Font size
WorksheetsPTS PAI kelas X Genap
Total questions: 25
Worksheet time: 2hrs 50mins
Dalil naqli utama dalam Al-Qur'an yang berisi larangan spesifik untuk tidak mendekati perbuatan zina karena merupakan perbuatan keji (fahisyah) dan jalan yang buruk (saa-a sabila) terdapat dalam surat...
Q.S. An-Nur [24] ayat 2
Q.S. Al-Isra' [17] ayat 32
Q.S. At-Tahrim [66] ayat 6
Q.S. Luqman [31] ayat 14
Larangan "janganlah kamu mendekati zina" (وَلَا تَقْرَبُوا الزِّنٰىٓ) dalam Q.S. Al-Isra' [17]: 32 menunjukkan bahwa Islam mengambil sikap preventif. Makna paling tepat dari sikap preventif ini adalah...
Zina adalah dosa besar, namun larangan mendekatinya lebih bersifat anjuran moral daripada hukum yang tegas.
Segala tindakan, situasi, atau pergaulan yang secara logis dapat menjadi pintu gerbang atau sarana menuju perbuatan zina harus dihindari secara sungguh-sungguh.
Larangan utama terletak pada hubungan seksualnya, sedangkan interaksi fisik atau non-fisik lain yang mendekati zina dapat ditoleransi tergantung niat pelakunya.
Menghindari zina cukup dengan menjaga niat agar tetap baik, meskipun berada dalam situasi pergaulan yang rawan.
Selain dampak individual, pergaulan bebas dan perbuatan zina juga menimbulkan dampak serius dalam tatanan kemasyarakatan. Dampak sosial yang paling mendasar dan merusak tatanan tersebut adalah...
Menurunnya angka pernikahan usia muda di kalangan masyarakat modern.
Terganggunya struktur keluarga akibat ketidakjelasan nasab (garis keturunan) dan potensi penyebaran penyakit menular yang membahayakan kesehatan publik.
Meningkatnya kasus kenakalan remaja secara umum seperti tawuran dan vandalisme.
Timbulnya polarisasi sosial antara kelompok masyarakat yang menganut nilai liberal dengan kelompok yang konservatif.
Perintah syariat untuk menutup aurat memiliki banyak hikmah. Keterkaitan paling langsung antara menutup aurat dengan upaya pencegahan perbuatan zina adalah karena menutup aurat berfungsi untuk...
Menegaskan identitas seorang Muslim atau Muslimah di tengah masyarakat.
Melatih kedisiplinan dan ketaatan individu terhadap seluruh perintah Allah SWT.
Membantu mengendalikan rangsangan visual yang tidak perlu, meminimalisir potensi fitnah, serta menjaga batas-batas interaksi yang sehat antar lawan jenis.
Menunjukkan tingkat pemahaman agama dan kesalehan pribadi seseorang.
Dalam konteks hubungan seorang hamba dengan Allah SWT, istilah "Khauf" paling tepat diartikan sebagai...
Perasaan putus asa terhadap ampunan Allah SWT karena banyaknya dosa.
Rasa takut kepada Allah SWT yang didasari pengagungan, pengetahuan akan kebesaran-Nya, dan kesadaran akan kekurangan diri serta potensi siksa-Nya.
Kekhawatiran berlebihan akan urusan duniawi sehingga melupakan akhirat.
Keengganan untuk beribadah karena merasa tidak pantas di hadapan Allah SWT.
Istilah "Raja'" dalam ajaran Islam merujuk pada sikap mental seorang hamba, yaitu...
Angan-angan kosong untuk mendapatkan surga tanpa diiringi amal saleh.
Perasaan optimis dan harapan yang kuat terhadap rahmat, ampunan, dan karunia Allah SWT, yang mendorong untuk berbuat kebaikan.
Keyakinan penuh bahwa semua doa pasti akan dikabulkan sesuai keinginan.
Rasa puas diri dan merasa aman dari murka Allah SWT karena sudah merasa banyak beramal.
Konsep "Tawakkal" kepada Allah SWT dalam Islam paling tepat dipahami sebagai...
Sikap pasrah total terhadap nasib tanpa perlu melakukan usaha atau ikhtiar sama sekali.
Keyakinan bahwa usaha manusia adalah segalanya dalam menentukan hasil akhir.
Upaya menyerahkan atau mewakilkan hasil akhir suatu urusan kepada Allah SWT setelah melakukan ikhtiar (usaha) secara sungguh-sungguh dan maksimal.
Kepercayaan bahwa Allah SWT akan membantu hamba-Nya yang diam saja menunggu pertolongan.
Sikap Khauf (takut) dan Raja' (harap) kepada Allah SWT merupakan dua hal yang perlu dimiliki secara seimbang oleh seorang Mukmin. Perbedaan mendasar antara keduanya terletak pada fokusnya, yaitu...
Khauf fokus pada usaha duniawi, sedangkan Raja' fokus pada hasil akhirat.
Khauf lebih dominan bagi pendosa, sedangkan Raja' lebih dominan bagi orang saleh.
