Wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Memaknai dan membedakan Puisi

Total questions: 20

Worksheet time: 27mins

Name
Class
Date
1.

Dengan anak janganlah lalai

Supaya boleh naik ke tengah balai


Kata lalai bermakna ....

a)

lengah

b)

santai

c)

malas

d)

lemah

2.

Dengan anak janganlah lalai

Supaya boleh naik ke tengah balai


Kata lalai bermakna ....

a)

lengah

b)

santai

c)

malas

d)

lemah

3.

Diriku lemah anggotaku layu

Rasakan cinta bertalu-talu

Kalau begini datangnya selalu

Tentulah Kakanda berpulang dahulu


Bait puisi itu menyatakan ....

a)

penyesalan

b)

kedukaan

c)

keputusasaan

d)

ketakutan

4.

Diriku lemah anggotaku layu

Rasakan cinta bertalu-talu

Kalau begini datangnya selalu

Tentulah Kakanda berpulang dahulu


Bait puisi itu menyatakan ....

a)

penyesalan

b)

kedukaan

c)

keputusasaan

d)

ketakutan

5.

Bacalah puisi berikut!


Engkau melukis langit kala malam...

Sinarmu tersenyum merekah

Mengajak manusia menerka

Menghitung berapa di sana

Meski engkau terlalu banyak


Makna kata yang bercetak miring pada puisi tersebut adalah ....

a)

menghiasi

b)

mewarnai

c)

menggambar

d)

mengecat

6.

Bacalah isi puisi berikut dengan saksama!

Karangan Bunga

Tiga anak kecil

Dalam langkah malu-malu

Datang ke Salemba

Sore itu

“Ini dari kami bertiga

Pita hitam dalam karangan bunga

Sebab kami ikut berduka

Bagi kakak yang ditembak mati siang tadi.”


Maksud puisi tersebut adalah . . . .

a)

Menceritakan tiga anak kecil datang

b)

Menggambarkan anak kecil yang malu-malu

c)

Menceritakan peristiwa sore itu

d)

Menggambarkan peristiwa kedukaan

7.

Guruku

Ilmu yang engkau berikan

Laksana pelita yang tak pernah padam

Menerangi jalan gulita

Agar kaki tak salah melangkah


Isi puisi di atas adalah ....

a)

jasa guru yang sangat besar bagi kehidupan

b)

agar tidak salah melangkah orang harus berilmu

c)

ilmu itu bagai pelita kehidupan

d)

kita harus berhati-hati dalam melangkah

8.

Guruku

Ilmu yang engkau berikan

Laksana pelita yang tak pernah padam

Menerangi jalan gulita

Agar kaki tak salah melangkah


Yang dimaksud pelita dalam puisi di atas adalah . . . .

a)

ilmu

b)

guru

c)

jalan

d)

penerang

9.

Bacalah puisi di bawah ini !

Setiap hari selalu dikunjungi

Kau menyediakan berbagai kebutuhan sehari-hari

Baik bahan pangan, maupun sandang

Semua untuk roda perekonomian


Puisi di atas menceritakan keadaan . . . .

a)

stasiun

b)

terminal

c)

bank

d)

pasar

10.

Anak balita rentan terhadap penyakit.


Arti kata rentan adalah . . . .

a)

mudah sembuh

b)

mudah menghindari

c)

jarang terserang

d)

mudah terserang penyakit

11.

Aku cinta olahraga permainan ini

Aku kagum

Aku suka


Catur ....

Dengan catur ku berpikir

Dengan catur ku mengasah otak dan logika.


Makna kata mengasah otak pada puisi di atas adalah . . . .

a)

menajamkan otak

b)

menjadi pintar

c)

menajamkan pikiran

d)

melatih otak

12.

Bacalah kutipan puisi berikut dengan cermat.

Saat kau tak ada

Kucari ke mana pun kau berada

Kau kurindukan

Bukan hanya aku, bunga pun merindukanmu

Tapi, mengapa

Kau datang menerjang rumah dan ladang

Menggenang tanaman dan binatang

Hingga aku dan saudaraku lari tunggang langgang

Menuju tenda pengungsi di tanah lapang

Makna kata "kau" pada puisi di atas adalah ....

a)

kekasih

b)

musuh

c)

musibah

d)

hujan deras

13.

Pemandangan Senjakala


Senja yang basah meredakan hutan terbakar

Kelelawar-kelelawar raksasa datang dari langit kelabu tua

Bau mesiu di udara, Bau mayat. Bau kotoran kuda.


…
Karya W.S. Rendra

Makna kata berhuruf miring dalam puisi di atas adalah ....

a)

banjir yang melanda

b)

air yang mengguyur

c)

kesedihan

d)

hujan di sore hari

14.

Hari-harimu diwarnai pembunuhan dan pembantaian

Dan dihiasi dengan bunga-bunga api

Mengalir sungai darah di sekitarmu

Bahkan tak jarang mata air darah itu

Yang muncul dari tubuhmu

Namun tak dapat …

Runtuhkan semangat juangmu

Makna kata "bunga-bunga api" dalam puisi tersebut adalah ....

a)

kembang api

b)

senjata api

c)

kegembiraan

d)

semangat

15.

