wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

LapCheck

Total questions: 20

Worksheet time: 29mins

Name
Class
Date
1.

Rasio keuangan yang digunakan untuk mengukur kemampuan perusahaan dalam memenuhi kewajiban jangka pendeknya adalah:

a)

Rasio profitabilitas

b)

Rasio likuiditas

c)

Rasio solvabilitas

d)

Rasio aktivitas

2.

Jika sebuah perusahaan memiliki current assets sebesar Rp120.000.000 dan current liabilities sebesar Rp80.000.000, maka current ratio-nya adalah:

a)

0,67

b)

1,00

c)

1,50

d)

2,00

3.

Berikut ini yang bukan termasuk dalam laporan keuangan utama menurut standar akuntansi keuangan adalah:

a)

Laporan posisi keuangan

b)

Laporan laba rugi

c)

Laporan perubahan modal

d)

Laporan arus kas internal

4.

Rasio yang menunjukkan sejauh mana aktiva perusahaan dibiayai oleh utang disebut:

a)

Return on Assets (ROA)

b)

Gross Profit Margin

c)

Debt to Equity Ratio (DER)

d)

Inventory Turnover

5.

Return on Equity (ROE) mengukur:

a)

Efisiensi penggunaan seluruh aset

b)

Kemampuan perusahaan membayar kewajiban jangka panjang

c)

Tingkat pengembalian atas modal pemilik

d)

Laba bersih yang diperoleh dari penjualan

6.

Rasio aktivitas digunakan untuk menilai:

a)

Struktur modal perusahaan

b)

Efisiensi penggunaan aset

c)

Kemampuan menghasilkan laba

d)

Kelayakan investasi

7.

Jika sebuah perusahaan memiliki laba bersih Rp50.000.000 dan total ekuitas Rp250.000.000, maka Return on Equity (ROE)-nya adalah:

a)

10%

b)

15%

c)

20%

d)

25%

8.

Analisis vertikal pada laporan laba rugi biasanya menggunakan elemen berikut sebagai dasar perhitungan:

a)

Total aset

b)

Laba kotor

c)

Total ekuitas

d)

Penjualan bersih

9.

Dalam analisis horizontal, fokus utama adalah:

a)

. Perbandingan antara komponen laporan keuangan dengan perusahaan lain

b)

Perbandingan pos keuangan terhadap total aset

c)

Perubahan nilai suatu pos keuangan dari satu periode ke periode lain

d)

Perbandingan laba bersih dengan ekuitas

10.

Analisis vertikal dalam laporan posisi keuangan (neraca) biasanya menampilkan akun dalam persentase terhadap:

a)

Total aset

b)

Total ekuitas

c)

Total liabilitas

d)

Laba bersih

11.

Tujuan utama dari analisis rasio keuangan adalah:

a)

Menilai kelayakan harga saham

b)

Menyusun laporan keuangan

c)

Mengevaluasi kinerja keuangan perusahaan

d)

Membuat anggaran perusahaan

12.

Berikut ini yang merupakan contoh analisis horizontal adalah:

a)

Biaya penjualan sebesar 20% dari penjualan bersih

b)

Total aset meningkat 10% dibanding tahun sebelumnya

c)

Laba bersih per saham sebesar Rp500

d)

Return on Investment sebesar 15%

13.

Jika suatu akun meningkat dari Rp100.000.000 menjadi Rp120.000.000, maka persentase kenaikannya dalam analisis horizontal adalah:

a)

15%

b)

18%

c)

20%

d)

25%

14.

Pernyataan berikut ini benar mengenai analisis vertikal adalah:

a)

Hanya dapat diterapkan pada laporan laba rugi

b)

Membandingkan antar perusahaan dalam satu periode

c)

Mengukur perubahan nilai dari waktu ke waktu

d)

Menyajikan setiap komponen laporan sebagai persentase dari total tertentu

15.

Semakin tinggi nilai Inventory Turnover Ratio, maka dapat diartikan bahwa:

a)

Perusahaan memiliki kelebihan persediaan

b)

Perusahaan lambat menjual barang dagangannya

c)

Perputaran persediaan berlangsung lebih cepat

d)

Perusahaan rugi karena harga jual turun

16.

Rasio aktivitas yang digunakan untuk mengukur efisiensi pengumpulan piutang usaha adalah:

a)

Fixed Asset Turnover

b)

Receivables Turnover

c)

Inventory Turnover

d)

Working Capital Turnover

17.

Rasio pasar paling umum digunakan untuk menilai:

a)

Tingkat utang perusahaan

b)

Efisiensi operasional perusahaan

c)

Kinerja perusahaan dari perspektif investor

d)

Likuiditas jangka pendek perusahaan

18.

Rasio yang menunjukkan harga saham perusahaan dibandingkan dengan laba per sahamnya adalah:

a)

Price to Earnings Ratio (P/E Ratio)

b)

Dividend Yield

c)

Return on Assets

d)

Debt to Equity Ratio

19.

Jika suatu perusahaan memiliki laba bersih Rp5.000.000.000 dan jumlah saham beredar 2.000.000 lembar, maka Earnings Per Share (EPS) adalah:

a)

Rp2.500

b)

Rp500

c)

Rp2.000

d)

Rp1.000

20.

Jika perusahaan membayar dividen tunai sebesar Rp200 per lembar saham dan harga pasar sahamnya Rp4.000, maka Dividend Yield-nya adalah:

a)

2%

b)

4%

c)

5%

d)

8%