Khauf mendorong untuk menjauhi larangan karena takut akan azab/murka Allah, sedangkan Raja' mendorong untuk melaksanakan perintah karena berharap rahmat/ampunan Allah.
Khauf bersifat pesimis terhadap rahmat Allah, sedangkan Raja' bersifat optimis berlebihan tanpa rasa takut.
Salah satu tanda utama seseorang memiliki Mahabbah (kecintaan) yang tulus kepada Allah SWT akan tercermin dalam perilakunya sehari-hari, seperti...
Sering menyebut nama Allah hanya ketika sedang tertimpa musibah.
Merasa berat dan terpaksa dalam menjalankan ibadah-ibadah wajib.
Mendahulukan perintah Allah dan Rasul-Nya di atas kepentingan pribadi atau lainnya, serta merasakan ketenangan saat berdzikir atau beribadah.
Menunjukkan kesalehan ritual semata namun kurang peduli terhadap akhlak kepada sesama makhluk.
Andi menyadari bahwa ia pernah melakukan beberapa kesalahan di masa lalu. Sikap Khauf (takut) kepada Allah yang benar dan konstruktif yang sebaiknya ia terapkan adalah...
Merasa putus asa dari ampunan Allah karena dosanya terlalu banyak.
Terus menerus menyalahkan diri sendiri tanpa melakukan perubahan.
Menyesali kesalahannya, takut akan azab Allah jika tidak bertaubat, lalu segera berusaha memperbaiki diri, bertaubat nasuha, dan memperbanyak amal saleh.
Mengabaikan kesalahan masa lalu karena yakin Allah Maha Pengampun tanpa perlu bertaubat.
Fatimah telah berlatih dengan sangat giat selama berbulan-bulan untuk mengikuti lomba Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) tingkat provinsi. Ia mempersiapkan diri dengan menjaga kualitas suara, mempelajari tajwid dengan benar, melatih pernapasan, dan tak lupa selalu berdoa memohon kelancaran dan hasil terbaik kepada Allah SWT. Menjelang hari perlombaan, setelah merasa semua usaha maksimal telah dilakukan, sikap tawakkal yang paling tepat ditunjukkan oleh Fatimah adalah...
Merasa sangat yakin akan menjadi juara pertama karena latihannya paling keras di antara peserta lain.
Tampil dengan tenang dan mengerahkan seluruh kemampuannya saat lomba, kemudian menyerahkan sepenuhnya hasil akhir kepada keputusan Allah SWT serta menerimanya dengan ikhlas.
Berhenti berlatih beberapa hari sebelum lomba karena merasa sudah cukup berusaha dan tinggal menunggu takdir Allah SWT saja.
Merasa cemas berlebihan dan terus menerus khawatir akan kemungkinan gagal meskipun sudah berusaha keras dan berdoa
Perhatikan daftar sifat berikut ini: (1) Sabar (2) Hasad (3) Syukur (4) Ghadab (5) Husnuzan Dari daftar tersebut, yang termasuk dalam kelompok akhlak mahmudah (terpuji) ditunjukkan oleh nomor...
(1), (2), dan (3)
(1), (3), dan (5)
(2), (3), dan (4)
(2), (4), dan (5)
Perhatikan daftar sifat berikut ini: (1) Ikhlas (2) Gibah (3) Takabur (4) Tawadhu (5) Fitnah Dari daftar tersebut, yang termasuk dalam kelompok akhlak madzmumah (tercela) ditunjukkan oleh nomor...
(1), (2), dan (3)
(1), (4), dan (5)
(2), (3), dan (5)
(2), (4), dan (5)
Perasaan tidak senang melihat orang lain mendapatkan kenikmatan atau kebahagiaan, disertai harapan agar kenikmatan tersebut hilang dari orang itu, merupakan pengertian dari sifat tercela...
Gibah
Hasad
Takabur
Namimah
Sifat hasad (dengki) dapat menimbulkan berbagai dampak negatif. Dampak negatif yang paling berpengaruh secara langsung terhadap hubungan sosial antar manusia adalah...
Menyebabkan perasaan tidak tenang dan gelisah pada diri orang yang memiliki sifat hasad tersebut.
Memicu konflik interpersonal dan berpotensi merusak keharmonisan dalam pertemanan atau persaudaraan.
Mendorong orang yang menjadi objek hasad untuk lebih berhati-hati dalam menampilkan kenikmatan.
Menurunkan tingkat kepercayaan diri pada orang yang merasa iri terhadap pencapaian orang lain.
Ahmad menyumbangkan sebagian uang jajannya untuk korban bencana alam tanpa mengharapkan pujian dari teman-temannya atau guru. Ia melakukannya semata-mata karena ingin membantu dan mencari ridha Allah SWT. Sikap Ahmad merupakan contoh penerapan sifat...
Syaja'ah
Sabar
Ikhlas
Husnuzan
Ketika Fatimah mendapatkan nilai ujian yang tidak sesuai harapannya meskipun sudah belajar keras, sikap sabar yang paling tepat dan konstruktif yang sebaiknya ia tunjukkan adalah...
Menerima kenyataan tersebut sebagai takdir, lalu merasa tidak perlu berusaha sekeras itu lagi untuk ujian berikutnya karena hasil sudah ditentukan.
