Font size
WorksheetsPelestarian Arsitektur
Total questions: 15
Worksheet time: 23mins
Hai Laila, Rina, dan Rani! Mari kita uji pengetahuan kalian tentang warisan budaya. Dalam Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2010, kategori warisan budaya yang diatur adalah sebagai berikut, kecuali . . .
Benda
Kawasan
Bangunan
Ritus
Struktur
Hey Laila, Agus, and Angga! Tahukah kalian bahwa istilah 'Heritage' mulai digunakan setelah munculnya Konvensi UNESCO 1972? Sebelumnya, di tingkat global dan nasional, beberapa istilah yang digunakan untuk merujuk pada makna kata 'Heritage' saat ini adalah . . .
(Pilihlah semua jawaban yang benar)
Barang antik
Monumen
Properti Budaya
Di awal perjalanan pelestarian warisan, Faisal dan Agus sering berdiskusi tentang bagaimana seharusnya hal ini dipahami. Menurut mereka, pelestarian warisan lebih dipahami sebagai . . .
Pelestarian aspek Fisik (tangible)
Pelestarian aspek non fisik (intangible)
Pelestarian aspek fisik dan non fisik
Pelestarian warisan budaya takbenda (WBTB)
Hai Nita, Sri, dan Nisa! Mari kita uji pengetahuan kalian tentang Undang-undang Cagar Budaya Nomor 11 tahun 2010. Apa sih sebenarnya pengertian Kawasan dalam undang-undang tersebut? Yuk, pilih jawaban yang paling tepat!
Satuan ruang geografis yang memiliki sedikitnya dua Situs Cagar Budaya atau lebih yang letaknya berdekatan dan/atau memperlihatkan ciri tata ruang yang khas.
Satuan ruang geografis yang memiliki sedikitnya tiga Situs Cagar Budaya atau lebih yang letaknya berdekatan dan/atau memperlihatkan ciri tata ruang yang khas Universalitas
Satuan ruang geografis yang memiliki sedikitnya empat Situs Cagar Budaya atau lebih yang letaknya berdekatan dan/atau memperlihatkan ciri tata ruang yang khas
Satuan ruang geografis yang memiliki sedikitnya lima Situs Cagar Budaya atau lebih yang letaknya berdekatan dan/atau memperlihatkan ciri tata ruang yang khas
Satuan ruang geografis yang memiliki sedikitnya enam Situs Cagar Budaya atau lebih yang letaknya berdekatan dan/atau memperlihatkan ciri tata ruang yang khas
Hey Angga, Susi, and Siti! Let's take a journey through time! Konsep pelestarian bangunan mulai dilakukan pada era perkembangan arsitektur . . .
Klasik
Romawi
Yunani
Gotik
Renaisans
Sejak 2011, UNESCO mengeluarkan sebuah rekomendasi yang menjadi panduan bagi pengelola wilayah kota dalam melestarikan warisan budayanya. Nah, Adi, Eko, dan Dian, apakah kalian tahu rekomendasi tersebut? Yuk, kita uji pengetahuan kalian!
Nairobi Recommendation Concerning the Preservation of Cultural Property Endangered by Public or Private Works
Recommendation concerning the Safeguarding and Contemporary Role od Historic Areas
Recommendation concerning the preservation of, and access to, documentary heritage including in digital form
Recommendation on the Historic Urban Landscape (HUL)
Recommendation defining the international principles to be applied in the field of archaeological excavations
Halo, Rizky, Yuni, dan Dian! Kalian tahu kan bahwa ICOMOS memiliki peran penting dalam pelestarian warisan budaya, terutama yang terkait dengan kota dan arsitektur? Nah, salah satu Piagam ICOMOS yang sangat berpengaruh dalam teori pelestarian warisan budaya adalah yang membahas tentang cultural significance. Piagam ini sering dirujuk oleh berbagai negara anggota UNESCO dan ICOMOS. Yuk, coba tebak nama piagam tersebut adalah . . .
Piagam Burra 1979
Piagam Venesia 1964
Piagam Washington 1987
Piagam Florence, 1984
Piagam Fezz, 1993
Hai Yuni, Rizky, dan Rina! Mari kita eksplorasi beberapa piagam, konvensi, dan rekomendasi yang sangat berpengaruh dalam perkembangan teori dan konsep pelestarian di tingkat dunia. Siap untuk tantangan ini?
(Pilihlah semua jawaban yang benar)
Konvensi UNESCO 1972, Piagam Burra, Australia 1979
Piagam Atlantik, Konvensi Ramsar 1971
Konvensi BERN UNESCO 1979
Hai Rani, Agus, dan Wahyu! Mari kita bahas tentang konservasi. Konservasi adalah seluruh proses pemeliharaan suatu tempat (warisan) untuk mempertahankan signifikansi budayanya. Di bawah ini merupakan alasan mengapa signifikansi atau nilai penting merupakan aspek utama dalam upaya pelestarian.