Bacalah puisi berikut dengan cermat.

 

Untukmu Pahlawan Indonesiaku

Demi negeri …

Engkau korbankan waktumu

Demi bangsa …

Rela kau taruhkan nyawamu

Maut menghadang di depan

Kau bilang itu hiburan

 

Tampak raut wajahmu

Tak segelintir rasa takut

Semangat membara di jiwamu

Taklukkan mereka penghalang negeri

 

Hari-harimu diwarnai pembunuhan dan pembantaian

Dan dihiasi dengan bunga-bunga api

Mengalir sungai darah di sekitarmu

Bahkan tak jarang mata air darah itu

Yang muncul dari tubuhmu

Namun tak dapat …

Runtuhkan semangat juangmu

Amanat dari puisi tersebut adalah …

a)

Meneladani para pahlawan yang telah rela gugur membela bangsa dan negara

b)

Mengapresiasi perjuangan pejuang yang telah rela gugur membela negara

c)

Ikut serta dalam upaya membangun bangsa dengan menjadi tentara

d)

Ikut serta dalam pembangunan negara lewat jalur berperang

16.

Perhatikan kutipan puisi berikut!

Saat kau tak ada

Kucari ke mana pun kau berada

Kau kurindukan

Bukan hanya aku, bunga pun merindukanmu

Tapi,  mengapa

Kau datang menerjang rumah dan ladang

menggenang tanaman dan binatang

Hingga aku dan saudaraku lari tunggang langgang

menuju tenda pengungsi di tanah lapang

 

Larik yang dicetak miring pada puisi tersebut mengandung majas ….

a)

perumpamaan   

b)

hiperbola

c)

repetisi

d)

personifikasi

17.

Bacalah puisi berikut dengan cermat.

 

Membaca Tanda-Tanda

Karya: Taufik Ismail

 

Ada sesuatu yang rasanya mulai lepas
dari tangan

dan meluncur lewat sela-sela jari kita

Ada sesuatu yang mulanya
tak begitu jelas

tapi kini kita mulai merindukannya

 

Kita saksikan udara
abu-abu warnanya
Kita saksikan air danau
yang semakin surut jadinya
Burung-burung kecil
tak lagi berkicau pagi hari

Hutan         kehilangan ranting

Ranting    kehilangan daun
Daun        kehilangan dahan
Dahan        kehilangan
hutan

Tema puisi di atas adalah ....

a)

kebesaran Allah            

 

b)

kerusakan lingkungan  

c)

campur tangan tuhan

d)

keadaan alam

18.

Bacalah kutipan dua puisi berikut ini!

Puisi 1:

Kabut pagi menari di lembah sunyi,

Daun-daun berbisik lirih pada embun,

Tak ada kata, hanya rasa yang menepi,

Dalam diam, cinta pun merunduk.

Puisi 2:

Pita cahaya melingkar di mata,

Suara klakson bersaing dengan detak jam,

Pikiran berloncatan, frasa patah-patah,

Dunia jadi pecahan kaca warna-warni.

Soal: Berdasarkan kedua kutipan puisi di atas, manakah pernyataan yang paling tepat mengenai perbedaan puisi diafan dan puisi prismatis?

a)

A. Puisi 1 termasuk prismatis karena menggunakan banyak simbol dan gaya bahasa tidak langsung, sedangkan Puisi 2 termasuk diafan karena pesannya lebih eksplisit.

b)

B. Puisi 1 termasuk diafan karena memiliki kejelasan makna dan alur yang tenang, sedangkan Puisi 2 termasuk prismatis karena bersifat eksperimental dan memecah masalah

c)

C. Kedua puisi termasuk diafan karena menyampaikan perasaan secara jernih tanpa banyak permainan bahasa.

d)

D. Kedua puisi termasuk prismatis karena keduanya menggunakan metafora dan suasana surealis secara berlebihan.

19.

Perhatikan dua pernyataan berikut:

Puisi yang menggunakan bahasa yang jelas dan mudah dipahami disebut puisi diafan.

Puisi yang menggunakan gaya bahasa yang rumit dan makna yang tersembunyi disebut puisi prismatis.

Manakah contoh puisi yang termasuk puisi diafan?

a)

. Puisi yang menceritakan suasana sore hari di desa dengan kalimat sederhana.

b)

Puisi yang menggunakan banyak kata asing dan sulit dimengerti.

c)

Puisi yang membingungkan dan penuh dengan simbol-simbol.

d)

Puisi yang tidak memiliki makna yang jelas sama sekali.

20.

Perbedaan utama antara puisi diafan dan prismatis terletak pada…

a)

Panjang dan pendeknya baris puisi

b)

Kemudahan dalam memahami maknanya

c)

Jumlah rima dan bait

d)

Jenis kata kerja yang digunakan