wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Ujian Radang Akut

Total questions: 15

Worksheet time: 10mins

Name
Class
Date
1.

Apakah sel yang berperan mengaktifkan sel-sel imun lainnya dengan melepaskan sitokin dalam proses radang akut?

a)

Makrofag

b)

sel CD8+

c)

sel CD4+

d)

Leukosit

e)

Neutrofil

2.

Apakah salah satu karakteristik inflamasi akut yang didapatkan akibat dari akumulasi cairan yang keluar dari pembuluh darah ke jaringan sekitar pada radang akut?

a)

Dolor

b)

Edema

c)

Calor

d)

Eritema

e)

Rubor

3.

Apakah yang terjadi jika jaringan yang tidak mampu beregenerasi pada kerusakan jaringan yang cukup besar dalam radang akut?

a)

Terbentuk jaringan fibrosa

b)

Terbentuk mediator inflamasi

c)

Terbentuk jaringan kolagen

d)

Terjadi resolusi lengkap

4.

Apa fungsi utama leukosit dalam respons tubuh terhadap radang akut?

a)

Menghancurkan patogen melalui fagositosis

b)

Mengurangi aliran darah ke area yang terinfeksi

c)

Meningkatkan suhu tubuh untuk menghentikan infeksi

d)

Menghentikan produksi mediator inflamasi

e)

Mengurangi jumlah mediator inflamasi

5.

Bagaimana peran dari sel Limfosit T dalam radang akut?

a)

Mengaktifkan neutrofil untuk meningkatkan peradangan

b)

Menyintesis antibodi yang menyerang bakteri

c)

Menghancurkan sel-sel yang terinfeksi virus atau tumor

d)

Membantu memproduksi prostaglandin

e)

Melakukan fagositosis terhadap pathogen

6.

Apa penyebab utama dari functio laesa pada daerah yang terinfeksi selama radang akut?

a)

Pembengkakan dan rasa nyeri yang mengganggu fungsi normal jaringan

b)

Penurunan metabolisme di area tersebut

c)

Pengaruh dari peningkatan suhu tubuh

d)

Aktivitas berlebihan sel imun

e)

Keterbatasan pasokan oksigen dalam jaringan yang terjadi infeksi atau cedera

7.

Bagaimana tubuh menangani patogen yang memasuki tubuh saat terjadi radang akut?

a)

Pembekuan darah menghentikan penyebaran pathogen

b)

Tubuh memproduksi lebih banyak virus untuk melawan infeksi

c)

Tubuh membentuk antibodi segera setelah infeksi

d)

Sel-sel imun berhenti bekerja untuk mengurangi peradangan

e)

Leukosit mengelilingi dan memusnahkan patogen melalui fagositosis

8.

Apakah Salah satu karakteristik fisik dari radang akut?

a)

Peningkatan berat badan secara drastic

b)

Penurunan jumlah sel darah putih

c)

Kulit menjadi pucat dan kering

d)

Penurunan suhu tubuh yang mendalam

e)

Pembengkakan di area yang meradang

9.

Proses terjadinya radang akut dimulai dengan..

4 lines
10.

Proses terjadinya radang akut dimulai dengan..

a)

Penurunan jumlah sel darah putih dalam tubuh sehingga terjadi leukopenia

b)

Aktivasi sistem kekebalan tubuh untuk melawan patogen atau cedera

c)

Penurunan aliran darah ke daerah yang meradang

d)

Produksi lebih banyak hormon stress

e)

Perubahan suhu tubuh yang stabil

11.

Dalam patomekanisme radang akut, apakah mediator yang berperan dalam menyebabkan rasa nyeri (dolor)?

a)

Histamin dan serotonin

b)

Kalsium dan glukosa

c)

Vitamin D dan kalsitonin

d)

Prostaglandin dan bradykinin

e)

Asam laktat dan nitrogen

12.

Apa yang menyebabkan terjadinya rasa panas (kalor) pada radang akut?

a)

Peningkatan jumlah sel darah merah

b)

Vasodilatasi pembuluh darah

c)

Peradangan pada saraf sensorik

d)

Vasokonstriksi pembuluh darah

e)

Penurunan suhu tubuh

13.

Apakah jenis leukosit yang mampu melakukan fagositosis pada pathogen?

a)

Bradikinin

b)

Limfosit

c)

Eritrosit

d)

Neutrofil

e)

IL-6

14.

Apa yang dimaksud dengan "resolusi" dalam patomekanisme radang akut?

a)

Penghentian segera peradangan tanpa adanya perbaikan jaringan

b)

Proses pembekuan darah untuk menghentikan infeksi

c)

Penurunan suhu tubuh untuk mempercepat penyembuhan

d)

Proses pembentukan sel darah putih yang lebih banyak

e)

Proses penyembuhan dan pemulihan jaringan yang terinfeksi

15.

Apakah akibat dari radang akut yang tidak ditangani dengan baik?

a)

Penyembuhan cepat

b)

Hilangnya gejala dalam waktu singkat

c)

Peradangan kronis dan kerusakan jaringan

d)

Perubahan warna kulit menjadi normal

e)

Peningkatan kekebalan tubuh