wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Quiz Pertemuan 1_Konsep Dasar Akuntansi Biaya

Total questions: 51

Worksheet time: 38mins

Name
Class
Date
1.

Apa yang dimaksud dengan Akuntansi Biaya?

a)

Proses penyusunan laporan keuangan untuk pihak eksternal

b)

Pencatatan, penggolongan, peringkasan, dan penyajian biaya pembuatan produk

c)

Penentuan harga jual produk

d)

Penyusunan laporan laba rugi untuk manajer

e)

Perhitungan laba bersih perusahaan

2.

Akuntansi Biaya digunakan untuk menghitung biaya apa saja?

a)

Biaya administrasi dan umum

b)

Biaya produksi barang dan jasa

c)

Biaya pemasaran saja

d)

Biaya distribusi dan pengiriman

e)

Biaya operasional kantor

3.

Apa tujuan utama dari Akuntansi Biaya?

a)

Menghitung total laba bersih perusahaan

b)

Menghitung dan melaporkan biaya produksi

c)

Menyusun laporan arus kas perusahaan

d)

Menentukan pajak yang harus dibayar perusahaan

e)

Menyusun anggaran tahunan perusahaan

4.

Apa perbedaan utama antara Akuntansi Biaya dan Akuntansi Keuangan?

a)

Akuntansi Biaya hanya digunakan untuk pihak eksternal

b)

Akuntansi Biaya fokus pada penghitungan biaya produksi, sedangkan Akuntansi Keuangan fokus pada laporan keuangan

c)

Akuntansi Keuangan lebih fokus pada pengendalian biaya

d)

Akuntansi Keuangan lebih menekankan pada biaya produk

e)

Akuntansi Biaya digunakan hanya untuk perusahaan manufaktur

5.

Akuntansi Biaya dapat dibagi menjadi dua tipe utama, yaitu:

a)

Akuntansi Manajemen dan Akuntansi Publik

b)

Akuntansi Biaya dan Akuntansi Keuangan

c)

Akuntansi Keuangan dan Akuntansi Umum

d)

Akuntansi Akuntansi dan Akuntansi Pemerintahan

e)

Akuntansi Pajak dan Akuntansi Laporan Keuangan

6.

Apa fungsi utama dari Akuntansi Biaya?

a)

Menyusun laporan laba rugi

b)

Mengontrol dan memonitor biaya produksi serta memberikan informasi pengendalian

c)

Menghitung dan melaporkan laba bersih

d)

Menghitung biaya pemasaran

e)

Menyusun anggaran untuk pengeluaran kantor

7.

Apa yang dimaksud dengan biaya bahan baku dalam sistem biaya produksi?

a)

Biaya yang dikeluarkan untuk membeli bahan yang digunakan dalam produksi barang

b)

Biaya yang dibayarkan kepada tenaga kerja yang tidak terlibat dalam produksi

c)

Biaya pemasaran produk

d)

Biaya yang dikeluarkan untuk kegiatan non-produksi

e)

Biaya yang timbul selama distribusi produk

8.

Biaya tenaga kerja langsung dalam akuntansi biaya merujuk pada biaya:

a)

Gaji manajer produksi

b)

Pembayaran untuk tenaga kerja yang langsung terlibat dalam proses produksi

c)

Biaya pengiriman produk

d)

Gaji staf administrasi

e)

Biaya pemasaran produk

9.

Biaya konversi dalam akuntansi biaya adalah biaya yang terkait dengan:

a)

Biaya tenaga kerja langsung dan bahan baku

b)

Biaya bahan baku dan biaya pemasaran

c)

Biaya tenaga kerja langsung dan overhead pabrik

d)

Biaya overhead pabrik dan pemasaran

e)

Biaya pengiriman dan administrasi

10.

Metode pengumpulan biaya produksi dalam perusahaan manufaktur yang mengumpulkan biaya untuk pesanan tertentu disebut:

a)

Metode harga pokok proses

b)

Metode harga pokok pesanan

c)

Metode biaya tetap

d)

Metode variabel costing

e)

Metode perhitungan biaya standar

11.

