wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Sumatif Tengah Semester_Ilmu Tafsir_XI D

Total questions: 40

Worksheet time: 1hrs 18mins

Name
Class
Date
1.

Ayat Al Qur'an yang tidak diketahui maksudnya adalah ...

a)

Muhkam

b)

Amtsal

c)

Ta'wil

d)

Mutasyabbih

e)

Tafsir

2.

Fawatihus Suwar, yaitu huruf-huruf alfabetis yang terdapat pada awal-awal surat seperti الم ، يس

adalah termasuk kedalam ayat yang...

a)

muhkam

b)

mutasyabih

c)

Amtsal mursalah

d)

Amtsal kaminah

e)

Naskh

3.

Berikut yang bukan sebab-sebab adanya ayat mutasyabbih ialah ....

a)

Kesamaran pada lafadznya

b)

Kesamaran pada maknanya

c)

Kesamaran pada lafadz dan maknanya

d)

Kesamaran pada asbabun nuzulnya

4.

Perhatikan Ayat berikut!

يد الله فوق أيديهم

Ayat tersebut samar pada ....

a)

Lafadznya

b)

Lafadz dan maknanya

c)

Asbabun nuzulnya

d)

Maknanya

e)

Mufrodnya

5.

Diantara hikmah adanya ayat ayat muhkam dan mutasyabbih adalah

(1) andai seluruh ayat muhkamat, maka sirnalah ujian keimanan manusia

(2) andai seluruh ayat muhkamat, maka lenyaplah kedudukan alQuran sebagai penjelas

(3) Menjadi motivasi untuk terus menggali maksud alQuran

(4) terhindar taqlid

(5) terjadi taqlid

(6) andai seluruh ayat mutasyabbihat, maka lenyaplah ayat alQuran sebagai penjelas

Diantara point' diatas, hikmah ayat muhkam mutasyabbih yang benar ialah...

a)

(1),(2),(5),(6)

b)

(2),(3),(4),(6)

c)

(1),(3),(4),(6)

d)

(1),(3),(5),(6)

e)

(2),(4),(5),(6)

6.

Perhatikan pernyataan berikut ini!

1) Ayat yang diketahui maksudnya, baik karena kejelasan redaksinya sendiri, maupun melalui takwil penafsiran.

2) Ayat yang tidak dapat menerima kecuali satu penafsiran.

3) Ayat yang tidak dapat dipahami kecuali mengaitkannya dengan penjelasan.

4) Ayat yang kandungannya tidak mungkin dibatalkan (Mansukh).

5) Ayat yang jelas maknanya dan tidak membutuhkan penjelasan dari luar dirinya, atau ayat yang tidak disentuh oleh sedikitpun kemusykilan.

6) Ayat yang mengandung banyak kemungkinan makna.

Yang termasuk dari perngertian ayat-ayat Muhkam adalah …………..

a)

1,2,4,5

b)

1,2,4,6

c)

1,2,3,4

d)

1,3,4,6

7.

Tidak semua ayat al-Qur’an adalah Muhkam . Begitupun sebaliknya, tidak semua ayat al-Qur’an adalah Mutasyābih. Selalu ada hikmah dalam setiap ketentuan Allah. Dalam hal ini, hikmah dari adanya ayat Mutasyābih adalah…

a)

Dorongan agar senantiasa taqlid dalam beriman kepada kitab Allah

b)

Bukti bahwa al-Qur’an tidak luput dari kesalahan

c)

Agar manusia senantiasa menjadikan al-Qur’an sebagai pedoman hidup

d)

Sebagai ujian keimanan manusia agar senantiasa berpegang teguh pada syariat

8.

Apa dampak dari salah tafsir terhadap ayat Mutasyabih?

a)

Dampak dari salah tafsir adalah persatuan umat.

b)

Dampak dari salah tafsir terhadap ayat Mutasyabih adalah pemahaman yang keliru, perpecahan umat, dan praktik yang menyimpang.

c)

Salah tafsir tidak berpengaruh pada praktik ibadah.

d)

Salah tafsir dapat meningkatkan pemahaman yang benar.

9.

Bagaimana cara menafsirkan ayat Mutasyabih?

a)

Menafsirkan ayat Mutasyabih dengan merujuk kepada ayat Muhkamat dan menghindari penafsiran yang bertentangan dengan akidah.

b)

Menafsirkan ayat Mutasyabih berdasarkan pendapat pribadi tanpa dasar.

c)

Menganggap semua ayat Mutasyabih memiliki makna yang sama.

d)

Menafsirkan ayat Mutasyabih tanpa merujuk kepada ayat lain.

