Wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

BAB 6 EKOLOGI DAN KEANEKARAGAMAN HAYATI

Total questions: 25

Worksheet time: 8mins

Name
Class
Date
1.

Indonesia memiliki garis pantai yang sangat panjang dan berbagai jenis ekosistem pesisir seperti hutan mangrove, padang lamun, dan terumbu karang. Keanekaragaman ekosistem ini mendukung tingginya biodiversitas laut. Jika padang lamun rusak karena pembangunan pesisir, kemungkinan dampak ekologis jangka panjang...

a)

Meningkatnya populasi predator laut

b)

Menurunnya tingkat fotosintesis di laut dalam

c)

Berkurangnya tempat berlindung dan sumber makanan bagi biota laut muda

d)

Meluasnya ekosistem terumbu karang ke wilayah lain

2.

Upaya konservasi ex-situ seperti kebun raya dan penangkaran hewan bertujuan melestarikan spesies langka di luar habitat aslinya. Apa potensi kelemahan dari strategi konservasi ex-situ dibandingkan in-situ...

a)

Biaya operasional yang jauh lebih murah

b)

Tidak adanya pengawasan terhadap spesies yang ditangkarkan

c)

Spesies dapat kehilangan kemampuan bertahan di habitat alaminya

d)

Mudah terjadi interaksi lintas spesies yang meningkatkan keanekaragaman

3.

Dalam suatu ekosistem hutan hujan tropis di Sumatera, populasi harimau Sumatera menurun drastis. Apa dampak tidak langsung yang paling mungkin terjadi pada ekosistem tersebut...

a)

Menurunnya keanekaragaman pohon karena harimau adalah herbivora

b)

Meningkatnya populasi herbivora dan tekanan terhadap vegetasi

c)

Meningkatnya polusi udara karena harimau menyerap karbon

d)

Tidak ada dampak karena harimau bukan spesies kunci

4.

Tingginya keanekaragaman hayati di Indonesia sebagian besar dipengaruhi oleh posisinya di antara dua benua dan dua samudra. Fenomena ini menyebabkan...

a)

Tingginya tingkat polusi udara dari dua arah berbeda

b)

Perpaduan spesies fauna Asia dan Australia di wilayah tertentu

c)

Adanya musim dingin yang menyebabkan seleksi alam kuat

d)

Perkembangan spesies laut yang seragam di seluruh wilayah

5.

Di kawasan Hutan Lindung Lore Lindu, Sulawesi, siswa-siswi mengamati berbagai makhluk hidup seperti anoa, burung maleo, pohon damar, dan tumbuhan pakis. Mereka juga mencatat kondisi lingkungan seperti udara lembap, tanah basah, dan sinar matahari yang cukup. Berdasarkan cerita tersebut, komponen manakah yang termasuk ke dalam faktor biotik?

a)

Udara lembap, tanah basah, dan sinar matahari

b)

Burung maleo, pohon damar, dan sinar matahari

c)

Anoa, tumbuhan pakis, dan burung maleo

d)

Tanah, udara, dan tumbuhan pakis

6.

Saat kegiatan pengamatan di Pantai Trikora, Kepulauan Riau, siswa melihat biota laut seperti kerang, ikan kecil, dan lamun. Mereka juga mencatat bahwa air laut di sana memiliki kadar garam tinggi, suhu yang hangat, serta ombak yang cukup kuat. Berdasarkan cerita tersebut, komponen manakah yang termasuk ke dalam faktor abiotik?

a)

Kerang, ikan kecil, dan suhu

b)

Suhu air, kadar garam, dan ombak

c)

Lamun, ombak, dan ikan kecil

d)

Lamun, kerang, dan kadar garam

7.

Di Taman Nasional Wasur, Papua, sekelompok peneliti mengamati ekosistem rawa yang unik. Mereka menemukan kangguru pohon, buaya rawa, burung cendrawasih, serta berbagai tanaman rawa. Lingkungan tersebut memiliki air yang tenang, tanah lembek, dan suhu yang lembap. Hewan-hewan tersebut hidup saling bergantung dengan lingkungan sekitar. Berdasarkan cerita tersebut, apa yang paling tepat menggambarkan ekosistem di Taman Nasional Wasur?

a)

Sekelompok hewan yang tinggal di tempat sama dan memakan makanan yang sama

b)

Kumpulan burung cendrawasih dan kangguru pohon yang bersaing di tanah kering

c)

Interaksi antara makhluk hidup dan lingkungan abiotik dalam suatu habitat rawa

d)

Sekumpulan hewan yang hidup bersama di kebun binatang

8.

