NEW
Font size
WorksheetsUjian Tengah Semester SPA_2025
Total questions: 70
Worksheet time: 1hrs 10mins
Zaman batu dibagi menjadi tiga periode, yaitu:
Paleolitik, Arkaik, dan Modern
Paleolitik, Mesolitik, dan Neolitik
Arkaik, Klasik, dan Post-Klasik
Megalitikum, Mesolitikum, dan Barok
Fungsi utama gua pada masa Paleolitikum adalah:
Tempat ritual
Tempat penyimpanan senjata
Tempat tinggal sementara
Tempat pertanian
Contoh seni pada zaman Paleolitikum yang terkenal adalah:
Patung David
Relief Borobudur
Lukisan dinding Lascaux
Kaligrafi Islam
Ciri khas rumah pit house adalah:
Atap berbentuk pelana
Dibangun di atas pohon
Dinding dari batu bata merah
Dibuat dalam tanah dengan struktur tulang mamut
Dalam masa Mesolitikum, manusia mulai:
Menulis di papirus
Menetap dan bercocok tanam
Membangun gedung bertingkat
Membuat senjata api
Struktur dolmen adalah:
Kuil berbentuk kerucut
Makam yang dibangun dengan susunan batu besar
Rumah panggung dari kayu
Monumen dari bata
Fungsi utama henge seperti Stonehenge adalah:
Menara pengawas
Penanda astronomi dan tempat ritual
Tempat berkumpul keluarga
Gudang pangan
Rumah Mezhyrich terkenal karena menggunakan:
Dinding kayu penuh ukiran
Tulang dan rahang mamut
Batu bata merah
Kulit hewan yang dijalin
Dalam masa Neolitik, rumah mulai dibangun dengan bahan:
Batu gamping
Beton
Batu bata lumpur
Marmer
Contoh pemukiman Neolitik yang besar dan kosmopolitan adalah:
Giza
Pompeii
Çatalhöyük
Lascaux
Bangunan utama di pusat kota Mesopotamia adalah:
Agora
Pyramida
Ziggurat
Mastaba
Peradaban Mesopotamia berkembang di antara sungai:
Nil dan Amazon
Tigris dan Eufrat
Indus dan Gangga
Mississippi dan Danube
Raja yang membangun piramida bertingkat pertama adalah:
Ramses II
Imhotep
Zoser
Cheops
Fungsi utama mastaba dalam arsitektur Mesir adalah:
Kuil
Makam
Istana
Museum
Kepercayaan masyarakat Mesir terhadap kehidupan setelah mati tercermin dalam:
Gereja bawah tanah
Pemujaan leluhur
Pembangunan makam permanen
Penggunaan kaca patri
Kuil Yunani dibedakan berdasarkan jumlah kolom pada fasad. Bangunan dengan enam kolom disebut:
Octastyle
Hexastyle
Tetrastyle
Distyle
Material utama rumah di Mesir adalah:
Batu andesit
Beton
Batu bata lumpur
Kayu lapis
Arsitektur Yunani dikenal sebagai:
Teknik cangkang
Kayu bertulang beton
Pertukangan dalam marmer
Panel logam
Fungsi utama agora dalam kota Yunani adalah:
Tempat ibadah
Pasar dan pusat kegiatan publik
Arena gladiator
Makam keluarga bangsawan
Salah satu ciri khas kuil Yunani adalah:
Lengkungan runcing
Pilar berkanopi
Kolom dan balok
Kaca patri melengkung
Bangsa Romawi mengadopsi sistem struktur dari:
Mesir
Yunani
Persia
Byzantium
Teknologi penting yang memungkinkan Romawi membangun kubah besar adalah:
Baja bertulang
Beton Romawi (opus caementicium)
Batu bata kaca
Sistem rangka kayu
Kolom Tuscan merupakan:
Variasi dari kolom Korintus
Kolom dekoratif tanpa struktur
Kolom sederhana versi Dorik
Kolom dengan kepala hewan
Kolom Tuscan merupakan:
Variasi dari kolom Korintus
Kolom dekoratif tanpa struktur
Kolom sederhana versi Dorik
Kolom dengan kepala hewan
Ciri khas bangunan basilika Romawi adalah:
Berbentuk kubah besar
Digunakan untuk ibadah
Berfungsi sebagai pusat hukum dan komersial
Dikelilingi oleh kolom Korintus
Amfiteater Romawi, seperti Colosseum, digunakan untuk:
Pertunjukan seni lukis
Pertunjukan gladiator dan hiburan publik
Pasar rakyat
Pemakaman kerajaan
Kubah Pantheon memiliki diameter sekitar:
20 meter
30 meter
43 meter
50 meter
Forum dalam kota Romawi berfungsi sebagai:
Tempat penyimpanan air
Pusat kegiatan publik dan politik
Gudang makanan
Tempat ibadah utama
Teknik hiasan lantai dengan potongan batu kecil adalah:
Fresco
Mosaic
Mural
Stained glass
Ciri khas utama gereja awal Kristen adalah:
Denah berbentuk salib Yunani
Ruang terbuka dengan altar di barat
Denah basilika dengan altar di timur
Penuh dengan patung dewa-dewi
Basilika San Pietro di Roma dibangun di atas:
Situs kuil Jupiter
Tempat tinggal Yesus
Lokasi martir Santo Petrus
Pasar Romawi
Ciri khas arsitektur Byzantium adalah:
Kolom Tuscan
Kubah di atas denah sentral
Dinding kaca patri
Pilar bundar tanpa lengkung
Nama katedral megah di Konstantinopel pada masa Byzantium adalah:
Notre Dame
Hagia Sophia
San Vitale
St. Mark Venice
