WorksheetsLatsol Tambahan Tahap 2 P3K guru 2025
Total questions: 130
Worksheet time: 1hrs 7mins
Anda datang ke sekolah setengah jam lebih lambat dikarenakan harus mengantar anak Anda ke dokter. Anda sebenarnya sudah berusaha untuk mengantar lebih pagi namun ternyata tetap terlambat. Di satu sisi, ada kesepakatan yang berlaku di kelas Anda bahwa toleransi keterlambatan adalah 15 menit. Sebagai guru kelas, apa yang akan Anda lakukan ketika menemui situasi tersebut?
Meminta maaf sambil menjelaskan alasan kepada peserta didik di kelas
Meminta maaf dan membuat kesepakatan konsekuensi dengan peserta didik
Berupaya untuk menerangkan alasan keterlambatan saya kepada peserta didik
Langsung memberi materi pelajaran begitu masuk ke kelas
Merasa tidak enak karena melanggar kesepakatan kelas
Sebelum berangkat ke sekolah hari ini Anda berkonflik dengan pasangan, yang berdampak terhadap suasana hati yang kurang baik. Anda sebenarnya sedang tidak ingin bertemu dengan banyak orang namun peserta didik Anda menunggu di kelas. Jika menemui situasi tersebut, apa yang akan Anda lakukan sebagai guru kelas?
Tetap menyapa nama setiap peserta didik dan menanyakan kabar mereka
Melupakan konflik sementara dan membuka aktivitas pembelajaran dengan hangat
Mengosongkan jam pelajaran daripada tidak dapat mengendalikan emosi marah di kelas
Menyadari bahwa saya harus mengendalikan emosi dengan baik
Berusaha untuk tetap tersenyum meskipun sulit untuk dilakukan
Dalam rangka mewujudkan sekolah ramah anak, Anda diminta kepala sekolah untuk menggali data tentang kebahagiaan peserta didik di sekolah. Anda pun melakukan survei kepada seluruh warga sekolah dan memperoleh data yang banyak sekali. Hanya saja, Anda kebingungan menindaklanjuti data-data tersebut. Sebagai guru yang ditunjuk sebagai koordinator, tindakan apa yang Anda prioritaskan ?
Mengumpulkan data mentah kepada kepala sekolah
Mengajak guru lain untuk mendiskusikan hasil survei
Menyadari bahwa data tersebut perlu diinterpretasi
Berupaya melakukan evaluasi semampunya
Menganalisis data hasil survei tersebut
Anda ditugaskan Kepala Sekolah untuk mengikuti lomba menulis artikel ilmiah dan Anda pun mendaftar di kegiatan tersebut. Dikarenakan banyaknya kegiatan administrasi di sekolah yang harus diselesaikan, Anda baru menulis artikel di hari terakhir. Hasilnya cukup mengecewakan karena Anda tidak memenangkan lomba tersebut. Sebagai satu-satunya guru yang mengikuti lomba itu, apa yang akan Anda lakukan?
Berusaha mencermati kelemahan artikel saya meskipun tidak menemukannya
Menyadari bahwa seharusnya saya menolak permintaan Kepala Sekolah dari awal
Menganggap panitia kurang memiliki keadilan dalam penilaian lomba itu
Akan mencatat semua tugas-tugas agar tidak ada yang terlupa lagi
Mengakui bahwa hal tersebut dikarenakan kekurangmampuan dalam mengatur waktu
Anda ingin mengganti tata ruang kelas dengan melibatkan pendapat peserta didiknya. Dengan antusias, peserta didik memberikan usulan dan pendapatnya. Anda sangat mengapresiasi hal tersebut, namun Anda menyadari bahwa ide dari peserta didik ternyata kurang sesuai dengan yang diharapkan. Sebagai guru kelas, apa tindakan yang Anda lakukan ?
Tetap menggunakan tata ruang dari peserta didik untuk menghargai mereka
Melakukan evaluasi bersama peserta didik tentang ide mereka
Berupaya untuk menghargai hasil pemikiran peserta didik meskipun merasa kurang puas
Langsung mengganti tata ruang kelas dengan ide yang lebih baik dari usulan peserta didik
Menyadari bahwa ide peserta didik harus dihargai meskipun masih kurang sesuai
Di pertemuan hari ini, Anda ingin peserta didik memberikan contoh-contoh kongkret dari setiap sila Pancasila. Ketika Anda mencoba menanyakan satu persatu, ternyata mereka tidak dapat menyebutkan sila-sila tersebut. Padahal Anda telah menyampaikan materi tentang sila Pancasila beserta simbolnya masing-masing pada pertemuan sebelumnya. Sebagai guru PPKN, bagaimana Anda menyikapinya?
Mengulangi materi sebelumnya dan meminta peserta didik memberi jawaban tertulis
Memaklumi kesulitan peserta didik dalam mencari contoh konkret secara individual
Berupaya untuk membuat peserta didik melakukan aktivitas selain menulis dan menghafal
Meminta peserta didik mendiskusikan kelima contoh sila di dalam kelompok yang telah ditentukan
Membagi kelas ke dalam lima kelompok (berdasarkan sila) dan mendiskusikan contoh di tiap kelompoknya
Sekolah Anda melaksanakan program untuk mengasah empati peserta didik, dikarenakan tingginya kasus perundungan yang ada di sekolah. Setelah dilaksanakan program selama satu semester, Anda merasa tidak ada perubahan yang signifikan. Hal yang sama juga dirasakan oleh guru lain. Di sisi lain, Anda tidak menjadi panitia dari program tersebut. Sebagai salah satu guru di sekolah itu, apa tindakan yang Anda lakukan?
Berupaya untuk menggali informasi dari peserta didik
Memfasilitasi diskusi antara guru yang menjadi panitia dan nonpanitia
Meminta panitia untuk melakukan evaluasi program
Merasa bukan menjadi tanggung jawab saya
Berdiskusi dengan pihak panitia terkait target program yang diinginkan
Sinta adalah keponakan Anda yang bersekolah di tempat Anda mengajar. Satu tahun terakhir ia mengalami kesulitan konsentrasi dan penurunan nilai dikarenakan kondisi orangtuanya yang sering berkonflik di rumah. Ketika Anda menyampaikan kepada orangtua, mereka meminta Anda untuk membantu nilai Sinta. Anda ingin menolak permintaan tersebut namun merasa iba dengan Sinta. Jika Anda menghadapi situasi tersebut, apa yang Anda lakukan?
Mencoba menolak dengan penyampaian yang halus dan sopan
Meminta orangtua untuk bersama-sama membantu Sinta tanpa melakukan pelanggaran etika
Menyatakan penolakan secara tegas karena hal tersebut tidak sesuai dengan integritas guru
Memahami bahwa saya memiliki integritas yang harus dijaga
Melakukan permintaan tersebut namun tidak di semua mata pelajaran
Anda membeli makan siang di kantin, namun melihat antrean panjang di kasir. Ketika kasir melihat Anda ingin membayar, ia mempersilakan Anda untuk langsung ke depan karena Anda seorang guru. Anda sebenarnya ingin mengantre sebagaimana yang biasanya Anda ajarkan, namun Anda sedang terburu-buru mempersiapkan materi pelajaran berikutnya. Apa tindakan Anda bila menghadapi kasus ini?
Segera membayar dan berterima kasih kepada kasir karena memberi izin
Merasa tidak nyaman ketika harus mendahului antrean tersebut
Tidak akan mendahului antrean bila tidak dalam kondisi mendesak
Tetap mengantre sambil meminta untuk mempercepat pelayanan
Mengantre untuk menjadi contoh bagi guru dan peserta didik
Salah seorang peserta didik di kelas Anda sudah seminggu tidak masuk sekolah dikarenakan sakit. Sebagai guru kelas, Anda bermaksud mengajak teman-temannya untuk menjenguk. Hampir seluruh peserta didik dengan antusias merespon ajakan tersebut, namun ada lima orang yang menolak karena khawatir akan tertular. Tindakan apa yang Anda prioritaskan bila Anda menghadapi situasi tersebut?
Mengajak semua teman menjenguk dengan memastikan bahwa peserta didik itu aman dikunjungi
Berusaha untuk menanamkan bahwa menjenguk itu sebagai bentuk empati
Berharap semua teman-teman di kelas mau menjenguk juga
Meminta semua teman untuk menjenguk dengan tetap menjaga protokol kesehatan
Hanya mengajak peserta didik yang mau ikut serta untuk menjenguk temannya
Di kelas Anda ada kelompok peserta didik yang tampak dominan di kelas, namun ada pula peserta didik yang cenderung pasif dan malu bila harus tampil di depan umum. Selaku guru kelas, Anda sudah meminta kepada semua peserta didik untuk meningkatkan keberaniannya dalam menyampaikan pendapat, namun belum ada perubahan yang signifikan. Jika menemui kasus tersebut, apa yang Anda lakukan?
Menyadari bahwa beberapa orang membutuhkan waktu untuk tampil di depan umum
Langsung menunjuk peserta didik yang tampak malu dan pasif untuk bertanya
Meminta teman-teman memberi semangat kepada teman yang sudah lebih berani
Berupaya mempersuasi agar semua berani menyampaikan pendapatnya
Memberikan apresiasi pada peserta didik yang berani bertanya
Anda ditugaskan membimbing peserta didik dalam menghadapi lomba olimpiade antar sekolah. Ketika mengetahui peserta dari sekolah lain, Anda menyadari bahwa kompetisinya akan sangat tinggi, namun Anda tetap berupaya membimbing peserta didik yang menjadi tanggung jawab Anda secara intensif. Ternyata tim yang Anda bimbing belum berhasil menjadi juara, sehingga membuat para peserta didik Anda merasa kecewa. Sebagai guru mereka, bagaimana Anda menyikapinya?
Menekankan pada pengalaman yang diperoleh
Mengidentifikasi penyebab kekalahan
Merasa bahwa upaya yang dilakukan sia-sia
Memahami kekecewaan mereka
Tetap menyemangati mereka
Anda adalah guru Fisika kelas 12 yang sedang memberikan materi tentang Gelombang Elektromagnetik. Di kelas, banyak peserta didik yang tampak bingung dan mengajukan banyak pertanyaan. Anda sebenarnya ingin meneruskan menjawab pertanyaan mereka namun waktu untuk mata pelajaran Anda tersisa 15 menit. Apa prioritas tindakan yang Anda lakukan?
