wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

STS LITERASI DIGITAL GENAP

Total questions: 25

Worksheet time: 1hrs 8mins

Name
Class
Date
1.

Apakah kalian mempunyai flashdrive?

4 lines
2.

Apa kegunaan dari flashdrive?

4 lines
3.

Apa flashdrive bisa terkena virus?

4 lines
4.

Jika terkena virus, apa bisa dibersihkan?

4 lines
5.

Dengan apa membersihkannya?

4 lines
6.

Bersyukur kepada Tuhan atas Perlindungan Data Digital

Sore ini, Ahmad dan Dimas ke rumahnya Wisnu untuk belajar kelompok. Mereka bergantian menggunakan komputernya untuk mengerjakan tugas. Setelah dua jam, pekerjaan itu pun selesai. Lalu Ahmad meminta Wisnu untuk mencetaknya rangkap dua. Wisnu pun menyanggupinya. Kemudian dia menyimpan hasil cetakannya itu.

Sebelum mereka berdua pulang, Wisnu meminta Ahmad dan Dimas mengeluarkan flashdrive mereka. Untuk menyimpan hasil tugas mereka dari komputernya. Ahmad yang pertama kali mengeluarkan flashdrivenya, lalu menancapkannya di port USB komputer. Tiba-tiba ada peringatan, flashdrivenya itu mengandung virus.

“Mad, flashdrivemu mengandung virus”, kata Wisnu. “Apa bisa dihilangkan?” tanya Ahmad dengan raut muka yang mendadak sedih. “Tak usah khawatir. Antivirusku cukup handal untuk menghalau virus-virus berbahaya. Setiap bulan, ayahku selalu update antivirusnya”, hibur Wisnu. “Syukurlah kalau begitu. Karena itu satu-satunya flashdrive yang aku punya”, ujar Ahmad.

Kemudian Wisnu memindai flashdrive yang dimiliki Ahmad dengan antivirus yang ada di komputernya. Sesudah itu, dia meminta flashdrivenya Dimas. “Mas, mana flashdrivemu?” tanya Wisnu. “He he he, lupa”, jawab Dimas sambal menggaruk garuk kepalanya. “Tapi kau bawa ponsel kan?” tanya Wisnu lagi.

Lalu Dimas mengeluarkan ponselnya. Dan Wisnu meminta Dimas menyalakan bluetooth yang ada di ponselnya. Agar tugas yang ada di komputer bisa dikirim lewat bluetooth.

Sebenarnya Dimas penasaran mengapa Wisnu meminta dirinya dan Ahmad untuk membuat salinan. Dia merasa cukup disimpan di komputernya Wisnu. Karena tak mau menyimpannya dalam hati, dia pun lalu menanyakannya.

“Wis, mengapa kamu menyuruh kami berdua membawa flashdrive?” tanya Dimas. “Agar jika terjadi hal yang buruk, seperti komputerku mengalami kebakaran, kita masih punya cadangannya”, Wisnu membalasnya. “Ooo… begitu ya?” ungkap Dimas. “Iya. Dengan mencadangkan data, berarti kita telah berusaha untuk menjaga barang milik kita pribadi. Bukankah pak guru sudah berpesan bahwa seorang yang beriman selalu menjaga dengan baik barang barang yang dimilikinya. Dan itu merupakan sebuah tanda syukur atas Pemberian Dari Yang Maha Kuasa.

Siapa yang datang untuk belajar kelompok di rumahnya Wisnu?

4 lines
7.

Bersyukur kepada Tuhan atas Perlindungan Data Digital

Sore ini, Ahmad dan Dimas ke rumahnya Wisnu untuk belajar kelompok. Mereka bergantian menggunakan komputernya untuk mengerjakan tugas. Setelah dua jam, pekerjaan itu pun selesai. Lalu Ahmad meminta Wisnu untuk mencetaknya rangkap dua. Wisnu pun menyanggupinya. Kemudian dia menyimpan hasil cetakannya itu.

Sebelum mereka berdua pulang, Wisnu meminta Ahmad dan Dimas mengeluarkan flashdrive mereka. Untuk menyimpan hasil tugas mereka dari komputernya. Ahmad yang pertama kali mengeluarkan flashdrivenya, lalu menancapkannya di port USB komputer. Tiba-tiba ada peringatan, flashdrivenya itu mengandung virus.

