wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Ujian Semester Pendidikan Agama Buddha

Total questions: 37

Worksheet time: 19mins

Name
Class
Date
1.

Pernyataan yang benar mengenai Tripitaka adalah ....

a)

(1) dan (2)

b)

(1) dan (3)

c)

(2) dan (4)

d)

(3) dan (4)

2.

Istilah "Tripitaka" secara harfiah memiliki arti ....

a)

Tiga ajaran luhur

b)

Tiga jalan kebenaran

c)

Tiga kumpulan doa

d)

Tiga keranjang kebijaksanaan

3.

Bagian Vinaya Pitaka dalam Tripitaka secara khusus membahas tentang ....

a)

Khotbah-khotbah dan dialog Buddha

b)

Peraturan dan tata tertib kehidupan para bhikkhu dan bhikkhuni

c)

Ajaran filosofis dan psikologis Buddha

d)

Kisah-kisah kehidupan Buddha dan para tokoh penting

4.

Seorang siswa membaca sebuah kutipan dari Tripitaka yang berisi percakapan antara Buddha dan seorang raja mengenai cara memerintah dengan adil dan bijaksana. Kutipan ini kemungkinan besar berasal dari bagian ....

a)

Sutta Pitaka

b)

Vinaya Pitaka

c)

Abhidhamma Pitaka

d)

Dhammapada

5.

Bagian ini berisi analisis mendalam tentang ajaran Buddha, mengkategorikan fenomena mental dan fisik, serta membahas konsep-konsep filosofis seperti karma dan kelahiran kembali. Deskripsi tersebut merujuk pada bagian ....

a)

Vinaya Pitaka

b)

Sutta Pitaka

c)

Abhidhamma Pitaka

d)

Jataka

6.

Mengapa Tripitaka dianggap sebagai sumber utama ajaran Buddha?

a)

Karena ditulis oleh para pengikut Buddha yang paling awal

b)

Karena berisi catatan langsung dari khotbah dan ajaran Buddha

c)

Karena merupakan satu-satunya kitab suci yang diakui oleh semua aliran Buddhisme

d)

Karena diturunkan secara langsung dari dewa-dewi

7.

Sutta Pitaka memiliki berbagai macam jenis teks di dalamnya. Salah satu jenis teks yang berisi kumpulan syair-syair bijak dan nasihat etis yang terkenal adalah ....

a)

Dhammapada

b)

Majjhima Nikaya

c)

Digha Nikaya

d)

Anguttara Nikaya

8.

Proses pembentukan Tripitaka memakan waktu yang cukup lama dan melibatkan berbagai konsili Buddhis. Mengapa upaya pengumpulan dan pembakuan ajaran Buddha dalam bentuk Tripitaka dianggap penting?

a)

Agar ajaran Buddha mudah dipelajari oleh masyarakat awam

b)

Agar ajaran Buddha tidak mengalami perubahan atau distorsi seiring berjalannya waktu

c)

Agar para bhikkhu memiliki pedoman yang seragam dalam menjalankan praktik keagamaan

d)

Semua jawaban benar

9.

Seorang siswa menemukan sebuah cerita dalam Tripitaka tentang kehidupan lampau Buddha dalam berbagai bentuk, baik manusia maupun hewan, yang mengajarkan tentang nilai-nilai luhur. Cerita-cerita semacam ini termasuk dalam bagian ....

a)

Vinaya Pitaka

b)

Sutta Pitaka (bagian Jataka)

c)

Abhidhamma Pitaka

d)

Tipitaka secara keseluruhan

10.

Setelah Buddha Parinibbana (wafat), para siswa utama berkumpul untuk melestarikan ajarannya. Mereka menyadari pentingnya mengumpulkan dan menyusun ajaran yang telah disampaikan agar tidak terjadi kesalahpahaman atau hilangnya ajaran tersebut di kemudian hari. Pertemuan pertama ini dikenal sebagai ....

a)

Konsili Agung

b)

Sangha Agung

c)

Konsili Buddhis Pertama

d)

Pertemuan Dharma

11.

Salah satu tujuan utama diadakannya Konsili Buddhis Pertama adalah ....

a)

Menyebarkan ajaran Buddha ke seluruh dunia

b)

Memilih pemimpin baru untuk Sangha

c)

Mengumpulkan dan membakukan ajaran Buddha (Dharma) dan aturan monastik (Vinaya)

d)

Menerjemahkan kitab suci ke dalam berbagai bahasa

12.

