Wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Bencana dan Mitigasi

Total questions: 15

Worksheet time: 11mins

Name
Class
Date
1.

Gunung Sinabung di Sumatera Utara meletus dan menghasilkan abu vulkanik yang menyelimuti wilayah sekitarnya. Dalam waktu bersamaan, wilayah tersebut mengalami penurunan curah hujan yang signifikan. Berdasarkan fenomena tersebut, bagaimana abu vulkanik dapat memengaruhi proses pembentukan hujan?

a)

Abu vulkanik menyerap uap air sehingga mencegah pembentukan awan.

b)

Terbentuknya aerosol dari abu vulkanik menyebabkan awan tidak mampu menurunkan hujan.

c)

Abu vulkanik menghalangi sinar matahari sehingga suhu udara meningkat.

d)

Inti kondensasi bertambah sehingga curah hujan meningkat.

e)

Tekanan udara naik akibat aktivitas vulkanik yang memicu cuaca kering.

2.

Indonesia menghadapi tantangan berupa cuaca ekstrem yang menyebabkan banjir di satu wilayah dan kekeringan di wilayah lainnya. Apa strategi adaptif yang paling efektif untuk sektor pertanian dan permukiman dalam menghadapi tantangan tersebut?

a)

Meningkatkan pembangunan bendungan dan memperluas lahan pertanian.

b)

Mengalihkan kegiatan pertanian ke wilayah yang lebih aman.

c)

Restorasi ekosistem dan penerapan pertanian berbasis iklim.

d)

Memindahkan semua permukiman ke daerah bebas risiko.

e)

Menyebarkan teknologi pertanian tanpa memperhatikan aspek sosial.

3.

Salah satu faktor utama terjadinya tanah longsor adalah curah hujan yang tinggi. Namun, tidak semua wilayah dengan curah hujan tinggi mengalami longsor. Dalam konteks ini, manakah yang paling memungkinkan terjadinya tanah longsor akibat faktor alami, meskipun curah hujan tidak terlalu tinggi?

a)

Jenis vegetasi yang tumbuh rapat dan memiliki akar dalam

b)

Tanah berstruktur lempung yang mudah menyerap air dan hancur

c)

Lereng curam dengan batuan lapuk akibat gempa tektonik sebelumnya

d)

Aktivitas antropologi yang membangun permukiman di sekitar lereng

e)

Sistem drainase alami yang terbentuk secara bertahap di lereng

4.

Zona subduksi di wilayah Indonesia menghasilkan aktivitas tektonik seperti gempa dan letusan gunung berapi. Apa hubungan antara aktivitas vulkanik dan gempa bumi di zona ini?

a)

Aktivitas vulkanik berkurang karena tekanan rendah di kerak bumi.

b)

Gempa dan letusan saling terkait akibat pergerakan lempeng tektonik.

c)

Gempa dan letusan tidak berhubungan karena berasal dari proses berbeda.

d)

Letusan gunung terjadi tanpa dipengaruhi oleh gempa.

e)

Gempa hanya terjadi pada permukaan bumi, sedangkan letusan di bawah tanah.

5.

Ketika dua lempeng tektonik bertemu dan salah satunya menunjam ke bawah yang lain, tekanan besar terbentuk. Apa penyebab utama gempa bumi pada zona subduksi tersebut?

a)

Akumulasi tekanan akibat dorongan antarlempeng.

b)

Pelepasan gas dari magma akibat tekanan tinggi.

c)

Tarikan gaya gravitasi menyebabkan pergerakan lempeng.

d)

Tekanan gas dari dalam bumi mendorong lempeng.

e)

Perubahan suhu akibat angin menyebabkan gesekan lempeng.

6.