10.

Mengapa penting untuk memahami ayat Muhkam dan Mutasyabih?

a)

Semua ayat dalam Al-Qur'an bersifat jelas dan tidak memerlukan penafsiran.

b)

Penting untuk memahami ayat Muhkam dan Mutasyabih agar dapat membedakan antara ayat yang jelas dan yang memerlukan penafsiran.

c)

Ayat Muhkam selalu lebih penting daripada ayat Mutasyabih.

d)

Memahami ayat Mutasyabih tidak ada hubungannya dengan ayat Muhkam.

11.

Ulama' yang mengimani ayat mutasyabih tetapi menyerahkan makna sepenuhnya pada Allah adalah ulama' ...

a)

salaf

b)

khalaf

c)

kontemporer

d)

modern

12.

Perhatikan Ayat berikut!

وَاَحَلَّ اللّٰهُ الۡبَيۡعَ وَحَرَّمَ الرِّبٰو

ayat tersebut adalah contoh ayat ...


a)

muhkam

b)

mutasyabih

c)

haqiqi

d)

ijmali

13.

Pehatiakan ayat berikut!

ۚ كُلُّ شَىۡءٍ هَالِكٌ اِلَّا وَجۡهَهٗ‌ؕ

ayat tersebut adalah contoh ayat ...


a)

Muhkam

b)

mutasyabih

c)

hasanah

d)

madzmumah

14.

Ayat yang mengandung kemungkinan makna yang beragam disebut ayat ...

a)

muhkam

b)

mutasyabih

c)

haqiqi

d)

mujmal

15.

Ayat-ayat yang telah jelas maknanya disebut dengan ayat ...

a)

muhkam

b)

mutasyabih

c)

haqiqi

d)

hukum

16.

Perhatikan QS> Ali Imran Ayat 7 Berikut:

هُوَ ٱلَّذِيٓ أَنزَلَ عَلَيۡكَ ٱلۡكِتَٰبَ مِنۡهُ ءَايَٰتٞ مُّحۡكَمَٰتٌ هُنَّ أُمُّ ٱلۡكِتَٰبِ وَأُخَرُ مُتَشَٰبِهَٰتٞۖ


kata yang menunjukkan bahwa di dalam Al-Qur'an terdapat ayat-ayat Mutasyabihaat yaitu...

a)

هُوَ ٱلَّذِيٓ

b)

أَنزَلَ عَلَيۡكَ ٱلۡكِتَٰبَ

c)

مِنۡهُ ءَايَٰتٞ مُّحۡكَمَٰتٌ

d)

هُنَّ أُمُّ ٱلۡكِتَٰبِ

e)

وَأُخَرُ مُتَشَٰبِهَٰتٞۖ

17.

Perhatikan pernyataan berikut ini!

1)   Lafadz kullun  dan jami’

2)   Huruf Nida’

3)   Kata benda tunggal yang di-ma’rifah-kan dengan alif lam

4) Isim syarat (kata benda untuk mensyaratkan) Isim nakiroh (indefinite noun) yang di-nafi-kan

5)   Huruf Istisna’

6)  Isim maushul (kata ganti penghubung), misalnya kata al-ladzina

Yang menunjukkan ‘Am adalah….

a)

   3, 2, 4, 5

b)

3, 6, 1, 4

c)

3, 5, 1, 2

d)

   4, 6, 3, 2

18.

Perhatikan QS. At-Taubah: 120 berikut ini!

مَا كَانَ لِأَهۡلِ ٱلۡمَدِينَةِ وَمَنۡ حَوۡلَهُم مِّنَ ٱلۡأَعۡرَابِ أَن يَتَخَلَّفُواْ عَن رَّسُولِ ٱللَّهِ وَلَا يَرۡغَبُواْ بِأَنفُسِهِمۡ عَن نَّفۡسِهِۦۚ ذَٰلِكَ بِأَنَّهُمۡ لَا يُصِيبُهُمۡ ظَمَأٞ وَلَا نَصَبٞ وَلَا مَخۡمَصَةٞ فِي سَبِيلِ ٱللَّهِ وَلَا يَطَ‍ُٔونَ مَوۡطِئٗا يَغِيظُ ٱلۡكُفَّارَ وَلَا يَنَالُونَ مِنۡ عَدُوّٖ نَّيۡلًا إِلَّا كُتِبَ لَهُم بِهِۦ عَمَلٞ صَٰلِحٌۚ إِنَّ ٱللَّهَ لَا يُضِيعُ أَجۡرَ ٱلۡمُحۡسِنِينَ 

