wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Jenis-Jenis Bank di Indonesia

Total questions: 20

Worksheet time: 10mins

Name
Class
Date
1.

Apa fungsi utama dari Bank Sentral?

a)

Mengatur dan menjaga stabilitas ekonomi serta sistem keuangan.

b)

Mencetak uang tanpa batas

c)

Menetapkan suku bunga untuk semua bank

d)

Mengelola investasi pribadi masyarakat

2.

Sebutkan dua contoh Bank Umum di Indonesia!

a)

Bank Negara Indonesia

b)

Bank Rakyat Indonesia

c)

Bank Mandiri, BCA (Bank Central Asia)

d)

Bank Syariah Indonesia

3.

Apa yang membedakan Bank Syariah dari bank konvensional?

a)

Bank Syariah memberikan bunga yang lebih tinggi.

b)

Bank Syariah tidak menggunakan bunga dan beroperasi sesuai prinsip syariah, sedangkan bank konvensional menggunakan bunga.

c)

Bank konvensional tidak mematuhi prinsip syariah.

d)

Bank Syariah hanya beroperasi di negara-negara Muslim.

4.

Jelaskan peran Bank Perkreditan Rakyat dalam perekonomian!

a)

Bank Perkreditan Rakyat hanya fokus pada investasi asing.

b)

Bank Perkreditan Rakyat hanya melayani nasabah besar.

c)

Bank Perkreditan Rakyat berperan dalam menyediakan pembiayaan untuk usaha kecil, meningkatkan inklusi keuangan, dan mendukung pertumbuhan ekonomi lokal.

d)

Bank Perkreditan Rakyat tidak berperan dalam perekonomian lokal.

5.

Apa itu Bank Investasi dan apa fungsinya?

a)

Bank Investasi berfokus pada layanan perbankan ritel untuk masyarakat umum.

b)

Fungsi utama Bank Investasi adalah menyimpan uang nasabah.

c)

Bank Investasi adalah lembaga keuangan yang menyediakan layanan keuangan untuk perusahaan dan pemerintah, termasuk penggalangan dana dan konsultasi keuangan.

d)

Bank Investasi adalah lembaga yang hanya memberikan pinjaman kepada individu.

6.

Sebutkan satu keuntungan menggunakan Bank Digital!

a)

Kemudahan akses layanan perbankan kapan saja dan di mana saja.

b)

Layanan pelanggan yang terbatas.

c)

Proses pembukaan rekening yang rumit.

d)

Biaya administrasi yang tinggi.

7.

Apa yang dimaksud dengan kebijakan moneter yang diterapkan oleh Bank Sentral?

a)

Kebijakan moneter adalah pengaturan pajak oleh pemerintah.

b)

Kebijakan moneter adalah tindakan Bank Sentral untuk mengatur jumlah uang dan suku bunga dalam perekonomian.

c)

Kebijakan moneter adalah tindakan untuk meningkatkan ekspor barang.

d)

Kebijakan moneter adalah pengaturan harga barang di pasar.

8.

Sebutkan ciri-ciri Bank Umum!

a)

Hanya menerima simpanan dari individu

b)

Memberikan pinjaman tanpa bunga

c)

Ciri-ciri Bank Umum: menerima simpanan, memberikan pinjaman, melakukan transaksi pembayaran, memiliki izin dari otoritas, dan beroperasi untuk kepentingan umum.

d)

Beroperasi hanya untuk keuntungan pribadi

9.

Apa saja produk yang ditawarkan oleh Bank Syariah?

a)

Asuransi konvensional

b)

Kredit tanpa bunga

c)

Produk yang ditawarkan oleh Bank Syariah antara lain: tabungan syariah, deposito syariah, pembiayaan murabahah, pembiayaan mudharabah, dan investasi syariah.

d)

Reksadana saham

10.