Dalam sistem harga pokok pesanan, biaya yang tidak bisa ditelusuri langsung ke pesanan tertentu disebut:

a)

Biaya langsung

b)

Biaya tidak langsung

c)

Biaya tetap

d)

Biaya variabel

e)

Biaya konversi

12.

Metode biaya yang hanya memperhitungkan biaya produksi yang berperilaku variabel disebut:

a)

Full costing

b)

Standard costing

c)

Variable costing

d)

Process costing

e)

Job order costing

13.

Apa yang dimaksud dengan biaya tetap dalam konteks penggolongan biaya?

4 lines
14.

Apa yang dimaksud dengan biaya tetap dalam konteks penggolongan biaya?

a)

Biaya yang jumlahnya tetap meskipun volume kegiatan berubah

b)

Biaya yang berubah seiring dengan volume kegiatan

c)

Biaya yang hanya timbul pada periode tertentu

d)

Biaya yang terkait dengan tenaga kerja langsung

e)

Biaya yang berhubungan dengan bahan baku

15.

Dalam metode full costing, biaya apa saja yang dihitung sebagai bagian dari biaya produksi?

a)

Biaya bahan baku, biaya tenaga kerja langsung, dan overhead pabrik

b)

Biaya pemasaran dan distribusi

c)

Biaya administrasi dan umum

d)

Biaya tenaga kerja tidak langsung

e)

Semua biaya yang dikeluarkan untuk pengembangan produk

16.

Dalam metode variable costing, biaya apa saja yang dihitung sebagai bagian dari biaya produksi?

a)

Hanya biaya bahan baku dan tenaga kerja langsung

b)

Semua biaya produksi termasuk biaya tetap

c)

Hanya biaya yang berperilaku variabel, seperti bahan baku dan tenaga kerja langsung

d)

Semua biaya tidak langsung

e)

Semua biaya termasuk biaya pemasaran

17.

Biaya apa yang harus diperhitungkan dalam perhitungan harga pokok produksi menurut metode full costing?

a)

Hanya biaya bahan baku

b)

Biaya bahan baku, tenaga kerja langsung, dan overhead pabrik baik tetap maupun variabel

c)

Biaya administrasi dan pemasaran

d)

Biaya pengiriman produk

e)

Hanya biaya tenaga kerja langsung

18.

Biaya variabel dalam sistem harga pokok pesanan berubah sebanding dengan:

a)

Volume kegiatan

b)

Jumlah produk yang diproduksi

c)

Jumlah unit pesanan

d)

Semua jawaban benar

e)

Hanya biaya tetap yang terpengaruh

19.

Apa yang dimaksud dengan biaya semivariable dalam penggolongan biaya?

a)

Biaya yang berubah seiring dengan perubahan volume kegiatan secara proporsional

b)

Biaya yang tetap pada tingkat volume tertentu tetapi berubah pada volume lebih tinggi

c)

Biaya yang tidak terpengaruh oleh volume kegiatan

d)

Biaya yang tergantung pada jenis produk yang diproduksi

e)

Biaya yang diatur berdasarkan rata-rata produksi

20.

Biaya overhead pabrik dalam perusahaan manufaktur meliputi:

a)

Biaya bahan baku dan tenaga kerja langsung

b)

Biaya tenaga kerja langsung dan pemasaran

c)

Biaya sewa pabrik, listrik, dan pemeliharaan mesin

d)

Biaya pengiriman produk ke konsumen

e)

Biaya administrasi perusahaan

21.

Apa yang dimaksud dengan biaya peluang dalam pengambilan keputusan bisnis?

a)

Biaya yang tidak terpengaruh oleh keputusan yang dibuat

b)

Biaya yang timbul akibat hilangnya peluang keuntungan karena pilihan yang diambil

c)

Biaya yang dibayarkan kepada pihak eksternal

d)

Biaya tetap yang harus dibayar perusahaan

e)

Biaya yang terkait dengan biaya operasional

22.

Dalam metode Harga Pokok Pesanan, biaya tidak langsung yang tidak dapat ditelusuri langsung ke pesanan tertentu dan dialokasikan berdasarkan dasar tertentu disebut:

a)

Biaya tetap

b)

Biaya variabel

c)

Biaya overhead pabrik

d)

Biaya peluang

e)

Biaya administrasi

23.

