NEW
Font size
WorksheetsKuis KGD UTS 2024/2025
Total questions: 40
Worksheet time: 40mins
Seorang pasien pria berusia 45 tahun datang ke IGD dengan keluhan nyeri dada yang hebat, disertai keringat dingin dan sesak napas. Pemeriksaan awal menunjukkan tekanan darah 90/60 mmHg dan denyut nadi 120 kali/menit. Apa tindakan keperawatan prioritas untuk pasien ini?
Memberikan cairan intravena secara cepat
Memberikan oksigen dan memantau tanda-tanda vital
Menyuruh pasien berbaring dengan posisi kaki lebih tinggi
Memberikan obat antihipertensi segera
Seorang anak berusia 7 tahun mengalami luka sayat dangkal di jari akibat terjatuh dari sepeda. Luka tampak bersih dan perdarahan minimal. Dalam sistem triase, pasien ini dikategorikan sebagai?
Gawat darurat
Gawat tidak darurat
Darurat tidak gawat
Tidak gawat tidak darurat
Seorang perawat di IGD menerima pasien yang mengalami henti jantung. Apa langkah pertama dalam prosedur resusitasi jantung paru (RJP) menurut algoritma BHD (Bantuan Hidup Dasar)?
Memberikan kompresi dada
Memeriksa kesadaran pasien
Memberikan napas buatan
Memeriksa denyut nadi
Seorang pasien kecelakaan lalu lintas mengalami trauma kepala dan mengalami penurunan kesadaran. Dalam sistem triase, pasien ini masuk dalam kategori?
Merah (Prioritas I)
Kuning (Prioritas II)
Hijau (Prioritas III)
Hitam (Prioritas IV)
Seorang pasien dengan kanker stadium lanjut datang ke IGD dengan nyeri hebat, namun tidak dalam kondisi gawat. Bagaimana klasifikasi pasien ini dalam kegawatdaruratan?
Gawat darurat
Gawat tidak darurat
Darurat tidak gawat
Tidak gawat tidak darurat
Seorang pria 60 tahun ditemukan tidak sadar di rumah dengan pernapasan yang sangat lambat dan nadi lemah. Apa kemungkinan penyebab kematian tercepat jika tidak segera ditangani?
Gagal ginjal
Gagal hati
Gagal sistem kardiovaskular
Gagal pancreas
Seorang pasien dengan perdarahan hebat akibat luka tusuk mengalami tekanan darah 80/50 mmHg dan nadi 130 kali/menit. Apa tindakan awal yang harus dilakukan?
Memberikan cairan intravena dan menekan sumber perdarahan
Menunggu hasil pemeriksaan laboratorium
Meminta pasien untuk duduk tegak dan menarik napas dalam
Memberikan obat analgesik untuk mengurangi nyeri
Seorang pasien mengalami henti napas setelah tersedak makanan. Apa tindakan pertama yang harus dilakukan?
Melakukan pukulan punggung dan manuver Heimlich
Memberikan minum air putih
Melakukan kompresi dada
Memberikan oksigen
Seorang pasien mengalami hipotermia setelah jatuh ke dalam air dingin. Apa tindakan yang paling tepat?
Memberikan cairan dingin untuk menyesuaikan suhu tubuh
Menghangatkan pasien secara bertahap dan memberikan selimut
Memindahkan pasien ke ruangan dengan suhu rendah
Menunggu sampai pasien menggigil sebelum memberikan tindakan
Seorang pasien yang mengalami kecelakaan motor datang dengan fraktur terbuka pada tungkai bawah. Apa tindakan awal yang harus dilakukan oleh perawat?
Menekan fraktur agar kembali ke posisi normal
Menstabilkan fraktur dengan bidai dan menutup luka terbuka dengan perban steril
Menunggu hasil rontgen sebelum melakukan tindakan apapun
Meminta pasien berjalan untuk menguji kekuatan kaki
Seorang pria 50 tahun mengalami serangan jantung saat berada di tempat kerja. Rekan-rekan kerja segera menghubungi layanan darurat 119. Dalam sistem SPGDT, tindakan ini termasuk dalam komponen mana?