Tokoh bhikkhu yang memiliki peran penting dalam Konsili Buddhis Pertama karena kemampuannya mengingat dan melafalkan banyak khotbah Buddha adalah ....

a)

Ananda

b)

Mahakassapa

c)

Upali

13.

Tokoh bhikkhu yang memiliki peran penting dalam Konsili Buddhis Pertama karena kemampuannya mengingat dan melafalkan banyak khotbah Buddha adalah ....

a)

Ananda

b)

Mahakassapa

c)

Upali

d)

Moggalana

14.

Konsili Buddhis Kedua diadakan sekitar seratus tahun setelah Buddha Parinibbana. Salah satu isu utama yang dibahas dalam konsili ini adalah ....

a)

Pembentukan aliran Mahayana

b)

Perbedaan pendapat mengenai interpretasi beberapa aturan Vinaya

c)

Penyusunan kitab Abhidhamma Pitaka

d)

Pengutusan misionaris ke berbagai kerajaan

15.

Konsili Buddhis Ketiga memiliki peran signifikan dalam perkembangan agama Buddha, terutama karena dukungan dari seorang raja besar di India, yaitu ....

a)

Raja Bimbisara

b)

Raja Ajatasattu

c)

Raja Asoka

d)

Raja Kanishka

16.

Salah satu hasil penting dari Konsili Buddhis Ketiga adalah ....

a)

Pembentukan Tripitaka secara lengkap

b)

Pengakuan terhadap berbagai aliran Buddhisme

c)

Pengutusan para misionaris Dharma ke berbagai wilayah di luar India

d)

Penetapan bahasa Pali sebagai bahasa resmi kitab suci

17.

Konsili Buddhis Keempat memiliki perbedaan signifikan dibandingkan konsili sebelumnya karena ....

a)

Tidak dihadiri oleh para bhikkhu senior

b)

Diadakan di luar wilayah India

c)

Membahas isu-isu filosofis secara mendalam

d)

Menghasilkan pembagian aliran Buddhisme secara formal menjadi Theravada dan Mahayana

18.

Meskipun terdapat perbedaan pandangan dan hasil dari setiap konsili, secara umum, konsili-konsili Buddhis memiliki tujuan bersama, yaitu ....

a)

Memperluas kekuasaan politik para raja Buddhis

b)

Menciptakan persaingan antar aliran Buddhisme

c)

Memelihara kemurnian ajaran Buddha dan menjaga persatuan Sangha

d)

Mengubah ajaran Buddha agar sesuai dengan perkembangan zama

19.

Seorang siswa membaca tentang sejarah agama Buddha dan menemukan informasi mengenai berbagai konsili yang diadakan. Mengapa pemahaman tentang konsili-konsili Buddhis penting untuk mempelajari sejarah dan perkembangan agama Buddha?

a)

Karena menunjukkan adanya perpecahan dan konflik internal dalam agama Buddha

b)

Karena memberikan gambaran tentang upaya pelestarian, klarifikasi, dan adaptasi ajaran Buddha dari waktu ke waktu

c)

Karena membuktikan bahwa ajaran Buddha tidak pernah mengalami perubahan

d)

Karena menunjukkan siapa saja tokoh-tokoh penting dalam sejarah agama Buddha

20.

Pemimpin Sidang Agung Sangha ke-1 adalah ....

a)

Y.A. Ananda

b)

Y.A. Mogaliputta Tissa

c)

Y.A. Maha Kassapa

d)

Y.A. Upali

21.

Tripitaka pertama kali dituliskan di daun lontar pada Sidang Agung Sangha yang ke ....

a)

Satu

b)

Lima

c)

Tiga

d)

Empat

22.

Dua siswa utama yang ditunjuk Sang Buddha pada tahun ke 2 adalah ....

a)

Sariputra & Ananda

b)

Sariputra & Mogallana

c)

Mogallana & Ananda

d)

Ananda & Devadatta

23.

Dua siswi utama yang ditunjuk Sang Buddha pada tahun ke 6 adalah ....

a)

Khema & Uppalavanna

b)

Khema & Pajapatti

c)

Pajapatti & Bimba

d)

Khema & Bimba

24.

Konsili Buddhis pertama dilatarbelakangi oleh ucapan seorang bhikkhu yang bermaksud melanggar aturan sangha setelah Buddha parinibbana. Bhikhu tersebut bernama ….

a)

Mahakassapa

b)

Upali

c)

Subbadda

d)

Kaludayi

25.

Siswa Buddha yang mendapat julukan "Penjaga Dhamma" atau "Bendahara Dhamma" adalah ….

a)

Assaji

b)

Mahanama

c)

Sariputta

d)

Ananda

26.