Memberikan apresiasi pada peserta didik yang berani bertanya
Berupaya mempersuasi agar semua berani menyampaikan pendapatnya
Meminta teman-teman memberi semangat kepada teman yang sudah lebih berani
Menyadari bahwa beberapa orang membutuhkan waktu untuk tampil di depan umum
Langsung menunjuk peserta didik yang tampak malu dan pasif untuk bertanya
Suatu ketika ada salah seorang rekan guru yang berkomentar negatif tentang cara mengajar Anda. Anda sebenarnya berupaya menerima komentar itu sebagai sebuah masukan. Meskipun demikian, Anda merasa kurang nyaman karena ia menyampaikannya di depan murid-murid di kelas Anda. Jika menemui situasi tersebut, apa yang akan Anda lakukan?
Mengambil sikap tenang dan mengucapkan terima kasih
Tetap tenang dan tidak tersulut emosi sesaat
Menegurnya di depan peserta didik
Tersenyum saja meski merasa sakit hati
Mencoba menahan diri hingga tidak ada peserta didik
Sekolah Anda menjalin kerja sama dengan puskesmas terdekat untuk menjamin kesehatan fisik seluruh peserta didik. Meskipun demikian, Anda merasa lembaga yang diajak kerjasama tersebut tampak kurang berperanan. Masih banyak peserta didik yang sering tidak masuk dikarenakan alasan sakit. Sebagai guru yang memiliki tugas tambahan untuk mengelola UKS, apa tindakan Anda?
Menanyakan pendapat rekan guru lain
Mengajak diskusi pihak puskesmas untuk mengevaluasi kegiatan yang berjalan
Meminta kepala sekolah untuk mencari puskesmas lain yang lebih baik
Berpikir tentang melakukan evaluasi dari kerjasama itu selama ini
Mencoba memberikan survei kepada peserta didik yang pergi ke UKS
Apa tujuan dari pembelajaran sosial emosional di sekolah?
Untuk membantu meningkatkan keterampilan literasi peserta didik
Untuk membangun keterampilan sosial dan emosional peserta didik, pendidik, dan tenaga kependidikan
Untuk membangun keterampilan sosial dan emosional pendidik
Untuk membangun keterampilan berhubungan sosial peserta didik
Untuk membangun keterampilan memecahkan masalah peserta didik.
Dalam konteks sekolah, siapa yang perlu mempelajari keterampilan sosial emosional ?
Peserta didik dan semua orang dewasa yang ada di sekolah (pendidik, dan tenaga kependidikan)
Orang tua dan tenaga kependidikan
Pendidik dan orangtua
Pendidik dan tenaga kependidikan
Peserta didik dan orang tua
Mengapa guru dan orang dewasa lainnya di sekolah harus mempelajari keterampilan sosial emosional?
Agar mereka dapat mengawasi peserta didik lebih ketat.
Agar meningkatkan hubungan antar guru.
Agar mereka dapat menjalankan tugas mengajarnya.
Agar mereka dapat memenuhi persyaratan pekerjaan mereka.
Agar mereka dapat memberikan contoh positif dan mendukung pembelajaran peserta didik secara optimal dan holistik.
Bagaimana pengembangan kecerdasan emosional melalui pembelajaran sosial dan emosional berkontribusi terhadap kemampuan seseorang dalam menavigasi situasi sosial yang kompleks ?
Kecerdasan emosional membantu meningkatkan kesehatan fisik seseorang sehingga ia tidak mudah sakit.
Kecerdasan emosional membantu meningkatkan keterampilan seseorang untuk memahami dan mengelola emosi
Kecerdasan emosional sangat berguna dalam mengatasi situasi yang sulit dalam keluarga.
Kecerdasan emosional membantu menurunkan keterampilan interpersonal dan meningkatkan keterampilan interpersonal seseorang
Kecerdasan emosional membantu meningkatkan kesabaran seseorang.
Mengapa penting bagi sekolah untuk mengembangkan keterampilan sosial emosional peserta didik ?
Karena keterampilan sosial emosional berdampak pada meningkatnya citra sekolah
Karena keterampilan sosial emosional berdampak bagi turunnya tingkat stres dan kesejahteraan guru.
. Karena keterampilan sosial emosional berdampak pada berkurangnya kasus bunuh diri
Karena keterampilan sosial emosional berdampak pada tingginya kepuasan peserta didik terhadap pendidik.
Karena keterampilan sosial emosional berdampak pada keberhasilan akademis.
Dari pernyataan berikut ini, manakah yang tidak merefleksikan hubungan antara keterampilan sosial dan emosional peserta didik dan proses pembelajaran ?
Keterampilan sosial dan emosional membantu meningkatkan keterlibatan positif peserta didik dalam proses pembelajaran
Keterampilan sosial dan emosional membantu peserta didik meningkatan kinerja akademis karena mereka dapat lebih fokus dalam belajar sehingga cenderung mencapai hasil yang lebih baik di sekolah.
Keterampilan sosial dan emosional peserta didik membantu mendukung kesejahteraan emosional guru
Keterampilan sosial dan emosional membantu peserta didik mengelola stres, meningkatkan daya tahan, dan merespon tekanan belajar dengan lebih efekti
Keterampilan sosial-emosional dapat memperkuat hubungan sosial, mengurangi konflik, dan menciptakan lingkungan belajar yang positif.
Bagaimana kaitan antara pembelajaran sosial dan emosional dengan penguatan profil pelajar pancasila ?
Pembelajaran sosial emosional membantu mengidentifikasi nilai-nilai Pancasila yang harus dipelajari oleh peserta didik.
Pembelajaran sosial emosional membantu menguatkan pengembangan karakter profil pelajar Pancasila.
Pembelajaran sosial emosional membantu peserta didik untuk mempelajari apa yang dimaksud dengan profil pelajar Pancasila
Pembelajaran sosial emosional membantu menguatkan keterlibatan peserta didik dalam pembelajaran.
Pembelajaran sosial emosional membantu menguatkan keterampilan pendidik dalam mengajarkan profil pelajar Pancasila.
Bagaimana keterampilan sosial emosional dapat membantu seseorang menjadi lebih resilien atau berdaya lenting tinggi ?
Keterampilan sosial emosional membantu meningkatkan keterampilan komunikasi peserta didik sehingga mereka dapat mencari bantuan jika memerlukan
Keterampilan sosial emosional membantu meningkatkan kemampuan peserta didik untuk memahami kelemahan dirinya
Keterampilan sosial emosional membantu meningkatkan taraf kesehatan peserta didik sehingga mereka tidak mudah sakit
Keterampilan sosial emosional membantu guru mengenali dengan segera jika ada peserta didiknya yang mengalami stress
Keterampilan sosial emosional membantu meningkatkan kemampuan peserta didik untuk pulih dari kesulitan dan stres karena mereka mampu mengelola emosi mereka dengan baik.
Dari contoh-contoh di bawah ini, menurut Bapak/Ibu, mana yang bukan merupakan alasan tepat bagi pentingnya meningkatkan keterampilan sosial dan emosional orang dewasa di sekolah ?
Keterampilan sosial dan emosional membantu meningkatkan keterampilan pendidik dalam menangani konflik, kegagalan, dan frustasi yang dihadapi dirinya, sehingga dapat mengurangi risiko masalah kesehatan mental.
Keterampilan sosial emosional membantu pendidik dan tenaga kependidikan mengelola stres dan tekanan sehari-hari
Keterampilan sosial dan emosional membantu peserta didik untuk memahami dan berinteraksi dengan pendidik secara efektif.
Keterampilan sosial dan emosional membantu pendidik meningkatkan kemampuan untuk bekerja dan berkolaborasi dalam tim.
Keterampilan sosial dan emosional membantu pendidik memodelkan karakter positif untuk peserta didiknya sehingga dapat menciptakan lingkungan belajar yang positif.
Jika ditarik ke dalam lingkup yang lebih luas dan lebih besar, pengembangan keterampilan sosial emosional membantu menciptakan kesejahteraan masyarakat. Mana dari pernyataan di bawah ini yang menurut Bapak/Ibu tidak mencerminkan hal tersebut ?
Pembelajaran sosial emosional membantu mengembangkan keterampilan berempati, sehingga meningkatkan pemahaman terhadap keanekaragaman masyarakat, dan mendorong penerimaan terhadap perbedaan. Ini dapat menciptakan masyarakat yang lebih inklusif dan ramah
Pembelajaran sosial emosional membantu membantu individu dalam mengelola stres, kecemasan, dan depresi. Dengan begitu, tingkat kesejahteraan mental individu meningkat, yang pada gilirannya dapat membantu menciptakan masyarakat yang lebih sehat secara keseluruhan
Pembelajaran sosial emosional membantu Individu membentuk hubungan interpersonal yang lebih positif dan sehat. Hal ini dapat mengurangi konflik antarindividu dan menciptakan lingkungan masyarakat yang lebih harmonis.
Pembelajaran sosial emosional membantu individu dalam mengelola emosi dan konflik dengan cara yang konstruktif. Dengan demikian, dapat berkontribusi pada penurunan tingkat kekerasan dan konflik dalam masyarakat
Pembelajaran sosial emosional membantu meningkatkan tingkat kesehatan fisik masyarakat sehingga individu di masyarakat lebih sehat.
Berikut ini adalah kompetensi sosial emosional menurut CASEL, kecuali:
Kesadaran diri
Manajemen proses pembelajaran
Manajemen diri
Kesadaran sosial
Pengambilan keputusan yang bertanggung jawab
Apabila seorang guru telah mampu menjalin dan mempertahankan hubungan/relasi yang sehat dan efektif dengan individu dari latar belakang yang berbeda, seperti dengan peserta didik, orang tua, masyarakat, dan lainnya, artinya guru tersebut telah memiliki kompetensi sosial emosional, yaitu kompetensi…
Responsible decision making
Self-awareness
Relationship skills
Self-management
Sosial awareness
Dalam konteks pembelajaran sosial emosional, mengapa penting untuk memahami perspektif perkembangan peserta didik dari waktu ke waktu
Agar dapat merumuskan standar yang sesuai dengan usia dan tugas perkembangan peserta didik
Untuk mengevaluasi kinerja administratif sekolah.
Agar peserta didik dapat lebih fokus pada keunggulan akademik.
Untuk menunjukkan empati terhadap kondisi individu dengan latar belakang yang berbeda
Agar peserta didik dapat membuat keputusan yang bertanggung jawab
Ada beberapa teknik untuk melatih keterampilan sosial emosional (KSE), diantaranya teknik STOP. Teknik ini diterapkan untuk melatih keterampilan sosial emosional berikut ini ….