Pelayanan di rumah sakit
Pelayanan antar rumah sakit
Pelayanan pra rumah sakit
Pelayanan spesialis
Seorang pasien kecelakaan lalu lintas dengan cedera kepala berat dirujuk ke rumah sakit yang memiliki fasilitas bedah saraf. Dalam sistem SPGDT, tindakan ini merupakan bagian dari?
Sistem komunikasi gawat darurat
Sistem penanganan pasien gawat darurat
Sistem transportasi gawat darurat
Sistem pelayanan penunjang
Seorang pasien dengan sesak napas berat datang ke Instalasi Gawat Darurat (IGD). Perawat segera melakukan triase dan menempatkan pasien dalam kategori merah. Apa tujuan utama dari triase ini?
Menentukan pasien yang dapat dipulangkan lebih cepat
Menetapkan tingkat kegawatan dan prioritas penanganan
Menentukan pasien yang membutuhkan rawat inap
Menunda penanganan pasien yang tidak kritis
Dalam menangani pasien gawat darurat di IGD, perawat harus melakukan pendekatan holistik. Pendekatan ini mencakup?
Hanya aspek fisik pasien
Aspek fisik dan sosial pasien
Aspek fisik, psikologis, emosional, spiritual, dan lingkungan pasien
Hanya aspek psikologis dan spiritual pasien
Seorang pasien korban kebakaran membutuhkan perawatan khusus dan harus dirujuk ke rumah sakit dengan fasilitas perawatan luka bakar. Apa yang harus dipastikan dalam sistem rujukan pasien gawat darurat?
Pasien hanya boleh dipindahkan setelah mendapatkan tindakan operatif
Rumah sakit rujukan memiliki fasilitas yang memadai untuk perawatan pasien
Pasien harus tetap di rumah sakit awal selama 24 jam sebelum dirujuk
Sistem komunikasi antara rumah sakit tidak diperlukan
Seorang perawat di bangsal menemukan pasien dengan tekanan darah 90/60 mmHg, frekuensi napas 25 kali/menit, dan nadi 120 kali/menit. Berdasarkan konsep Early Warning System (EWS), apa tindakan yang harus dilakukan?
Memantau pasien setiap 6 jam
Memberikan terapi oksigen segera
Melaporkan kondisi pasien kepada tim medis
Menunggu hingga kondisi pasien memburuk
Dalam penerapan Early Warning System (EWS), salah satu komponen utama adalah deteksi dini. Apa tujuan dari deteksi dini ini?
Menunggu pasien mengalami perburukan sebelum bertindak
Mengurangi beban kerja tenaga medis di rumah sakit
Memprediksi dan mencegah kondisi kritis pasien
Hanya mengawasi pasien yang sudah dalam kondisi buruk
Seorang pasien menunjukkan tanda-tanda perburukan kondisi seperti kesulitan bernapas, peningkatan laju napas, dan perubahan kesadaran. Apa langkah pertama yang harus dilakukan sesuai dengan konsep EWS?
Memberikan cairan intravena secara cepat
Melakukan penilaian menggunakan Early Warning Score
Mengabaikan kondisi pasien jika masih sadar
Menghentikan pemberian terapi yang sedang berlangsung
Perawat mendeteksi tanda-tanda vital pasien dan hasilnya menunjukkan EWS dengan skor tinggi. Apa respons klinis yang paling tepat?
Menghubungi tim resusitasi untuk evaluasi lebih lanjut
Memberikan perawatan suportif tanpa berkonsultasi dengan dokter
Menunggu hingga pasien kehilangan kesadaran
Mencatat skor dalam rekam medis tanpa tindakan lebih lanjut
Apa manfaat utama dari penerapan Early Warning System (EWS) di rumah sakit?
