wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Klinik Gigi Palsu

Total questions: 21

Worksheet time: 13mins

Name
Class
Date
1.

Tn.A berobat ke klinik drg. T dengan keluhan gigi palsunya tidak enak dipakai mengunyah. Tn. A sudah menggunakan gigi palsunya sejak 1 tahun yang lalu dan kondisi gigi palsu yang bergoyang saat mengunyah. Dari pemeriksaan intraoral didapatkan gigi yang masih tersisa adalah 37 33 32 31 41 42 43 47, gigi tiruan rahang bawah berjungkit ketika ditekan salah satu sisinya, cangkolan terdapat di gigi 37 33 43 dan 33. Dukungan apa yang digunakan drg.T dalam membuat gigi tiruan Tn.A?

a)

Dukungan gigi

b)

Dukungan kombinasi

c)

Dukungan residual ridge

d)

Dukungan retromolar pad

e)

Dukungan mukobukofold

2.

Tn.A berobat ke klinik drg. T dengan keluhan gigi palsunya sering terlepas saat bicara. Tn. A sudah menggunakan gigi palsunya sejak 1 tahun yang lalu dan kondisi gigi palsu sering terlepas saat berbicara atau mengunyah. Dari pemeriksaan intraoral didapatkan missing gigi 15 16 17 18 25 26 27 28, cangkolan terdapat di gigi 14 dan 24 dengan singulum rest di gigi 13 dan 23. Dukungan apa yang digunakan drg pada gigi tiruan Tn.A?

a)

Dukungan gigi

b)

Dukungan kombinasi

c)

Dukungan palatum keras

d)

Dukungan palatum lunak

e)

Dukungan tuberositas maksila

3.

Tn.A berobat ke klinik drg. T dengan keluhan gigi palsunya tidak enak dipakai mengunyah. Tn. A sudah menggunakan gigi palsunya sejak 3 tahun yang lalu dan kondisi gigi palsu yang bergoyang saat mengunyah. Dari pemeriksaan intraoral didapatkan missing 35 36 37 38 45 46 47 48, cangkolan terdapat di gigi 34 dan 44 dengan singulum rest di gigi 33 dan 43, pemeriksaan dengan kertas artikulasi tidak ditemukan teraan yang lebih tebal, gigi tiruan rahang bawah berjungkit ketika ditekan salah satu sisinya. Apakah yang harus dilakukan drg. T untuk memperbaiki gigi tiruan Tn.A?

a)

Relining

b)

Rebasing

c)

Memindahkan singulum rest menjadi oklusal rest ke gigi 34

d)

Memindahkan singulum rest menjadi oklusal rest ke gigi 44

e)

Memperluas distal extension

4.

Tn.A berobat ke klinik drg. T dengan keluhan gigi palsunya tidak enak dipakai mengunyah. Tn. A sudah menggunakan gigi palsunya sejak 1 tahun yang lalu dan kondisi gigi palsu yang bergoyang saat mengunyah. Dari pemeriksaan intraoral didapatkan missing gigi 36 45 dan 46, gigi tiruan rahang bawah berjungkit ketika ditekan salah satu sisinya, cangkolan terdapat di gigi 35 37 44 dan 47, pada pemeriksaan kertas artikulasi tidak ada teraan yang lebih tebal. Apa yang harus dilakukan drg. T untuk memperbaiki gigi tiruan Tn.A?

a)

Memindahkan cangkolan ke gigi 34 dan menambahkan oklusal rest di gigi 34

b)

Memindahkan cangkolan ke gigi 43 dan menambahkan singulum rest di gigi 43

c)

Memperbaiki adaptasi landasan dengan mukosa

d)

Menambahkan oklusal rest di gigi 34

e)

Membuat gigi tiruan yang baru

5.

Tn.A berobat ke klinik drg. T dengan keluhan gigi palsunya tidak enak dipakai karena sering terlepas saat pasien bicara. Tn. A sudah menggunakan gigi palsunya sejak 5 tahun yang lalu. Dari pemeriksaan intraoral didapatkan missing gigi 36 37 45 46 47, gigi 38 dan 48 sudah diekstraksi. Cangkolan terdapat di gigi 35 44 dan singulum rest di 33 dan 43, pada pemeriksaan kertas artikulasi tidak ada teraan yang lebih tebal, terdapat oklusi semu pada gigi tiruan RA dan RB. Teknik pencetakan apa yang tidak berisiko pada kasus gigi tiruan Tn.T?

a)

Pencetakan closed mouth

b)

Pencetakan fisiologis dengan ireversibel hidrokoloid

c)

Pencetakan fisiologis dengan reversible hidrokoloid

d)

Pencetakan open mouth dan selective pressure

e)

Pencetakan closed mouth dan selective pressure

6.