Kesadaran sosial
Pengambilan keputusan yang bertanggung jawab
Kesadaran diri
Keterampilan sosial
Manajemen diri
Bagaimana penerapan teknik "Empati Walk" secara efektif dapat berkontribusi pada pengembangan kompetensi sosial emosional peserta didik dengan menggabungkan elemen kegiatan lapangan dan refleksi?
Menilai dampak positif pada kesejahteraan mental peserta didik
Memahami variasi budaya di lingkungan sekitar dan meresapi pengalaman tersebut
Agar peserta didik dapat lebih fokus pada keunggulan akademik
Menyortir pilihan-pilihan yang diberikan dan menggambarkan pengalaman pribadi
Mendorong peserta didik membuat keputusan yang bertanggung jawab
Seorang guru berkomitmen untuk menciptakan atmosfer yang mendukung keberagaman dan melibatkan setiap peserta didik dalam pembelajaran. Dari pilihan di bawah ini, pilihlah pernyataan yang paling efektif
Mengidentifikasi keberagaman hanya dalam pengumuman kelas
Memberikan salam umum kepada seluruh kelas.
Memulai dengan cerita inspiratif yang terkait dengan keberagaman dan memberikan ruang untuk berbagi pengalaman peserta didik.
Menghindari topik keberagaman untuk menghindari ketidaknyamanan
Menyebutkan sejumlah fakta keberagaman di dunia.
Suatu sekolah memutuskan untuk menerapkan strategi pengambilan keputusan yang dikenal dengan singkatan POOCH (Problem, Options, Outcomes, Choice, How). Strategi ini diintegrasikan dalam pembelajaran sosial emosional untuk mengembangkan kemampuan peserta didik dalam membuat keputusan yang bertanggung jawab. Berikut adalah pernyataan yang benar terkait pengembangan kemampuan tersebut adalah ….
Pengambilan keputusan yang beralasan hanya melibatkan analisis fakta tanpa mempertimbangkan dampak sosial.
Penggunaan strategi POOCH tidak relevan dengan pembelajaran sosial emosional.
Memahami konsekuensi tindakan tidak diperlukan dalam pengambilan keputusan yang bertanggung jawab.
Penggunaan strategi POOCH membantu peserta didik membuat keputusan beralasan setelah menganalisis informasi.
Keterampilan berpikir kritis tidak berkontribusi pada pengambilan keputusan yang bertanggung jawab.
Di sekolah, Adam seringkali merasa stres karena tekanan tugas-tugas akademis yang menumpuk. Salah seorang guru memberikan saran kepada Adam untuk mencoba teknik "Menghitung sampai 10" ketika merasa tertekan. Adam mencoba teknik tersebut dan menyadari bahwa itu membantunya untuk lebih tenang dan fokus. Berdasarkan contoh ini, manajemen diri dan motivasi apa yang sedang Adam kembangkan?
Mempertimbangkan pandangan orang lain melalui Think-Pair-Share
Melibatkan diri dalam permainan kelompok
Merancang tujuan belajar secara konsisten
Mengelola emosi diri melalui teknik menghitung sampai 10
Mengidentifikasi kekuatan dan budaya diri melalui aktivitas refleksi
Seorang guru harus mampu merancang pembelajaran dengan menggunakan kerangka 3 signature practices yaitu pembukaan yang hangat dan inklusif, kegiatan yang menantang serta melibatkan peserta didik, dan penutupan yang optimis, dengan alasan ….
Pembukaan yang hangat perlu untuk membangun keterhubungan komunitas dan terkoneksi dengan pembelajaran yang akan dilakukan
Pembukaan yang hangat perlu untuk membangun keterhubungan komunitas dan terkoneksi dengan pembelajaran yang telah dilakukan
Kegiatan pembelajaran yang menantang dan melibatkan perlu untuk membangun keseimbangan antara pengalaman interaktif dan reflektif, untuk memenuhi kebutuhan guru
Penutupan yang optimistik perlu untuk menyoroti pemahaman guru dan tentang pentingnya apa yang telah dipelajari, sehingga dapat memberikan rasa pencapaian dan mendukung pemikiran ke depan
a, b, dan c benar, karena kerangka 3 Signature practices merupakan strategi yang perlu diterapkan untuk pembelajaran orang dewasa
Guru ingin mengakhiri sesi pembelajaran dengan Penutupan yang Optimis sesuai dengan kerangka 3 signature practices. Sebelum penutupan, guru merencanakan sebuah refleksi bersama tentang pembelajaran hari itu. Namun, beberapa peserta didik terlihat masih belum sepenuhnya memahami konsep yang diajarkan. Sebaliknya, beberapa peserta didik lainnya tampak antusias dan siap untuk belajar lebih lanjut. Bagaimana guru dapat mengelola situasi ini dengan menciptakan penutupan yang tetap optimis sambil memastikan bahwa setiap peserta didik merasa diakui dan didukung?
Mengajak peserta didik yang telah memahami konsep untuk berbagi pemahaman mereka, sementara memberikan waktu tambahan untuk peserta didik yang masih kesulitan.
Memberikan apresiasi umum untuk partisipasi seluruh kelas dan mengabaikan perbedaan pemahaman individu
Mengajukan pertanyaan terbuka kepada seluruh kelas untuk memotivasi peserta didik yang masih membutuhkan pemahaman tambahan.
Mengalihkan perhatian dari pemahaman individu ke rencana pembelajaran mendatang agar suasana tetap positif.
Menyimpan refleksi bersama untuk sesi pembelajaran berikutnya ketika semua peserta didik diharapkan dapat memahami konsep secara menyeluruh
“Keadaan emosi berkelanjutan yang ditandai dengan suasana hati dan sikap positif, hubungan positif dengan peserta didik dan guru lain, ketahanan, optimalisasi diri, dan tingkat kepuasan yang tinggi terhadap pengalaman belajar mereka di sekolah.” Definisi yang disampaikan di atas merupakan definisi dari:
Pengelolaan diri
Kesejahteraan psikologis peserta didik (student wellbeing)
Kesadaran sosial
Pembelajaran sosial dan emosional
Kesadaran diri
Meningkatkan kesejahteraan psikologis warga sekolah dapat diwujudkan melalui komitmen kita sebagai seorang pendidik untuk meningkatkan keterampilan sosial emosional diri kita sendiri sebagai orang dewasa. CASEL menjelaskan bahwa pengembangan keterampilan sosial emosional oleh orang dewasa di sekolah dapat dilakukan melalui 3 upaya yaitu :
Refleksi, berkolaborasi dan berdiskusi
Menjadi teladan, belajar, dan refleksi
Menjadi teladan, refleksi berkelanjutan, dan berbagi
Berkolaborasi, belajar, dan menjadi teladan
Belajar, berkolaborasi, dan berbagi
Guru dapat melakukan upaya belajar untuk meningkatkan keterampilan sosial emosional dirinya sendiri. Salah satu upaya belajar yang dapat dilakukan oleh guru diantaranya adalah :
Dengan melakukan refleksi terhadap keterampilan sosial dan emosional pribadi/dirinya sendiri.
Dengan berupaya mengembangkan kapasitas orang lain untuk memiliki dan menerapkan kompetensi sosial emosional.
Dengan berkolaborasi dengan Sesama Pendidik
Dengan terkoneksi dengan Peserta Didik
Dengan meneladankan Keterampilan Sosial dan Emosional di Antara Teman Sejawat
Guru dapat melakukan upaya berkolaborasi untuk meningkatkan keterampilan sosial emosional dirinya sendiri. Berikut ini, mana yang bukan termasuk contoh upaya berkolaborasi tersebut:
Membangun komunikasi dua arah dengan keluarga.
Mencoba mengenal peserta didik dengan lebih baik sebagai individu, berupaya tanggap terhadap kebutuhan mereka, belajar dari mereka untuk kepentingan sekolah, dan membangun kepercayaan relasional.
Memecahkan permasalahan secara kolaboratif dalam rapat pendidik
. Melakukan refleksi terhadap keterampilan sosial dan emosional pribadi/dirinya sendiri
Memperkuat koneksi dan komunikasi dengan mempraktikkan 3 praktik baik PSE (pembukaan yang hangat, proses yang melibatkan, penutupan yang optimistik) dalam berbagai kesempatan interaksi antar pendidik.
Mengapa praktik pendidikan yang mendukung keterampilan sosial dan emosional dianggap dapat berkontribusi pada kebahagiaan dan kesejahteraan psikologis (wellbeing) peserta didik?
Membantu peserta didik untuk dapat memahami bahwa tujuan hidup mereka adalah mencapai kebahagiaan yang setingginya baik sebagai individu maupun sebagai anggota masyarakat
Membantu peserta didik untuk dapat memahami dan mengelola emosi mereka, sehingga mereka cenderung lebih mampu menciptakan hubungan yang positif, memiliki motivasi yang tinggi, dan mengalami kebahagiaan dalam proses pembelajaran.
Peserta didik untuk dapat memahami bahwa keadaan sosial emosional yang tidak baik akan menghalangi mereka mencapai kebahagiaan.
Peserta didik untuk dapat memahami bahwa hubungan yang positif dengan orang lain berpengaruh terhadap kebahagiaan mereka.
Peserta didik untuk dapat memahami bahwa kebahagiaan dan kesejahteraan psikologis akan dapat dicapai jika mereka mengalami kebahagiaan dalam proses pembelajaran
Salah satu contoh tindakan yang dapat dilakukan pendidik untuk menjadi teladan bagi peserta didik dalam upaya meningkatkan kompetensi sosial emosional adalah :
Dengan menerapkan dan kemudian mengartikulasikan strategi yang digunakan kepada peserta didik ketika pendidik berupaya mengelola emosi saat menghadapi situasi yang sulit.
Dengan mengevaluasi praktik disiplin dan kebijakan sekolah terkait penerapan keterampilan sosial dan emosional.
Dengan mempelajari berbagai teknik yang dapat digunakan untuk mengelola emosinya
Dengan membaca sumber-sumber bacaan yang membahas tentang tahapan perkembangan anak, sehingga pendidik dapat memahami perilaku apa yang sesuai dengan tahapan usia tertentu
Dengan bekerja sama dengan para pendidik lain untuk mengintegrasikan praktikpraktik membangun koneksi ke dalam pertemuan rutin sepanjang tahun ajaran
Mempelajari kompetensi budaya adalah salah satu hal yang dapat dilakukan guru untuk mengembangkan kapasitas diri dalam menerapkan kompetensi sosial emosional. Selain memperluas pengetahuannya tentang budaya orang lain, apa lagi yang dapat dilakukan oleh seorang pendidik untuk mengembangkan kompetensi budaya bagi dirinya?