(Pilihlah semua jawaban yang benar)
Tujuan utama pelestarian tidak hanya untuk melestarikan fisik dari warisan itu semata, melainkan juga untuk mempertahankan nilai-nilai penting yang terkandung oleh pusaka agar tidak berkurang ataupun hilang.
Signifikansi atau nilai penting dari sebuah heritage akan bermanfaat bagi kebijakan pengembangan heritage itu sendiri dimasa mendatang
Signifikansi atau Nilai Penting menggambarkan apa yang tidak terlihat saja dari bangunan tersebut
Halo teman-teman! Mari kita bahas tentang pelestarian cagar budaya di Indonesia. Beberapa isu yang muncul dari masa lalu hingga saat ini antara lain . . .
(Rizky, Rahman, dan Rina, pilihlah semua jawaban yang benar)
Aspek Legislasi, Kebijakan dan Panduan
Konsep Pengelolaan (Heritage Manajemen)
Peran Publik dan Sektor Swasta
Halo teman-teman! Mari kita bahas tentang Pendekatan Lansekap Kota Bersejarah (Historic Urban Landscape/HUL). Pendekatan ini menekankan bahwa pelestarian warisan budaya harus terintegrasi dan bersinergi dengan pembangunan kota atau wilayah melalui perspektif win-win solution. Sekarang, Agung, Dedi, dan Adi, manakah pernyataan di bawah ini yang sesuai dengan prinsip tersebut?
(Pilihlah semua jawaban yang benar)
Karakter kota tetap terjaga dan cagar budaya sebagai katalisator pembangunan sosial ekonomi
Masyarakat memiliki peran sentral dalam pelestarian warisan budaya
Pemerintah adalah aktor utama dalam pelestarian pusaka, tidak memerlukan peran masyarakat
Desentralisasi perlindungan dan pengelolaan cagar budaya
Hai Susi, Siti, dan Rina! Siap-siap untuk menguji pengetahuan kalian tentang Konservasi Arsitektur! Manakah dari pernyataan berikut yang merupakan prinsip dalam Konservasi Arsitektur?
Upayakan bangunan terus difungsikan, Lindungi Bagian yang Menarik atau unik, Pergunakan saran dari ahli, memperbaiki lebih utama daripada mengganti
Penambahan elemen yang unik dan menarik pada periode tertentu dapat diabaikan
Mengutamakan pergantian elemen yang rusak dengan bentuk dan material yang ada di pasar
Dokumentasi dilakukan di akhir pekerjaan sebelum pelestarian
Tindakan pelestarian berdasarkan pengelola atau pemilik bangunan
Hey, teman-teman! Dalam proses pelestarian bangunan cagar budaya, ada beberapa langkah penting yang harus kita ikuti. Yuk, kita lihat prinsip-prinsip dasar yang perlu diperhatikan saat melakukan intervensi. Siapa yang siap untuk berkontribusi?
(Pilihlah semua jawaban yang benar)
Setiap usulan intervensi harus disertai dengan program pengendalian yang akan dilakukan, sejauh mungkin, selama pekerjaan berlangsung. Ayo, Wawan, pastikan kita tidak melewatkan ini!
Struktur yang rusak sedapat mungkin harus diperbaiki dan bukan diganti. Joko, kamu setuju kan?
Pembongkaran dan pemasangan kembali hanya boleh dilakukan sebagai tindakan opsional yang disyaratkan oleh sifat material dan struktur ketika konservasi dengan cara lain tidak mungkin dilakukan, atau berbahaya. Angga, ini penting untuk diingat!
Di Indonesia saat ini, di bawah pemerintahan Kabinet Merah Putih, Titi dan Maya sedang berdiskusi tentang pengelolaan dan pelestarian warisan budaya. Mereka bertanya-tanya, kewenangan tersebut berada di bawah . . .
Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan
Kementrian Kebudayaan
Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR)
Kementrian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif
Kementrian Dalam Negeri
Hai teman-teman! Pelestarian Cagar Budaya itu penting banget, lho! Yuk, kita cari tahu apa saja tujuan dari pelestarian ini. Agung, Rudi, dan Adi, kalian siap? Ayo pilih semua jawaban yang benar!
Melestarikan warisan budaya bangsa dan warisan umat manusia
Meningkatkan harkat dan martabat bangsa melalui Cagar Budaya
Memperkuat kepribadian bangsa
Meningkatkan kesejahteraan rakyat
