wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Quiz EBI Tema 6 MBSR

Total questions: 40

Worksheet time: 20mins

Name
Class
Date
1.

Prinsip akuntansi yang mengharuskan laporan keuangan disajikan secara jujur dan tanpa manipulasi disebut:

a)

Konsistensi

b)

Kejujuran (Honesty)

c)

Materialitas

d)

Konservatisme

2.

Standar akuntansi yang umum digunakan di Indonesia adalah:

a)

GAAP

b)

SAK (Standar Akuntansi Keuangan)

c)

IFRS

d)

ISO 9001

3.

Kasus Enron (2001) merupakan contoh pelanggaran etika dalam hal:

a)

Penghindaran pajak

b)

Manipulasi laporan keuangan

c)

Penggelapan aset kecil

d)

Pelanggaran hak karyawan

4.

Auditor eksternal bertugas untuk:

a)

Menyusun laporan keuangan perusahaan

b)

Memeriksa kewajaran laporan keuangan secara independen

c)

Mengelola arus kas perusahaan

d)

Menentukan besaran pajak perusahaan

5.

Konflik kepentingan dalam pelaporan keuangan sering terjadi antara:

a)

Karyawan dan pelanggan

b)

Manajemen dan pemegang saham

c)

Pemasok dan distributor

d)

Pemerintah dan kompetitor

6.

Tujuan utama transparansi keuangan adalah:

a)

Meningkatkan laba perusahaan

b)

Membangun kepercayaan stakeholders

c)

Mengurangi beban pajak

d)

Mempercepat proses audit

7.

Salah satu contoh pelanggaran konsistensi dalam akuntansi adalah:

a)

Mengubah metode depresiasi tanpa alasan yang jelas

b)

Membayar pajak tepat waktu

c)

Menghindari penggunaan standar IFRS

d)

Melaporkan pendapatan yang realistis

8.

Kewajiban moral akuntan dalam pencatatan keuangan adalah:

a)

Memastikan informasi akurat dan tidak menyesatkan

b)

Meningkatkan keuntungan perusahaan semaksimal mungkin

c)

Menyembunyikan kerugian dari pemegang saham

d)

Mengikuti instruksi atasan tanpa pertimbangan etika

9.

Tindakan mencatat pendapatan fiktif untuk meningkatkan laba termasuk jenis fraud:

a)

Penggelapan aset

b)

Manipulasi laporan keuangan

c)

Korupsi

d)

Pencurian data

10.

Faktor utama yang mendorong kecurangan akuntansi menurut Fraud Triangle adalah:

a)

Pressure, Opportunity, Rationalization

b)

Profit, Power, Prestige

c)

Greed, Fear, Ignorance

d)

Legal, Illegal, Ethical

11.

Contoh asset misappropriation adalah:

a)

Karyawan mencuri kas kecil perusahaan

b)

Manajer memanipulasi neraca

c)

Perusahaan menghindari pajak

d)

Auditor menerima suap

12.

Whistleblowing system adalah upaya pencegahan fraud dengan cara:

a)

Memberikan saluran pelaporan pelanggaran secara anonim

b)

Meningkatkan gaji karyawan

c)

Menghukum semua karyawan tanpa investigasi

d)

Mengurangi frekuensi audit

13.

Kasus WorldCom (2002) melibatkan kecurangan dengan cara:

a)

Mengkapitalisasi biaya operasional sebagai investasi

b)

Menjual aset tanpa pencatatan

c)

Tidak membayar gaji karyawan

d)

Memalsukan dokumen impor

14.

Tindakan pencegahan fraud yang efektif adalah:

a)

Pemisahan tugas (segregation of duties)

b)

Memberikan bonus besar kepada auditor

c)

Mengurangi transparansi laporan

d)

Menghapus dokumen keuangan lama

15.

Kecurangan akuntansi dapat merugikan pihak berikut, kecuali:

a)

Pemegang saham

b)

Karyawan

c)

Pelaku fraud itu sendiri

d)

Pemerintah

16.

Contoh rationalization dalam fraud adalah:

a)

"Perusahaan tidak akan rugi karena jumlahnya kecil"

b)

"Saya dipaksa oleh atasan"

c)

"Saya tidak tahu ini melanggar hukum"

d)

"Ini adalah praktik umum di industri"

17.

Perbedaan tax avoidance dan tax evasion adalah:

a)

Tax avoidance legal, tax evasion ilegal

b)

Tax avoidance ilegal, tax evasion legal

c)

Keduanya legal dengan syarat tertentu

d)

Keduanya ilegal

18.

Dampak negatif penggelapan pajak bagi negara adalah:

a)

Pembangunan infrastruktur terhambat

b)

Meningkatnya nilai saham perusahaan

c)

Bertambahnya kepercayaan investor

d)

Menurunnya inflasi

19.

Contoh praktik perpajakan yang etis adalah:

a)

Memanfaatkan insentif pajak sesuai ketentuan

b)

Menyembunyikan pendapatan di rekening offshore

c)

Memalsukan bukti transaksi

d)

Menunda pembayaran pajak tanpa alasan

20.

Cooperative compliance dalam perpajakan berarti:

a)

Kerja sama sukarela dengan otoritas pajak untuk transparansi

b)

Menolak pemeriksaan pajak

c)

Membayar pajak hanya saat diperiksa

d)

Menggunakan jasa konsultan untuk menghindari pajak

21.