Mempelajari aspek-aspek budaya orang lain dan mencoba mengikutinya
Mengikuti kegiatan pertukaran pendidik untuk mempelajari budaya orang lain.
Membangun kesadaran akan identitas budaya pribadi
Mengajarkan orang lain tentang budaya kita.
Menyelenggarakan kegiatan kebudayaan untuk mempromosikan budaya negara kita
Mengapa kolaborasi di antara warga sekolah, seperti peserta didik, guru, dan staf, dianggap memiliki manfaat signifikan dalam menciptakan lingkungan belajar yang mendukung kesejahteraan psikologis ?
Kepercayaan dan saling pengertian yang ditingkatkan melalui kolaborasi membentuk fondasi yang kokoh dan berkelanjutan untuk kesejahteraan psikologis individu dan kolektif
Kolaborasi menciptakan persaingan sehat dan dorongan untuk unggul, karena melalui interaksi positif antara peserta didik, guru, dan staf, muncul semangat kompetisi yang sehat di lingkungan belajar
Menyulitkan komunikasi di antara anggota sekolah, terkadang dapat memperkuat koneksi emosional yang lebih mendalam dan bersifat otentik.
Kolaborasi antar warga sekolah akan membuat warga sekolah bersikap individual dan lebih mementingkan pekerjaan masing-masing
Memperkuat hirarki di antara guru dan peserta didik, dalam beberapa kasus mendorong kestabilan hierarki yang seimbang dalam lingkungan belajar
Dari pernyataan berikut ini, manakah yang menurut Bapak/Ibu merupakan dampak dari upaya yang dilakukan guru untuk meneladankan kompetensi sosial emosional dalam kehidupan sehari-hari di sekolah ?
Peserta didik dan warga sekolah dapat melihat langsung bagaimana tekanan yang dihadapi guru dalam kehidupan sehari-hari
Peserta didik dan warga sekolah dapat berkontribusi dalam terciptanya budaya sekolah yang penuh rasa hormat dan saling peduli antar warga sekolah
Peserta didik dan warga sekolah dapat mempromosikan perkembangan sosial serta psikologis mereka
Peserta didik dan warga sekolah dapat melihat langsung bagaimana keterampilan sosial dan emosional digunakan dan membantu mengelola tantangan sosial dan emosional dalam kehidupan sehari-hari
Peserta didik dan warga sekolah dapat membedakan mana guru yang sedang stres dan yang tidak
Sekelompok guru di sebuah Sekolah Menengah Pertama melakukan pertemuan untuk mendiskusikan data hasil survei lingkungan belajar. Hasil survei tersebut mengungkapkan bahwa hubungan antara guru dan peserta didik di sebuah jenjang kelas kurang berjalan dengan baik. Pengungkapan ini mengarahkan semua guruguru yang mengajar di jenjang kelas tersebut untuk mendiskusikan hal ini lebih lanjut, baik dengan sesama guru dan juga dengan semua peserta didik di jenjang kelas itu untuk mencari solusi dalam upaya memperbaiki keterampilan berelasi mereka.
Berdasarkan deskripsi situasi di atas, apa sebenarnya yang dilakukan oleh guru diatas ?
Melakukan refleksi terhadap keterampilan sosial dan emosional pribadi/dirinya sendiri.
Berkolaborasi untuk meningkatkan keterampilan sosial dan emosionalnya.
Memodelkan keterampilan sosial dan emosionalnya kepada peserta didik.
Memodelkan keterampilan sosial dan emosionalnya kepada guru-guru lain.
Mengajarkan teknik mengelola emosi kepada warga sekolah.
Ada 4 larangan atau peraturan keselamatan dalam pembelajaran praktik renang agar semua siswa
dapat belajar dengan aman dan nyaman yaitu:
1.di larang berlari di bibir /tepi kolam
2.di larang mendorong
3.di larang terjun di kolam dangkal
4.di larang berenang sendirian
Manakah urutan Langkah dalam mengajarkan aturan yang paling tepat untuk siswa
jenjang sd/mi Agar nantinya para siswa selalu memenuhi 4 aturan ini …
Siswa pahami Langkah: menerima, menanggapi, menghargai, mengatur diri, menjadikan pola
hidup
Siswa di perkenalkan dengan nama dan symbol aturan, lalu siswa di minta untuk menanggapinya
Di perkenalkan dengan symbol aturan, lalu siswa di minta untuk menjadikan pola hidup
Di perkenalkan dengan nama symbol aturan, lalu siswa di minta untuk menghargai aturan itu
Siswa di tunjukkan foto-foto kecelakaan akibat melanggar aturan, lalu di ajak belajar praktik
Guru PJOK SD mengajarkan permainan bola basket dengan membagi siswa menjadi beberapa
kelompok , yang setiap kelompoknya terdiri dari 5 siswa, dengan memanfaatkan saran dan
prasarana yang tersedia di lingkungan sekolah. Pembelajaran yang paling tepat di lakukan adalah …
Memasang ring basket dengan ukuran standart di 2 ujung halaman sekolah
Setiap Kelompok diminta merancangpermainan modifikasi permainan sesuai dengan kondisi
sarana dan prasarana yang ada di lingkungan sekolah
Menggunakan bola basket sesuai standart pertandingan
Melakukan permainan dengan waktu 2 x 45 menit, sesuai dengan peraturan yang berlaku
Bermain dengan 11 X 11 pemain sesuai standar permainan sepakbola
Sebelum mengikuti pembelajaran lompat jauh , pada umumnya siswa memiliki pengetahuan,
keterampilan, dan jauh lompatan yang berbeda – beda. Tugas guru PJOK adalah menaikkan
kompetensi lompat jauh semua siswanya dengan tolak ukur keberhasilan yang bervariasi.
Ada 3 kelompok kemampuan awal hasil lompatan siswa yaitu :
(1) Pemula rata-rata lompatan 1-2 meter,
(2) Menengah dengan rata-rata lompatan 2-4 meter
(3) Mahir dengan kemampuan lompatan atas 4 meter
Manakah cara menentukan tolak uur keberhasilan melompat siswa pada kelompok mahir yang
memenuhi prinsip variasi target ?
Setiap kelompok mahir di minta menetpakan target lompatannya masing – masing tetapi harus
di atas 4 meter, guru fokus pada menolong setiap siswa untuk mencapai target masing – masing
Setiap siswa di minta melompat minimal sejauh 2 meter, dan guru fokus menilai kebenaran
Teknik melompatnya.
Setiap siswa harus mampu melompat minimal sejauh 4 meter tanpa terkendali
Setiap siswa tanpa di minta menetapkan target lompatannya, dan guru fokus menilai kebenaran
Teknik melompatnya
Setiap kelompok di target kenaikan jauh lompatan minimal 10 cm, guru fokus pada menolong
setiap siswa untuk mencapai target masing – masing
Guru PJOK SMP sedang mengajarkan materi lempar lembing, maka formasi pembelajaran menjadi
bagian penting yang harus di perhatikan adalah …
Berhadap-hadapan
Keselamatan peserta didik
Mneggunakan metode movement eksploration
Pembelajaran dengan gaya komando
Gaya komando dengan mempertimbangkan keselamatan siswa
Guru PJOK perlu mampu merancang urutan kegiatan dan porsi waktu yang di gunakan siswa
kelompok pemula, menengah, dan mahir untuk belajar permainan bola voli. Manakah rancangan
urutan kegiatan di bawah ini yang paling sesuai agar siswa memahami secara utuh ?
Guru menyiapkan urutan belajar dengan pola “whole-part-whole”
Guru memanfaatkan metode sintifik dalam untuk menemukan kemampuan awal siswa
Guru memilih model pembelajaran langsung bermain voli bagi seluruh siswa
Siswa di minta mengikuti semua kegiatan yang di contohkan guru, baru di kemudian hari di
berikan argumennya
Guru membebaskan pencarian sumber dan cara belajar siswa, yang terpenting pada akhirnya
bisa mencapai CP ( capaian pembelajaran )
Permainan tradisional yang ada di Indonesia ada bermacam-macam. Guru PJOK perlu mampu
melaksanakan proses pemilihan permainan traditional yang paling sesuai dengan kearifan lokal dan
usia peserta didik. Jika guru berharap siswanya dapat melatih kekompakan dan
keutuhankelompoknya sambil menikmati permainan traditional, manakah pilihan permainan yang
paling tepat?
Gopak sodor
Petak umpet
Elang dan anak ayam
Engklek
Balap bakiak
Dalam pembelajaran senam lantai , guru PJOK perlu mampu menciptakan desain kerja kelompok
yang meliputi proses: merancang, berlatih, dan penampilan. Model pembelajaran manakah yang
paling dapat mengakomodir kegiatan ini ?
Model pembelajaran berbasis masalah (Problem based learning)
Model pembelajaran berbasis penemuan (Discovery learning)
Model pembelajaran berbasis proyek (Project based learning)
Model pembelajaran kooperatif (Cooperative learning)
Model Pembelajaran langsung (Direct learning)
Guru PJOK kelas XII SMAN Cirebon merancang pembelajaran kebugaran jasmani, berikut ini
Pembelajaran yang paling efektif di lakukan peserta didik:
(1)Melakukan aktivitas fisik 3 kali seminggu, selang 2X24 jam
(2)Melakukan Latihan kekuatan dan kelincahan
(3)Melakukan aktivitas angkat barbel
(4)Melatih kekuatan dan daya tahan otot tungkai
(5)Melakukan senam aerobic
Aktivitas pembelajaran yang sesuai dengan tujuan mempertahankan kebugaran jasmani
tersebut adalah …
1-2
2-3
3 - 4
4 – 5
1 - 5
Pak Bagus Susetyo adalah Guru PJOK SMA C, mengajarkan permainan Softball menggunakan alat
modifikasi berupa stik dari kayu dan bola modifikasi, setelah selesai pembelajaran, Pak Bagus S.
melakukan uji keterampilan kepada peserta didi. Kriteria penilaian didasarkan pada kebenaran gerak
melempar dan memukul bola dan hasil belajar. Berdasarkan hasil analisis anda, penilaian yang
paling tepat adalah …
Pilih jawan paling benar di bawah ini, jawaban benafr lebih dari 1 :
Penilaian kebugaran
Penilaian keterampilan
Penilaian proses dan hasil
Penilaian proses
Penilain input, proses dan produk
Guru PJOK SMA Negeri 1 Banyuwangi mengajarkan materi renang dan atletik, pada akhir
pembelajaran guru melakukan evaluasi, umpan balik dan pada refleksi pembelajaran. Aktifitas
yang di lakukan guu PJOK tersebut termasuk kategori …
Assessment of learning
Assessment for learning
Assessment as learning
Assessment diagnostic
Assessment input, process dan product
Pak Fadel adalah guru PJOK SMP negeri Gorontalo, sedangmengajarkan permainan invasi strategi
dalam permainan sepak bola. Pak Fadel melakukan assessmen kemampuan dassar yang di miliki
peserta didik dalam menghadapi pertnadingan. Asesmen yang di perlukan anytara lain berupa…
tes dribbling dan passing
tes dribbling, passing dan shoothing
tes pertahanan dan penyerangan
tes heading, passing dan shoothing
tes throwing, passing dan shoothing
Guru PJOK seharusnya mampu menerapkan pembelajaran berbasis proyek dalam Upaya
memelihara kebugaran peserta didik minimal dalam kategori cukup (cukup, baik, dan sangat baik).
