WorksheetsQuiz 1 Manajemen Proyek
Total questions: 20
Worksheet time: 10mins
Manajemen proyek diperlukan dalam suatu proyek karena:
Dapat mengurangi jumlah tenaga kerja
Memungkinkan pekerjaan dilakukan secara sembarangan
Membantu proyek berjalan lebih efisien dan efektif
Hanya digunakan untuk proyek skala kecil
Proyek adalah:
Serangkaian aktivitas unik dengan tujuan tertentu dalam waktu tertentu
Kegiatan yang dilakukan secara berulang
Semua jenis pekerjaan yang memiliki hasil akhir
Pekerjaan yang tidak memiliki batasan waktu
Berikut ini yang termasuk dalam sumber daya proyek konstruksi adalah:
Manpower, material, machines, money, method
Manpower, marketing, management, measurement, material
Market, manpower, machine, maintenance, management
Manpower, method, manpower, measurement, maintenance
Tujuan utama dari manajemen proyek adalah:
Mendapatkan hasil maksimal dengan sumber daya tak terbatas
Mendapatkan hasil maksimal dengan sumber daya terbatas
Memastikan proyek selesai tanpa mempertimbangkan biaya
Menyelesaikan proyek tanpa memperhitungkan risiko
Yang bukan termasuk dalam delapan fungsi dasar manajemen proyek adalah:
Perencanaan
Pengawasan
Negosiasi
Koordinasi
Organizing dalam proyek bertujuan untuk:
Menyusun jenis kegiatan dari yang besar hingga yang terkecil
Mengurangi jumlah tenaga kerja
Memastikan proyek selesai tanpa perencanaan
Membagi tugas secara acak tanpa struktur
Pengisian staff dalam proyek bertujuan untuk:
Mempekerjakan tenaga kerja sebanyak mungkin
Menempatkan orang yang tepat pada posisi yang tepat
Menghindari penggunaan tenaga ahli
Memastikan proyek berjalan tanpa kendali
Pengendalian dalam proyek dilakukan dengan tujuan:
Menentukan arah proyek dengan bebas
Membandingkan rencana dengan realisasi
Mengubah tujuan proyek setiap saat
Menghilangkan prosedur pengawasan
Risiko dalam proyek didefinisikan sebagai:
Kombinasi dari frekuensi kejadian, probabilitas, dan konsekuensi
Keadaan yang pasti terjadi dalam proyek
Situasi yang tidak dapat dianalisis atau dikendalikan
Biaya tambahan yang muncul tanpa alasan
Dalam tahapan manajemen risiko, langkah pertama yang harus dilakukan adalah:
Penilaian Risiko
Penanganan Risiko
Identifikasi Risiko
Menghindari risiko tanpa analisis
Salah satu tujuan dari manajemen lingkungan dalam proyek adalah:
Mengabaikan dampak lingkungan
Memastikan lingkungan tetap terjaga selama proyek
Menggunakan bahan sebanyak mungkin
Meningkatkan pencemaran untuk efisiensi proyek
Koordinasi dalam proyek konstruksi dilakukan untuk:
Menghindari komunikasi antar pihak
Menyelesaikan masalah yang timbul selama proyek
Memastikan semua pihak bekerja sendiri-sendiri
Mengurangi pertemuan antar tim
Sebuah proyek pembangunan gedung bertingkat mengalami keterlambatan akibat cuaca buruk yang tidak terduga. Apa langkah pertama yang harus diambil oleh manajer proyek?
Memecat pekerja yang tidak bekerja saat hujan
Mengidentifikasi dampak keterlambatan terhadap jadwal proyek
Mengabaikan cuaca dan tetap bekerja
Meningkatkan biaya tenaga kerja untuk mempercepat proyek
Dalam sebuah proyek infrastruktur, ditemukan bahwa material yang digunakan tidak sesuai spesifikasi, menyebabkan kualitas bangunan menurun. Apa langkah terbaik yang harus dilakukan?
Menggunakan material yang ada agar proyek tetap berjalan
Menghentikan proyek tanpa mencari solusi
Mengganti material dengan yang sesuai dan mengevaluasi penyebab kesalahan
Meningkatkan anggaran tanpa memberi tahu pemilik proyek
Dalam proyek pembangunan jalan tol, ada risiko konflik dengan masyarakat sekitar terkait pembebasan lahan. Apa pendekatan terbaik untuk mengatasi masalah ini?
Mengabaikan keluhan masyarakat dan tetap melanjutkan proyek
Melakukan pendekatan komunikasi dan negosiasi dengan masyarakat
Menggunakan aparat keamanan untuk mempercepat proses
Membatalkan proyek untuk menghindari konflik
Dalam proyek renovasi hotel, ada permintaan perubahan desain dari klien yang dapat mempengaruhi anggaran dan jadwal. Apa tindakan yang harus dilakukan oleh manajer proyek?
Menyetujui perubahan tanpa mengevaluasi dampaknya
Menolak perubahan untuk menghindari risiko
Mengevaluasi dampak perubahan terhadap biaya dan waktu proyek sebelum mengambil keputusan
Menunda proyek tanpa memberi tahu klien
Sebuah proyek perumahan mengalami kekurangan tenaga kerja akibat banyak pekerja yang mengundurkan diri. Apa solusi terbaik dalam situasi ini?
Merekrut pekerja baru tanpa pelatihan
Mengurangi beban kerja dengan mengurangi target proyek
Melakukan rekrutmen tenaga kerja baru serta memberikan pelatihan untuk meningkatkan produktivitas
Mempercepat pekerjaan tanpa mempertimbangkan keselamatan
Dalam proyek pembangunan bandara, terjadi kenaikan harga material konstruksi secara tiba-tiba. Bagaimana manajer proyek harus merespons kondisi ini?
Menghentikan proyek hingga harga turun
Mengganti material dengan kualitas lebih rendah
Melakukan analisis biaya dan mencari alternatif sumber material
Meminjam dana tambahan tanpa mempertimbangkan konsekuensi finansial
Sebuah proyek pembangunan apartemen mengalami keterlambatan karena vendor tidak mengirimkan material tepat waktu. Apa langkah terbaik yang harus dilakukan?
Mengganti vendor dengan segera tanpa melakukan evaluasi
Bernegosiasi dengan vendor dan mencari alternatif penyedia material
Mempercepat pekerjaan lain tanpa mengubah rencana
Menghentikan seluruh pekerjaan hingga material tiba
Dalam proyek pembangunan pusat perbelanjaan, ditemukan bahwa biaya aktual sudah melebihi anggaran yang direncanakan. Apa yang harus dilakukan oleh manajer proyek?
Mengabaikan biaya tambahan dan tetap melanjutkan proyek
Melakukan analisis biaya dan mencari efisiensi tanpa mengorbankan kualitas
Memotong semua biaya tanpa mempertimbangkan dampak
Menyalahkan tim keuangan tanpa mencari solusi