Apa yang dimaksud dengan "biaya relevan" dalam pengambilan keputusan bisnis?

a)

Biaya yang sudah dikeluarkan dan tidak dapat diubah

b)

Biaya yang terjadi di masa depan dan berbeda antara alternatif keputusan

c)

Biaya yang tidak mempengaruhi keputusan apa pun

d)

Biaya yang dihitung berdasarkan harga pokok produksi

e)

Biaya yang tidak terkait dengan kegiatan utama perusahaan

24.

Apa yang menjadi tantangan utama dalam penerapan sistem ini pada perusahaan manufaktur?

a)

Mengalokasikan biaya tetap secara merata pada seluruh produk

b)

Menghitung biaya variabel yang berubah setiap periode

c)

Mengalokasikan biaya bahan baku pada produk yang tidak diproduksi

d)

Menghitung overhead pabrik yang sulit ditentukan

e)

Mengabaikan biaya tenaga kerja langsung dalam perhitungan harga pokok

25.

Dalam metode Variable Costing, biaya tetap tidak dimasukkan dalam perhitungan harga pokok produk. Mengapa hal ini dilakukan?

a)

Karena biaya tetap tidak dipengaruhi oleh volume produksi dan tidak relevan untuk penentuan harga pokok produk

b)

Karena biaya tetap hanya dihitung di akhir periode

c)

Karena biaya tetap tidak berpengaruh pada keputusan jangka panjang

d)

Karena biaya tetap hanya berlaku untuk produk yang dipasarkan

e)

Karena biaya tetap tidak dapat dibebankan kepada konsumen

26.

Mengapa biaya standar digunakan dalam sistem akuntansi biaya, khususnya dalam metode Harga Pokok Pesanan?

a)

Untuk menghitung biaya yang seharusnya dikeluarkan berdasarkan standar biaya per unit produk

b)

Untuk mengukur seberapa banyak biaya yang telah dikeluarkan selama produksi

c)

Untuk memastikan semua biaya ditangani oleh departemen produksi

d)

Untuk menghitung biaya tidak langsung yang dialokasikan ke setiap pesanan

e)

Untuk menentukan apakah harga jual produk cukup tinggi untuk menutupi biaya produksi

27.

Apa yang terjadi jika dalam metode Harga Pokok Pesanan, biaya overhead pabrik yang diterapkan lebih besar daripada biaya overhead yang sesungguhnya?

a)

Perusahaan akan melaporkan kerugian

b)

Selisihnya akan dicatat sebagai beban tidak langsung

c)

Selisihnya akan dicatat sebagai laba lebih yang belum teralokasi

d)

Perusahaan akan menyesuaikan harga pokok produk untuk menutupi selisihnya

e)

Selisihnya akan dialokasikan ke biaya pemasaran

28.

Jika sebuah perusahaan menggunakan metode Harga Pokok Pesanan dan mengalokasikan biaya tidak langsung berdasarkan jam kerja tenaga kerja langsung, bagaimana pengaruh perubahan volume produksi terhadap biaya tidak langsung?

a)

Biaya tidak langsung akan tetap konstan meskipun volume produksi berubah

b)

Biaya tidak langsung akan berkurang seiring dengan peningkatan volume produksi

c)

Biaya tidak langsung akan meningkat seiring dengan peningkatan volume produksi

d)

Biaya tidak langsung akan tetap sama per unit produk

e)

Biaya tidak langsung akan dihitung berdasarkan total biaya tenaga kerja langsung

29.

Dalam metode full costing, biaya yang diperhitungkan dalam harga pokok produk meliputi biaya bahan baku, tenaga kerja langsung, dan overhead pabrik. Namun, apa alasan mengapa perusahaan seringkali kesulitan dalam memperhitungkan biaya overhead pabrik dengan akurat?

a)

Karena biaya overhead pabrik bersifat tidak tetap dan bervariasi tergantung pada pesanan

b)

Karena biaya overhead pabrik hanya dapat dihitung pada akhir periode

c)

Karena biaya overhead pabrik tidak relevan untuk perhitungan harga pokok produk

d)

Karena perusahaan tidak memiliki data yang cukup untuk mengalokasikan biaya overhead pabrik

e)

Karena biaya overhead pabrik terlalu kecil dibandingkan biaya variabel lainnya

30.