“Mad, flashdrivemu mengandung virus”, kata Wisnu. “Apa bisa dihilangkan?” tanya Ahmad dengan raut muka yang mendadak sedih. “Tak usah khawatir. Antivirusku cukup handal untuk menghalau virus-virus berbahaya. Setiap bulan, ayahku selalu update antivirusnya”, hibur Wisnu. “Syukurlah kalau begitu. Karena itu satu-satunya flashdrive yang aku punya”, ujar Ahmad.

Kemudian Wisnu memindai flashdrive yang dimiliki Ahmad dengan antivirus yang ada di komputernya. Sesudah itu, dia meminta flashdrivenya Dimas. “Mas, mana flashdrivemu?” tanya Wisnu. “He he he, lupa”, jawab Dimas sambal menggaruk garuk kepalanya. “Tapi kau bawa ponsel kan?” tanya Wisnu lagi.

Lalu Dimas mengeluarkan ponselnya. Dan Wisnu meminta Dimas menyalakan bluetooth yang ada di ponselnya. Agar tugas yang ada di komputer bisa dikirim lewat bluetooth.

Sebenarnya Dimas penasaran mengapa Wisnu meminta dirinya dan Ahmad untuk membuat salinan. Dia merasa cukup disimpan di komputernya Wisnu. Karena tak mau menyimpannya dalam hati, dia pun lalu menanyakannya.

“Wis, mengapa kamu menyuruh kami berdua membawa flashdrive?” tanya Dimas. “Agar jika terjadi hal yang buruk, seperti komputerku mengalami kebakaran, kita masih punya cadangannya”, Wisnu membalasnya. “Ooo… begitu ya?” ungkap Dimas. “Iya. Dengan mencadangkan data, berarti kita telah berusaha untuk menjaga barang milik kita pribadi. Bukankah pak guru sudah berpesan bahwa seorang yang beriman selalu menjaga dengan baik barang barang yang dimilikinya. Dan itu merupakan sebuah tanda syukur atas Pemberian Dari Yang Maha Kuasa.

Berapa rangkap tugas mereka dicetak?

4 lines
8.

Bersyukur kepada Tuhan atas Perlindungan Data Digital

Sore ini, Ahmad dan Dimas ke rumahnya Wisnu untuk belajar kelompok. Mereka bergantian menggunakan komputernya untuk mengerjakan tugas. Setelah dua jam, pekerjaan itu pun selesai. Lalu Ahmad meminta Wisnu untuk mencetaknya rangkap dua. Wisnu pun menyanggupinya. Kemudian dia menyimpan hasil cetakannya itu.

Sebelum mereka berdua pulang, Wisnu meminta Ahmad dan Dimas mengeluarkan flashdrive mereka. Untuk menyimpan hasil tugas mereka dari komputernya. Ahmad yang pertama kali mengeluarkan flashdrivenya, lalu menancapkannya di port USB komputer. Tiba-tiba ada peringatan, flashdrivenya itu mengandung virus.

“Mad, flashdrivemu mengandung virus”, kata Wisnu. “Apa bisa dihilangkan?” tanya Ahmad dengan raut muka yang mendadak sedih. “Tak usah khawatir. Antivirusku cukup handal untuk menghalau virus-virus berbahaya. Setiap bulan, ayahku selalu update antivirusnya”, hibur Wisnu. “Syukurlah kalau begitu. Karena itu satu-satunya flashdrive yang aku punya”, ujar Ahmad.

Kemudian Wisnu memindai flashdrive yang dimiliki Ahmad dengan antivirus yang ada di komputernya. Sesudah itu, dia meminta flashdrivenya Dimas. “Mas, mana flashdrivemu?” tanya Wisnu. “He he he, lupa”, jawab Dimas sambal menggaruk garuk kepalanya. “Tapi kau bawa ponsel kan?” tanya Wisnu lagi.

Lalu Dimas mengeluarkan ponselnya. Dan Wisnu meminta Dimas menyalakan bluetooth yang ada di ponselnya. Agar tugas yang ada di komputer bisa dikirim lewat bluetooth.

Sebenarnya Dimas penasaran mengapa Wisnu meminta dirinya dan Ahmad untuk membuat salinan. Dia merasa cukup disimpan di komputernya Wisnu. Karena tak mau menyimpannya dalam hati, dia pun lalu menanyakannya.

“Wis, mengapa kamu menyuruh kami berdua membawa flashdrive?” tanya Dimas. “Agar jika terjadi hal yang buruk, seperti komputerku mengalami kebakaran, kita masih punya cadangannya”, Wisnu membalasnya. “Ooo… begitu ya?” ungkap Dimas. “Iya. Dengan mencadangkan data, berarti kita telah berusaha untuk menjaga barang milik kita pribadi. Bukankah pak guru sudah berpesan bahwa seorang yang beriman selalu menjaga dengan baik barang barang yang dimilikinya. Dan itu merupakan sebuah tanda syukur atas Pemberian Dari Yang Maha Kuasa.