Dalam Upaya membantu siswa menetapkan judul proyek yang tepat, pilihan Langkah berikut
manakah yang paling sesuai ?
Mendorong para siswa untuk mengecek fasilitas yang dapat di akses
Meminta siswa untuk mengecek profil kebugaran jasmani siswa 1 kelompok
Meminta belajar metode pengukuran kebugaran jasmani berkelompok
Mempelajari profil siswa paling bugar di sekolah untuk di jadikan teladan
Memandu proyek peningkatan dan pemeliharaan kebugaran per kelompok
Guru PJOK SMA Negeri Bogor melakukan pembelajaran sepakbola akan membentuk kemampuan
berfikir kritis melalui games simulation, maka bentuk permaian yang paling aman adalah …
Mengontrol bola berpasangan
Juggling, dribbling, controlling
Mengontrol bola dalam kelompok kecil
Passing dan shotting
Bermain dengan peraturan yang di tentukan
Pak Achmad Taufik adalah guru PJOK SMA Negeri 85 Jakarta, melakukan pembelajaran
memodifikasi dengan tujuan meningkatkan kerja sama melalui permainan sepak takraw dengan
jumlah pemain setap regu 3 orang.
Model permainan berikut akan dapat meningkatkan kerja sama …
(1) Setiap pemain dalam 1 regu boleh memainkan bola 3 kali
(2) Setiap pemain dalam 1 regu boleh memainkan bola sekali
(3) Setisp pemain dalam 1 regu boleh memainkan bola 2 kali
(4) Pemain boleh melakukan sepak an sekali , stelah itu bola harus di oper pada
kawan setim
1,2,3
2,3,4
2,4
1,2
1,3
Guru PJOK SMP Negeri 01 geger kalong Bandung mengajarkan permainan sepakbola, bola
basket, bola voli, bola tangan, dan permainan bola lainnya menggunakan istilah variasi dan
kombinasi dalam pembelajaran. Jawaban berikut merupakan penerapan kombinasi adalah …
Passing dan dribbling bola basket
Dribbling dan shoothing bola tangan
Passing bawah ke tembok dan passing bawah berpasangan
Passing atas dan passing bawah bola voli
Passing dribbling dan shoothing sepakbola
Idealnya setiap guru PJOK mampu menciptakan jenis-jenis materi belajar lari cepat/sprint per fase
pembelajaran untuk para siswa fase A, manakah materi pembelajaran lari cepat yang paling tepat?
Mengidentifikasi kaki tumpu masing-masing siswa yang paling kuat, kiri/atau kanan
Menemukan setting balok start yang paling sesuai dengan ukuran dirinya
Mengetahui rekor kecepatan lari untuk diri dan sasaran pesaing yang sudah berhasil
Permainan traditional yang yang membutuhkan keterampilan lari ke beberapa arah
Mengikutkan pada kejujuraan lari cepat yang di khususkan untuk siswa Tingkat SD/MI
Seorang guru PJOK kelas 7 SMP mengajarkan keterampilan gerak dasar melalui aktivitas jasmani
jalan-lari- lempar-loncat. Berikut ini aktifitas pembelajaran berbasis TPACK yang paling tepa di
siapkan antara lain …
Manakah aktifitas pembelajaran yang sesuai dengan pembelajaran berbasis
TPACK? Pilihlah jawaban yang benar dengan memberi tanda lingkaran jawaban
lebih dari 1
Peserta didik di minta membaca LKPD terkait aktifitas yang akan di lakukan
Peserta didik diminta mengobservasi perbedaan Gerakan jalan-lari dan loncat melalui video
Peserta didik diminta melakukan berbagai permainan jalan-lari dan loncat
Peserta didik diminta menyimak penjelasan guru tentang konsep jalan-lari, lompat-loncat
Peserta didik Bersama kelompoknya mencatat penjelasan guru tentang konsep jalan-lari,
lompat-loncat
Agar dapat memonitor pertumbuhan tinggi badan setiap siswa, guru PJOK seharusnya mampu
menciptakan laporan BMI Peserta didik berbasis Individu dan kelas.
Berikut ini manakah kategori BMI yang paling cocok untuk IMT 25-27 ?
Kekurangan berat badan tingkat berat
Kekurangan berat badan tingkat rendah
Normal
Kelebihan berat badan tingkat ringan
Kelebihan berat badan tingkat berat
Pembelajaran PJOK dapat memanfaatkan permainan tradisional dengan menggunakan teknologi
dengan menambahkkan peraturan permainan, cara bermain, tugas pemain, bentuk lapangan, yang
serta dikombinasikan melalui gambar-gambar visual agar menjadi lebih menarik dan pesan yang
ingin disampaikan lebih mudah dimengerti oleh peserta didik. Tehnologi yang tepat digunakan
oleh Guru adalah ………..
Gambar
Video
Poster
Slide Presentation
sketsa
Guru PJOK sepatutnya mampu merancang jenis-jenis tes kebugaran jasmani peserta didik yang
sesuai dengan prinsip kesesuaian jenis tes dan kondisi fisik.
Jika ada siswa yang berat badannya masuk dalam kategori overweight, tes kebugaran manakah
yangpaling sesuai ?
sipgar
Harvard step test
Tes kekuatan otot
Tes kecepatan lari
Tes lari jarak jauh
Guru PJOK seharusnya mampu melaksanakan item tes atletik pada setiap peserta didik yang sesuai dengan minat dan kondisi fisiknya. Agar benar-benar sesuai dengan minat dan kondisi fisiknya, maka guru menyediakan pilihan tes berikut, Pilihlah jawaban yang benar dengan memberikan tanda centang (√)! Jawaban benar lebih dari satu.
Tesnomor lari pendek/sprint (wajib)
Tes nomor lari menengan-jauh (pilihan)
Tes nomor lempar (wajib)
Tes nomor lompat (pilihan)
Boleh pilih 1 nomor tes (dari 4 nomot yang tersedia)
guru PJOK seharusnya mampu merancang daftar laihan kebugaran jantung dan paru yang sesuai untuk tiap-tiap peserta didik dalam 1 kelas. Latihan yang di pilih, tentunya harus dapat memacu kerja jantung minimal bisa masuk ke nadi di zona latihan. Target denyut nadi berikut yangpaling tepat adalah ……..
60-90 denyut/menit
220- usia denyut/menit
70% X 220 denyut /menit
85% X 220 denyut/menit
70 – 85 % denyut nadi maksimal
. guru PJOK seharusnya mampu merancang alur pembelajaran agar setiap siswa dapat menemukan: (1) kaki tumpu terkuat, (2) jarak awalan dari balok tmpu, dan (3)posisintanda awalan lompat jauh. Apa hal yang perlu diperhatikan agar kaki tumpu terkuat dapat ditemukan? Pilihlah jawaban yang benar dengan memberi tanda centang (√) Jawaban benar lebih dari satu
Mengukur kekatan kaki kanan dan kiri menggunakan leg dynamometer agar akurat.
Membiasakan agar kaki tumpu dapat menjadi tumpan terakhir sebelum melompat.
Melihat kebiasaan kaki untuk langkah awal dalam kegiatan sehari-hari.
Melatih kekuatan kaki agar kaki terkuat mampu mengangkat tubuh secara memadai.
Berlatih skipping angkat 2 kali agar kekuatannya sama dan seimbang untuk angkat beban tubuh.
Guru PJOK seharusnya mampu menganalisis kesesuaian tipa-tiap permainan kecil yang dikuasainya dengan potensi, minat, kesesuaian cara belajar peserta didik. Apabila guru akan memperkenalkan permainan kecil baru kepada para siswanya, manakah kegiatan yang tepat agar cocok dengan potensi para siswanya ?
Membandingkan profil permainan dengan kebutuhan pengembangan potensi siswa
Mempelajari atran dan cara permainan agar dapat diterapkan secara benar
Mempromosikan kepada siswa agar semua permainan kecil yangada dapat dikuasai.
Meminta anak untuk mempelajari terlebih dahulu sebelum hari PJOJK agar faham.
Memilih permainan kecil yang sesuai dengan kebutuhan pengenbangan potensi siswa.
Guru PJOK SMK 06 Malang menyajikan pembelajaran aktivitas jasmani untuk meningkatkan kekuatan otot peserta didik, aktivitas pembelajaran yang tepat digunakan adalah .
Lari 2,4 km
Push up dan pull up selama mungkin sampai kelelahan
Senam kebugaran jasmani
Gerakan push up, sit up, dan pull up
Lari cross country
Guru PJOK yang hebat seharusnya mampu merancang tingkat kesulitan belajar yang sesuai dengan peserta didiknya. Manakah upaya yang paling sesuai untuk penyesuaian materi dengan siswa disabilitas-low vision?
Memberi efek bunyi-bunyian pada bola yang digunakan sebagai alat permainan.
Menempatkan siswa disabilitas tersebut pada deretan bangku paling depan.
Membuat vidio multi-media yang dilengkapi dengan narasi verbal dan teks.
Mengubah semua materi yang visual menjadi materi yang berbasis teks.
Menyiapkan tempat praktek yang aman untuk bergerak bagi siswa disabilitas.
pembelajaran pendidikan jasmani di SMP dilakukan secara inklusi di Indonesia, dengan mempertimbangkan berbagai aspek. Salah satu aspeknya adalah menciptakan lingkungan pendidikan yang inklusifdan ramah bagi semua siswa, termasuk mereka yang memiliki kebutuhan khusus. Beberapa tujuan utama pembelajaran inklusif di Indonesia meliputi ……….. Pilihlah jawaban yang benar dengan memberi tanda centang (√) Jawaban benar lbih dari satu
Memberi akses yang sama kepada semua peserta didik yang mengikuti pembelajaran pendidikan jasmani.