Merasa kecewa sesaat adalah wajar, namun kemudian menerima hasil dengan ikhlas, mengevaluasi kemungkinan kekurangan diri, dan bertekad memperbaiki usaha di masa depan.
Menahan amarah dan kesedihan di dalam hati agar tidak terlihat gagal oleh orang lain, sambil diam-diam menyalahkan kondisi eksternal saat ujian.
Menganggap bahwa hasil tersebut adalah yang terbaik dari Allah Swt. sehingga cukup diterima saja tanpa perlu melakukan introspeksi atau rencana perbaikan lebih lanjut.
Menutup aurat sesuai tuntunan syariat merupakan salah satu cara efektif untuk menjaga harkat dan martabat (kehormatan). Hal ini terjadi karena berpakaian yang sopan dan menutup aurat dapat...
Membuat penampilan seseorang lebih dihargai dalam lingkungan kerja profesional.
Menjadi simbol kesederhanaan dan kerendahan hati (tawadhu) di hadapan Allah dan manusia.
Menetapkan batasan fisik dan visual yang jelas, sehingga mengurangi potensi objektivikasi seksual dan melindungi diri dari pandangan atau perlakuan yang merendahkan martabat.
Memastikan seseorang mudah dikenali sebagai bagian dari komunitas Muslim sehingga lebih dihormati oleh sesama Muslim.
Ketika diajak oleh teman-temannya untuk melakukan perbuatan yang dilarang agama, Sinta menolak dengan halus. Dorongan utama dalam hatinya untuk menolak ajakan tersebut adalah karena ia takut akan murka dan azab Allah SWT jika melanggar perintah-Nya. Sikap Sinta ini menunjukkan penerapan...
Raja' yang berlebihan sehingga mengabaikan ajakan teman.
Khauf yang benar sebagai benteng dari perbuatan maksiat.
Putus asa dari kesenangan duniawi.
Keinginan untuk dianggap sebagai orang yang paling alim.
Seorang Mukmin yang memahami konsep Khauf dan Raja' secara seimbang akan cenderung memiliki sikap...
Sangat takut berbuat dosa sehingga tidak berani berinteraksi sosial sama sekali.
Sangat berharap pada rahmat Allah sehingga meremehkan dosa-dosa kecil.
Selalu waspada dan berusaha menjauhi larangan Allah (karena Khauf), namun tetap optimis dan tidak putus asa dalam memohon ampunan serta rahmat-Nya (karena Raja').
Lebih fokus pada rasa takut (Khauf) di waktu sehat, dan lebih fokus pada harapan (Raja') ketika sakit keras menjelang ajal.
Sebutkan dan jelaskan minimal 3 (tiga) cara praktis bagi seorang remaja untuk menjaga diri dari pergaulan bebas dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam konteks pertemanan dan penggunaan media sosial!
Rina adalah seorang siswi SMA yang baru pindah ke sekolah baru. Ia berteman dengan sekelompok siswi populer yang sering mengajaknya pergi ke tempat hiburan malam dan berpacaran dengan gaya yang menurut Rina terlalu bebas dan melanggar norma agama. Rina merasa tertekan karena ingin diterima oleh teman-teman barunya, namun ia juga merasa gaya hidup mereka tidak sesuai dengan ajaran Islam yang diyakininya. Berdasarkan studi kasus tersebut:
a. Analisislah, apa saja risiko jangka pendek dan jangka panjang yang mungkin dihadapi Rina jika ia mengikuti ajakan teman-temannya tersebut?
b. Usulkan sikap Islami yang paling tepat yang sebaiknya diambil oleh Rina dalam menghadapi tekanan teman sebayanya itu!
Jelaskan perbedaan mendasar antara konsep Tawakkal yang diajarkan dalam Islam dengan sikap Fatalisme (pasrah total tanpa usaha) dalam menghadapi suatu kegagalan atau musibah! Berikan contoh bagaimana kedua sikap ini berbeda dalam menyikapi situasi sulit (misalnya gagal dalam ujian atau kehilangan pekerjaan).
Jelaskan makna husnuzan (baik sangka), baik kepada Allah SWT maupun kepada sesama manusia!
Perhatikan situasi berikut: Di kantin sekolah, Ridwan tidak sengaja menyenggol lengan Budi sehingga minuman Budi sedikit tumpah mengenai bajunya. Budi, yang kebetulan sedang dalam suasana hati kurang baik, langsung bereaksi dengan membentak Ridwan menggunakan kata-kata kasar di depan banyak siswa lain. Ridwan merasa kaget, malu, dan sedikit tersinggung dengan reaksi berlebihan Budi. Berdasarkan situasi tersebut:
a. Analisislah, bagaimana potensi sifat Ghadab (marah yang tercela) dapat muncul pada diri Budi dan apa dampak negatifnya jika ia terus menuruti kemarahannya?
b. Jelaskan bentuk sikap Syaja'ah (keberanian yang terpuji) yang dapat ditunjukkan oleh Ridwan dalam merespons situasi tersebut, dan mengapa sikap itu penting dalam menjaga hubungan baik!
