyebab yang saling berkaitan.

c)

Manusia tidak memiliki kebebasan untuk menentukan tindakan dan nasibnya.

d)

Semua jawaban di atas salah.

57.

Jelaskan bagaimana ajaran Buddha memandang perbedaan kelas atau kasta dalam masyarakat.

a)
Ajaran Buddha mendukung perbedaan kelas sebagai cara untuk mengatur masyarakat.
b)
Buddhisme mengajarkan bahwa kasta menentukan nasib seseorang di kehidupan selanjutnya.
c)
Ajaran Buddha menolak perbedaan kelas atau kasta, menekankan bahwa semua orang memiliki potensi yang sama untuk mencapai pencerahan.
d)
Ajaran Buddha menganggap perbedaan kelas sebagai hal yang penting untuk mencapai pencerahan.
58.

Apa yang dimaksud dengan "belas kasih yang universal" dalam ajaran Buddha, dan bagaimana implementasinya dalam kehidupan sehari-hari?

a)
Belas kasih yang universal hanya berlaku untuk manusia.
b)

Belas kasih yang universal adalah sikap empati dan kasih sayang untuk semua makhluk hidup, diimplementasikan melalui tindakan kebaikan kepada semua makhluk

c)
Implementasi belas kasih adalah menghindari semua interaksi sosial.
d)
Belas kasih yang universal berarti memberi semua makhluk hidup makanan secara gratis.
59.

Mengapa Buddha tidak pernah memaksa seseorang untuk mempercayai ajarannya? Jelaskan kaitannya dengan kebebasan berpikir dalam ajaran Buddha.

a)
Buddha tidak memaksa orang untuk mempercayai ajarannya karena ia menghargai kebebasan berpikir dan percaya bahwa pencerahan datang dari pengalaman pribadi.
b)
Pencerahan hanya dapat dicapai melalui doktrin yang ketat.
c)
Kebebasan berpikir tidak ada dalam ajaran Buddha.
d)
Buddha mengharuskan pengikutnya untuk mengikuti ajarannya tanpa pertanyaan.
60.

Apa makna dari sabda Buddha, "Jadikanlah dirimu pelindung bagi dirimu sendiri"?

a)
Makna dari sabda Buddha adalah pentingnya menjadi pelindung bagi diri sendiri melalui tindakan bijak dan moral.
b)
Sabda Buddha mengajarkan untuk mengabaikan tanggung jawab pribadi.
c)
Kita tidak perlu melindungi diri sendiri, cukup bergantung pada orang lain.
d)
Menjadi pelindung bagi orang lain adalah yang terpenting.
61.

Bagaimana cara mencapai "perlindungan terbaik" menurut ajaran Buddha?

a)
Mengutamakan kekayaan material sebagai sumber kebahagiaan.
b)

menerapkan dharma dalam kehidupan sehari hari

c)
Mencari perlindungan melalui ritual tanpa pengembangan diri.
d)
Mengabaikan ajaran Buddha dan mengikuti keinginan pribadi.
62.

Apa yang dimaksud dengan Delapan Aturan Khusus (Garudhamma)?

a)
Delapan Aturan Khusus (Garudhamma) adalah prinsip disiplin yang diikuti oleh bhikkhuni dalam tradisi Buddhis.
b)
Delapan Aturan Khusus adalah panduan meditasi untuk umat awam.
c)
Garudhamma adalah kitab suci dalam tradisi Hindu.
d)
Delapan Aturan Khusus adalah ajaran untuk para biksu.
63.

Jelaskan apa yang dimaksud dengan Sutta Pitaka?

a)
Sutta Pitaka adalah kumpulan teks suci dalam agama Buddha yang berisi ajaran dan khotbah Buddha.
b)
Sutta Pitaka adalah ensiklopedia tentang filosofi Yunani.
c)
Sutta Pitaka adalah koleksi puisi dalam agama Hindu.
d)
Sutta Pitaka adalah kitab sejarah Buddha.
64.

Jelaskan apa yang dimaksud dengan Abhidhamma Pitaka?

a)
Abhidhamma Pitaka adalah kitab suci yang hanya berisi puisi.
b)
Abhidhamma Pitaka adalah koleksi cerita rakyat dari India.
c)
Abhidhamma Pitaka adalah teks yang membahas sejarah Buddha secara kronologis.
d)
Abhidhamma Pitaka adalah koleksi teks yang menjelaskan ajaran Buddha secara mendalam, termasuk analisis psikologis dan filosofis.
65.

Di mana dan kepada siapa Kitab Suci Abhidhamma pertama kali dibabarkan?

a)
Tavatimsa, kepada Sang Buddha dan para dewa.
b)
Di Sukhavati, kepada para manusia.
c)
Di Nirvana, kepada para Arhat.
d)
Di Tushita, kepada para Bodhisattva.