Sebuah daerah pesisir sering mengalami banjir rob setiap musim hujan. Masyarakat setempat telah membangun tanggul, tetapi banjir masih sering terjadi karena saluran drainase tersumbat oleh sampah. Berdasarkan kasus tersebut, manakah tindakan yang paling efektif dalam jangka panjang untuk mengurangi risiko banjir rob di daerah tersebut?

a)

Meninggikan tanggul setiap tahun untuk menghadang air saat terjadi banjir

b)

Menyediakan bantuan darurat dan bekerjasama antara pemerintah dan masyarakat setempat saat banjir terjadi

c)

Mengedukasi masyarakat tentang pengelolaan sampah dan pentingnya menjaga saluran air

d)

Mengungsikan penduduk setiap kali banjir datang dan membuat posko aman bencana ditempat yang memiki topografi tinggi

e)

Mendirikan semua bangunan di lahan yang tinggi, dengan risiko aman bencana

7.

Desa Sukamaju terletak di lereng gunung berapi yang masih aktif. Warga di desa tersebut sudah pernah mengalami letusan besar 10 tahun lalu. Saat ini, aktivitas vulkanik kembali meningkat. Pemerintah telah mengimbau warga untuk bersiap-siap, namun banyak warga tetap beraktivitas seperti biasa.
Berdasarkan situasi tersebut, langkah mitigasi paling efektif yang seharusnya segera dilakukan untuk mengurangi risiko korban jiwa adalah...

a)

Mendirikan posko bantuan dan dapur umum di pusat desa

b)

Memberikan bantuan logistik berupa makanan dan masker kepada warga

c)

Meningkatkan patroli petugas untuk menenangkan warga dan menjaga keamanan

d)

Menginformasi aktivitas gunung dan pencerdasan jalur evakuasi ke tempat yang aman

e)

Menyampaikan informasi aktivitas gunung melalui media sosial dan pengumuman keliling

8.

Sekelompok siswa SMA sedang mengikuti pelatihan kebencanaan di daerah pesisir. Dalam sesi tersebut, mereka diperlihatkan video tsunami 2004 di Aceh. Pelatih menjelaskan bahwa meskipun teknologi peringatan dini sudah canggih, banyak korban terjadi karena kurangnya kesiapan masyarakat dalam mengenali tanda-tanda alam.
Salah satu siswa bertanya, “Kalau teknologi sudah canggih, mengapa tetap banyak korban?”
Apa jawaban paling tepat untuk menjawab pertanyaan siswa tersebut?

a)

Karena tsunami terjadi terlalu cepat sehingga alat tidak sempat berfungsi

b)

Tidak semua daerah yang rawan bencana mempunyai teknologi pendukung yang canggih

c)

Kurangnya kesadaran masyarakat dan kurangnya pengetahuan tentang cara evakuasi

d)

Teknologi yang canggih namun tidak didukung oleh keadaan keuangan masyarakat sekitar.

e)

Beberapa wilayah yang sulit dijangkau, menghambat teknologi sampai ke daerah-daerah terpencil

9.

Setelah tsunami melanda Pulau X, ribuan rumah hancur, fasilitas pendidikan lumpuh, dan banyak nelayan kehilangan kapal. Dalam waktu singkat, pengangguran meningkat, anak-anak tidak sekolah, dan ekonomi lokal berhenti berputar.
Berdasarkan situasi di atas, jenis dampak yang paling dominan dirasakan masyarakat adalah:

a)

Dampak politik dan kebijakan daerah

b)

Dampak fisik dan geologis

c)

Dampak sosial dan ekonomi

d)

Dampak psikologis dan budaya

e)

Dampak psikologis dan lingkungan jangka panjang

10.

amu sedang berlibur di sebuah pantai. Tiba-tiba air laut surut drastis dan banyak ikan terdampar. Orang-orang di sekitarmu malah berlarian ke tengah laut untuk mengambil ikan. Kamu teringat bahwa surut mendadak adalah salah satu tanda tsunami.
Apa tindakan yang paling bijak kamu lakukan dalam situasi tersebut?

a)

Mengamankan diri ke tempat yang tertinggi dan sesuai dengan kualifikasi aman bencana

b)

Mengambil video yang nantinya akan dibuat bahan pembelajaran mitigasi lalu pergi ketempat yang aman

c)

Melakukan identifikasi terlebih dahulu apakah ada tanda-tanda lain dari tsunami

d)

Mengikuti orang lain yang mengamankan diri agar tidak tertinggal jika terjadi tsunami

e)

Berlari ke parkiran untuk mengamankan diri dengan kendaraan agar mempercepat evakuasi

11.

