Wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Kuis Manajemen Pengadaan

Total questions: 25

Worksheet time: 4mins

Name
Class
Date
1.

Apa tujuan utama dari rencana manajemen pengadaan?

a)

Untuk mengelola ruang lingkup proyek

b)

Untuk menjelaskan bagaimana manajer proyek akan menangani kegiatan pengadaan

c)

Untuk mendefinisikan peran dan tanggung jawab tim proyek

d)

Untuk mengevaluasi risiko proyek

2.

Dalam kontrak harga tetap, siapa yang biasanya menanggung risiko biaya yang melebihi anggaran?

a)

Pembeli

b)

Penjual

c)

Manajer proyek

d)

Pemangku kepentingan

3.

Jenis kontrak mana yang paling tepat ketika ruang lingkup proyek tidak jelas atau tidak terdefinisi?

a)

Harga Tetap

b)

Waktu dan Material

c)

Biaya Reimbursable

d)

Harga Tetap yang Kuat

4.

Apa yang harus disertakan dalam pernyataan kerja pengadaan (SOW)?

a)

Daftar pemangku kepentingan yang terlibat dalam proses pengadaan

b)

Deskripsi pekerjaan yang akan diadakan, termasuk ukuran kinerja

c)

Ringkasan strategi manajemen risiko

d)

Daftar kontraktor potensial

5.

Mengapa manajer proyek menggunakan 'Analisis Make-or-Buy'?

a)

Untuk memutuskan apakah tugas tertentu dapat dilakukan secara internal atau perlu dialihdayakan

b)

Untuk mengevaluasi kinerja kontraktor

c)

Untuk menentukan jenis kontrak yang akan digunakan

d)

Untuk melacak jadwal proyek

6.

Jika perjanjian pengadaan tidak memenuhi hukum atau peraturan setempat, apa yang dapat terjadi pada kontrak?

a)

Dapat dinegosiasikan kembali

b)

Dapat dibatalkan secara hukum

c)

Dapat diakhiri oleh penjual

d)

Akan tetap berlaku tetapi harus ditinjau

7.

Mana di bawah ini yang mendeskripsikan kontrak Fixed Price Incentive Fee (FPIF)?

a)

Kontrak harga tetap yang menanggung risiko kelebihan biaya

b)

Kontrak harga tetap dengan biaya tambahan untuk penyelesaian atau kinerja awal

c)

Kontrak yang memberi penggantian biaya aktual dan biaya tetap kepada penjual

d)

Kontrak yang pembayarannya didasarkan pada tarif per jam dan bahan yang digunakan

8.

Dokumen mana yang digunakan untuk mengevaluasi proposal dan memilih penjual terbaik dalam proses pengadaan?

a)

Pernyataan kerja pengadaan

b)

Kriteria pemilihan sumber

c)

Daftar risiko

d)

Kasus bisnis

9.

Kapan penjual harus dipilih dalam proses pengadaan?

a)

Selama perencanaan proyek

b)

Setelah semua risiko proyek telah diminimalkan

c)

Selama fase eksekusi

d)

Selama fase pengadaan

10.

Apa fungsi utama dari inspeksi dalam proses kontrol pengadaan?

a)

Untuk memastikan bahwa penjual mematuhi syarat pembayaran yang disepakati

b)

Untuk memastikan bahwa pekerjaan memenuhi syarat kontrak yang disepakati

c)

Untuk menganalisis efektivitas strategi pengadaan

d)

Untuk bernegosiasi dengan penjual tentang modifikasi kontrak

11.

Dalam situasi di mana ruang lingkup proyek masih belum jelas, kontrak jenis mana yang lebih menguntungkan bagi pembeli untuk meminimalkan risiko biaya?

a)

Kontrak Harga Tetap

b)

Kontrak Waktu dan Material

c)

Kontrak Biaya Reimbursable

d)

Kontrak Harga Tetap yang Kuat

12.

Apa yang seharusnya menjadi perhatian utama ketika memilih antara kontrak Fixed Price dan kontrak Cost Reimbursable?

a)

Ketepatan waktu penyelesaian

b)

Kepastian biaya dan ruang lingkup yang jelas

c)

Keamanan pembayaran dan persyaratan asuransi

d)

Kemampuan penjual dalam menyediakan barang dan material

13.

Apa yang harus dipertimbangkan dalam analisis Make-or-Buy?

a)

Biaya pembelian material dibandingkan biaya produksi internal

b)

Apakah pekerjaan dapat dilakukan lebih efisien oleh pihak ketiga atau harus dikerjakan oleh tim internal

c)

Risiko dalam pemilihan kontrak dengan harga tetap

d)

Kebutuhan untuk memastikan kepatuhan terhadap standar industri

14.

Mengapa penting untuk melakukan Inspeksi dalam proses kontrol pengadaan?

a)

Untuk memastikan bahwa penjual memenuhi persyaratan kontrak yang telah disepakati

b)

Untuk memastikan bahwa semua faktur pembayaran telah dibayar sesuai dengan ketentuan

c)

Untuk melakukan evaluasi terhadap seluruh proses pengadaan

d)

Untuk memastikan bahwa semua kontrak dengan pihak ketiga sudah diperbarui

15.

Apa yang membedakan Fixed Price Incentive Fee (FPIF) dengan Fixed Price Economic Price Adjustment (FP-EPA)?

a)

FPIF memberikan insentif untuk penyelesaian lebih cepat, sedangkan FP-EPA mengatur penyesuaian harga berdasarkan kondisi ekonomi

b)

FP-EPA hanya digunakan dalam proyek dengan ruang lingkup yang sangat jelas, sedangkan FPIF tidak

c)

FPIF mengharuskan pembayaran per unit pekerjaan, sedangkan FP-EPA mengatur harga secara keseluruhan

d)

FPIF digunakan untuk jangka panjang, sedangkan FP-EPA hanya untuk proyek jangka pendek

16.

