wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

KUIS PART 5B, NEO 20242

Total questions: 16

Worksheet time: 8mins

Name
Class
Date
1.

Berapa frekuensi pemeriksaan skrining perkembangan menggunakan KPSP pada anak usia 24-72 bulan?

a)

setiap 3 bulan

b)

setiap 6 bulan

c)

setiap 12 bulan

d)

hanya dilakukanjika ada keluhan

2.

Jika seorang anak berusia 7 bulan, KPSP yang digunakan adalah untuk usia berapa bulan?

a)

6 bulan

b)

7 bulan

c)

9 bulan

d)

12 bulan

3.

Bagaimana interpretasi hasil KPSP jika seorang anak memiliki 8 jawaban "YA"?

a)

Perkembangan anak sesuai dengan tahapan perkembangan (S)

b)

Perkembangan anak meragukan (M)

c)

Kemungkinan ada penyimpangan perkembangan (P)

d)

Anak harus segera dirujuk ke dokter spesialis

4.

Jika anak memiliki hasil KPSP dengan 7-8 jawaban "YA", apa tindakan yang harus dilakukan?

a)

Lakukan stimulasi intensif selama 2 minggu

b)

Langsung rujuk ke dokter spesialis anak

c)

Tunggu dan lakukan pemeriksaan ulang dalam 6 bulan

d)

Tidak perlu tindakan karena masih dalam batas normal

5.

Berapa frekuensi pemeriksaan Tes Daya Dengar (TDD) pada bayi di bawah usia 12 bulan?

a)

setiap 1 bulan

b)

setiap 2 bulan

c)

setiap 3 bulan

d)

setiap 6 bulan

6.

Alat yang digunakan untuk Tes Daya Lihat (TDL) adalah:

a)

Audiometer dan otoacoustic emissions (OAE)

b)

Poster "E" dan kartu "E"

c)

Stetoskop dan oftalmoskop

d)

Kuesioner perkembangan dan alat stimulasi

7.

Seorang anak dikatakan memiliki kemungkinan gangguan daya lihat jika pada pemeriksaan ulang:

a)

Anak dapat melihat baris "E" yang lebih kecil dari pemeriksaan sebelumnya

b)

Anak tidak dapat melihat sampai baris yang sama seperti pemeriksaan pertama

c)

Anak dapat menyebutkan huruf dengan benar meskipun sedikit ragu-ragu

d)

Anak hanya dapat melihat dengan satu mata saja

8.

Apa langkah pertama yang dilakukan jika bayi diduga mengalami gangguan pendengaran berdasarkan hasil TDD?

a)

Langsung dilakukan pemasangan implan koklea

b)

Rujuk ke spesialis audiologi untuk evaluasi lebih lanjut

c)

Tidak perlu dilakukan tindakan, cukup tunggu hingga anak lebih besar

d)

Hanya mengulang tes dalam 1 tahun ke depan

9.

Apa tujuan utama dari pemeriksaan deteksi dini GPPH?

a)

Menilai tingkat kecerdasan anak sejak dini

b)

Mendeteksi kemungkinan adanya gangguan pemusatan

c)

Menentukan apakah anak sudah siap masuk sekolah

d)

Melatih anak untuk lebih disiplin dalam aktivitas sehari-hari

10.

Anak dengan kemungkinan GPPH memiliki nilai total deteksi dini sebesar:

a)

7 atau lebih

b)

10 atau lebih

c)

13 atau lebih

d)

15 atau lebih

11.

Pemeriksaan GPPH dilakukan pada anak mulai usia 36 bulan ke atas karena:

a)

Anak sudah mulai menunjukkan tanda-tanda perkembangan sosial, kognitif, dan fisik yang lebih jelas

b)

Anak di bawah usia 36 bulan belum bisa bicara dengan lancar

c)

Anak pada usia ini lebih mudah dikontrol saat pemeriksaan

d)

Anak usia ini lebih sering mengalami gangguan kesehatan lainnya

12.

Jika hasil deteksi dini menunjukkan nilai total kurang dari 13 tetapi pemeriksa masih ragu-ragu, maka tindakan yang disarankan adalah:

a)

Langsung merujuk anak ke spesialis tumbuh kembang

b)

Menjadwalkan pemeriksaan ulang dalam 1 bulan dan menanyakan pendapat orang-orang terdekat anak

c)

Memberikan terapi perilaku secara mandiri tanpa konsultasi ke dokter

d)

Mengabaikan hasil pemeriksaan karena anak masih dalam tahap perkembangan normal

13.

Apa tujuan utama dari Kuesioner Masalah Perilaku dan Emosional (KMPE)?

a)

Mendeteksi adanya gangguan fisik pada anak

b)

Mendeteksi dini penyimpangan perilaku dan emosional anak

c)

Menilai kemampuan kognitif anak

d)

Mengukur tingkat kecerdasan emosional anak

14.

Pada rentang usia berapa KMPE digunakan untuk mendeteksi masalah perilaku emosional pada anak?

a)

0-12 bulan

b)

12-24 bulan

c)

36-72 bulan

d)

6-12 tahun

15.

Jika hasil KMPE menunjukkan ada 2 atau lebih jawaban "YA", maka tindakan yang harus dilakukan adalah:

a)

Memberikan terapi perilaku di rumah

b)

Memberikan konseling kepada orang tua dan menunggu 6 bulan

c)

Merujuk anak ke fasilitas kesehatan yang menangani tumbuh kembang atau kesehatan jiwa

d)

Mengabaikan hasilnya karena perilaku anak bisa berubah dengan sendirinya

16.

Mengapa deteksi dini masalah perilaku dan emosional pada anak usia 3 tahun penting dilakukan?

a)

Karena anak usia 3 tahun belum bisa mengontrol emosinya

b)

Karena pada usia ini tanda-tanda gangguan perilaku dan emosional mulai lebih jelas terlihat

c)

Karena anak usia 3 tahun harus sudah bisa berperilaku seperti anak sekolah

d)

Karena semua anak pada usia ini harus sudah menjalani terapi perilaku