Dalam satu wilayah di Hutan Hujan Kalimantan, terdapat seekor orangutan yang tinggal di atas pohon besar. Di wilayah yang sama, ditemukan 15 orangutan lainnya, 30 bekantan, dan beberapa jenis burung. Semua hewan tersebut berinteraksi di lingkungan yang sama dan bergantung pada sumber daya alam seperti buah, air, dan tempat berlindung. Manakah analisis yang paling tepat mengenai konsep individu, populasi, dan komunitas dari cerita tersebut?

a)

Seekor orangutan disebut komunitas, dan 15 orangutan disebut individu

b)

15 orangutan disebut populasi, sedangkan seluruh hewan disebut komunitas

c)

Bekantan dan burung disebut individu, dan orangutan disebut habitat

d)

Seekor orangutan disebut populasi, dan keseluruhan hewan disebut ekosistem

9.

Berikut ini adalah beberapa jenis organisme di alam:

1) Padi

2) Pepaya

3) Ayam

4) Elang

5) Ular

6) Tikus

7) Kucing

8) Serigala

9) Musang

10) Jagung

a)

1) - 3) - 6) - 7)

b)

2) - 3) - 6) - 8)

c)

1) - 6) - 5) - 9)

d)

10) - 6) - 5) - 4)

10.

Di hutan hujan tropis Kalimantan, terdapat tumbuhan pisang hutan, daun pakis, burung rangkong, tikus hutan, ular sanca, dan jamur pembusuk. Tikus memakan daun pakis, burung rangkong memakan pisang dan serangga kecil, sedangkan ular sanca memangsa tikus. Ketika hewan mati, jamur menguraikan bangkai tersebut menjadi nutrisi. Berdasarkan cerita tersebut, apa peran jamur dalam ekosistem tersebut?

a)

Produsen

b)

Konsumen tingkat I

c)

Konsumen tingkat II

d)

Dekomposer

11.

Jika tikus kebun dibasmi, maka yang akan terjadi adalah...

a)

Populasi burung hantu meningkat

b)

Populasi rajawali menurun

c)

Populasi rumput menurun

d)

Populasi kelinci menurun

12.

Berdasarkan gambar tersebut, tahapan yang tepat untuk mengisi nomor 2 adalah...

a)

Transpirasi

b)

Kondensasi

c)

Evaporasi

d)

Presipitasi

13.

Berdasarkan gambar tersebut, tahapan yang tepat untuk mengisi nomor 4 adalah...

a)

Transpirasi

b)

Evaporasi

c)

Kondensasi

d)

Presipitasi

14.

Tidak ada satu organisme di bumi ini yang dapat hidup tanpa air. Berikut ini yang bukan fungsi air bagi tubuh adalah...

a)

Pelarut zat kimia dalam sitoplasma

b)

Menjaga kelembapan

c)

Tempat berlangsungnya reaksi kimia di dalam tubuh

d)

Sumber energi alternatif bagi tubuh manusia

15.

Peristiwa tersebut termasuk simbiosis...

a)

Komensalisme

b)

Kompetisi

c)

Mutualisme

d)

Parasitisme

16.

Sekumpulan domba yang hidup di suatu tempat seperti padang rumput dapat disebut sebagai...

a)

Populasi

b)

Biosfer

c)

Bioma

d)

Komunitas

17.

Perhatikan gambar tersebut!

Interaksi yang terjadi pada gambar adalah...

a)

Simbiosis Parasitisme

b)

Simbiosis

Komensalisme

c)

Simbiosis Mutualisme

d)

Herbivori

18.

Perhatikan gambar tersebut!

Interaksi yang terjadi pada gambar adalah...

a)

Herbivori

b)

Predasi

c)

Kompetisi

d)

Simbiosis Mutualisme

19.

Perhatikan gambar tersebut!

