wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

QUIZ 1

Total questions: 5

Worksheet time: 3mins

Name
Class
Date
1.

Beton bertulang (Reinforced Concrete atau disingkat RC) adalah

a)

material komposit dimana kekuatan dan daktilitas/kegetasan beton yang relatif rendah diimbangi dengan dimasukkannya tulangan yang memiliki kekuatan atau daktilitas yang lebih tinggi.

b)

material komposit dimana kekuatan dan daktilitas/kegetasan beton yang relatif tinggi diimbangi dengan dimasukkannya tulangan yang memiliki kekuatan atau daktilitas yang lebih rendah.

c)

material komposit dimana kekuatan dan daktilitas/kegetasan beton yang relatif tinggi diimbangi dengan dimasukkannya tulangan yang memiliki kekuatan atau daktilitas yang lebih tinggi.

d)

material komposit dimana kekuatan dan daktilitas/kegetasan beton yang relatif rendah diimbangi dengan dimasukkannya tulangan yang memiliki kekuatan atau daktilitas yang lebih rendah.

2.

Beton memiliki sifat-sifat dasar yaitu harus memiliki suatu mibilitas tertentu dan tidak boleh mengalami segregasi atau pemisahan selama pengecoran. Beton mempunyai sifat mekanis yang terbagi menjadi dua yaitu sifat jangka pendek yang meliputi

a)

kuat tekan dan kuat tarik

b)

kuat geser dan modulus elastisitas

c)

kuat tekan, kuat tarik dan kuat geser

d)

kuat tekan, tarik, geser, dan modulus elastisitas

3.

PADA PERSYARATAN PERATURAN SNI 2847:2013 UNTUK KOLOM untuk Pasal 9.3.2.2, memberikan batasan untuk faktor reduksi kekuatan sebesar

a)

𝜙, yaitu sebesar 0,65 untuk sengkang persegi dan 𝜙 = 0,75 untuk sengkang spiral.

b)

𝜙, yaitu sebesar 0,75 untuk sengkang persegi dan 𝜙 = 0,85 untuk sengkang spiral.

c)

𝜙, yaitu sebesar 0,85 untuk sengkang persegi dan 𝜙 = 0,90 untuk sengkang spiral.

d)

𝜙, yaitu sebesar 0,75 untuk sengkang persegi dan 𝜙 = 0,65 untuk sengkang spiral.

4.

Dalam perencanaan elemen kolom, ada beberapa asumsi desain yang disyaratkan dalam SNI 2847:2013 Pasal 10.2, di antaranya, kecuali:

a)

Regangan tekan maksimum pada beton dibatasi sebesar 0,003.

b)

Tegangan pada tulangan baja adalah 𝑓𝑠 = 𝜀𝐸𝑠 < 𝑓y

c)

Blok tegangan beton dianggap berbentuk persegi sebesar 0,85 𝑓 𝑐 ′ yang terdistribusi merata dari serat tekan terluar hingga setinggi 𝑎 = 𝛽1c

d)

Kesetimbangan gaya dan kompatibilitas regangan tidak harus dipenuhi

5.

Kondisi seimbang terjadi pada penampang kolom, ketika beban 𝑃𝑏 bekerja pada penarnpang, yang akan menghasilkan regangan sebesar 0,003 pada serat tekan beton, dan pada saat yang bersamaan tulangan baja mengalami Iuluh, atau regangannya mencapai 𝜀𝑦 = 𝑓𝑦/𝐸𝑠.

a)

Apabila beban eksentris yang bekerja Iebih kecil daripada 𝑷𝒃, maka kolom akan mengalami keruntuhan tarik. Sedangkan apabila beban eksentris yang bekerja lebih besar daripada 𝑷𝒃 kolom akan mengalami keruntuhan tekan.

b)

Apabila beban eksentris yang bekerja Iebih besar daripada 𝑷𝒃, maka kolom akan mengalami keruntuhan tarik. Sedangkan apabila beban eksentris yang bekerja lebih kecil daripada 𝑷𝒃 kolom akan mengalami keruntuhan tekan.

c)

Apabila beban eksentris yang bekerja Iebih besar daripada 𝑷𝒃, maka kolom akan mengalami keruntuhan tarik. Sedangkan apabila beban eksentris yang bekerja lebih besar daripada 𝑷𝒃 kolom akan mengalami keruntuhan tekan.

d)

Apabila beban eksentris yang bekerja Iebih kecil daripada 𝑷𝒃, maka kolom akan mengalami keruntuhan tarik. Sedangkan apabila beban eksentris yang bekerja lebih kecil daripada 𝑷𝒃 kolom akan mengalami keruntuhan tekan.

Similar Resources on Wayground