wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Prosedur Komunikasi Lisan Melalui Telepon

Total questions: 15

Worksheet time: 15mins

Name
Class
Date
1.

Apa yang paling tepat dilakukan sebelum memulai panggilan telepon dalam konteks profesional?

a)

Menyesuaikan nada suara dengan lawan bicara tanpa mempersiapkan materi pembicaraan

b)

Langsung menyampaikan informasi tanpa basa-basi agar waktu tidak terbuang

c)

Memastikan lingkungan tidak terlalu ramai meskipun tanpa menentukan tujuan pembicaraan

d)

Menyiapkan poin penting yang akan dibahas serta memilih tempat yang mendukung percakapan

e)

Mengandalkan improvisasi untuk menjaga fleksibilitas dalam komunikasi

2.

Mengapa penggunaan intonasi dalam komunikasi telepon menjadi sangat penting?

a)

Karena komunikasi visual mendukung pemahaman suara

b)

Karena lawan bicara bisa melihat gerak bibir saat mendengar intonasi

c)

Karena intonasi membantu menegaskan emosi dan maksud pesan tanpa bahasa tubuh

d)

Karena intonasi tidak mempengaruhi makna selama kalimatnya benar

e)

Karena intonasi hanya dibutuhkan saat menggunakan bahasa asing

3.

Dalam menerima telepon secara profesional, apa kalimat pembuka yang paling tepat?

a)

Halo, ada perlu apa?

b)

Selamat pagi, dengan saya di sini. Ada yang ingin dibicarakan?

c)

Selamat pagi, PT Sejahtera Jaya, dengan Lani di sini. Ada yang bisa saya bantu?

d)

Pagi, kamu ngomong sama siapa nih?

e)

Hai, bisa ngomong sekarang?

4.

Apa yang sebaiknya dilakukan jika terjadi gangguan sinyal saat berbicara melalui telepon?

a)

Meminta lawan bicara untuk berbicara lebih keras

b)

Meneruskan pembicaraan walau terdengar putus-putus

c)

Mengalihkan percakapan ke pesan singkat agar lebih praktis

d)

Berpindah ke lokasi dengan sinyal lebih baik dan menggunakan perangkat pendukung

e)

Meminta lawan bicara mengulang semuanya dari awal

5.

Ketika seseorang menyampaikan informasi terlalu cepat dalam telepon, langkah apa yang paling tepat diambil?

a)

Membiarkan hingga selesai lalu menyimpulkan sendiri

b)

Menghentikan pembicaraan dan meminta untuk tidak terburu-buru

c)

Mencatat sebisanya meski informasi kurang jelas

d)

Menyela pembicaraan dan segera mengakhiri panggilan

e)

Merekam pembicaraan secara diam-diam agar bisa diputar ulang

6.

Salah satu teknik komunikasi yang baik saat menelepon adalah...

a)

Mengabaikan jeda agar tidak membuang waktu percakapan

b)

Menggunakan sapaan formal dan berbicara dengan tempo yang nyaman

c)

Menyesuaikan gaya bicara lawan bicara secara spontan

d)

Memberikan banyak informasi sekaligus tanpa jeda

e)

Menghindari penggunaan kalimat konfirmasi yang berulang

7.

Manakah dari pernyataan berikut yang bukan merupakan prosedur menerima panggilan telepon secara profesional?

a)

Mengucapkan salam dan menyebut nama perusahaan

b)

Menjawab dengan cepat dan tanpa basa-basi

c)

Mendengarkan dengan saksama hingga pesan selesai disampaikan

d)

Memberikan respon yang jelas dan sopan

e)

Mengakhiri pembicaraan setelah memastikan pesan telah dipahami

8.

Jika lawan bicara mengalami kesulitan memahami karena perbedaan aksen, tindakan paling bijak adalah...

a)

Mengakhiri panggilan karena dianggap tidak efisien

b)

Mengulang informasi penting dengan bahasa yang lebih sederhana

c)

Meminta untuk mengganti bahasa percakapan ke bahasa daerah

d)

Menyesuaikan intonasi agar terdengar lebih lokal

e)

Menyuruh lawan bicara menghubungi kembali di lain waktu

9.

Kapan sebaiknya kita melakukan konfirmasi informasi dalam percakapan telepon?

a)

Hanya jika diminta oleh atasan

b)

Setelah panggilan berakhir dan ditulis dalam catatan pribadi

c)

Ketika informasi penting atau berisiko terjadi miskomunikasi

d)

Jika komunikasi berlangsung lebih dari lima menit

e)

Setiap kali muncul keheningan dalam percakapan

10.

Mengapa penting untuk menutup percakapan dengan menyampaikan terima kasih?

a)

Karena sudah menjadi kebiasaan masyarakat Indonesia

b)

Untuk menunjukkan bahwa waktu yang dihabiskan sangat berharga

c)

Karena tanpa itu komunikasi tidak akan dianggap selesai

d)

Sebagai bentuk profesionalisme dan menghargai lawan bicara

e)

Agar pembicaraan dianggap resmi oleh perusahaan

11.

Salah satu hambatan komunikasi melalui telepon yang sering terjadi adalah...

a)

Tidak adanya mimik wajah saat bicara

b)

Tidak menyebut nama lawan bicara

c)

Seringnya terjadi dialog dua arah

d)

Terlalu banyak jeda saat berbicara

e)

Tidak menanyakan kabar sebelum masuk ke topik utama

12.

Dalam prosedur mengakhiri panggilan telepon, hal penting yang harus dilakukan adalah...

a)

Mengulang seluruh isi percakapan dari awal

b)

Menyampaikan ringkasan poin penting dan mengucapkan salam penutup

c)

Menanyakan kesan dan pesan dari lawan bicara

d)

Memastikan pulsa mencukupi untuk menelepon kembali

e)

Menyebutkan nomor telepon untuk jaga-jaga jika terputus

13.

Mengapa mendengarkan secara aktif sangat penting dalam komunikasi telepon?

a)

Karena kita tidak bisa menebak isi pesan hanya dari suara

b)

Karena komunikasi melalui telepon cenderung tidak memiliki arah

c)

Agar bisa membantah argumen dengan cepat

d)

Karena sinyal sering membuat pembicaraan tidak nyambung

e)

Supaya bisa segera mengalihkan topik bila tidak tertarik

14.

Bagaimana cara terbaik mengatasi miskomunikasi dalam telepon?

a)

Memberikan kesempatan kepada lawan bicara untuk menebak sendiri

b)

Menyampaikan kembali poin penting secara runtut dan jelas

c)

Menggunakan istilah teknis agar terdengar profesional

d)

Menghindari percakapan yang terlalu panjang

e)

Mengubah topik secara halus untuk menghindari kebingungan

15.

Dalam komunikasi bisnis melalui telepon, mengapa perlu menyiapkan poin-poin sebelum menelepon?

a)

Untuk mempercepat waktu bicara tanpa basa-basi

b)

Agar bisa menunjukkan penguasaan materi yang berlebihan

c)

Supaya tidak memberikan kesan terlalu santai

d)

Untuk membantu menyampaikan pesan secara sistematis dan efisien

e)

Agar bisa mendominasi pembicaraan sejak awal