Ny.A berobat ke klinik drg. A dengan keluhan gigi palsunya gigi palsunya tidak enak dipakai mengunyah. Ny. A sudah menggunakan gigi palsunya sejak 1 tahun yang lalu dan kondisi gigi palsu yang bergoyang saat mengunyah. Dari pemeriksaan intraoral didapatkan missing gigi 36 45 dan 46, pemeriksaan dengan kertas artikulasi didapatkan teraan lebih tebal di bagian cusp bukal anasir gigi 36 dan 45, cangkolan terdapat di gigi 35 37 44 dan 47, dan singulum rest di gigi 43. Apakah yang menjadi kesalahan dalam pembuatan gigi tiruan Ny.A?

a)

Oklusi yang tidak harmonis

b)

Cangkolan yang kurang tepat penempatannya

c)

Landasan yang kurang melekat dengan mukosa

d)

Edukasi dan informasi yang kurang adekuat

e)

Kesalahan desain cangkolan

7.

Ny.A datang ke klinik drg. A 1 hari setelah menggunakan gigi palsunya karena tidak bisa mengeluarkan gigi palsu dari mulutnya.. Dari pemeriksaan intraoral didapatkan missing gigi 36 45 dan 46, cangkolan terdapat di gigi 35 37 44 dan 47, dan singulum rest di gigi 43, gigi 47 dan 37 mesial drifting. Apakah yang menjadi kesalahan dalam pembuatan gigi tiruan Ny.A?

a)

Diagnosa yang tidak adekuat

b)

Cangkolan yang kurang tepat penempatannya

c)

Edukasi dan informasi yang kurang adekuat

d)

Kesalahan penggunaan surveyor

e)

Pencetakan yang tidak adekuat

8.

Ny.A berobat ke klinik drg. A dengan keluhan gusi di bawah gigi palsunya sakit saat mengunyah. Ny. A sudah menggunakan gigi palsunya sejak 1 minggu yang lalu. Dari pemeriksaan intraoral didapatkan missing gigi 35 36 37 38 45 46 47 48, cangkolan terdapat di gigi 34 dan 44 dengan singulum rest di gigi 33 dan 43, batas sayap gigi tiruan berkontak dengan frenulum bukalis kanan, tidak ada perpanjangan distal di regio 3 dan 4. Apakah yang menjadi kesalahan dalam pembuatan gigi tiruan Ny.A?

a)

Pencetakan yang tidak adekuat

b)

Cangkolan yang kurang tepat penempatannya

c)

Landasan yang kurang melekat dengan mukosa

d)

Penutupan jaringan yang kurang adekuat

e)

Kesalahan desain cangkolan

9.

Tn.A berobat ke klinik drg. T dengan keluhan gigi palsunya sering terlepas saat bicara. Tn. A sudah menggunakan gigi palsunya sejak 1 tahun yang lalu dan kondisi gigi palsu sering terlepas saat berbicara atau mengunyah. Dari pemeriksaan intraoral didapatkan missing gigi 15 16 17 18 25 26 27 28, cangkolan terdapat di gigi 14 dan 24 dengan singulum rest di gigi 13 dan 23. Apakah yang menjadi kesalahan dalam pembuatan gigi tiruan Tn.A?

a)

Penempatan singulum rest yang kurang tepat

b)

Landasan yang kurang melekat dengan mukosa

c)

Penempatan lengan cangkolan yang kurang tepat

d)

Perluasan distal yang kurang adekuat

e)

Desain cangkolan yang kurang tepat

10.

Ny.A berobat ke klinik drg. K dengan keluhan gigi palsunya tidak enak dipakai mengunyah karena banyak makanan yang terselip ke bawah gigi palsu. Ny. A sudah menggunakan gigi palsunya sejak 5 tahun yang lalu. Dari pemeriksaan intraoral didapatkan missing gigi 36 37 45 46 47, gigi 38 dan 48 sudah diekstraksi. Cangkolan terdapat di gigi 35 44 dan singulum rest di 33 dan 43, pada pemeriksaan kertas artikulasi tidak ada teraan yang lebih tebal, terdapat oklusi semu pada gigi tiruan RA dan RB. Ny.A harus keluar kota esok harinya karena ada keluarganya yang menikah. Apa yang harus dilakukan drg. K untuk memperbaiki gigi tiruan Ny.A?

a)

Rebasing

b)

Relining

c)

Indirect relining

d)

Indirect rebasing

e)

Direct relining

11.