Mendorong partisipasi aktif semua peserta didik dalam mengikuti pembelajaran pendidikan jasmani.
Menghargai keaneka ragaman, kemampuan, dan memberikan penghargaan kepada peserta didik yang berprestasi.
Meningkatkan ketrampilan social dan empati semua peserta didik terhadap pendidikan jasmani.
Memberi dkungan kepada peserta didik yang potensial untuk berprestasi dalam bidang pendidikan jasmani.
Guru PJOK yang keren seharusnya dapat merancang aturan dan alat permainan bola besar agar dapat di ikuti peserta didik berkebutuhan khusus (ABK). Dalam pembelajaran permaianan bola voli, guru memodifikasi aturan dan sarana bermain seperti berikut, agar dapat diikuti oleh siswa berkursi roda , diantaranya adalah ……….. Pilihlah jawaban yang benar dengan memberi tanda centang (√) Jawaban benar lbih dari satu.
Memasang net lebih rendah
Menambah jumlah pemain.
Melarang bola dipegang.
Mengubah luas lapangan
Mengganti ukuran dan jenis bola.
Guru PJOK SD Negeri X sedang merancang pembelajaran dengan materi kebugaran jasmani terkait komponen daya tahan jantung – paru. Manakah variasi belajar yang paling tepat ?
Lari 15 menit, senam aerobic , renang
Gerobak dorong, sit up, push up.
Shuttle run, lari zig zag, mendorong roda.
Jogging, running, dribbling.
Split, streaching, tumbling.
Guru PJOK yang hebat seharusnya mampu menerapkan kaidah yang tepat kepada peseta didiknya. Manakah dari implementasi berikut ini yang paling tepat dalam menyikapi materi ajar yang masuk kategori sulit?
Mencari indicator utama dari materi pembelajaran, kemudian memulai pembelajaran sesuai dengan tingkat kemampuan awal.
Memilih bagian-bagian yang mudah dikerjakan oleh siswa, lalu diupayakan dapat dipelajari semua siswa sampai tuntas
Wajib dipelajari oleh para siswa yang diperkirakan guru mampu untuk menuntaskannya, namun siswa yang lain hanya wajib mencoba.
Dirumuskan ATP yang akurat agar setiap siswa dapat belajar mulai dari kemampuan awalnya dan meningkatkan sesuai target yang di tetapkan.
Capaian pembelajaran perlu di rumuskan secara bijak agar semua siswa dapat mencoba mempelajari meskipun tidak mahir.
Anda adalah guru kelas dengan peserta didik yang selama ini seluruhnya berasal dari suku Jawa. Kebetulan semester ini ada peserta didik baru yang pindah dari luar Jawa, dan tentu saja ia tidak menguasai Bahasa Jawa. Padahal selama ini Anda terbiasa ketika di kelas menyelipkan Bahasa Jawa ketika menjelaskan sesuatu, meskipun bahasa pengantar pembelajaran secara resmi adalah Bahasa Indonesia. Apa kemudian tindakan Anda saat menghadapi situasi di atas?
Melibatkan peserta didik lain di kelas untuk mendiskusikan materi dalam bahasa Indonesia
Menggunakan bahasa Indonesia pada semua materi yang diajarkan di kelas
Berniat membiasakan diri agar selanjutnya dapat konsisten menggunakan Bahasa Indonesia ketika mengajar
Menyadari tantangan yang dihadapi peserta didik pindahan dalam memahami materi
Meminta peserta didik yang baru pindah untuk segera belajar bahasa Jawa
Anda adalah guru Bahasa Indonesia yang bermaksud melakukan literasi menulis pada peserta didik di sekolah Anda. Literasi ini akan membantu peserta didik menuangkan gagasan ke dalam tulisan dengan susunan kata dan bahasa yang efektif dan efisien. Namun demikian, kemampuan menulis peserta didik di sekolah Anda sangat heterogen. Beberapa di antara mereka cukup terampil dalam menulis, namun banyak juga yang mengalami kesulitan. Apa yang Anda lakukan jika berada pada situasi ini?
Meningkatkan kompleksitas aktivitas hanya untuk peserta didik yang sudah memiliki keterampilan menulis yang baik
Membuat panduan dan tugas yang berbeda sesuai dengan tingkat keterampilan menulis peserta didik
Mulai menugaskan aktivitas menulis berdasarkan topik minggu ini berdasarkan kemampuan masing-masing
Menyadari adanya perbedaan kemampuan awal dalam pengembangan keterampilan menulis peserta didik
Tetap menggunakan metode pengajaran standar yang biasa dilakukan
Anda akan mengajarkan salah satu cabang olahraga atletik, yaitu lari jarak jauh. Pada kegiatan praktik, ada beberapa peserta didik yang menyatakan tidak sanggup melakukan kegiatan tersebut dikarenakan baru saja sembuh dari sakit. Ada pula yang menyampaikan bahwa mereka belum sempat sarapan. Tindakan apa yang Anda lakukan sebagai guru mata pelajaran PJOK di kelas tersebut?
Mengubah jenis lari ke lari jarak menengah agar setiap peserta dapat melakukan praktik lari
Tetap meminta peserta didik untuk lari jarak jauh meskipun beberapa diantaranya harus pelan-pelan
Menyadari bahwa praktik lari jarak jauh tidak selalu dapat dilakukan oleh semua peserta didik
Memastikan kembali kondisi setiap peserta didik sebelum menentukan jarak lari yang akan dipraktikkan
Meminta peserta didik yang tidak mampu untuk istirahat dan tidak melakukan kegiatan tersebut
Pada satu materi belajar tentang poster sebagai media informasi, Anda berencana meminta setiap peserta didik untuk berlatih membuatnya dengan tema budaya. Akan tetapi, mayoritas peserta didik meminta Anda untuk membebaskan tema, sesuai dengan minat masing-masing. Sebagai guru mapel IT, apa yang akan Anda lakukan ketika menemui situasi tersebut?
Berupaya memperluas tema poster sesuai keinginan peserta didik meskipun tidak terlalu jauh dari tema budaya
Memaklumi minat peserta didik yang beragam dalam pembuatan tugas tersebut
Meminta peserta didik untuk membuat poster sesuai tema yang telah Anda tentukan
Mengizinkan peserta didik untuk membuat poster sesuai dengan minatnya masing-masing
Membuat survei minat peserta didik untuk dijadikan alternatif pembuatan tema sebelum pembelajaran
Anda mengampu mata pelajaran PJOK dan akan mengajarkan materi tentang permainan bola voli yang menuntut penguasaan pengetahuan dan keterampilan. Di sisi lain, sekolah Anda tidak memiliki sarana dan prasarana yang memadai untuk melakukan praktik, sehingga Anda cukup kesulitan untuk melakukan proses pembelajaran dan penilaian. Jika menemui situasi tersebut, apa yang akan Anda lakukan?
Tetap akan melakukan penilaian keterampilan dengan meminjam lapangan bola voli terdekat
Membuat panduan observasi yang dapat digunakan semua guru PJOK meskipun sarana praktik di sekolah terbatas
Berusaha menyusun pedoman observasi sederhana pada gerakan-gerakan yang bersifat dasar
Memahami pentingnya metode observasi untuk mengetahui keterampilan praktik peserta didik dalam bermain voli
Hanya akan memberikan tes yang bersifat tertulis dikarenakan keterbatasan sarana dan prasarana praktik tersebut
Anda merasa bahwa tes tertulis yang digunakan selama ini belum dapat mengungkapkan kemampuan peserta didik yang sebenarnya. Tahun ini Anda ingin menggunakan strategi asesmen lain yang dapat menilai pemahaman sekaligus kemampuan mentransfer pengetahuan peserta didik. Sebagai guru mata pelajaran, apa prioritas tindakan yang Anda lakukan?
Melakukan tanya jawab secara lisan untuk mengungkap kedua unsur penilaian tersebut
Menggunakan metode presentasi secara individual
Membuat kasus untuk didiskusikan dan dipresentasikan
Memikirkan asesmen lain yang lebih tepat dalam mengungkap pemahaman sekaligus mentransfer pengetahuan
Menambah jumlah dan variasi soal tes tertulis, serta mengatur ulang waktu pengerjaannya
Selama 5 tahun terakhir Anda adalah guru kelas tinggi, namun tahun ini Anda diminta untuk mengajar di kelas rendah, yaitu kelas 1. Ketika Anda harus mengajarkan konsep angka, Anda mencoba menyampaikannya dengan menuliskan bilangan-bilangan di papan tulis, namun para peserta didik tampak tidak ada yang memperhatikan dan bermain sendiri-sendiri. Bagaimana Anda mengatasi kejadian tersebut?
Berupaya untuk melakukan aktivitas bermain dan belajar meski belum begitu paham caranya
Mengajak peserta didik untuk mencocokkan jumlah kancing dengan angka yang sesuai
Mencari ide tentang penyampaian materi matematika dengan konsep yang lebih menarik
Membuat satu set kartu angka dan meminta peserta didik untuk mengurutkannya
Meminta peserta didik untuk memperhatikan angka yang telah ditulis di papan tulis
Anda adalah guru matematika kelas 1 SD. Selain ingin mengenalkan bilangan 1 hingga 10, Anda ingin peserta didik juga dapat menuliskan bilangan-bilangan tersebut. Hanya saja, Anda mengamati bahwa ada di antara mereka yang belum mahir dalam memegang alat tulis. Bila Anda menghadapi situasi ini, apa prioritas tindakan yang Anda lakukan?
Menyadari bahwa tidak semua peserta didik di kelas 1 SD sudah terampil dalam menulis
Tetap meminta semua peserta didik untuk dapat latihan menulis bilangan 1 hingga 10
Meminta peserta didik menulis bilangan 1 hingga 5 terlebih dahulu
Berupaya untuk menurunkan banyaknya bilangan yang harus ditulis peserta didik
Membedakan target kompetensi dengan mengidentifikasi kemampuan motorik halus peserta didik
Anda mengampu Bahasa Inggris. Anda menyadari bahwa kemampuan menulis cenderung kurang diperhatikan dalam mata pelajaran ini, dan Anda berencana untuk melatihnya. Selama ini sebenarnya Anda sudah berusaha memberikan tugas-tugas menulis, namun hasil yang ditunjukkan oleh peserta didik cukup beragam antar kategori tulisan, seperti antara essai, tulisan reportase kejadian, cerita, dan sebagainya. Apa yang Anda lakukan kemudian pada penugasan kali ini?