Flashdrive siapakah yang terkena virus?

4 lines
9.

Bersyukur kepada Tuhan atas Perlindungan Data Digital

Sore ini, Ahmad dan Dimas ke rumahnya Wisnu untuk belajar kelompok. Mereka bergantian menggunakan komputernya untuk mengerjakan tugas. Setelah dua jam, pekerjaan itu pun selesai. Lalu Ahmad meminta Wisnu untuk mencetaknya rangkap dua. Wisnu pun menyanggupinya. Kemudian dia menyimpan hasil cetakannya itu.

Sebelum mereka berdua pulang, Wisnu meminta Ahmad dan Dimas mengeluarkan flashdrive mereka. Untuk menyimpan hasil tugas mereka dari komputernya. Ahmad yang pertama kali mengeluarkan flashdrivenya, lalu menancapkannya di port USB komputer. Tiba-tiba ada peringatan, flashdrivenya itu mengandung virus.

“Mad, flashdrivemu mengandung virus”, kata Wisnu. “Apa bisa dihilangkan?” tanya Ahmad dengan raut muka yang mendadak sedih. “Tak usah khawatir. Antivirusku cukup handal untuk menghalau virus-virus berbahaya. Setiap bulan, ayahku selalu update antivirusnya”, hibur Wisnu. “Syukurlah kalau begitu. Karena itu satu-satunya flashdrive yang aku punya”, ujar Ahmad.

Kemudian Wisnu memindai flashdrive yang dimiliki Ahmad dengan antivirus yang ada di komputernya. Sesudah itu, dia meminta flashdrivenya Dimas. “Mas, mana flashdrivemu?” tanya Wisnu. “He he he, lupa”, jawab Dimas sambal menggaruk garuk kepalanya. “Tapi kau bawa ponsel kan?” tanya Wisnu lagi.

Lalu Dimas mengeluarkan ponselnya. Dan Wisnu meminta Dimas menyalakan bluetooth yang ada di ponselnya. Agar tugas yang ada di komputer bisa dikirim lewat bluetooth.

Sebenarnya Dimas penasaran mengapa Wisnu meminta dirinya dan Ahmad untuk membuat salinan. Dia merasa cukup disimpan di komputernya Wisnu. Karena tak mau menyimpannya dalam hati, dia pun lalu menanyakannya.

“Wis, mengapa kamu menyuruh kami berdua membawa flashdrive?” tanya Dimas. “Agar jika terjadi hal yang buruk, seperti komputerku mengalami kebakaran, kita masih punya cadangannya”, Wisnu membalasnya. “Ooo… begitu ya?” ungkap Dimas. “Iya. Dengan mencadangkan data, berarti kita telah berusaha untuk menjaga barang milik kita pribadi. Bukankah pak guru sudah berpesan bahwa seorang yang beriman selalu menjaga dengan baik barang barang yang dimilikinya. Dan itu merupakan sebuah tanda syukur atas Pemberian Dari Yang Maha Kuasa.

Apakah virus yang ada di flashdrive itu dapat dibersihkan?

4 lines
10.

Bersyukur kepada Tuhan atas Perlindungan Data Digital

Sore ini, Ahmad dan Dimas ke rumahnya Wisnu untuk belajar kelompok. Mereka bergantian menggunakan komputernya untuk mengerjakan tugas. Setelah dua jam, pekerjaan itu pun selesai. Lalu Ahmad meminta Wisnu untuk mencetaknya rangkap dua. Wisnu pun menyanggupinya. Kemudian dia menyimpan hasil cetakannya itu.

Sebelum mereka berdua pulang, Wisnu meminta Ahmad dan Dimas mengeluarkan flashdrive mereka. Untuk menyimpan hasil tugas mereka dari komputernya. Ahmad yang pertama kali mengeluarkan flashdrivenya, lalu menancapkannya di port USB komputer. Tiba-tiba ada peringatan, flashdrivenya itu mengandung virus.

“Mad, flashdrivemu mengandung virus”, kata Wisnu. “Apa bisa dihilangkan?” tanya Ahmad dengan raut muka yang mendadak sedih. “Tak usah khawatir. Antivirusku cukup handal untuk menghalau virus-virus berbahaya. Setiap bulan, ayahku selalu update antivirusnya”, hibur Wisnu. “Syukurlah kalau begitu. Karena itu satu-satunya flashdrive yang aku punya”, ujar Ahmad.