Meningkatkan angka kejadian kondisi gawat darurat
Mempermudah pasien untuk pulang lebih cepat
Meningkatkan deteksi dini dan penanganan kondisi akut lebih cepat
Mengurangi interaksi antara pasien dan tenaga medis
Seorang perawat menemukan pasien tidak sadar di tempat tidur rumah sakit. Setelah memeriksa kesadaran dengan menggoyangkan bahu pasien dan tidak ada respons, apa langkah selanjutnya yang harus dilakukan?
Meninggalkan pasien dan mencari bantuan setelah beberapa menit
Segera meminta bantuan dengan meneriakkan "arrest" atau menekan bell emergency
Langsung memberikan obat tanpa melakukan pemeriksaan lanjutan
Memindahkan pasien ke ruang ICU sebelum memberikan pertolongan
Dalam sistem Code Blue, siapa yang bertanggung jawab untuk mengkoordinasikan seluruh tindakan resusitasi?
Koordinator tim
Pasien sendiri
Petugas administrasi rumah sakit
Keluarga pasien
Setelah mengaktifkan Code Blue, perawat melihat bahwa pasien mengalami henti jantung. Apa tindakan pertama yang harus dilakukan sebelum tim Code Blue tiba?
Memberikan cairan infus sebanyak mungkin
Melakukan resusitasi jantung paru (RJP) segera
Menunggu dokter datang sebelum melakukan tindakan
Mengangkat kaki pasien lebih tinggi untuk meningkatkan aliran darah
Seorang pasien mengalami henti napas dan denyut jantung tidak teraba. Tim Code Blue telah tiba dan mulai melakukan tindakan. Apa alat yang harus disiapkan untuk mengembalikan irama jantung pasien?
Termometer digital
Defibrilator
Timbangan badan
Alat pengukur tekanan darah manual
Faktor keberhasilan Code Blue sangat dipengaruhi oleh beberapa aspek penting. Mana di antara berikut ini yang bukan termasuk faktor keberhasilan Code Blue?
Respon time yang cepat
Kelengkapan alat emergency
Kemampuan tim Code Blue
Tingkat kenyamanan pasien saat dirawat
Seorang pasien ditemukan tidak sadarkan diri di lantai rumah sakit. Perawat melakukan pemeriksaan dan tidak menemukan tanda-tanda pernapasan maupun denyut nadi. Apa langkah pertama yang harus dilakukan?
Langsung memberikan napas buatan
Melakukan kompresi dada segera
Memindahkan pasien ke ruang ICU sebelum tindakan
Memeriksa respons dan memanggil bantuan medis
Dalam pelaksanaan Resusitasi Jantung Paru (RJP), berapa kedalaman kompresi dada yang direkomendasikan untuk pasien dewasa?
2-3 cm
3-4 cm
5-6 cm
7-8 cm
Seorang pasien mengalami henti jantung di luar rumah sakit, dan seorang saksi mata segera melakukan RJP. Apa alasan utama mengapa defibrilasi dini sangat penting dalam situasi ini?
Untuk meningkatkan tekanan darah pasien
Untuk mengembalikan irama jantung yang normal sesegera mungkin
Untuk menggantikan peran ventilasi buatan
Untuk mengurangi kelelahan penolong saat melakukan kompresi dada
Saat melakukan RJP, perawat memastikan bahwa setiap kompresi dada dilakukan dengan benar. Manakah yang merupakan prinsip penting dalam melakukan kompresi dada?
Menekan dada dengan kekuatan maksimal tanpa memperhatikan posisi tangan
Memastikan dada kembali ke posisi semula setelah setiap kompresi
Menghentikan RJP setiap 30 detik untuk mengevaluasi respons pasien
Memberikan kompresi secara perlahan untuk menghindari cedera
Dalam situasi henti jantung di rumah sakit, perawat segera mengaktifkan kode darurat dan memulai RJP. Sampai kapan RJP dilakukan?