Mencoba memberikan panduan atau tugas menulis dalam kategori yang bervariasi
Membuat proyek menulis kolaboratif antar peserta didik yang kemahiran menulisnya beragam
Memberi penugasan yang berbeda dalam hal tema, jenis, dan detil ketentuan tulisan
Meminta semua peserta didik membuat tulisan dengan kategori dan tema yang sama
Memahami bahwa dibutuhkan latihan menulis yang berbeda berdasarkan kemampuan peserta didik
Anda adalah guru Bahasa Inggris di sebuah SD. Minggu ini Anda berencana untuk mengaitkan antara budaya dengan perkembangan Bahasa Inggris secara umum. Anda agak kesulitan untuk menentukan budaya mana yang akan diangkat karena peserta didik di kelas Anda terdiri atas berbagai macam budaya. Apa yang akan Anda lakukan?
Melibatkan peserta didik dalam proyek kelompok untuk merancang dan menyajikan materi Bahasa Inggris yang mencerminkan budayanya
Memperkenalkan budaya-budaya yang umum di Indonesia melalui metode ceramah dalam Bahasa Inggris di depan kelas
Memberikan kasus keberagaman budaya yang mempengaruhi pembelajaran Bahasa Inggris dan meminta komentar peserta didik
Mencari ide tentang cerita-cerita dari berbagai budaya untuk memahami variasi dalam penggunaan bahasa
Mendiskusikan dalam kelas tentang peran budaya dalam pembelajaran Bahasa Inggris sebagai bahasa kedua
Anda ditunjuk untuk melatih ekstrakurikuler menari di sekolah. Saat ini Anda sedang mempersiapkan peserta didik untuk tampil di festival budaya kabupaten. Meski demikian, Anda menyadari bahwa peserta didik memiliki latar belakang kemampuan tari yang berbeda-beda, sehingga Anda bingung dalam menentukan aktivitas yang paling sesuai saat latihan. Apa yang Anda lakukan jika berada pada situasi tersebut?
Mengelompokkan peserta didik berdasarkan tingkat kemampuannya dan memberikan latihan khusus untuk tiap kelompok
Meminta bantuan peserta didik yang lebih mahir untuk turut melatih temannya yang belum mahir dalam melakukan gerakan tertentu
Mengatur urutan dalam melatih gerakan, mulai dari yang rata-rata paling sulit dilakukan sampai yang paling mudah
Tetap menggunakan rutinitas latihan yang biasa dilakukan dan mengharapkan semua peserta didik dapat mengikutinya tanpa kesulitan
Memikirkan variasi aktivitas yang dapat melatih berbagai tingkat kemampuan menari para peserta didik
Berdasarkan hasil asesmen, Anda mengetahui bahwa sebagian peserta didik di kelas Anda memiliki gaya belajar visual. Sementara itu, sebagian yang lain lebih suka belajar secara auditori. Anda merasa perbedaan gaya belajar ini menjadi sebuah tantangan karena Anda terbiasa mengelola kelas yang lebih homogen. Apa prioritas tindakan yang Anda lakukan bila menghadapi situasi ini?
Membagi peserta didik ke dalam kelompok-kelompok kecil berdasarkan gaya belajar mereka
Berupaya merencanakan aktivitas yang memungkinkan tiap peserta didik bekerja secara individual sesuai gaya belajar masing-masing
Menyediakan sumber belajar yang mencakup berbagai jenis media seperti teks, video, dan presentasi lisan
Mengusulkan kepada koordinator kelas untuk lebih homogen dalam membagi kelas untuk mempermudah proses pembelajaran
Memikirkan metode pengajaran yang tidak hanya mengandalkan satu jenis media
Anda adalah guru matematika yang akan mengajarkan materi perkalian bilangan ratusan. Ketika Anda memberikan soal di kelas, hanya sebagian kecil peserta didik yang dapat menyelesaikan soal dengan benar. Setelah dilakukan asesmen lebih lanjut, ternyata ada beberapa peserta didik yang baru dapat melakukan perkalian bilangan puluhan. Bahkan ada pula peserta didik yang belum memilliki hafalan perkalian bilangan satuan. Apa tindakan yang Anda prioritaskan untuk lakukan ketika menemui situasi tersebut?
Memastikan kemampuan perkalian peserta didik sebelum memberikan soal-soal
Tetap mengajarkan perkalian bilangan ratusan namun secara perlahan agar semua peserta didik paham
Memberikan soal-soal latihan yang sesuai dengan kemampuan matematika setiap peserta didik
Hanya memberikan soal latihan bilangan ratusan kepada peserta didik yang mampu
Memaklumi bila soal latihan yang diberikan memang hanya dapat diselesaikan oleh peserta didik yang mampu
Anda mengetahui adanya dua suku asal peserta didik yang sama-sama dominan di kelas Anda. Kedua kelompok ini sering terlibat konflik, baik secara sengaja maupun tidak, sehingga kerap berdampak terhadap proses pembelajaran di kelas. Beberapa kali Anda berusaha untuk memediasi, namun tingginya prasangka yang dimiliki antar kelompok membuat kondisi tidak kunjung membaik. Selaku guru kelas, apa yang akan Anda lakukan jika menemui situasi ini?
Berupaya menyelipkan cerita-cerita tentang dampak negatif prasangka di sela-sela penyampaian materi
Meminta peserta didik berdiskusi dalam kelompok untuk menyelesaikan kegiatan kasus-kasus yang relevan
Membuat kelompok dengan anggota yang membaur antar kedua suku tersebut dan memberikan tugas kolaboratif
Memikirkan ide tentang aktivitas pembelajaran tertentu yang dapat memediasi dua kelompok tersebut
Menyampaikan materi dan mendampingi belajar sebagaimana biasanya tanpa terlalu memikirkan situasi tersebut
Anda adalah guru Bahasa Inggris kelas 12. Ketika mengamati tugas makalah yang dikumpulkan peserta didik di semester lalu, Anda merasa bahwa kemampuan menulis dalam Bahasa Inggris perlu diasah lebih lanjut. Terlebih kemampuan ini akan dibutuhkan pada jenjang berikutnya. Di sisi lain, Anda belum memiliki asesmen apapun terkait dengan kemampuan menulis dalam Bahasa Inggris. Apa tindakan yang akan Anda lakukan bila menghadapi situasi ini?
Menggunakan asesmen yang selama ini digunakan
Mencoba membuat ujian tulis dengan pertanyaan singkat
Memberikan tugas menulis jurnal mingguan agar progres kemampuan juga lebih terlihat
Menugaskan esai panjang saat Sumatif Akhir Semester (SAS)
Memikirkan strategi asesmen yang paling relevan
Fase-fase yang perlu dilakukan untuk merancang perencanaan pembelajaran berbasis prinsip (UbD) adalah….
Merancang asesmen, merancang kegiatan, dan merumuskan tujuan pembelajaran
Merumuskan tujuan, merancang asesmen, dan kegiatan pembelajaran
Merancang asesmen, merumuskan tujuan, dan merancang kegiatan pembelajaran
Merumuskan tujuan, merancang kegiatan, dan asesmen pembelajaran
Merancang kegiatan, merumuskan tujuan, dan merancang asesmen pembelajaran
"Apa yang seharusnya dilakukan, diketahui, dan dipahami oleh peserta didik di akhir pengajaran?". Pertanyaan tersebut perlu dirumuskan oleh guru apabila akan melakukan tahap ….
Perencanaan strategi pembelajaran
Merumuskan tujuan pembelajaran
Merancang asesmen
Perencanaan kegiatan pembelajaran
Perencanaan model pembelajaran
"Bagaimana saya dapat mengetahui bahwa pembelajaran telah mencapai hasil belajar yang diinginkan?" Pertanyaan tersebut perlu dirumuskan oleh guru ketika akan melakukan tahap.…
Merancang kegiatan pembelajaran
Merumuskan tujuan pembelajaran
Merencanakan model pembelajaran
Merencanakan pendekatan pembelajaran
Merancang asesmen
"Bagaimana saya mendesain kegiatan pembelajaran agar peserta didik yang beragam dapat mencapai tujuan pembelajaran?" Merupakan pertanyaan penting yang perlu dipertimbangkan pada tahap….
Merumuskan tujuan pembelajaran
Merancang asesmen
Merencanakan model pembelajaran
Merencanakan strategi pembelajaran
Merancang kegiatan pembelajaran
Setelah memahami substansi CP, guru diharapkan mulai mendapatkan ide-ide tentang apa yang harus dipelajari oleh peserta didik dalam suatu fase untuk dirumuskan menjadi beberapa Tujuan Pembelajaran (TP) yang lebih operasional dan konkret. Dalam merumuskan Tujuan Pembelajaran (TP), guru dapat memilih beberapa alternatif teknik berikut, kecuali....
Merumuskan TP dengan memperhatikan karakteristik peserta didik
Merumuskan TP secara langsung berdasarkan CP.
Merumuskan TP berdasarkan intuisi pribadi tanpa mempertimbangkan kebutuhan peserta didik
Merumuskan TP dengan cara menganalisis 'kompetensi' dan 'lingkup materi' pada CP.
Merumuskan TP secara lintas elemen.
Capaian Pembelajaran (CP) dapat dirumuskan merujuk pada teori belajar konstruktivisme dan kurikulum dengan pendekatan Understanding by Design (UbD) yang dikembangkan oleh Wiggins & Tighe (2005). Dalam kerangka teori ini, "memahami" merupakan kemampuan yang dibangun melalui proses dan pengalaman belajar yang memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk dapat menjelaskan, menginterpretasi dan mengaplikasikan informasi, menggunakan berbagai perspektif, dan berempati atas suatu fenomena. Terkait hal tersebut, pernyataan yang benar dalam kurikulum Merdeka adalah
Pemahaman dimaknai sebagai suatu proses kognitif yang komplek tidak sederhana sebagai proses berpikir tingkat rendah
Hirarki pengetahuan tidak digunakan dalam merumuskan CP dan tujuan pembelajaran turunan dari CP
Menganggap bahwa “memahami” dapat dicapai tanpa melibatkan proses dan pengalaman belajar yang mendalam serta tanpa memberikan kesempatan untuk menjelaskan, menginterpretasi, dan mengaplikasikan informasi dengan berbagai perspektif
Taksonomi pengetahuan tidak menggunakan kata kerja operasional yang spesifik
. Memberi kebebasan kepada guru mengikuti taksonomi pengetahuan menurut teori yang disukai
Pembelajaran dan asesmen merupakan satu kesatuan yang sebaiknya tidak dipisahkan. Terkait hal tersebut, guru dan peserta didik perlu memahami kompetensi yang hendak dicapai agar keseluruhan proses pembelajaran diupayakan untuk mencapai kompetensi yang dimaksud. Kaitan antara pembelajaran dan asesmen, digambarkan dan diilustrasikan melalui ilustrasi berikut, kecuali….
