Wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Ujian Pra-Test

Total questions: 13

Worksheet time: 7mins

Name
Class
Date
1.

Penyakit yang ditandai dengan peradangan kronik pada dinding arteri dan pembentukan plak aterosklerotik akibat akumulasi lipid adalah:

a)

Aterosklerosis

b)

Diabetes Mellitus Tipe 2

c)

Penyakit Paru Obstruktif Kronik

d)

Artritis Reumatoid

e)

Penyakit Radang Usus

2.

Penyakit autoimun yang ditandai dengan peradangan kronik pada sinovium sendi dan infiltrasi limfosit T, B, serta makrofag adalah:

a)

Penyakit Alzheimer

b)

Fibrosis Hati

c)

Penyakit Paru Obstruktif Kronik

d)

Artritis Reumatoid

e)

Penyakit Radang Usus

3.

Siapakah sel utama yang berperan dalam mengeliminasi patogen dan melepaskan sitokin proinflamasi dalam radang kronik?

a)

Sel Mast

b)

Limfosit B

c)

Eosinofil

d)

Sel Plasma

e)

Makrofag

4.

Faktor utama yang berperan dalam proses fibrosis adalah:

a)

Aktivasi makrofag M1 dan produksi sitokin proinflamasi

b)

Produksi leukotrien yang meningkatkan infiltrasi sel inflamasi

c)

Proliferasi limfosit B yang menghasilkan antibodi terhadap jaringan sendiri

d)

Aktivasi fibroblas dan produksi kolagen yang dipicu oleh TGF-β

e)

Akumulasi sel mast dan pelepasan histamin yang menyebabkan vasodilatasi

5.

Contoh organ yang memiliki kapasitas regeneratif tinggi dan dapat mengalami pemulihan penuh setelah cedera parsial adalah:

a)

Jantung

b)

Hati

c)

Otak

d)

Ginjal

e)

Paru-paru

6.

Mekanisme utama yang terlibat dalam regenerasi jaringan adalah:

a)

Pembentukan granuloma

b)

Peningkatan permeabilitas vaskular

c)

Aktivasi neutrofil untuk membersihkan debris sel

d)

Proliferasi sel yang tersisa dan diferensiasi sel punca

e)

Pembentukan kolagen oleh fibroblas

7.

Penyakit yang melibatkan peradangan kronik pada saluran pencernaan akibat disregulasi respons imun terhadap mikrobiota usus adalah:

a)

Penyakit Paru Obstruktif Kronik

b)

Penyakit Radang Usus

c)

Penyakit Alzheimer

d)

Aterosklerosis

e)

Diabetes Mellitus Tipe 2

8.

Paparan berulang terhadap agen toksik seperti silika atau asbes dapat menyebabkan peradangan kronik melalui mekanisme utama berikut, kecuali:

a)

Penghambatan pelepasan mediator inflamasi untuk mengurangi kerusakan jaringan

b)

Aktivasi limfosit T yang menyebabkan respons imun adaptif

c)

Stimulasi makrofag untuk melepaskan sitokin proinflamasi

d)

Kerusakan jaringan berulang yang memicu respons inflamasi berkelanjutan

e)

Akumulasi zat iritan yang tidak dapat dieliminasi sepenuhnya oleh sistem imun

9.

Proses di mana jaringan yang rusak digantikan oleh sel-sel identik yang mengembalikan struktur dan fungsi normal disebut:

a)

Regenerasi

b)

Penyembuhan luka kronik

c)

Fibrosis

d)

Proses inflamasi

e)

Pembentukan jaringan parut

10.

Pada tahap inflamasi, sel-sel imun pertama yang tiba di area luka untuk melakukan fagositosis bakteri dan debris adalah:

a)

Makrofag

b)

Limfosit

c)

Neutrofil

d)

Eosinofil

e)

Basofil

11.

Tahap pertama dalam proses penyembuhan luka yang melibatkan vasokonstriksi dan pembentukan sumbat platelet adalah:

a)

Tahap proliferasi

b)

Tahap hemostasis

c)

Tahap remodeling

d)

Tahap maturasi

e)

Tahap inflamasi

12.

Granuloma pada peradangan kronik terbentuk sebagai respons terhadap berbagai kondisi berikut, kecuali:

a)

Reaksi hipersensitivitas tipe IV seperti pada sarkoidosis

b)

Infeksi jamur yang sulit dieliminasi

c)

Cedera akut yang menyebabkan nekrosis koagulatif

d)

Infeksi persisten seperti Mycobacterium tuberculosis

e)

Bahan asing yang sulit dicerna seperti suture

13.

Ciri histologis utama granuloma yang membedakannya dari jenis peradangan lainnya adalah:

a)

Tidak adanya limfosit dalam area granuloma

b)

Dominasi neutrofil dan eksudat purulen

c)

Nekrosis licuefaktif pada pusat lesi

d)

Sel epitelioid makrofag dan sel raksasa Langhans

e)

Dominasi eosinofil dan mediator alergi