Kemudian Wisnu memindai flashdrive yang dimiliki Ahmad dengan antivirus yang ada di komputernya. Sesudah itu, dia meminta flashdrivenya Dimas. “Mas, mana flashdrivemu?” tanya Wisnu. “He he he, lupa”, jawab Dimas sambal menggaruk garuk kepalanya. “Tapi kau bawa ponsel kan?” tanya Wisnu lagi.

Lalu Dimas mengeluarkan ponselnya. Dan Wisnu meminta Dimas menyalakan bluetooth yang ada di ponselnya. Agar tugas yang ada di komputer bisa dikirim lewat bluetooth.

Sebenarnya Dimas penasaran mengapa Wisnu meminta dirinya dan Ahmad untuk membuat salinan. Dia merasa cukup disimpan di komputernya Wisnu. Karena tak mau menyimpannya dalam hati, dia pun lalu menanyakannya.

“Wis, mengapa kamu menyuruh kami berdua membawa flashdrive?” tanya Dimas. “Agar jika terjadi hal yang buruk, seperti komputerku mengalami kebakaran, kita masih punya cadangannya”, Wisnu membalasnya. “Ooo… begitu ya?” ungkap Dimas. “Iya. Dengan mencadangkan data, berarti kita telah berusaha untuk menjaga barang milik kita pribadi. Bukankah pak guru sudah berpesan bahwa seorang yang beriman selalu menjaga dengan baik barang barang yang dimilikinya. Dan itu merupakan sebuah tanda syukur atas Pemberian Dari Yang Maha Kuasa.

Sebutkan manfaat membuat salinan data!

4 lines
11.

​ ​ (a)  

Choose from the below words
Salah satu media penyimpanan data portable
Antivirus
12.

​ (a)  

Choose from the below words
Program Komputer Untuk Mendeteksi Virus
Alat Penyimpan Data
13.

​ (a)  

Choose from the below words
Teknologi yang berfungsi untuk mengirim data
Pemutar Musik
14.

Apakah kalian tahu tentang pencadangan data?

4 lines
15.

Jika tahu tentang pencadangan data, apa manfaat melakukannya?

4 lines
16.

Apakah pencadangan data hanya dapat dilakukan pada media flashdrive?

4 lines
17.

Sebutkan media penyimpanan data selain flashdrive!

4 lines
18.

Apakah data cadangan yang telah dibuat dapat mengembalikan keadaan seperti sebelumnya?

4 lines
19.

Apa nama lain dari istilah pencadangan?

4 lines
20.

Cloud Storage adalah media penyimpanan file berbasis online atau digital yang mengandalkan koneksi internet untuk akses data. Cloud storage merupakan terobosan baru dalam dunia storage atau penyimpanan data yang menonjolkan banyak kelebihan jika dibandingkan dengan media simpan offline seperti hardisk dan flashdrive. Jadi, data yang disimpan ke dalam cloud storage akan disimpan di sejumlah server yang dikelola oleh pihak penyedia layanan atau yang biasa disebut hosting. Contoh: Google Drive, OneDrive, Dropbox, dll.

Menurut keterangan diatas contoh media penyimpan file online cadangan diantaranya!

4 lines
21.

Jodohkan arti kata berikut ini!

a)

returned

1.

dikembalikan seperti semula

b)

duplicated

2.

digandakan diberbagai media

c)

separated

3.

letak penyimpanan terpisah

d)

encrypted

4.

diubah menjadi kode rahasia

22.

Memahami Pencadangan Data Digital

Dalam teknologi informasi, pencadangan atau backup adalah proses membuat data cadangan dengan cara menyalin atau membuat arsip data di gawai, agar nantinya dapat digunakan kembali apabila terjadi kerusakan maupun kehilangan. Tujuan utama dari backup ini tiada lain untuk mengembalikan data, apabila data tersebut hilang. Baik karena sengaja maupun tidak sengaja terhapus atau rusak, dan ingin mengembalikannya ke waktu tertentu pada masa lalu.

Oleh sebab itu, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam melakukan proses pencadangan.

1. Terpisah (Separated)

Untuk lokasi penyimpanan mesti terpisah secara geografis (lebih dari 30 kilometer). Ini untuk mengantisipasi, apabila terjadi gempa bumi, kerusuhan, kebakaran, dan musibah lain.

2. Terduplikasi (duplicated)

Data diduplikasi di lebih dari satu tempat. Untuk perorangan, selain di gawai, bisa juga disalin ke media penyimpanan data seperti harddisk eksternal, flashdrive, CD/DVD, server, atau unggah ke penyimpanan awan (cloud storage).