Mengapa penting untuk melakukan analisis data dalam proses Conduct Procurements?

a)

Untuk mengevaluasi kualitas produk dari berbagai penjual

b)

Untuk menilai seberapa sesuai proposal dengan kebutuhan proyek

c)

Untuk memastikan bahwa harga dari setiap penjual sebanding dengan harga pasar

d)

Untuk memverifikasi persyaratan hukum dalam kontrak

17.

Dalam memilih kontrak yang tepat untuk proyek, apa yang menjadi pertimbangan utama bagi pembeli ketika ruang lingkup proyek tidak sepenuhnya jelas?

a)

Menggunakan kontrak Fixed Price karena lebih sederhana

b)

Menggunakan kontrak Time and Material untuk fleksibilitas lebih

c)

Menggunakan kontrak Cost Reimbursable untuk menanggung risiko lebih banyak

d)

Menggunakan kontrak Firm Fixed Price untuk mengunci biaya yang sudah ditentukan

18.

Apa yang membedakan kontrak Time and Material dari kontrak Cost Reimbursable?

a)

Time and Material melibatkan pembayaran berdasarkan jam dan bahan, sedangkan Cost Reimbursable melibatkan pembayaran biaya plus fee tetap

b)

Cost Reimbursable melibatkan biaya tetap, sedangkan Time and Material melibatkan biaya yang lebih fleksibel

c)

Time and Material lebih menguntungkan bagi pembeli dibandingkan Cost Reimbursable

d)

Time and Material tidak memerlukan evaluasi kinerja kontraktor

19.

Dalam konteks pengadaan, apa yang menjadi tujuan utama dari pengelolaan klaim antara pembeli dan penjual?

a)

Untuk menyelesaikan perselisihan terkait uang yang belum dibayar atau pekerjaan yang tidak dilakukan

b)

Untuk menegosiasikan harga lebih rendah dalam kontrak

c)

Untuk menghindari adanya perselisihan terkait perubahan ruang lingkup

d)

Untuk mempercepat proses evaluasi kinerja penjual

20.

Apa perbedaan utama antara Procurement Management Plan dan Procurement Strategy?

a)

Procurement Management Plan mengatur bagaimana pengadaan akan dikelola, sementara Procurement Strategy mengatur jenis kontrak yang digunakan

b)

Procurement Management Plan lebih fokus pada proses pemilihan kontraktor, sementara Procurement Strategy mengatur siapa yang akan dipilih

c)

Procurement Management Plan mencakup evaluasi penjual, sementara Procurement Strategy tidak

d)

Tidak ada perbedaan antara keduanya

21.

Dalam pengadaan proyek untuk pengeboran sumur minyak, sebuah perusahaan menghadapi ketidakpastian mengenai biaya bahan dan tenaga kerja karena kondisi cuaca ekstrem di lokasi proyek. Berdasarkan materi pengadaan, jenis kontrak mana yang lebih menguntungkan bagi pembeli untuk meminimalkan risiko biaya?

a)

Fixed Price Contract

b)

Time and Material Contract

c)

Cost Reimbursable Contract

d)

Firm Fixed Price Contract

22.

Seorang manajer proyek di industri minyak dan gas harus memilih antara menggunakan kontrak Fixed Price atau Cost Reimbursable untuk proyek pengeboran di lokasi yang masih belum sepenuhnya dipetakan. Mana yang lebih tepat dan mengapa?

a)

Fixed Price, karena ruang lingkup proyek lebih mudah dipahami setelah pemetaan selesai

b)

Cost Reimbursable, karena adanya ketidakpastian yang tinggi dalam perkiraan biaya

c)

Fixed Price, untuk memastikan pembeli mendapatkan biaya tetap tanpa adanya perubahan

d)

Cost Reimbursable, karena memungkinkan penghematan biaya jika proyek selesai lebih cepat

23.

Dalam proyek eksplorasi minyak, sebuah perusahaan harus memilih antara kontrak Time and Material atau Cost Reimbursable untuk pengadaan layanan tenaga kerja. Mengingat bahwa waktu pekerjaan sering berubah-ubah dan bahan yang digunakan sangat bergantung pada kondisi lokasi, jenis kontrak mana yang lebih cocok?

a)

Time and Material, karena biaya bergantung pada jam kerja dan bahan yang digunakan

b)

Cost Reimbursable, karena memungkinkan penyesuaian biaya jika ada perubahan ruang lingkup

c)

Fixed Price, karena pengeluaran dapat dikendalikan dengan harga tetap

d)

Firm Fixed Price, karena memastikan biaya yang tidak berubah sepanjang proyek

24.

Sebuah perusahaan minyak menghadapi tantangan dalam memilih kontrak untuk sebuah proyek konstruksi rig pengeboran yang membutuhkan banyak perubahan selama prosesnya. Mana yang akan lebih tepat jika ada kemungkinan perubahan besar pada ruang lingkup proyek?

a)

Fixed Price Contract

b)

Cost Reimbursable Contract

c)

Time and Material Contract

d)

Firm Fixed Price Contract

25.

Dalam industri minyak dan gas, ketika sebuah perusahaan mengeksplorasi peluang untuk memperluas kapasitas pengeboran di lokasi yang memiliki ketidakpastian geologis, kontrak mana yang lebih menguntungkan bagi pembeli untuk menghindari risiko biaya yang tinggi akibat potensi perubahan ruang lingkup yang tidak terduga?

a)

Fixed Price Contract

b)

Cost Reimbursable Contract

c)

Time and Material Contract

d)

Fixed Price Economic Price Adjustment (FP-EPA) Contract