NEW
Font size
WorksheetsPre test Farmakokinetika
Total questions: 10
Worksheet time: 8mins
Seorang pasien wanita usia 47 tahun, BB 70 kg, TB 160 cm. Memiliki riwayat diabetes selama 10 tahun. Saat ini hasil pemeriksaan lab menunjukan GDP 250 mg/dl, Hba1c 9,0%, kreatinin 4,0 mg/dl, BUN 80 mg/dl, albuminuria +++. Apakah parameter farmakokinetika yang berubah pada kondisi pasien tersebut?
Klirens hepatik
Klirens renal
Klirens non renal
Klirens renal dan hepatik
Volume distribusi
Pasien laki-laki, Tn AZ menjalani perawatan di ICU akibat infeksi urosepsis setelah 5 hari dirawat pasien terdiagnosis mengalami Gagal ginjal Akut. Dokter meresepkan antibiotik yang diberikan secara infus kontinyu. Diketahui klirens pasien saat dalam kondisi uremia total 10 ml/menit, Cpss yang diinginkan adalah 4 ug/ml. Dengan anggapan klirens normal adalah 100 ml/menit. Berapakah penyesuaian laju infus antibiotik yang anda sarankan SEBELUM pasien mengalami AKI?
0,4 mg/menit
4 mg/menit
40 mg/menit
4 tetesan per menit
40 tetesan per menit
Pasien laki-laki, Tn AZ menjalani perawatan di ICU akibat infeksi urosepsis setelah 5 hari dirawat pasien terdiagnosis mengalami Gagal ginjal Akut. Dokter meresepkan antibiotik yang diberikan secara infus kontinyu. Diketahui klirens pasien saat dalam kondisi uremia total 10 ml/menit, Cpss yang diinginkan adalah 4 ug/ml. Dengan anggapan klirens normal adalah 100 ml/menit. Berapakah penyesuaian laju infus antibiotik yang anda sarankan SESUDAH pasien mengalami AKI?
0,04 mg/menit
4 mg/menit
40 mg/menit
4 tetesan per menit
40 tetesan per menit
Tn AZ dirawat di ICU akibat infeksi pneumonia. Pada har ike-5 pengobatan, pasien mengalami peningkatan nilai kreatinin dan BUN. Dokter mendiagnosis kondisi AKI-ESRD. Dokter meminta rekomendasi penyesuaian aturan pakai untuk antibiotik yang sebelumnya memiliki aturan pakai 2 x1 gram (diketahui kN = 0,650/ jam dan kuremia = 0,065/jam) Berapa interval pemberian antibiotik yang disarankan setelah kondisi AKI?
Tiap 12 jam
Tiap 24 jam
Tiap 120 jam
Tiap 10 jam
Tiap 100 menit
Seorang bapak usia 62 tahun menderita pneumonia dengan suspek infeksi Pseudomonas aeroginosa. Dokter meresepkan 500 mg ceftazidime tiap 12 jam secara IV Bolus hingga mencapai kadar tunak. Saat mecapai kadar tunak, didapat nilai AUC untuk 1 interval dosis adalah 36 mg/L jam. Berapakah konsentrasi rata-rata (Cpavss) untuk interval dosis tersebut?
2,1 ug/ml
3 ug/ml*
3,5 ug/ml
4,1 ug/ml
5 ug/ml
Seorang pasie 65 kg memulai terapi teofilin infus kontinyu 40 mg/ jam. Hasil pengukuran kadar tunak adalah 10 mg/L. Jika volume distribusi teofilin pasien adalah 40 L. Berapa laju eliminasi teofilin?
0,1/ jam*
0,3/jam
0,6 jam
0,8/jam
1/jam
Pasien 46 tahun, Tinggi 180 cm, berat 81 kg mengalami infeksi pencernaan dan diresepkan tetrasiklin HCl 250 mg secara oral setiap 8 jam dengan durasi 5 hari. Data bioavailabilitas tetrasiklin oral adalah 75%, VD 1,5 L/kg BB, t1/2 eliminasi 10 jam, tetapan absorbsi 0,9/jam. Berapakah waktu untuk mencapai kadar puncak?
2 Jam
2,5 jam
2,75 jam
3,08 jam
3,17 jam
Pasien 46 tahun, Tinggi 180 cm, berat 81 kg mengalami infeksi pencernaan dan diresepkan tetrasiklin HCl 250 mg secara oral setiap 8 jam dengan durasi 5 hari. Data bioavailabilitas tetrasiklin oral adalah 75%, VD 1,5 L/kg BB, t1/2 eliminasi 10 jam, tetapan absorbsi 0,9/jam. berapakah kadar plasma puncak?
1,25 mg/L
2,5 mg/L
3,0 mg/L
3,5 mg/L
3,6 mg/L
Diketahui obat memiliki laju klirens total 15 ml/menit dan memiliki laju klirens renal 10 ml/menit. Berapakah klirens liver?
12 ml/menit
10 ml/menit
5 ml/menit*
7 ml/menit
15 ml/menit
Seorang laki-laki usia 75 th, TB 170 cm dan BB 78 kg menderita diabetes melitus tipe 2. Klirens pasien 5 ml/menit. Pasien menderita infeksi dan diterapi dengan tobramisin 1 mg/kg BB secara iv bolus. Diketahui t1/2 tobramisin pada pasien tersebut adalah 20 jam. Berapakah nilai Cp sesaat setelah diinjeksi?
9 mg/L*
15 mg/L
18 mg/L
20 mg/L
15 mg/L