Sepintas dipahami bahwa ayat tersebut menunjukkan ayat umum, yaitu penduduk madinah dan orang-orang arab disekitarnya, termasuk orang-orang sakit dan lemah. Namun  yang  dikehendaki  dari  ayat  tersebut  bukanlah  masyarakat  pada  umumnya, tetapi hanya masyarakat yang mampu saja yang diwajibkan. Oleh karena itu, dari segi penggunaanya, ayat di atas merupakan contoh kategori……

a)

       Lafadz ‘am yang dikhusushkan

b)

       Lafadz ‘am tetapi maksudnya khusus

c)

       Lafadz Khaṣ tetapi maksudnya ‘am

d)

   Lafadz ‘am yang tetap pada keumumannya

19.

Perhatikan pernyataan berikut ini!

  1.  Lafadz tersebut menyebutkan tentang nama seseorang, jenis, golongan, atau nama sesuatu

  2. Lafadz tersebut tidak dibatasi oleh apapun

  3. Lafadz tersebut menyebutkan jumlah atau bilangan tertentu dalam satu kalimat.

  4.  Lafadz tersebut menyebutkan tentang obyek yang holistik.

  5.  Lafadz tersebut dibatasi dengan suatu sifat tertentu atau diidhafahkan.

Yang termasuk karakteristik lafadz Khaṣ adalah….

a)

1,3

b)

1,4

c)

2,3

d)

1,2

20.

Ayat di bawah yang menunjukkan lafadh “Khas” dengan pembatasan sifat adalah ….

a)

       Raqabah mu’minah

b)

       Wa man qatala

c)

Man

d)

       Fathriiruu raqabah

21.

Mukhasis yang berdekatan dengan lafadh umum disebut dengan …..

a)

Mukhasis munfashil

b)

Mukhasis muttashil

c)

Mukhasis ilmiah

d)

Mukhasis syarat

22.

Perhatikan Pernyataan berikut!

"Sebuah restoran memberikan promosi “Semua pelanggan mendapatkan diskon 20%.” Namun, di bawahnya tertulis “Hanya berlaku untuk pembelian minimal Rp100.000.”dalam pernyataan tersebut menunjukkan adanya syarat tambahan, syarat ini dalam ilmu Al-Qur'an sama dengan ....

a)

‘Am

b)

Khaṣ

c)

Takhsis

d)

Nasikh

e)

Mutlaq

23.

Sebuah pengumuman sekolah berbunyi: “Semua siswa wajib mengikuti ujian akhir.” Pernyataan ini termasuk...

a)

‘Am

b)

Khaṣ

c)

Takhsis

d)

Mutlaq

e)

Qiyas

24.

Ayat berikut yang bersifat Khaṣ adalah...

a)

“Setiap manusia akan dihisab pada hari kiamat.”

b)

“Hanya orang yang bertakwa yang akan masuk surga.”

c)

“Orang-orang yang beriman akan mendapat pahala.”

d)

“Wahai manusia, makanlah dari makanan yang halal.”

e)

“Segala sesuatu akan kembali kepada Allah.”

25.

Apa yang dimaksud dengan lafadz ‘Am dalam ilmu tafsir?

a)

Lafadz yang menunjukkan makna terbatas

b)

Lafadz yang mencakup salah satu makna

c)

Lafadz yang hanya berlaku untuk satu kelompok tertentu

d)

Lafadz yang memiliki banyak makna

e)

Lafadz yang selalu mengalami perubahan

26.

Lafadz Khaṣ dalam Al-Qur’an adalah...

a)

Lafadz yang hanya berlaku untuk satu individu atau kelompok tertentu

b)

Lafadz yang mencakup semua manusia

c)

Lafadz yang tidak memiliki makna khusus

d)

Lafadz yang selalu menunjukkan banyak hal

e)

Lafadz yang tidak memiliki batasan

27.

Berikut yang merupakan contoh lafadz ‘Am dalam Al-Qur’an adalah...

a)

An-Nas (الناس) – manusia

b)

Muhammad Rasulullah (محمد رسول ﷲ)

c)

Bani Israil (بني إسرائیل)

d)

3x quru' (ثلاثة قروء)

e)

Ashabul Kahfi (أصحاب الكھف)

28.