Elemen struktur yang memungkinkan kubah berdiri di atas ruang persegi adalah:
Buttress
Trompa
Pendentive
Balok silang
Ciri penting dari dekorasi interior gereja Byzantium adalah:
Ukiran batu
Mosaik berlapis emas
Kaca patri besar
Fresko abstrak
Bangunan baptisteri biasanya terletak:
Di bawah tanah
Terpisah dari gereja utama
Di belakang altar
Di puncak menara
Truss kayu yang digunakan dalam gereja awal Kristen disebut:
Triangulasi
Queen-post dan King-post
Architrave
Purlin beam
Ciri khas denah gereja Byzantium adalah:
Linear dan memanjang
Simetris berbentuk sentral
Berbentuk oktagon
Spiral
Kubah Hagia Sophia memiliki diameter sekitar:
15 m
31 m
41 m
50 m
Ciri khas arsitektur Islam adalah:
Kolom Korintus dan dekorasi lukisan
Simetri menghadap Mekah dan ornamen kaligrafi
Panel kaca patri
Lengkung runcing dan flying buttress
Elemen wajib dalam masjid adalah:
Mihrab dan Minaret
Baptistery dan Narthex
Menara dan Lonceng
Altar dan Apsis
Gaya Romanesque dicirikan oleh:
Kubah beton
Atap pelana dan lengkung bundar
Pilar besi cor
Jendela kaca patri besar
Ciri khas arsitektur Gothic adalah:
Kubah besar beton
Lengkung tumpul dan kolom pendek
Lengkung runcing dan flying buttress
Pilar berdekorasi emas
Gereja Romanesque biasanya memiliki denah:
Simetris radial
Octagonal
Basilikan
Segitiga
Contoh masjid yang kaya ornamen geometris dan arabesque adalah:
Pantheon
Alhambra
Chartres
Hagia Sophia
Gothic berkembang terutama di:
Mesopotamia
Yunani
Prancis
Mesir
Gothic berkembang terutama di:
Mesopotamia
Yunani
Prancis
Mesir
Salah satu teknologi baru dalam arsitektur Gotik adalah:
Kubah pendentive
Flying buttress
Lengkung Korintus
Trompe l'oeil
Salah satu bangunan Romanesque yang terkenal di Italia adalah:
Colosseum
Pisa Cathedral
Acropolis
Villa Savoye
Fungsi utama menara masjid (minaret) adalah:
Menyimpan kitab suci
Tempat imam
Menara pengawas
Panggilan salat
Arsitektur Renaissance berakar pada kebangkitan kembali gaya:
Gothic dan Barok
Klasik Yunani dan Romawi
Mesir Kuno
Gotik Perancis
Tokoh utama dalam pengembangan arsitektur Renaissance di Italia adalah:
Vitruvius
Bramante
Le Corbusier
Palladio
Ciri khas arsitektur Renaissance adalah:
Kaca patri dan tiang tipis
Proporsi harmonis dan ordo klasik
Pilar besi cor
Aksen Arabesque
Michelangelo memberikan kontribusi besar pada pembangunan:
Pantheon
St. Peter's Basilica
Villa Savoye
Parthenon
Baroque dikenal sebagai gaya yang:
Minimalis dan fungsional
Dramatis, dinamis, dan penuh ornamen
Sederhana dan polos
Linear dan geometris
Rococo memiliki karakteristik:
Struktur masif
Detail sederhana dan tenang
Ornamen abstrak dan ringan
Dekorasi logam besar
"Treatise on Architecture" karya Vitruvius menjadi dasar bagi:
Arsitektur Gotik
Teori Proporsi dalam Renaissance
Desain Mesopotamia
Tata kota modern
Palazzo pada masa Renaissance menggantikan fungsi:
Pasar
Benteng atau kastil
Katedral
Amphitheater
Bangunan Renaissance sering menampilkan:
Pilar melengkung
Jendela gotik
Simetri dan rasionalitas
Dome berbentuk bawang
Katedral terbesar di dunia yang dibangun pada era Renaissance adalah:
Notre Dame
Hagia Sophia
St. Peter's Basilica
Westminster Abbey
Arsitektur periode Revival terjadi terutama pada:
Abad ke-10
Abad ke-15
Abad ke-18 dan 19
Abad ke-21
Revolusi Industri memberikan pengaruh terhadap munculnya:
Arsitektur Islam
Skyscraper dan pabrik modern
Rumah panggung kayu
Kuil klasik
Teknologi baru yang diperkenalkan pada masa ini adalah:
Kubah bata
Beton romawi
Baja dan besi cor
Batu alam besar
Gaya Art Nouveau berkembang sebagai bentuk reaksi terhadap:
Modernisme
Gaya klasik
Ketergantungan pada sejarah
Gaya Rococo
Arts and Crafts Movement dipimpin oleh:
Frank Lloyd Wright
William Morris
Otto Wagner
Le Corbusier
"Form follows function" adalah prinsip dari:
John Ruskin
Louis Sullivan
Gaudi
Gropius
Bangunan revival di London dengan detail Gothic yang terkenal adalah:
Big Ben
St. Paul
Houses of Parliament
Buckingham Palace
Tokoh arsitek Amerika yang dikenal dengan Prairie House adalah:
Mies van der Rohe
Thomas Jefferson
Frank Lloyd Wright
Louis Kahn
Gedung Opera House di Paris adalah contoh dari gaya:
Neo-Gothic
Neo-Baroque
Rococo
Brutalisme
Bangunan besi ikonik dari 1889 Exposition Universelle di Paris adalah:
Galeries Lafayette
Grand Palais
Eiffel Tower
Opera Garnier