3. Terenkripsi (encrypted)

Cadangan data harusnya dienkripsi. Kita tentu tidak mau dokumen pribadi maupun informasi rahasia tersebar di internet, seperti Kartu Tanda Penduduk. Sudah banyak kasus penyalahgunaan kartu identitas oleh orang yang tidak bertanggung jawab.

4. Dikembalikan (returned)

Data cadangan yang telah dibuat harus bisa dimundurkan ke waktu tertentu. Misalnya gawai kita terkena virus, maka backup harus bisa di-restore ke waktu atau masa sebelum terkena virus

Apa pengertian dari pencadangan data menurut bacaan diatas?

4 lines
23.

Memahami Pencadangan Data Digital

Dalam teknologi informasi, pencadangan atau backup adalah proses membuat data cadangan dengan cara menyalin atau membuat arsip data di gawai, agar nantinya dapat digunakan kembali apabila terjadi kerusakan maupun kehilangan. Tujuan utama dari backup ini tiada lain untuk mengembalikan data, apabila data tersebut hilang. Baik karena sengaja maupun tidak sengaja terhapus atau rusak, dan ingin mengembalikannya ke waktu tertentu pada masa lalu.

Oleh sebab itu, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam melakukan proses pencadangan.

1. Terpisah (Separated)

Untuk lokasi penyimpanan mesti terpisah secara geografis (lebih dari 30 kilometer). Ini untuk mengantisipasi, apabila terjadi gempa bumi, kerusuhan, kebakaran, dan musibah lain.

2. Terduplikasi (duplicated)

Data diduplikasi di lebih dari satu tempat. Untuk perorangan, selain di gawai, bisa juga disalin ke media penyimpanan data seperti harddisk eksternal, flashdrive, CD/DVD, server, atau unggah ke penyimpanan awan (cloud storage).

3. Terenkripsi (encrypted)

Cadangan data harusnya dienkripsi. Kita tentu tidak mau dokumen pribadi maupun informasi rahasia tersebar di internet, seperti Kartu Tanda Penduduk. Sudah banyak kasus penyalahgunaan kartu identitas oleh orang yang tidak bertanggung jawab.

4. Dikembalikan (returned)

Data cadangan yang telah dibuat harus bisa dimundurkan ke waktu tertentu. Misalnya gawai kita terkena virus, maka backup harus bisa di-restore ke waktu atau masa sebelum terkena virus

Sebutkan empat hal yang harus diperhatikan sebelum melakukan pencadangan data!

4 lines
24.

Memahami Pencadangan Data Digital

Dalam teknologi informasi, pencadangan atau backup adalah proses membuat data cadangan dengan cara menyalin atau membuat arsip data di gawai, agar nantinya dapat digunakan kembali apabila terjadi kerusakan maupun kehilangan. Tujuan utama dari backup ini tiada lain untuk mengembalikan data, apabila data tersebut hilang. Baik karena sengaja maupun tidak sengaja terhapus atau rusak, dan ingin mengembalikannya ke waktu tertentu pada masa lalu.

Oleh sebab itu, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam melakukan proses pencadangan.

1. Terpisah (Separated)

Untuk lokasi penyimpanan mesti terpisah secara geografis (lebih dari 30 kilometer). Ini untuk mengantisipasi, apabila terjadi gempa bumi, kerusuhan, kebakaran, dan musibah lain.

2. Terduplikasi (duplicated)

Data diduplikasi di lebih dari satu tempat. Untuk perorangan, selain di gawai, bisa juga disalin ke media penyimpanan data seperti harddisk eksternal, flashdrive, CD/DVD, server, atau unggah ke penyimpanan awan (cloud storage).

3. Terenkripsi (encrypted)

Cadangan data harusnya dienkripsi. Kita tentu tidak mau dokumen pribadi maupun informasi rahasia tersebar di internet, seperti Kartu Tanda Penduduk. Sudah banyak kasus penyalahgunaan kartu identitas oleh orang yang tidak bertanggung jawab.

4. Dikembalikan (returned)

Data cadangan yang telah dibuat harus bisa dimundurkan ke waktu tertentu. Misalnya gawai kita terkena virus, maka backup harus bisa di-restore ke waktu atau masa sebelum terkena virus

Sebutkan tujuan utama dari pencadangan data!

4 lines
25.

Jodohkan Kata - kata berikut ini!

a)

1.

Flashdisk

b)

2.

CD/DVD

c)

3.

Harddisk

d)

4.

Google Drive

e)

5.

Dropbox