Sampai pasien menunjukkan tanda-tanda kehidupan seperti bernapas atau memiliki nadi
Sampai dokter datang dan mengambil alih tindakan
Sampai perawat merasa kelelahan
Sampai keluarga pasien meminta untuk menghentikan tindakan
Seorang pasien ditemukan tidak sadarkan diri di trotoar. Seorang perawat mendekati pasien dan ingin memastikan jalan napasnya tetap terbuka. Apa teknik yang paling tepat untuk membuka jalan napas pada pasien tanpa dugaan cedera tulang leher?
Jaw thrust maneuver
Head tilt chin lift
Neck hyperextension
Heimlich maneuver
Seorang perawat sedang melakukan pemeriksaan sirkulasi pada pasien yang mengalami henti jantung. Arteri mana yang paling direkomendasikan untuk diperiksa guna menilai adanya denyut nadi?
Arteri radialis
Arteri brachialis
Arteri dorsalis pedis
Arteri karotis
Dalam situasi darurat, seorang perawat memberikan kompresi dada kepada seorang anak berusia 5 tahun yang mengalami henti jantung. Bagaimana rasio kompresi dada dan ventilasi yang tepat untuk anak-anak dalam bantuan hidup dasar?
15 kompresi: 2 ventilasi
30 kompresi: 2 ventilasi
5 kompresi: 1 ventilasi
20 kompresi: 5 ventilasi
Seorang pasien dengan sumbatan jalan napas akibat benda asing mengalami kesulitan bernapas. Apa tindakan yang harus dilakukan jika pasien masih sadar tetapi menunjukkan tanda-tanda obstruksi jalan napas total?
Menepuk punggung pasien secara terus-menerus
Memberikan Heimlich maneuver (abdominal thrust)
Melakukan RJP segera
Menunggu hingga pasien kehilangan kesadaran sebelum bertindak
Saat melakukan RJP, seorang perawat memastikan bahwa dada pasien kembali mengembang setelah setiap kompresi. Apa alasan pentingnya rekoil dada penuh dalam setiap kompresi?
Meningkatkan tekanan intratoraks untuk mempercepat ventilasi
Membantu mempertahankan aliran darah yang optimal ke jantung dan otak
Mengurangi kemungkinan cedera pada tulang dada
Memudahkan perawat dalam memberikan kompresi berikutnya
Apa tujuan utama dari pelayanan gawat darurat?
Menghindari biaya pengobatan yang tinggi
Mencegah kematian dan kecacatan pada penderita gawat darurat
Menyediakan fasilitas rawat inap yang lebih banyak
Memberikan terapi alternatif bagi pasien kronis
Seorang pasien mengalami kecelakaan lalu lintas dan mengalami perdarahan hebat. Tindakan pertama yang harus dilakukan perawat adalah...
Menenangkan pasien dan keluarga
Langsung memindahkan pasien ke ruang rawat inap
Melakukan penekanan langsung pada sumber perdarahan
Memberikan cairan infus terlebih dahulu
Salah satu kompetensi perawat gawat darurat adalah mampu melakukan tindakan "life saving". Contoh tindakan ini adalah...
Memberikan edukasi kesehatan kepada pasien
Melakukan resusitasi jantung paru (RJP)
Mengajarkan pasien cara mengontrol stress
Melakukan terapi akupunktur untuk mengurangi nyeri
Triage dalam keperawatan gawat darurat bertujuan untuk...
Menetapkan tingkat kegawatan pasien
Mengurangi jumlah pasien di unit gawat darurat
Meningkatkan jumlah pasien yang mendapatkan perawatan intensif
Memisahkan pasien berdasarkan tingkat sosial ekonomi
Seorang perawat dalam pelayanan gawat darurat memiliki peran sebagai berikut, kecuali...
Memberikan perlindungan terhadap pelayanan gawat darurat
Meningkatkan profesionalisme tenaga keperawatan
Mengabaikan komunikasi dengan keluarga pasien
Berkolaborasi dengan tim kesehatan lain dalam menangani pasien