Tn.A berobat ke klinik drg. T dengan keluhan gigi palsunya tidak enak dipakai mengunyah karena banyak makanan yang terselip ke bawah gigi palsu. Tn. A sudah menggunakan gigi palsunya sejak 7 tahun yang lalu. Dari pemeriksaan intraoral didapatkan missing gigi 36 37 45 46 47, gigi 38 dan 48 sudah diekstraksi. Cangkolan terdapat di gigi 35 44 dan singulum rest di 33 dan 43, pada pemeriksaan kertas artikulasi tidak ada teraan yang lebih tebal, terdapat oklusi semu pada gigi tiruan RA dan RB, landasan gigi tiruan sudah berubah warna dan terdapat retak di beberapa area, terdapat banyak bekas pelapisan akrilik selfcuring sebelumnya. Apa yang harus dilakukan drg. T untuk memperbaiki gigi tiruan Tn.A?

a)

Relining

b)

Rebasing

c)

Memindahkan singulum rest menjadi oklusal rest ke gigi 34

d)

Membuat gigi tiruan baru

e)

Memperluas distal extension

12.

Tn.A berobat ke klinik drg. T dengan keluhan gigi palsunya tidak enak dipakai karena sering terlepas saat pasien bicara. Tn. A sudah menggunakan gigi palsunya sejak 5 tahun yang lalu. Dari pemeriksaan intraoral didapatkan missing gigi 36 37 45 46 47, gigi 38 dan 48 sudah diekstraksi. Cangkolan terdapat di gigi 35 44 dan singulum rest di 33 dan 43, pada pemeriksaan kertas artikulasi tidak ada teraan yang lebih tebal, terdapat oklusi semu pada gigi tiruan RA dan RB. Pertimbangan utama dari prosedur yang akan dilakukan drg. T untuk memperbaiki gigi tiruan Tn.A?

a)

Celah yang tidak enak dilihat

b)

Banyak debris yang terjebak di bawah landasan gigi tiruan

c)

Ketidaknyamanan pasien

d)

Resiliensi mukosa yang menutupi tulang alveolar

e)

Gigi tiruan yang tidak higienis

13.

Tn.A berobat ke klinik drg. T dengan keluhan gigi palsunya sering terlepas saat bicara. Tn. A sudah menggunakan gigi palsunya sejak 1 tahun yang lalu dan kondisi gigi palsu sering terlepas saat berbicara atau mengunyah. Dari pemeriksaan intraoral didapatkan missing gigi 15 16 17 18 25 26 27 28, cangkolan terdapat di gigi 14 dan 24 dengan singulum rest di gigi 13 dan 23. Anatomi apa yang menjadi dukungan utama pada gigi tiruan Tn.A?

a)

Dukungan gigi

b)

Dukungan kombinasi

c)

Palatum keras

d)

Palatum lunak

e)

Tuberositas maksila

14.

Tn.A berobat ke klinik drg. T dengan keluhan gigi palsunya tidak enak dipakai mengunyah. Tn. A sudah menggunakan gigi palsunya sejak 1 tahun yang lalu dan kondisi gigi palsu yang bergoyang saat mengunyah. Dari pemeriksaan intraoral didapatkan missing gigi 36 45 dan 46, gigi tiruan rahang bawah berjungkit ketika ditekan salah satu sisinya, cangkolan terdapat di gigi 35 37 44 dan 47. Apakah yang menjadi kesalahan dalam pembuatan gigi tiruan Tn.A?

a)

Oklusi yang tidak harmonis

b)

Cangkolan yang kurang tepat penempatannya

c)

Landasan yang kurang melekat dengan mukosa

d)

Edukasi dan informasi yang kurang adekuat

e)

Kesalahan desain cangkolan

15.

Tn.A berobat ke klinik drg. T dengan keluhan gigi palsunya tidak enak dipakai mengunyah. Tn. A sudah menggunakan gigi palsunya sejak 1 tahun yang lalu dan sering ada makanan yang terselip ke bawah gigi palsu setelah makan. Dari pemeriksaan intraoral didapatkan missing gigi 35 36 37 38 45 46 47 48, sayap gigi tiruan rahang bawah tidak mencapai batas mukosa bergerak dan tidak bergerak, cangkolan terdapat di gigi 34 dan 44 dengan singulum rest di gigi 33 dan 43. Apakah yang menjadi kesalahan teknisi lab dalam pembuatan gigi tiruan Tn.A?

a)

Pencetakan yang tidak adekuat

b)

Cangkolan yang kurang tepat penempatannya

c)

Landasan yang kurang melekat dengan mukosa

d)

Penutupan jaringan yang kurang adekuat

e)

Kesalahan desain cangkolan

16.

Tn.A berobat ke klinik drg. T dengan keluhan gigi palsunya sudah berubah warna. Tn. A sudah menggunakan gigi palsunya sejak 4 tahun yang lalu. Dari pemeriksaan intraoral didapatkan gigi yang masih tersisa adalah gigi 35-38 44-48 15-18 24-28. Yang bukan merupakan gerakan mandibula amplop posselt Tn.A adalah…

a)

Insisivus bawah menyusuri lingual insisivus atas

b)

Insisivus atas menyusuri lingual insisivus bawah

c)

Posisi edge to edge

d)

Insisivus bergerak ke superior hingga gigi posterior tidak berkontak

e)

gerakan protrusif

17.