Kata "Kullu" (كل) dalam Al-Qur’an biasanya menunjukkan lafadz...

a)

‘Am

b)

Khaṣ

c)

Takhsis

d)

Musytarak

e)

Mutlaq

29.

Jika suatu ayat dalam Al-Qur’an awalnya bersifat ‘Am lalu terdapat ayat lain yang membatasi maknanya, hal ini disebut...

a)

Nasikh

b)

Mansukh

c)

'Am

d)

Khas

e)

Takhsis

30.

Contoh takhsis dalam Al-Qur’an adalah...

a)

“Setiap orang beriman pasti masuk surga.” → Namun ada ayat lain yang menyebutkan bahwa orang beriman yang berbuat zalim tidak akan masuk surga.

b)

“Allah memerintahkan untuk berbuat adil dan ihsan.”

c)

“Segala sesuatu akan kembali kepada Allah.”

d)

“Barang siapa bertakwa, ia akan masuk surga.”

e)

“Setiap jiwa akan merasakan kematian.”

31.

Lafadz yang mencakup semua satuan yang pantas baginya disebut...

a)

‘Am

b)

Khaṣ

c)

Mutlaq

d)

Musytarak

e)

Majaz

32.

Lafadz Khaṣ dalam Al-Qur’an ditandai dengan...

a)

Kata yang mencakup banyak individu

b)

Kata yang merujuk pada sesuatu yang terbatas atau spesifik

c)

Kata yang selalu menunjukkan makna luas

d)

Kata yang tidak bisa diinterpretasikan

e)

Kata yang selalu bersifat majaz

33.

Salah satu ciri lafadz ‘Am dalam Al-Qur’an adalah...

a)

Hanya mencakup sekelompok orang tertentu

b)

Mempunyai makna yang luas tanpa batasan khusus

c)

Selalu bersifat mutlak

d)

Tidak bisa ditafsirkan

e)

Hanya berlaku pada zaman Nabi

34.

Ayat berikut yang bersifat Khaṣ adalah...

a)

“Setiap manusia akan dihisab pada hari kiamat.”

b)

“Hanya orang yang bertakwa yang akan masuk surga.”

c)

“Orang-orang yang beriman akan mendapat pahala.”

d)

“Wahai manusia, makanlah dari makanan yang halal.”

e)

“Segala sesuatu akan kembali kepada Allah.”

35.

Lafadz Khaṣ dalam Al-Qur’an sering kali digunakan dalam konteks...

a)

Perintah umum bagi semua manusia

b)

Ketentuan yang berlaku untuk kelompok tertentu

c)

Hukum yang berlaku sepanjang zaman

d)

Perintah yang tidak membutuhkan penjelasan tambahan

e)

Aturan yang dapat berubah sesuai kondisi

36.

Lafadz yang sejak awal bersifat khusus disebut...

a)

‘Am

b)

Khaṣ

c)

Takhsis

d)

Mutlaq

e)

Mansukh

37.

Sebuah pengumuman sekolah berbunyi: “Semua siswa wajib mengikuti ujian akhir.” Pernyataan ini termasuk...

a)

‘Am

b)

Khaṣ

c)

Takhsis

d)

Mutlaq

e)

Qiyas

38.

Peraturan sekolah menyebutkan “Setiap siswa wajib datang tepat waktu.” Namun, ada tambahan “Kecuali bagi siswa yang sakit atau mendapat izin resmi.” Tambahan ini menunjukkan adanya...

a)

Lafadz ‘Am

b)

Lafadz Khaṣ

c)

Takhsis

d)

Qiyas

e)

Nasikh

39.

Sebuah restoran memberikan promosi “Semua pelanggan mendapatkan diskon 20%.” Namun, di bawahnya tertulis “Hanya berlaku untuk pembelian minimal Rp100.000.” Syarat tambahan ini merupakan...

a)

‘Am

b)

Khaṣ

c)

Takhsis

d)

Nasikh

e)

Mutlaq

40.

Lafadz Khaṣ dalam Al-Qur’an ditandai dengan...

a)

Kata yang mencakup banyak individu

b)

Kata yang merujuk pada sesuatu yang terbatas atau spesifik

c)

Kata yang selalu menunjukkan makna luas

d)

Kata yang tidak bisa diinterpretasikan

e)

Kata yang selalu bersifat majaz