Mengapa biaya konversi terdiri dari biaya tenaga kerja langsung dan biaya overhead pabrik dalam sistem Harga Pokok Pesanan?

a)

Karena biaya konversi hanya terkait dengan perubahan bahan baku menjadi produk jadi

b)

Karena biaya konversi hanya mencakup biaya yang ditanggung oleh departemen pemasaran

c)

Karena biaya konversi adalah biaya yang terkait dengan pengolahan bahan baku menjadi produk jadi

31.

Dalam sistem variable costing, biaya tetap dibebankan ke periode yang relevan, bukan ke setiap unit produk. Apa manfaat utama dari pendekatan ini?

a)

Menyederhanakan perhitungan harga pokok produk

b)

Membantu perusahaan menilai potensi keuntungan dari setiap unit produk secara lebih tepat

c)

Mengurangi biaya tetap yang tidak relevan dengan volume produksi

d)

Menyusun laporan keuangan untuk pihak eksternal

e)

Menghitung laba bersih berdasarkan biaya variabel yang terlibat dalam produksi

32.

Apa yang dimaksud dengan "biaya sunk" atau biaya historis dalam pengambilan keputusan bisnis?

a)

Biaya yang telah dikeluarkan di masa lalu dan tidak dapat diubah oleh keputusan di masa depan

b)

Biaya yang akan terjadi di masa depan jika keputusan tertentu diambil

c)

Biaya yang dapat dihindari dengan memilih alternatif lain

d)

Biaya yang hanya relevan dengan keputusan investasi jangka panjang

e)

Biaya yang muncul akibat pemilihan sumber daya yang terbatas

33.

Dalam penggolongan biaya berdasarkan perilaku, biaya semivariable adalah biaya yang:

a)

Tetap pada tingkat produksi rendah dan berubah pada tingkat produksi tinggi

b)

Tidak berubah terlepas dari volume produksi

c)

Perubahan jumlah totalnya sebanding dengan volume kegiatan

d)

Tidak ada hubungannya dengan volume kegiatan

e)

Berubah sebanding dengan jumlah produk yang terjual

34.

Mengapa dalam metode harga pokok pesanan, biaya yang timbul untuk setiap pesanan harus dihitung secara terpisah?

a)

Agar biaya overhead dapat dialokasikan berdasarkan tarif rata-rata

b)

Agar biaya langsung dan tidak langsung dapat dihitung berdasarkan volume produksi

c)

Agar penghitungan biaya dapat dilakukan berdasarkan pesanan yang spesifik dan unik

d)

Agar laporan laba rugi dapat dibuat secara lebih sederhana

e)

Agar dapat dilakukan perbandingan antara berbagai produk yang diproduksi dalam periode yang sama

35.

Dalam pengumpulan biaya produksi, apa perbedaan utama antara metode harga pokok pesanan dan metode harga pokok proses?

a)

Metode harga pokok pesanan digunakan untuk produksi massal, sedangkan harga pokok proses digunakan untuk pesanan khusus

b)

Metode harga pokok proses mengumpulkan biaya untuk periode tertentu, sementara harga pokok pesanan mengumpulkan biaya untuk pesanan tertentu

c)

Metode harga pokok pesanan lebih cocok untuk biaya variabel, sedangkan harga pokok proses lebih cocok untuk biaya tetap

d)

Metode harga pokok pesanan mengalokasikan biaya tetap ke semua pesanan, sementara harga pokok proses menghitungnya berdasarkan unit produk

e)

Metode harga pokok pesanan mengabaikan biaya overhead pabrik, sedangkan harga pokok proses memperhitungkannya

36.

Apa yang dimaksud dengan penggolongan biaya menurut "hubungan biaya dengan sesuatu yang dibiayai"?

a)

Pengelompokan biaya berdasarkan jenis bahan baku yang digunakan

b)

Pengelompokan biaya berdasarkan apakah biaya tersebut dapat langsung ditelusuri ke produk atau departemen tertentu

c)

Pengelompokan biaya berdasarkan perilaku biaya dalam hubungannya dengan volume kegiatan

d)

Pengelompokan biaya berdasarkan alokasi biaya tetap dan variabel

e)

Pengelompokan biaya berdasarkan manfaat jangka panjang yang diperoleh

37.

