NEW
Font size
WorksheetsASESMEN SUMATIF TENGAH SEMESTER KELAS VIII TAHUN 2024/2025
Total questions: 50
Worksheet time: 50mins
Judul : Yang Berlalu
Penulis : Ananda Maria Delarosa Putri Mursanti, dkk.
Editor : Nasrul Yang
Penerbit : Mahirnulis Media Grup
Tanggal Terbit : November 2024
QRCBN : 62-2045-1427-711
Tebal Buku : 172
Informasi di atas termasuk bagian ....
Cerita Fabel -Kucing dan Tikus- snagat menarik perhatiaan, terutama untuk anak-anak. Penggambaran tokohnya begitu jelas, konflik yang diciptakan juga ringan sehingga membuat anak-anak mudah memahami. Bahasa yang digunakan juga mudah dimengerti. Bisa juga dijadikan referensi untuk cerita Fabel yang lain.
Teks singkat di atas termasuk ke dalam ....
1. Baca/lihat hasil yang akan diulas
2. Tuliskan garis besar yang penting dari buku
3. Tentukan hasil karya yang akan diulas
4. Kembangkan garis besar dalam beberapa kalimat
5. Tuliskan opinimu yang bersifat netral tentang karya yang dipilih
Urutan yang tepat dalam menyusun teks ulasan adalah ....
Cerpen Kucing dan Tikus sangat layak untuk dibaca oleh semua umur, baik remaja, dewasa maupun orang tua.
Di atas merupakan struktur bagian.... Teks ulasan
Dibandingkan dengan karya sastra sejenis lainnya, cerpen ini kurang menarik. Penggambaran watak tokoh kurang mendalam, jalan ceritanya terlalu jauh meloncat, tidak ada penyelesaian dari konflik yang dihadirkan.
Penggalan teks ulasan di atas merupakan bagian...
Karena, sebab, sehingga.
Di atas merupakan kaidah kebahasaan teks ulasan ....
Tak pernah ada dalam bayangan Anesti bahwa dirinya melepas masa lajang di tempat impiannya. The Shilla Hotel, Seoul. Tempat impian semua wanita, apalagi bagi penggemar Drama Korea (Drakor). Salah satu pasangan paling fenomel pada masanya, siapa lagi kalau bukan Song Joong Ki dan Song Hye Kyo atau lebih dikenal dengan Song Song couple menciptakan momen pernikahan di hotel ini.
Evaluasi yang sesuai dengan cuplikan cerita di atas adalah ....
Aku hanya berdiam di depan laptop syang menampilkan beberapa foto momen saat SMA sembari mengelus bulu lembut milik Jabrik yang baru saja dimandikan. Banyak teman yang mengatakan aku seorang paparazzi karena mengabadikan momen yang bisa dikatakan aib. Tanganku terus menggulir hingga menampilkan foto seseorang yang diam-diam aku ambil. Ah, rasanya aku seperti penguntit seorang idol. Hahaha. Tiba-tiba memori indah saat dengan dia berputar diotakku. Hari itu, hari pertama masuk setelah liburan semester genap. Selama beberapa hari aku selalu memperhatikannya. Padahal aku sudah satu kelas dengannya mulai kelas sepuluh, tetapi anehnya aku baru memperhatikannya akhir-akhir ini. Suatu hari, teman yang duduk dibangku belakangnya menawarkan untuk bertukar posisi. Dalam hatiku bersyukur karena mendapatkan tawaran seperti itu. Lagian aku kurang nyaman berada di bangku belakang.
Unsur intrinsik yang paling dominan dalam teks singkat di atas yaitu ....
“Banu bukan mangsa aku, dia sahabat aku," kata Pusi dengan tegas.
Apabila kalimat langsung di atas diubah menjadi kalimat tidak langsung, maka bunyinya adalah….
“Van, kapan kamu libur kerja?” tanya ayah Stevani. “Maaf yah, kalau Vani tidak punya waktu buat ayah. Tetapi waktu yang Vani luangin buat ayah itu membuat bisa membuat Stevani kehilangan segalanya. Satu detik Vani gak kerja, Vani bisa kehilangan banyak uang. Karena bagi Vani time is money,” jawab Vani yang membuat hati ayahnya terluka. Ayahnya tidak menyangka akan mendengar perkataan itu yang keluar dari mulut Stevani. Ayahnya sangat terpukul dengan apa yang dilakukan Vani. Stevani yang menyadari perkataannya bergegas menemui ayahnya yang sedang menangis di kamar.
Watak tokoh Stevani adalah ....
Senyum merekah dibibirku saat mengingat kejadian itu. Perhatian kecil yang berhasil membuatku jantung dag dig dug. Aku kembali menjalankan tanganku menggulir mosue ditangan kiriku. AKu tak mau memungkiri bahwa perhatian sederhananya membuatku berharap lebih. Namun, masih terlalu dini untukku menggantungkan harapan padanya. Lagi-lagi pencarianku berhenti pada fotonya. Kali ini dirinya yang ada dalam foto kelas. Saat itu, aku hanya berdiam diri saat waktu istirahat tiba. Terlalu malas untuk melangkahkan kaki menuju kantin sekolah. Padahal jaraknya tak sampai lima ratus meter, hanya berjarak satu kelas dengan kelasku.
Sudut pandang yang digunakan dlam cuplikan di atas adalah ....