Interaksi yang terjadi pada gambar adalah...

a)

Simbiosis Mutualisme

b)

Simbiosis Parasitisme

c)

Kompetisi

d)

Predasi

20.

Persebaran fauna Indonesia dibagi menjadi beberapa wilayah, yaitu...

a)

Wilayah barat, wilayah timur, wilayah peralihan

b)

Wilayah barat, wilayah utara, wilayah peralihan

c)

Wilayah timur, wilayah selatan, wilayah peralihan

d)

Wilayah barat, wilayah selatan, wilayah peralihan

21.

Berikut contoh konservasi alam secara ex situ, kecuali...

a)

Kebun tebu di Pasuruhan , Jawa Timur

b)

Pelestarian badak bercula satu di suaka margasatwa ujung kulon

c)

Beraneka macam fauna dan flora di taman safari, Cisarua, Bogor

d)

Penanaman aneka anggrek dan bunga di kebun botani Bogor

22.

Perhatikan cuplikan teks berita berikut!

Pada hari Rabu 23 April 2014 pagi, diperkirakan sebanyak belasan ekor gajah menyerang Desa Bergang, Kecamatan Ketol, Aceh Tengah.Puluhan hektar kebun masyarakat mulai dari kopi, cokelat, pinang, termasuk cabai rusak diamuk binatang berbelalai panjang itu, tetapi tidak sampai menyerang rumah penduduk. Tidak hanya gajah, satwa liar lain juga sering menyerang lahan pertanian penduduk, seperti landak yang merusak tanaman palawija dan kebun sawit, kasusnya belum lama ini terjadi di Kecamatan Langkahan dan Cot Girek. Dampak lainnya yang sangat dirasakan masyarakat Aceh Utara adalah aberasi bibir Sungai (Krueng) Kreuto, dipicu rusaknya daerah tangkapan air yang berada pada kawasan hutan lindung Cut Mutia di Bate Uleu, Kecamatan Cot Girek. Dari cuplikan berita tersebut, faktor-faktor yang menyebabkan peristiwa itu terjadi lagi adalah...

a)

Lahan perkebunan dan habitat gajah tidak dipisahkan

b)

Tidak adanya pos-pos penjagaan lahan perkebunan

c)

Tidak adanya daerah konservasi gajah

d)

Menyempitnya habitat gajah

23.

Di Kalimantan, sebuah perusahaan membuka lahan sawit dengan cara membakar hutan. Akibatnya, banyak spesies seperti orangutan, bekantan, dan harimau kehilangan habitatnya. Beberapa hewan bahkan mati karena asap dan kekurangan makanan. Apa dampak utama dari aktivitas manusia dalam cerita tersebut terhadap keanekaragaman hayati?

a)

Meningkatkan populasi satwa liar karena hutan terbuka

b)

Meningkatkan keanekaragaman hayati karena banyak lahan baru

c)

Menyebabkan kepunahan spesies karena hilangnya habitat

d)

Tidak berdampak karena hewan bisa pindah ke tempat lain

24.

Di pesisir utara Jawa, masyarakat membangun banyak tambak udang dengan menebang hutan mangrove. Beberapa tahun kemudian, air laut mulai masuk ke pemukiman dan banyak ikan laut yang dulu sering ditangkap mulai menghilang. Apa pengaruh negatif aktivitas manusia terhadap ekosistem berdasarkan cerita di atas?

a)

Terbentuknya tambak baru memperbanyak hasil ikan laut

b)

Penebangan mangrove mengakibatkan abrasi dan hilangnya habitat ikan

c)

Tambak udang membantu menjaga keseimbangan ekosistem laut

d)

Hilangnya mangrove tidak berpengaruh karena laut tetap luas

25.

Taman Nasional Ujung Kulon ditetapkan sebagai kawasan konservasi untuk melindungi badak Jawa yang hampir punah. Pemerintah dan masyarakat bekerja sama menjaga habitatnya, melarang perburuan, serta melakukan pengawasan rutin. Apa manfaat utama dari konservasi dalam cerita tersebut?

a)

Meningkatkan jumlah lahan pertanian masyarakat

b)

Membuka peluang perburuan satwa langka secara legal

c)

Melestarikan spesies langka dan menjaga keseimbangan ekosistem

d)

Mengurangi populasi badak agar tidak merusak hutan