Dalam menghadapi letusan Gunung Api Sindoro, pemerintah memasang sistem peringatan dini berbasis sensor seismik. Data dari sensor dikirim secara real-time ke pusat vulkanologi, dan jika status meningkat, alarm otomatis berbunyi di desa-desa sekitar gunung. Teknologi tersebut berfungsi untuk:

a)

Memprediksi kekuatan letusan dan mengatur sistem tanggul

b)

Memberi informasi real-time agar warga bisa evakuasi dini

c)

Mengatur jadwal penambangan dan aktivitas ekonomi

d)

Mengukur kekuatan getaran tanah untuk mengantisipasi

e)

Menyediakan informasi zona yang terdampak letusan gudung

12.

Setelah banjir besar di wilayah Hulu Sungai, warga mengalami kesulitan ekonomi karena lahan pertanian rusak, ternak mati, dan alat produksi hilang. Pemerintah merespons dengan bantuan uang tunai, pelatihan pertanian ramah lingkungan, serta pendampingan usaha kecil. Langkah-langkah tersebut termasuk ke dalam fase:

a)

Upaya mitigasi bencana

b)

Langkah tanggap darurat

c)

Pemulihan jangka panjang

d)

Adaptasi perubahan lingkungan

e)

Penanganan awal bencana

13.

Kota Y berada di zona pertemuan lempeng tektonik aktif. Wilayah ini memiliki struktur batuan yang rapuh dan tanah aluvial yang lunak. Saat terjadi gempa, dampak kerusakan bangunan jauh lebih parah dibanding wilayah lain yang berjarak tidak terlalu jauh. Faktor fisik yang paling berperan memperbesar dampak gempa tersebut adalah...

a)

Meningkatnya aktivitas vulkanik akibat pergeseran lempeng

b)

Jarak wilayah pemukiman dekat dengan pusat gempa

c)

Jenis tanah dan batuan yang memperkuat getaran

d)

Ketidaksiapan infrastruktur dan kurangnya teknologi dalam menghadapi gempa

e)

Kurangnya pencerdasan gempa kepada masyarakat setempat

14.

Angin puting beliung adalah bencana alam yang sering terjadi secara tiba-tiba dan merusak dalam skala lokal. Meski terlihat hanya fenomena angin, proses terbentuknya melibatkan berbagai kondisi atmosfer yang kompleks. Manakah kondisi atmosfer berikut yang paling memungkinkan terbentuknya angin puting beliung secara alami?

a)

Perbedaan suhu dan tekanan udara yang besar antara siang dan malam di wilayah dataran tinggi

b)

Pergerakan angin muson basah yang membawa kelembaban tinggi ke wilayah pesisir

c)

Awan cumulonimbus yang tumbuh cepat akibat pemanasan lokal ekstrem di wilayah datar

d)

Udara panas naik perlahan dari permukaan tanah basah di pagi hari yang cerah

e)

Pergerakan massa udara dingin dari kutub yang bertabrakan dengan udara hangat di laut dalam

15.

Tsunami merupakan bencana alam yang memiliki daya rusak luar biasa dan sering terjadi tiba-tiba setelah gangguan besar di laut. Namun, tidak semua gangguan bawah laut menyebabkan tsunami.
Manakah kondisi alami berikut yang paling mungkin menyebabkan tsunami besar dengan dampak luas?

a)

Aktivitas gempa dangkal di tengah dasar laut dengan pergeseran horizontal kecil

b)

Letusan gunung api bawah laut yang mengeluarkan lava secara perlahan ke permukaan air

c)

Longsor bawah laut akibat getaran yang menyebabkan perpindahan massa secara vertikal

d)

Aktivitas pasang surut ekstrem akibat posisi bulan dan matahari yang sejajar sempurna

e)

Arus laut dalam yang berubah arah akibat perbedaan suhu air laut secara tiba-tiba