NEW
Font size
WorksheetsLatihan Soal BAB 5 Peninggalan Sejarah Agama Hindu di Indonesia
Total questions: 50
Worksheet time: 38mins
Berikut ini adalah gambar Prasati Ciaruteun yang merupakan peninggalan sejarah agama hindu di...
Jawa Tengah, Indonesia
Lapangan suci tempat memuja Dewa Siwa pada masa kerajaan Kutai disebut ....
Waprakeswara
Ciaruteun
Muarakaman
Yupa
Pada masa pemerintahan Raja Purnawarman yang ke-22, digalilah Sungai Gomati di dekat sungai Chandrabaga selama 21 hari dan diakhiri dengan penyerahan 1000 ekor lembu/sapi kepada kaum brahmana. Hal ini adalah isi dari prasasti ....
Ciaruteun
Muara Cianten
Jambu
Tugu
Salah satu prasasti Kerajaan Tarumanagara berisi lukisan tapak kaki gajah yang disamakan dengan tapak kaki gajah Airawata. Hal ini terdapat pada Prasasti ....
Pasir Awi
Kebon Kopi
Jambu
Muara Cianten
Sejarah perkembangan agama Hindu di Kalimantan sampai saat ini masih banyak umat Hindu yang masih melaksanakan tradisi leluhur dalam hal kehidupan beragama, bahkan memiliki tempat suci seperti halnya umat Hindu di Bali. Berikut merupakan sebutan untuk tempat suci agama Hindu di Kalimantan ....
Balai Basarah
Menhir
Candi
Kuil
Salah satu peninggalan kerajaan di Jawa Tengah adalah Candi Dieng. Candi Dieng merupakan candi Hindu beraliran ....
Berikut ini adalah gambar peninggalan sejarah perkembangan Agama Hindu di Jawa Tengah yang sekilas terlihat seperti Piramid. Nama candi berikut adalah
Dari foto berikut yang manakah foto Prasasti Sojomerto ....
Perhatikan pernyataan berikut!
“Vikrantyasyah vanipateh, Cri Pateh Purnawarman Tarumanagarandrasa, visnor iva, Padadwayani”. Terjemahan: Kedua telapak kaki yang seperti telapak kaki sang Dewa Wisnu adalah telapak kaki Raja Purnawarman, raja dari negeri Tarumanagara yang gagah berani. Pernyataan di atas adalah isi dari Prasasti ....
Ciaruteun
Kobonkopi
Pasir Awi
Jambu
Salah satu prasasti yang menggunakan tahun Candrasangkala yang berbunyi ”sruti indria rasa” adalah ..
Siapakah nama raja pertama pendiri dari kerajaan Kutai...
Kudungga
Mulawarman
Asmawarman
Ansuman
Gajah Mada adalah tokoh kerajaan Majapahit yang menjabat sebagai .....
Kalimat Bhinneka Tunggal Ika menjadi semboyan Republik Indonesia, terdapat pada kitab….
Sutasoma
Bharata Yudha
Nagarakrtagama
Kresnayana
Majapahit mencapai puncak kejayaan pada masa pemerintahan raja …
Kartanegara
Raden Wijaya
Hayam Wuruk
Tribuanatunggadewi
Patih kerajaan Majapahit pengucap sumpah Palapa, bernama…..
Sora
Kuti
Hayam Wuruk
Gajah Mada
Kerajaan-kerajaan di bawah ini yang bercorak agama hindu adalah .....
Majapahit
Singasari
Mataram Kuno
Sriwijaya
Kalingga
Kutai
Samudra Pasai
Majapahit, Singasari, Sriwijaya
Samudra Pasai, Sriwijaya, Kutai
Majapahit, Singasari, Mataram Kuno
Majapahit, Mataram Kuno, Samudra Pasai
Raja Kediri yang terkenal dengan ramalannya adalah ...
Raden Wiyjaya
Purnawarman
Jayabaya
Jayawarsa
Peninggalan sejarah agama Hindu di Jawa Timur, salah satunya ditemukan kesusastraan berupa Kitab Lubdaka. Kitab ini dibuat oleh ....
Mpu Tanakung
Mpu Tantular
Mpu Triguna
Mpu Prapanca
Ken Arok adalah raja yang mendirikan kerajaan ...
Kutai
Majapahit
Singasari
Tarumanegara
Agama Hindu masuk ke Indonesia dibawa oleh ...
pedagang dan pelaut
pedagang dan penjajah
pendeta Brahmana dan pelaut
pendeta Brahmana dan pedagang
Apa nama kerajaan Hindu tertua di Indonesia KERAJAAN
SRIWIJAYA
MAJAPAHIT
KUTAI
MATARAM KUNO
Kerajaan Tarumanegara mencapai masa kejayaan pada masa pemerintahan
RAJA PURNAWARMAN
RAJA KERTANEGARA
RAJA RADEN WIJAYA
RAJA PUNTADEWA
Perhatikan peninggalan-peninggalan berikut !
1. Prasasti Kebon Kopi
2. Prasasti Tukmas
3. Prasasti Ciaruteun
4. Prasasti Tunahuru
Prasasti yang merupakan peninggalan kerajaan Tarumanegara, ditunjukkan oleh nomor ...
A. 1 dan 2
B. 1 dan 3
C. 3 dan 4
D. 2 dan 3
Raja Mulawarman merupakan seorang raja di kerajaan Kutai yang menganut Agama Hindu dengan memuja Dewa Siwa. Hal ini terbukti dengan ditemukannya tujuh buah Yupa, dimana Yupa itu berisi keterangan yang menyebutkan bahwa Raja Mulawarman melakukan yadnya pada suatu tempat suci untuk memuja Dewa Siwa. Tempat tersebut disebut dengan ...
A. Wamsakarta
B. Waprakeswara
C. Panyasya
D. Prasasti
