WorksheetsUAM MAPEL QUR'AN HADITS
Total questions: 40
Worksheet time: 30mins
Berapa harakat panjang bacaan mad lazim mukhaffaf kilmi?
2 harakat
4 harakat
6 harakat
Tidak dipanjangkan
Apa perbedaan utama antara Mad Lazim Mukhaffaf Kilmi dan Mad Lazim Mutsaqqal Kilmi?
Letak hurufnya
Jumlah hurufnya
Adanya tasydid setelah mad
Panjang bacaannya
Manakah dari ayat berikut yang mengandung Mad Lazim Mukhaffaf Kilmi?
ءَآلْـَٔـٰنَ وَقَدْ كُنتُم
وَالسَّمَاءِ وَالطَّارِقِ
قَدْ أَفْلَحَ الْمُؤْمِنُونَ
مَا كَانَ مُحَمَّدٌ أَبَا أَحَد
Manakah dari kata berikut yang mengandung Mad Lazim Mutsaqqal Kilmi?
نُوحِيۡهَا
ءَآلۡـَٔـٰنَ
الضَّالِّينَ
مُوسَىٰ
Mad Lazim Mutsaqqal Kilmi termasuk dalam kategori mad:
Mad Thabi’i
Mad Wajib Muttashil
Mad Badal
Mad Far’i
Perhatikan potongan ayat berikut ini:
ءَآلْـَٰٔنَ وَقَدْ كُنتُم — QS. Yunus: 51
Mengapa bacaan mad pada kata ءَآلْـٰنَdikategorikan sebagai Mad Lazim Mukhaffaf Kilmi dan bukan Mad Lazim Harfi Mukhaffaf?
Karena terjadi pada huruf muqatta’ah
Karena terjadi dalam satu kata, dan huruf setelah mad adalah huruf sukun tanpa tasydid
Karena berada di awal surah
Karena huruf mad bertemu hamzah dalam dua kata
Ayat berikut ini:
"ءَآلْـَٔـٰنَ وَقَدْ كُنتُم بِهِ تَسْتَعْجِلُونَ" mengandung Mad Lazim Mukhaffaf Kilmi. Jika seorang qari' membacanya dengan 2 harakat, apa kesalahan yang terjadi?
Tidak wajib membaca panjang karena tidak ada tasydid
Kesalahan karena mad lazim harus dibaca 6 harakat
Membaca mad badal secara tidak tepat
Tidak ada kesalahan karena 2 harakat dibolehkan
Manakah di antara lafaz berikut ini yang TIDAK mengandung Mad Lazim Mutsaqqal Kilmi?
الصَّاخَّةُ
الطَّامَّةُ
الضَّالِّينَ
مُوسَى
Apa isi utama peringatan dalam Surah Al-Muthaffifin ayat 1–3?
Larangan menimbun harta
Ancaman bagi orang yang tidak shalat
Kecaman terhadap orang yang curang dalam takaran dan timbangan
Anjuran untuk bersedekah dan berzakat
Bagaimana bentuk sikap jujur dalam praktik muamalah sehari-hari?
Memberi takaran yang lebih sedikit untuk keuntungan
Menyampaikan kondisi barang apa adanya saat berjualan
Memberi potongan harga pada keluarga saja
Menjaga keuntungan meskipun harus membohongi pembeli
Dalam Surah Al-Muthaffifin ayat 6–7, disebutkan adanya "Sijjin", tempat tercatatnya amal orang durhaka. Apa hubungan ayat ini dengan kejujuran dalam muamalah?
Semua pedagang harus mencatat transaksi
Amal buruk akibat kecurangan akan dicatat dalam Sijjin sebagai bentuk keadilan Allah
Hanya amal ibadah ritual yang dicatat di Sijjin
Sijjin hanya berlaku bagi orang kafir, bukan yang curang
Jika seseorang menjadi pedagang dan selalu mengurangi sedikit dari setiap takaran, tetapi masih rajin shalat dan sedekah, bagaimana Islam memandang perbuatannya menurut Surah Al-Muthaffifin?
Diterima amalannya karena keikhlasan
Dimaafkan karena amal ibadahnya yang lain
Tidak termasuk orang muthaffifin karena tidak berlebihan
Tetap berdosa karena melakukan kezhaliman dalam muamalah
Mengapa Allah secara khusus menegaskan tentang kecurangan dalam takaran dan timbangan dalam Surah Al-Muthaffifin?