Jelaskan perbedaan antara deposito dan tabungan di Bank Umum!

a)

Deposito tidak memerlukan setoran awal, sedangkan tabungan memerlukan.

b)

Tabungan memiliki suku bunga tetap yang lebih tinggi dari deposito.

c)

Deposito memiliki jangka waktu dan suku bunga lebih tinggi, sedangkan tabungan tidak memiliki jangka waktu dan suku bunga lebih rendah.

d)

Deposito dapat ditarik kapan saja tanpa penalti.

11.

Apa tujuan utama dari pendirian Bank Perkreditan Rakyat?

a)

Memberikan akses pembiayaan kepada masyarakat dan mendukung usaha mikro dan kecil.

b)

Meningkatkan keuntungan bank swasta

c)

Mengurangi jumlah pinjaman yang diberikan kepada masyarakat

d)

Menyediakan layanan investasi untuk perusahaan besar

12.

Sebutkan satu contoh layanan yang ditawarkan oleh Bank Investasi!

a)

Deposito Berjangka

b)

Rekening Tabungan

c)

Kredit Konsumer

d)

Underwriting

13.

Apa yang dimaksud dengan fintech dalam konteks Bank Digital?

a)

Fintech dalam konteks Bank Digital adalah sistem perbankan yang hanya beroperasi secara fisik.

b)

Fintech adalah aplikasi yang hanya digunakan untuk investasi saham.

c)

Fintech adalah lembaga keuangan tradisional yang tidak menggunakan teknologi.

d)

Fintech dalam konteks Bank Digital adalah penggunaan teknologi untuk meningkatkan layanan keuangan secara digital.

14.

Sebutkan dua fungsi Bank Sentral dalam perekonomian!

a)

Meningkatkan suku bunga pinjaman

b)

Memberikan pinjaman kepada individu

c)

Mengatur sistem perbankan dan mengendalikan inflasi.

d)

Mengelola investasi asing

15.

Apa yang menjadi dasar hukum operasional Bank Syariah?

a)

Peraturan Bank Indonesia No. 12/22/PBI/2010 tentang Kegiatan Usaha Bank

b)

Fatwa MUI No. 1 Tahun 2000 tentang Investasi

c)

Undang-Undang No. 21 Tahun 2008 tentang Perbankan Syariah dan fatwa DSN MUI.

d)

Undang-Undang No. 10 Tahun 1998 tentang Perbankan Konvensional

16.

Jelaskan bagaimana Bank Perkreditan Rakyat membantu masyarakat kecil!

a)

Menawarkan suku bunga tinggi untuk tabungan masyarakat kecil

b)

Bank Perkreditan Rakyat membantu masyarakat kecil dengan memberikan akses pembiayaan yang mudah, suku bunga rendah, dan edukasi keuangan.

c)

Menyediakan layanan investasi untuk perusahaan besar

d)

Memberikan pinjaman tanpa jaminan yang tinggi

17.

Apa saja risiko yang dihadapi oleh Bank Investasi?

a)

Risiko reputasi

b)

Risiko teknologi

c)

Risiko hukum

d)

Risiko pasar, risiko kredit, risiko likuiditas, risiko operasional

18.

Sebutkan satu contoh aplikasi Bank Digital yang populer!

a)

LinkAja

b)

GoPay

c)

OVO

d)

DANA

19.

Apa peran Bank Umum dalam sistem pembayaran?

a)

Bank Umum berfungsi sebagai perantara dalam sistem pembayaran.

b)

Bank Umum berfungsi sebagai lembaga investasi jangka panjang.

c)

Bank Umum hanya menyediakan pinjaman untuk nasabah.

d)

Bank Umum tidak terlibat dalam transaksi elektronik.

20.

Jelaskan bagaimana Bank Syariah mengelola risiko keuangan!

a)

Bank Syariah mengelola risiko keuangan dengan mengabaikan prinsip syariah.

b)

Bank Syariah tidak melakukan analisis risiko dalam operasionalnya.

c)

Bank Syariah mengelola risiko keuangan dengan prinsip syariah, kontrak jelas, diversifikasi investasi, analisis risiko, dan cadangan likuiditas.

d)

Bank Syariah hanya menggunakan satu jenis investasi untuk mengelola risiko.