Menjelang Parinibbana, Buddha berpesan kepada bhiksu Ananda bahwa apabila Buddha sudah tidak ada lagi maka yang menggantikan Buddha sebagai guru adalah ….

a)

Dhamma dan Vinnaya

b)

Ananda

c)

Maha Kassapa

d)

Kitab Suci

27.

Kitab Abhidhamma Pitaka merupakan salah satu kitab suci Tipitaka yang membahas tentang ….

a)

peraturan disiplin bhikkhu dan bhikkhuni

b)

metafisika dan filsafat agama Buddha

c)

kumpulan syair-syair

d)

khotbah-khotbah Sang Buddha

28.

Konsili Buddhis ketiga yang bertujuan untuk memurnikan ajaran Buddha dari pengaruh kaum sesat diadakan di ….

a)

Aluvihara

b)

Pataliputta

c)

Mandalay

d)

R

29.

Konsili Buddhis ketiga yang bertujuan untuk memurnikan ajaran Buddha dari pengaruh kaum sesat diadakan di ….

a)

Aluvihara

b)

Pataliputta

c)

Mandalay

d)

Rajagaha

30.

Persamuan Agung Sangha yang kelima diadakan di ….

a)

Pataliputta

b)

Rangon

c)

Mandalay

d)

Aluvihara

31.

Bhikkhu yang mengulang/membacakan kembali tentang peraturan bhikkhu (Vinaya) pada saat diadakannya konsili Buddhis pertama adalah ….

a)

Ananda

b)

Assaji

c)

Upali

d)

Kassapa

32.

Raja yang melindungi atau mendukung dalam Sidang Sangha yang pertama adalah ....

a)

Mindon

b)

Asokha

c)

Ajatasathu

d)

Kalasokha

33.

Dalam ajaran Buddha, berbicara dengan benar (Sammā-vācā) merupakan bagian dari Jalan Mulia Berunsur Delapan. Bagaimana prinsip ini dapat diterapkan oleh remaja dalam berkomunikasi sehari-hari?

a)

Berbicara apa adanya tanpa memikirkan perasaan orang lain

b)

Berbicara hanya jika ada hal penting yang perlu disampaikan

c)

Menghindari berbohong, bergosip, berkata kasar, dan membicarakan hal yang tidak bermanfaat

d)

Berbicara dengan sopan hanya kepada orang yang lebih tua

34.

Perhatikan kutipan berikut: "Hendaklah seseorang mengatasi kemarahan dengan tidak marah, mengatasi kejahatan dengan kebaikan, mengatasi kekikiran dengan kemurahan hati, mengatasi kebohongan dengan kebenaran." (Dhammapada, Bait 223) Kutipan ini mengajarkan remaja tentang pentingnya ....

a)

Membalas perbuatan buruk orang lain

b)

Mengabaikan orang yang berbuat salah

c)

Mengembangkan sikap positif dan mengatasi negativitas dengan kebajikan

d)

Menghindari interaksi dengan orang yang berperilaku buruk

35.

Bayangkan seorang remaja bernama Sinta melihat temannya menyontek saat ujian. Sesuai dengan ajaran Buddha tentang kejujuran, tindakan yang sebaiknya dilakukan Sinta adalah ....

a)

Ikut menyontek agar nilainya tidak kalah dengan teman

b)

Diam saja karena bukan urusannya

c)

Melaporkan temannya kepada guru agar mendapat ganjaran

d)

Menyadari bahwa menyontek adalah tindakan tidak jujur dan menghindari melakukannya

36.

Seorang remaja bernama Arya seringkali merasa iri hati melihat keberhasilan teman-temannya. Dalam ajaran Buddha, sikap yang berlawanan dengan iri hati dan sebaiknya dikembangkan adalah ....

a)

Upekkha (keseimbangan batin)

b)

Mudita (turut berbahagia atas kebahagiaan orang lain)

c)

Metta (cinta kasih)

d)

Karuna (belas kasih)

37.

Dalam ajaran Buddha, berbicara dengan benar (Sammā-vācā) merupakan bagian dari Jalan Mulia Berunsur Delapan. Bagaimana prinsip ini dapat diterapkan oleh remaja dalam berkomunikasi sehari-hari?

a)

Berbicara apa adanya tanpa memikirkan perasaan orang lain

b)

Berbicara hanya jika ada hal penting yang perlu disampaikan

c)

Menghindari berbohong, bergosip, berkata kasar, dan membicarakan hal yang tidak bermanfaat

d)

Berbicara dengan sopan hanya kepada orang yang lebih tua