(1) Nilam sudah yakin dengan keputusannya. (2) Ia akan menyampaikan keluh kesahnya pada Guru BK. (3) Nilam tidak mau lagi menjadi kambing hitam dari kejahatan Astuti. (4) Nilam berharap guru BK mau mendengarkan argumennya dengan bukti yang ia bawa.
Kata yang bermakna konotasi adalah ....
Lelaki jangkung berwajah terang yang membukakan pintu terlihat takjub begitu mengenali saya. Pastinya dia sama sekali tidak menyangka akan kedatangan saya yang tiba-tiba. Ketika kemudian dengan keramahan yang tidak dibuat-buat dipersilakannya saya untuk masuk, tanpa ragu-ragu saya memilih langsung menuju amben di seberang ruangan. nikmat rasanya duduk diatas balai-balai bambu beralas tikar pandan itu. Dia pun lalu turut duduk, tapi pandangannya justru diarahkan keluar jendela, pada pohon-pohon cengkeh yang berderet seperti barisan murid kelas kami dahulu saat mengikuti upacara bendera setiap senin. Saya paham, kejutan ini pastilah membuat hatinnya diliputi keharuan yang tidak bisa diungkapkannya dengan kata-kata. Dia butuh untuk menetralisirnya sebentar.
Latar suasana yang terdapat pada kutipan cerpen tersebut adalah ....
Menyesal (A. Hasyim)
Pagiku hilang sudah melayang
Hari mudaku sudah pergi
Sekarang petang datang membayang
Batang usiaku sudah tinggi
Aku lalai di hari pagi
Beta lengah di masa muda
Kini hidup meracuni hati
Miskin ilmu miskin harta
Maksud bait kedua puisi tersebut adalah ....
Sumber Kehidupan
(Intan Tanzza)
Hadirmu membawa harap
Kau sangat dinantikan setiap waktu
Semua orang memerlukan dirimu T
angis menderu saat kau tak lagi mengalir
Tiban dilakukan untuk menjemputmu
Sayang beribu sayang
Tak sedikit dari mereka yang acuh
Kelimpahan tirta tak disyukuri
Membuangmu dengan percuma
Mengabaikan dirimu yang teramat hakiki
Amanat atau pesan dari puisi di atas adalah ....
Upeti Buruh
(Siful Bakri)
Suara arus bawah
adalah gemuruh gelombang lautan
yang menderu-deru
menerpa dinding batu karang
Suara arus bawah
menggelepar bagai halilintar
menerangi sesaat
untuk membela bumi
Majas yang dominan dalam puisi di atas adalah ...
Syukur
Karya: Najib Indrawan
Air hujan jatuh ke bumi
Memberikan kehidupan
Untuk semua makhluk
Aku sangat mensyukuri
Atas segala karunia
Yang kudapat dalam hidup
Suasana yang ada dalam puisi tersebut adalah ....
Syukur
Karya: Najib Indrawan
Air hujan jatuh ke bumi
Memberikan kehidupan
Untuk semua makhluk
Aku sangat mensyukuri
Atas segala karunia
Yang kudapat dalam hidup
Berdasarkan keterbacaannya, puisi di atas termasuk puisi ....
Beri Rasa Tak Biasa
(Intan Tanzza)
Embun pagi menyapa
Angin membelai dengan lembutnya
Menggaung indah bersama kicau burung
Cinta bergelora, bergejolak tak menentu
Degup kencang bak gemericik air meriuh
Kau ...
Tatap, rindu, penuh harap
Sua bersamamu bak ilusi semu
Beriku rasa yang tak biasa
Hampa menyapaku penuh damba
Tema puisi di atas adalah ....
Embun pagi menyapa
Angin membelai dengan lembutnya
Menggaung indah bersama kicau burung
Cinta bergelora, bergejolak tak menentu
Degup kencang bak gemericik air meriuh
Larik kelima puisi di atas mengandung majas ....
Hadirmu membawa harap
Kau sangat dinantikan setiap waktu
Semua orang memerlukan dirimu
Tangis menderu saat kau tak lagi mengalir
Tiban dilakukan untuk menjemputmu
Imaji pendengaran terdapat pada larik ke ....
Isi puisi tersebut adalah ....
Berdasarkan isinya, puisi tersebut termasuk ....
Cermatilah puisi berikut!
Taman punya kita berdua
tak lebar luas, kecil saja
satu tak kehilangan lain dalamnya
(Chairil Anwar)
Makna kata "taman" dalam larik pertama puisi tersebut adalah ....
Dialah sang sutradara
Dan kita semua para [....]
Maka persoalan yang utama
Bagaimna memainkan peran kita
Karena kita tidak bisa memilih
Mari bermain dalam bimbingan-Nya
Diksi yang tepat untuk melengkapi larik ke-2 puisi tersebut adalah ....
Berkenalan dengan sepi
[....]
Jalanan berderu tak berhenti
Lewat nasib menatapnya
Larik bermajas yang tepat untuk melengkapi kutipan puisi tersebut adalah ....
1. Menggunakan imaji yang kuat
2. Menggunakan gaya bahasa yang beragam
3. Makna yang terkandung lebih dari satu
4. Memerlukan parafase untuk memahaminya
Pernyataan di atas merupakan ciri-ciri dari puisi ....
Prismatis
Makna kata "cukong" pada puisi tersebut adalah ....