Dalam sistem harga pokok pesanan, biaya tidak langsung seperti biaya pemeliharaan pabrik dan utilitas pabrik umumnya dialokasikan berdasarkan:

a)

Jumlah unit yang diproduksi

b)

Tarif biaya tetap per unit

c)

Jumlah tenaga kerja langsung yang digunakan dalam pesanan

d)

Jumlah bahan baku yang digunakan dalam pesanan

e)

Total biaya tetap yang dialokasikan ke seluruh produksi

38.

Bagaimana metode full costing dapat membantu perusahaan dalam menentukan harga jual produk?

a)

Dengan menghitung hanya biaya bahan baku dan tenaga kerja langsung

b)

Dengan memasukkan semua biaya produksi, termasuk overhead pabrik tetap dan variabel

c)

Dengan mengabaikan biaya tetap dalam perhitungan biaya produk

d)

Dengan menghitung hanya biaya variabel yang terkait langsung dengan produksi

e)

Dengan menghitung biaya berdasarkan produk yang paling laris

39.

Dalam metode variable costing, mengapa biaya tetap tidak dimasukkan dalam harga pokok produk?

a)

Karena biaya tetap tidak berubah sesuai volume produksi dan lebih relevan untuk perhitungan laba keseluruhan

b)

Karena biaya tetap hanya perlu diperhitungkan setelah produk terjual

c)

Karena biaya tetap dihitung berdasarkan standar yang tidak dapat diubah

d)

Karena biaya tetap dihitung secara proporsional dengan jumlah pesanan

e)

Karena biaya tetap tidak ada hubungannya dengan volume kegiatan produksi

40.

Dalam pengendalian biaya, apa yang dimaksud dengan "penyimpangan biaya" dalam konteks pengumpulan biaya produksi?

a)

Perbedaan antara biaya yang dianggarkan dan biaya yang sebenarnya terjadi

b)

Biaya yang tidak dapat diperkirakan pada awal periode

c)

Perbedaan antara biaya bahan baku dan biaya tenaga kerja langsung

d)

Selisih antara biaya variabel dan biaya tetap

e)

Biaya yang dikeluarkan untuk memperbaiki kesalahan dalam produksi

41.

Apa yang dimaksud dengan "biaya komite" (committed cost) dalam pengambilan keputusan bisnis?

a)

Biaya yang timbul dari keputusan yang dapat diubah pada masa depan

b)

Biaya yang merupakan konsekuensi dari keputusan yang sudah diambil dan tidak bisa dihindari

c)

Biaya yang dapat dihindari dengan memilih alternatif lain

d)

Biaya yang hanya relevan untuk keputusan jangka panjang

e)

Biaya yang akan dihitung berdasarkan volume produksi

42.

Dalam metode pengumpulan biaya produksi, jika perusahaan memproduksi produk berdasarkan pesanan khusus, metode yang paling tepat digunakan adalah:

a)

Metode Harga Pokok Proses

b)

Metode Harga Pokok Pesanan

c)

Metode Full Costing

d)

Metode Variabel Costing

e)

Metode Standard Costing

43.

Apa yang dimaksud dengan biaya "sunk" atau biaya historis dalam pengambilan keputusan?

a)

Biaya yang sudah dikeluarkan dan tidak dapat dipengaruhi oleh keputusan di masa depan

b)

Biaya yang akan terjadi di masa depan dan relevan dengan keputusan saat ini

c)

Biaya yang ditanggung hanya pada saat pengambilan keputusan

d)

Biaya yang bergantung pada jumlah unit yang diproduksi

e)

Biaya yang dihitung berdasarkan estimasi standar

44.

Dalam penggolongan biaya berdasarkan perilakunya, biaya semifixed adalah biaya yang:

a)

Tetap pada volume kegiatan tertentu, namun berubah pada tingkat volume tertentu

b)

Berubah sebanding dengan perubahan volume kegiatan

c)

Tidak terpengaruh oleh perubahan volume kegiatan

d)

Berubah secara proporsional dengan kenaikan volume produksi

e)

Diperhitungkan sebagai biaya tetap pada periode tertentu

45.