Karena pemerintah saat itu lemah dalam mengontrol perdagangan
Karena kecurangan ini hanya terjadi di zaman Nabi
Karena kecurangan dalam timbangan sering dilakukan secara tersembunyi dan dianggap sepele
Karena kecurangan ini hanya merugikan pembeli
Dalam hadits riwayat Muslim, Rasulullah bersabda:
"Penjual dan pembeli mempunyai hak khiyar (memilih) selama mereka belum berpisah. Jika keduanya jujur dan menjelaskan keadaan barang, maka akan diberkahi jual belinya..."
Apa yang menyebabkan keberkahan dalam jual beli menurut hadits tersebut?
Ketika barang dijual dengan harga tinggi
Jika penjual lebih cerdik dari pembeli
Jika penjual dan pembeli saling menipu secara halus
Jika keduanya bersikap jujur dan terbuka
Hadits:
"Barangsiapa menipu, maka ia bukan dari golonganku." (HR. Muslim)
Apa makna yang dapat diambil dari hadits tersebut dalam konteks muamalah?
Islam sangat keras terhadap penipuan dalam transaksi
Penjual tetap dimaafkan jika menipu untuk keuntungan
Islam membolehkan tipu daya dalam berdagang
Penipuan diperbolehkan jika pembeli tidak tahu
Apa yang dimaksud dengan Gharib al-Qur’an?
Ayat yang belum ditafsirkan oleh ulama
Kata-kata dalam Al-Qur’an yang maknanya tidak dikenal secara umum atau sulit dipahami
Ayat-ayat yang dihapus (mansukh)
Ayat-ayat yang hanya turun di Makkah
Apa yang dimaksud dengan imalah dalam ilmu tajwid?
Membaca huruf alif seperti huruf ya’ dengan suara miring ke atas (seperti bunyi 'e')
Membaca huruf hijaiyah dengan suara tebal
Menyambung dua huruf yang berdekatan
Membaca huruf qalqalah dengan pantulan
Dalam bacaan qira’at Imam Hafs, lafaz "مَجْرَاهَا" dibaca...
Dengan tasydid pada huruf jim
Dengan bacaan biasa tanpa imalah
Dengan panjang 6 harakat
Dengan imalah
Isymam terjadi dalam qira’at Hafs pada kata "تَأْمَنَّا" (QS. Yusuf: 11). Bagaimana cara membaca kata tersebut?
Dibaca dengan tanwin
Dibaca dengan idgham dan suara panjang
Dibaca dengan nun yang diidghamkan, kemudian bibir menunjukkan isyarat dhammah tanpa disuarakan
Dibaca dengan qalqalah kuat
Apa yang dimaksud dengan isymam dalam ilmu tajwid?
Menyuarakan dua huruf sekaligus
Mencampur antara dua harakat
Mengubah makhraj huruf secara sengaja
Menggabungkan suara dhammah dengan isyarat bibir sambil membacakan sukun
Apa yang dimaksud dengan tashil dalam ilmu tajwid?
Membaca hamzah kedua dengan diringankan di antara hamzah dan huruf ‘ain
Membaca huruf dengan suara samar
Menukar hamzah dengan huruf ya’
Menghilangkan huruf hamzah
Contoh lafaz yang dibaca dengan tashil adalah...
آمَنُو
أَأَعْجَمِيٌّ
قِيلَ
فَأَنْذَرَهُمْ
Apa yang dimaksud dengan saktah dalam ilmu tajwid?
Berhenti total disertai napas
Berhenti sejenak tanpa mengambil napas
Membaca huruf dengan samar
Membaca dengan tekanan suara
Kalimat bergaris bawah, adalah contoh bacaan
Surah Al-Mutaffifin ayat 14:
كَلَّا بَلْ ۜ رَانَ
imalah
saktah
naql
tashil
Apa bentuk bacaan "Naql" yang terjadi pada lafaz "بِئْسَ ٱلِٱسْمُ" ?
Harakat kasrah dari hamzah dipindahkan ke huruf sebelumnya, dan hamzah dihapus
Hamzah ditasydidkan
Hamzah dibaca ringan dengan tashil
Tidak terjadi perubahan karena ini bukan contoh naql
Bagaimana bentuk bacaan hasil naql dari "بِئْسَ ٱلِٱسْمُ"?
Bi’salismu
Bis’lismu
Bismillāh
Bilsismu
Apa arti dari kata "Al-Qāri’ah" dalam Surah Al-Qari’ah?
Kiamat kecil
Hujan deras
Gempa besar
Hari yang mengetuk hati (kiamat dahsyat)
Dalam Surah Al-Qāri’ah ayat ke-4 disebutkan:
"وَتَكُونُ الْجِبَالُ كَالْعِهْنِ الْمَنفُوشِ",
Apa makna dari ayat tersebut?
