wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

TES DIAGNOSTIK KELAS 10 BAHASA INDONESIA

Total questions: 5

Worksheet time: 3mins

Name
Class
Date
1.

Apa yang membedakan hikayat dengan jenis teks naratif lainnya?

a)

Hikayat selalu ditulis dalam bentuk puisi

b)

Hikayat selalu mengandung unsur sejarah

c)

Hikayat seringkali mengandung unsur magis atau mitos

d)

Hikayat tidak memiliki alur cerita

2.

Salah satu contoh hikayat terkenal dari Indonesia adalah:

a)

Hikayat Hang Tuah

b)

Cerita Si Malin Kundang

c)

Hikayat Nabi Yusuf

d)

Semua jawaban benar

3.

Hikayat sering kali ditulis dengan gaya bahasa yang penuh dengan majas dan simbol-simbol tertentu yang memiliki makna mendalam. Dalam hikayat "Hikayat Raja-raja Pasai," terdapat simbolisasi tentang kekuasaan raja yang digambarkan sebagai sosok yang bijaksana dan disegani oleh rakyatnya. Apa fungsi simbolisasi dalam hikayat?

a)

Untuk membuat cerita lebih sulit dipahami oleh pembaca awam

b)

Untuk menyampaikan pesan moral atau nilai-nilai tertentu secara tidak langsung

c)

Untuk menggantikan dialog antar tokoh dalam cerita

d)

Untuk mengurangi panjangnya cerita

4.

Salah satu ciri khas hikayat adalah adanya penyelesaian konflik yang biasanya berakhir dengan kemenangan tokoh protagonis atau pelajaran moral bagi tokoh antagonisnya. Mengapa penyelesaian konflik seperti ini penting dalam struktur sebuah hikayat?

a)

Karena memberikan kepuasan kepada pembaca dengan akhir yang jelas dan tuntas

b)

Karena membuat cerita lebih pendek sehingga mudah dibaca oleh masyarakat umum

c)

Karena menunjukkan bahwa semua konflik harus diselesaikan tanpa melibatkan emosi tokoh utama

d)

Karena penyelesaian konflik tidak relevan dengan tema utama hikayat

5.

Salah satu elemen penting dalam hikayat adalah konflik yang dihadapi oleh tokoh utama. Konflik ini sering kali melibatkan pertentangan antara nilai-nilai moral dan realitas kehidupan. Apa dampak dari konflik tersebut terhadap perkembangan karakter tokoh utama dalam hikayat?

a)

Karakter menjadi stagnan dan tidak mengalami perubahan.

b)

Karakter dapat berkembang menjadi lebih kuat atau lemah tergantung pada cara mereka menghadapi konflik tersebut.

c)

Konflik tidak berpengaruh sama sekali terhadap karakter.

d)

Karakter hanya akan berfokus pada penyelesaian konflik tanpa belajar dari pengalaman.