Apa perbedaan utama antara metode harga pokok pesanan dan metode harga pokok proses?

a)

Harga Pokok Pesanan mengumpulkan biaya untuk pesanan tertentu, sementara Harga Pokok Proses mengumpulkan biaya untuk periode tertentu

b)

Harga Pokok Proses lebih cocok untuk produk pesanan khusus, sementara Harga Pokok Pesanan lebih cocok untuk produksi massal

c)

Harga Pokok Pesanan mengabaikan biaya tidak langsung, sementara Harga Pokok Proses menghitung biaya tidak langsung

d)

Harga Pokok Pesanan menghitung biaya berdasarkan estimasi, sementara Harga Pokok Proses menghitung biaya berdasarkan laporan tahunan

e)

Tidak ada perbedaan antara kedua metode tersebut

46.

Mengapa pengalokasian biaya overhead pabrik pada metode Harga Pokok Pesanan dilakukan dengan menggunakan tarif overhead yang dihitung sebelumnya?

a)

Untuk memastikan biaya tetap dan variabel dibebankan secara merata ke setiap pesanan

b)

Agar perusahaan dapat membayar biaya yang dikeluarkan selama produksi tanpa menunggu hasil akhir

c)

Agar biaya overhead dapat dihitung berdasarkan jumlah total produksi yang dihasilkan

d)

Untuk memastikan bahwa biaya yang teralokasi sesuai dengan volume tenaga kerja yang digunakan

e)

Agar perhitungan biaya lebih sederhana dan efisien

47.

Dalam sistem harga pokok pesanan, biaya yang ditanggung oleh perusahaan yang berhubungan langsung dengan pembuatan produk disebut:

a)

Biaya variabel

b)

Biaya tetap

c)

Biaya langsung

d)

Biaya tidak langsung

e)

Biaya konversi

48.

Dalam laporan laba rugi perusahaan manufaktur yang menggunakan metode harga pokok pesanan, biaya yang digunakan untuk mengolah bahan baku menjadi produk jadi dikelompokkan dalam kategori:

a)

Biaya Administrasi dan Umum

b)

Biaya Produksi

c)

Biaya Pemasaran

d)

Biaya Tenaga Kerja

e)

Biaya Overhead

49.

Apa alasan utama mengapa perusahaan lebih memilih menggunakan metode variable costing daripada full costing untuk tujuan pengambilan keputusan internal?

a)

Karena variable costing lebih mudah untuk diimplementasikan dalam perusahaan besar

b)

Karena variable costing memberikan informasi biaya yang lebih akurat terkait dengan perubahan volume produksi

c)

Karena full costing terlalu kompleks dan memerlukan perhitungan biaya tidak langsung

d)

Karena variable costing lebih sesuai untuk perusahaan yang memiliki produksi massal

e)

Karena full costing lebih fokus pada laporan keuangan eksternal

50.

Apa yang dimaksud dengan biaya yang "relevan" dalam konteks pengambilan keputusan bisnis?

a)

Biaya yang sudah terjadi dan tidak dapat diubah

b)

Biaya yang harus dikeluarkan pada masa depan yang relevan dengan alternatif keputusan yang ada

c)

Biaya yang hanya terkait dengan kegiatan administrasi dan umum

d)

Biaya yang berhubungan dengan laba bersih perusahaan

e)

Biaya yang dihasilkan oleh pilihan bisnis sebelumnya

51.

Dalam akuntansi biaya, apa yang dimaksud dengan penggolongan biaya berdasarkan objek pengeluaran?

a)

Mengelompokkan biaya sesuai dengan volume produksi yang dilakukan

b)

Mengelompokkan biaya berdasarkan produk atau layanan tertentu yang dibiayai

c)

Mengelompokkan biaya berdasarkan perilaku biaya terhadap perubahan volume kegiatan

d)

Mengelompokkan biaya berdasarkan jenis biaya tetap dan variabel

e)

Mengelompokkan biaya sesuai dengan jangka waktu manfaatnya