Gunung-gunung tetap berdiri kokoh
Gunung-gunung beterbangan seperti bulu yang dihamburkan
Gunung meleleh seperti lilin
Gunung berubah menjadi pasir
Apa fenomena alam yang dijelaskan dalam Surah Az-Zalzalah ayat 1:
"إِذَا زُلْزِلَتِ الْأَرْضُ زِلْزَالَهَا"?
Gempa bumi dahsyat pada hari kiamat
Banjir besar
Letusan gunung berapi
Tsunami yang menghancurkan
Menurut Surah Az-Zalzalah, apa yang terjadi setelah bumi mengalami gempa hebat?
Bumi membelah dan mengeluarkan air
Bumi menampakkan tumbuhan
Bumi mengeluarkan seluruh bebannya
Bumi menjadi padang pasir
Apa hikmah dari penggambaran fenomena alam yang dahsyat dalam kedua surah tersebut (al qoriah dan az zalzalah)?
Untuk menakut-nakuti orang kafir saja
Untuk menunjukkan kekuasaan Nabi Muhammad SAW
Untuk mengajarkan ilmu geografi
Untuk mengingatkan manusia akan kedahsyatan hari kiamat dan pentingnya amal
Menurut Surah Az-Zalzalah ayat 6-8, apa yang akan ditunjukkan kepada setiap manusia?
Nasab dan keturunannya
Jumlah amalannya, sekecil apa pun
Kekayaan duniawinya
Tempat tinggalnya di akhirat
Apa pesan moral utama dari Surah Az-Zalzalah?
Manusia harus menjaga bumi
Semua amal akan dihisab, sekecil apa pun
Alam semesta akan kembali normal
Kiamat akan terjadi di padang Arafah
Bagaimana hubungan antara fenomena alam dalam kedua surah (al qoriah dan az zalzalah) dengan keimanan kepada hari akhir?
Fenomena tersebut hanya simbolik
Fenomena itu hanya untuk menakut-nakuti
Tidak ada hubungan
Fenomena tersebut memperkuat keyakinan akan kebenaran kiamat dan keadilan Allah
مَنْ أَحْيَا أَرْضًا مَيِّتَةً فَهِيَ لَهُ
"Barang siapa yang menghidupkan tanah mati, maka tanah itu menjadi miliknya."
(HR. Abu Dawud, At-Tirmidzi)
Apa makna dari "menghidupkan tanah mati" dalam hadits di atas?
Membeli tanah dari pemiliknya
Menyiram dan memagari tanah
Membuat tanaman hias
Mengolah lahan tidak terpakai agar menjadi produktif
نَهَى رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَنْ خِصَاءِ الْخَيْلِ وَالْبَهَائِمِ"
“Rasulullah ﷺ melarang mengebiri kuda dan binatang ternak.”
(HR. Ahmad)
Apa isi kandungan dari hadits tentang larangan mengebiri hewan tersebut?
Rasulullah menganjurkan mengembangbiakkan hewan
Rasulullah melarang menyiksa hewan termasuk mengebiri
Rasulullah menyuruh mengebiri hewan untuk kesehatan
Rasulullah memerintahkan menyembelih semua hewan liar
Salah satu bentuk penghargaan terhadap waktu menurut Surah Al-‘Ashr adalah…
Tidur sepanjang hari
Menunda pekerjaan
Mengisinya dengan amal saleh dan dakwah
Menghindari kesibukan
Mengapa Allah bersumpah dengan waktu?
Karena waktu sangat berharga dan menjadi bukti perjalanan hidup manusia
Karena waktu tidak bisa dihentikan
Karena waktu hanya untuk orang kaya
Karena waktu adalah malaikat
اقْرَأْ بِاسْمِ رَبِّكَ الَّذِي خَلَقَ خَلَقَ الْإِنسَانَ مِنْ عَلَقٍ اقْرَأْ وَرَبُّكَ الْأَكْرَمُ الَّذِي عَلَّمَ بِالْقَلَمِ عَلَّمَ الْإِنسَانَ مَا لَمْ يَعْلَمْ
“Bacalah dengan (menyebut) nama Tuhanmu yang menciptakan. Dia telah menciptakan manusia dari segumpal darah. Bacalah, dan Tuhanmulah Yang Maha Mulia, yang mengajar (manusia) dengan pena. Dia mengajarkan manusia apa yang tidak diketahuinya.”
Apa makna dari kata "اقْرَأْ" yang terdapat dalam ayat pertama Surah Al-‘Alaq?
Menulis
Membaca
Menghafal
Mendengar
Apa pesan utama dari Surah Al-‘Alaq ayat 1–5?
Ilmu harus dicari dengan usaha dan disandarkan pada Allah
Ilmu adalah warisan nabi
Waktu adalah kehidupan
Makanan halal itu penting