Kasus Panama Papers (2016) berkaitan dengan:

a)

Penggunaan rekening offshore untuk penghindaran pajak

b)

Manipulasi laporan laba rugi

c)

Pencurian dana CSR

d)

Pemalsuan tanda tangan direktur

22.

Kewajiban moral perusahaan dalam membayar pajak adalah:

a)

Kontribusi untuk pembangunan publik

b)

Menghindari sanksi hukum semata

c)

Meningkatkan citra perusahaan secara instan

d)

Memenuhi permintaan pemegang saham

23.

Insentif pajak yang diberikan pemerintah bertujuan untuk:

a)

Mendorong kepatuhan dan investasi

b)

Mengurangi transparansi keuangan

c)

Mempermudah praktik penggelapan

d)

Menghukum perusahaan yang rugi

24.

Pelanggaran dalam pelaporan pajak dapat menyebabkan:

a)

Denda atau tuntutan pidana

b)

Peningkatan kredit usaha

c)

Penghargaan dari otoritas pajak

d)

Pembebasan dari audit

25.

Perusahaan yang transparan dalam perpajakan akan mendapatkan manfaat berupa:

a)

Kepercayaan dari pemerintah dan masyarakat

b)

Kemudahan dalam melakukan fraud

c)

Pembebasan dari semua kewajiban pajak

d)

Penurunan standar akuntansi

26.

Prinsip utama akuntansi syariah yang melarang ketidakpastian (gharar) dan judi (maysir) bertujuan untuk:

a)

Meningkatkan laba perusahaan

b)

Menjamin keadilan dan kejujuran transaksi

c)

Mempermudah proses audit

d)

Mengurangi beban pajak

27.

Berikut yang bukan termasuk transaksi syariah adalah:

a)

Mudharabah (bagi hasil)

b)

Riba (bunga)

c)

Murabahah (jual beli dengan markup)

d)

Musyarakah (kemitraan)

28.

PSAK Syariah adalah standar akuntansi yang diterbitkan oleh:

a)

Bank Indonesia

b)

Ikatan Akuntan Indonesia (IAI)

c)

Otoritas Jasa Keuangan (OJK)

d)

Dewan Syariah Nasional (DSN-MUI)

29.

Perbedaan mendasar antara akuntansi syariah dan konvensional terletak pada:

a)

Dasar hukum dan tujuan pelaporan

b)

Penggunaan mata uang digital

c)

Metode penghitungan depresiasi

d)

Frekuensi pelaporan keuangan

30.

Lembaga yang bertugas mengawasi kepatuhan syariah pada bank syariah adalah:

a)

BPK (Badan Pemeriksa Keuangan)

b)

Dewan Pengawas Syariah (DPS)

c)

Kementerian Keuangan

d)

OJK (Otoritas Jasa Keuangan)

31.

Prinsip etika akuntansi yang mengharuskan laporan bebas dari kesalahan material adalah:

a)

Kerahasiaan

b)

Integritas

c)

Kompetensi

d)

Objektivitas

32.

Contoh pelanggaran etika dalam pencatatan keuangan adalah:

a)

Mengakui pendapatan sebelum transaksi selesai (earnings management)

b)

Membayar pajak tepat waktu

c)

Menggunakan standar akuntansi yang berlaku

d)

Melakukan audit internal

33.

Tindakan menyembunyikan transaksi non-syariah dalam laporan keuangan syariah termasuk pelanggaran prinsip:

a)

Transparansi

b)

Konservatisme

c)

Materialitas

d)

Konsistensi

34.

Berikut yang bukan tantangan etika dalam akuntansi syariah adalah:

a)

Tekanan untuk memanipulasi laporan

b)

Konflik kepentingan auditor

c)

Kepatuhan terhadap zakat

d)

Penggunaan rekening offshore

35.

Auditor syariah harus independen untuk memastikan:

a)

Laporan keuangan bebas dari bias dan kepatuhan syariah

b)

Laba perusahaan maksimal

c)

Tidak ada kewajiban zakat

d)

Transaksi berbasis bunga diizinkan

36.

Zakat dalam laporan keuangan syariah harus dicatat sebagai:

a)

Kewajiban sosial perusahaan

b)

Pendapatan non-halal

c)

Biaya administrasi

d)

Cadangan laba

37.

Laporan keuangan syariah wajib mencantumkan:

a)

Pernyataan kepatuhan syariah dari DPS

b)

Daftar pemegang saham mayoritas

c)

Nilai tukar mata uang asing

d)

Rincian gaji direksi

38.

Transaksi mudharabah (bagi hasil) dicatat dalam laporan keuangan sebagai:

a)

Pendapatan bagi hasil (profit-sharing)

b)

Pendapatan bunga

c)

Hutang jangka pendek

d)

Biaya operasional

39.

Tujuan pemisahan pendapatan halal dan non-halal dalam laporan keuangan syariah adalah:

a)

Memastikan transparansi dan kepatuhan syariah

b)

Mengurangi beban pajak

c)

Mempermudah proses merger

d)

Menyembunyikan kerugian

40.

Jika sebuah perusahaan syariah melakukan transaksi riba, konsekuensi syariah-nya adalah:

a)

Laporan keuangan dianggap tidak sah oleh DPS

b)

Perusahaan tetap boleh beroperasi

c)

Hanya dikenakan denda ringan

d)

Tidak berpengaruh pada audit