Tn.A berobat ke klinik drg. T dengan keluhan gigi palsunya tidak enak dipakai mengunyah. Tn. A sudah menggunakan gigi palsunya sejak 1 tahun yang lalu dan sering ada makanan yang terselip ke bawah gigi palsu setelah makan. Dari pemeriksaan intraoral didapatkan missing gigi 35 36 37 38 45 46 47 48, sayap gigi tiruan rahang bawah tidak mencapai batas mukosa bergerak dan tidak bergerak cangkolan terdapat di gigi 34 dan 44 dengan singulum rest di gigi 33 dan 43. Apakah yang menjadi kesalahan drg dalam pembuatan gigi tiruan Tn.A?

a)

Pencetakan yang tidak adekuat

b)

Cangkolan yang kurang tepat penempatannya

c)

Landasan yang kurang melekat dengan mukosa

d)

Penutupan jaringan yang kurang adekuat

e)

Kesalahan desain cangkolan

18.

Apakah yang menjadi kesalahan dalam pembuatan gigi tiruan Ny.A?Ny.A berobat ke klinik drg. A dengan keluhan gigi bawahnya ompong sejak 1 bulan yang lalu. Ny. A sudah menggunakan gigi palsunya sejak 2 tahun yang lalu. Sebelum menggunakan gigi palsu gigi bawah kirinya sudah goyang. Dari pemeriksaan intraoral didapatkan missing gigi 35 36 37 38 45 46 47 48, cangkolan terdapat di gigi 34 dan 44 dengan singulum rest di gigi 33 dan 43, missing gigi 34. Apakah yang menjadi kesalahan dalam pembuatan gigi tiruan Ny.A?

a)

Diagnosa yang tidak adekuat

b)

Cangkolan yang kurang tepat penempatannya

c)

Edukasi dan informasi yang kurang adekuat

d)

Preparasi mulut yang kurang adekuat

e)

Desain cangkolan yang kurang tepat

19.

Seorang laki-laki berusia 50 tahun datang ke drg A dengan keluhan gigi bawah hilang karena dicabut sejak 1 tahun yang lalu. Pasien kesulitan makan sehingga ingin dibuatkan gigi tiruan dengan harga yang tidak mahal.Pemeriksaan IO: Missing a/r 38,37,36,34,45,46,47,48; Karies media regio 11 dan 21 di mesial, kalkulus (+) seluruh regio.

1. Tentukan klasifikasi edentulus sesuai kasus?

2. Jelaskan rencana perawatan dan disain pembuatan gigi tiruan pada pasien tersebut?

4 lines
20.

Tn.A berobat ke klinik drg. T dengan keluhan gigi palsunya tidak enak dipakai mengunyah karena banyak makanan yang terselip ke bawah gigi palsu. Tn. A sudah menggunakan gigi palsunya sejak 5 tahun yang lalu. Dari pemeriksaan intraoral didapatkan missing gigi 36 37 45 46 47, gigi 38 dan 48 sudah diekstraksi. Cangkolan terdapat di gigi 35 44 dan singulum rest di 33 dan 43, pada pemeriksaan kertas artikulasi tidak ada teraan yang lebih tebal, terdapat oklusi semu pada gigi tiruan RA dan RB. Apa yang harus dilakukan drg. T untuk memperbaiki gigi tiruan Tn.A?

a)

Memindahkan singulum rest menjadi oklusal rest ke gigi 34

b)

Memindahkan singulum rest menjadi oklusal rest ke gigi 44

c)

Relining

d)

Rebasing

e)

Menambahkan oklusal rest di gigi 34

21.

Tn.A berobat ke klinik drg. T dengan keluhan gigi palsunya tidak enak dipakai karena sering terlepas saat pasien bicara. Tn. A sudah menggunakan gigi palsunya sejak 5 tahun yang lalu. Dari pemeriksaan intraoral didapatkan missing gigi 36 37 45 46 47, gigi 38 dan 48 sudah diekstraksi. Cangkolan terdapat di gigi 35 44 dan singulum rest di 33 dan 43, pada pemeriksaan kertas artikulasi tidak ada teraan yang lebih tebal, tidak terdapat oklusi semu pada gigi tiruan RA dan RB. Apa yang harus dilakukan drg. T untuk memperbaiki gigi tiruan Tn.A?

a)

Memindahkan singulum rest menjadi oklusal rest ke gigi 34

b)

Memindahkan singulum rest menjadi oklusal rest ke gigi 44

c)

Relining

d)

Rebasing

e)

Mengencangkan cangkolan