Guru dapat mengukur capaian hasil belajar peserta didik pada akhir pembelajaran jika diperlukan.
Guru harus memastikan bahwa tujuan pembelajaran sudah sesuai dengan tahapan dan kebutuhan peserta didik berdasarkan hasil asesmen awal
Proses pembelajaran sebaiknya dilakukan tanpa memperhatikan hasil asesmen, karena hal itu dapat menghambat kreativitas peserta didik
Sepanjang proses pembelajaran, guru dapat mengadakan asesmen formatif untuk mengetahui sejauh mana tujuan pembelajaran sudah dicapai oleh peserta didik.
Guru perlu merancang asesmen yang dilaksanakan pada awal pembelajaran, pada saat pembelajaran, dan pada akhir pembelajaran
Pada setiap mata pelajaran, terdapat sejumlah Capaian Pembelajaran (CP) sebagai kompetensi pembelajaran yang harus dicapai oleh peserta didik pada setiap fase. Rumusan CP tersebut memberikan gambaran tentang tujuan umum dan ketersediaan waktu untuk mencapai tujuan tersebut dalam enam etape yang disebut fase. Pemanfaatan fase-fase CP dalam perencanaan pembelajaran dapat dikemukakan sebagai berikut, kecuali....
Mendorong guru fokus pada ketercapaian CP di akhir fase tanpa perlu memperhatikan perkembangan peserta didik dan kesinambungan proses pembelajaran antar kelas
Memberi kesempatan pada guru untuk melaksanakan pembelajaran sesuai dengan kesiapan peserta didik.
Memungkinkan kolaborasi guru pada fase yang sama untuk merancang pembelajaran yang efektif bagi peserta didik
Memastikan peserta didik mencapai kompetensi pembelajaran.
Memungkinkan guru merancang dan melaksanakan pembelajaran secara fleksibel
Pernyataan terkait kriteria ketercapaian tujuan pembelajaran (KKTP) berikut ini yang benar adalah….
Hasil KKTP dapat digunakan untuk merefleksi proses pembelajaran dan menganalisis tingkat penguasaan kompetensi peserta didik
Semua benar
KKTP merupakan standar yang ditetapkan untuk menentukan ketercapaian tujuan pembelajaran (TP)
KKTP dapat disusun melalui dekripsi kriteria dan interval nila
KKTP dapat disusun melalui pendekatan rubrik
Pernyataan terkait asesmen awal berikut ini yang kurang tepat adalah….
Hasil asesmen awal dapat digunakan sebagai dasar untuk melakukan tindak lanjut perbaikan berupa intervensi yang tepat.
Asesmen awal berfungsi untuk mendapatkan nilai capaian hasil belajar untuk dibandingkan dengan kriteria capaian pembelajaran yang ditetapkan
Hasil asesmen awal digunakan untuk memetakan minat, kemampuan dan kesiapan belajar peserta didik
Hasil asesmen awal berfungsi untuk mengetahui tingkat kompetensi, kekuatan dan kelemahan peserta didik dalam mencapai tujuan pembelajaran
Asesmen awal dapat diterapkan untuk mengetahui kebutuhan belajar peserta didik yang beragam
Salah satu prinsip pembelajaran pada Kurikulum Merdeka adalah pembelajaran dirancang dan dilaksanakan untuk membangun karakter peserta didik untuk menjadi pembelajar sepanjang hayat. Berdasarkan prinsip tersebut, beberapa pernyataan berikut merupakan kegiatan yang dapat dilakukan guru, kecuali….
Guru mendorong peserta didik melakukan refleksi untuk memahami kekuatan diri dan potensi yang perlu dikembangkan
Guru memastikan setiap aktivitas pembelajaran selalu diiringi dengan pemberian tugas untuk mengukur pemahaman peserta didik terhadap materi yang dipelajari
Guru memvariasikan kompleksitas atau tingkat kesulitan tugas untuk mengakomodasi peserta didik dengan berbagai tingkat kesiapan belajar
Guru memberikan proyek yang ditujukan untuk mendorong pembelajaran yang mandiri dan untuk mengeksplorasi ilmu pengetahuan
Guru senantiasa memberikan umpan balik langsung yang mendorong kemampuan peserta didik untuk terus belajar dan mengeksplorasi ilmu pengetahuan
Sebelum melaksanakan pembelajaran, pak Hafiz mengadakan asesmen awal untuk mengetahui profil belajar peserta didiknya. Dari hasil asesmen awal tersebut diketahui bahwa 45% peserta didik memiliki kecenderungan gaya belajar visual, 15% kinestetik, dan 40% auditori. Pak Hafiz juga memperoleh informasi bahwa secara umum peserta didiknya memiliki kecenderungan minat yang relevan dengan gaya belajar masing-masing. Berdasarkan data tersebut, pak Hafiz merencanakan pembelajaran berdiferensiasi pada elemen proses sebagai berikut, kecuali….
Peserta didik diminta mengamati dan mendiskusikan isi video untuk memperoleh pengetahuan baru
Guru memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk mempelajari sumber belajar dalam bentuk modul digital interaktif
Guru membuat beberapa sudut belajar atau display yang ditempel di tempattempat berbeda untuk memberikan kesempatan peserta didik bergerak saat mengakses informasi
Guru memberikan kesempatan kepada peserta untuk melakukan praktik bermain peran agar mereka lebih memahami penjelasan guru
Peserta didik diberi kebebasan untuk mengkreasikan pembuatan laporan hasil observasi, seperti laporan tertulis, power point, video, poster, maupun bentuk lain sesuai dengan bakat dan minat
Implementasi Kurikulum Merdeka mengedepankan paradigma baru dalam pembelajaran, bukan dalam arti menghadirkan konsep dan prinsip pembelajaran yang sepenuhnya baru, namun lebih pada upaya untuk memastikan terciptanya praktik pembelajaran yang berpusat pada peserta didik. Penerapan paradigma baru dalam pembelajaran dimaksud tergambar pada beberapa kegiatan berikut, kecuali….
Pada awal tahun ajaran, guru berusaha mencari tahu kesiapan belajar peserta didik dan pencapaian sebelumnya.
Guru senantiasa memberikan umpan balik langsung yang mendorong kemampuan peserta didik untuk terus belajar dan mengeksplorasi ilmu pengetahuan
Guru perlu mengevaluasi hasil penilaian formatif, memperhatikan perilaku peserta didik, dan mendengarkan keluhan mereka untuk mengetahui kebutuhan belajarnya
Guru menggunakan berbagai metode pembelajaran yang bervariasi untuk membantu peserta didik mengembangkan kompetensinya.
Guru menggunakan otoritas sebagai pembimbing utama pembelajaran dalam mengatasi permasalahan yang timbul tanpa melibatkan orang tua atau guru lain
Peran Guru dalam melaksanakan pembelajaran yang relevan dengan prinsip-prinsip pembelajaran berdiferensiasi adalah….
Guru adalah sumber belajar utama dan peserta didik mengikuti apa yang telah ditetapkan.
Guru menjadi motor penggerak utama proses pembelajaran
Guru menjadi motivator yang mengamati peserta didik dari jauh selama proses belajar.
Guru bukan sebagai sumber belajar utama, peserta didik dapat belajar dari berbagai sumber.
Guru menjadi mediator antar peserta didik agar terjadi transfer pengetahuan dalam proses belajar.
Bu Farida menerapkan pembelajaran berdiferensiasi untuk memenuhi kebutuhan belajar peserta didik. Dengan demikian, ia membagi peserta didik dalam beberapa kelompok belajar. Ternyata Bu Farida masih mengalami kesulitan karena semua peserta didik masih bertanya kepadanya. Sehingga proses belajar masih berpusat pada guru. Hal yang dapat Ibu Farida lakukan adalah….
Bu Farida dapat melakukan praktik pelepasan tanggung jawab bertahap. Ia mengajak peserta didik dalam grup untuk bekerja sendiri-sendiri tanpa adanya pengawasan dari guru. Porsi tanggung jawab guru lebih besar dari peserta didik.
Semua salah
Bu Farida dapat melakukan praktik pelepasan tanggung jawab bertahap. Ia mengajak peserta didik dalam grup untuk bekerja sendiri-sendiri dengan hasil karya yang sudah ditentukan dan tidak boleh diubah. Peserta didik tidak perlu bekerja sama untuk dapat memahami konsep.
Bu Farida dapat melakukan praktik pelepasan tanggung jawab bertahap. Ia mengajak peserta didik dalam grup untuk menghasilkan sebuah karya yang berkaitan dengan konsep yang sedang dipelajari. Peserta didik bekerja sama untuk memperkuat pemahaman konsep karena mereka mempunyai porsi tanggung jawab yang lebih besar dibanding guru. Sehingga peserta didik dapat mengaplikasikan sebuah ilmu secara mandiri. Guru dan peserta didik memiliki tanggung jawab bersama selama proses pembelajaran.
Bu Farida dapat melakukan praktik pelepasan tanggung jawab bertahap. Ia mengajak peserta didik dalam grup untuk menghasilkan sebuah karya yang berkaitan dengan konsep yang sedang dipelajari. Peserta didik bekerja sama untuk memperkuat pemahaman konsep. Guru mempunyai porsi tanggung jawab yang lebih besar dibanding peserta didik.
Seorang guru mengadopsi elemen-elemen diferensiasi dalam pelaksanaan pembelajaran, seperti menggunakan bahan bacaan yang berbeda untuk peserta didik dengan kemampuan membaca yang beragam. Namun, beberapa peserta didik masih kesulitan mencapai tujuan pembelajaran. Tindakan yang paling tepat untuk mengatasi permasalahan tersebut adalah….
Meminta peserta didik yang kesulitan untuk belajar lebih keras
Meminta peserta didik untuk bekerja sendiri
Melanjutkan dengan kurikulum yang telah direncanakan
Mengurangi tingkat kompleksitas tugas
Merevisi pendekatan dan strategi pembelajaran
Diberikan langkah-langkah sebagai berikut:
1). Peserta didik menentukan tujuan yang akan dicapai dan hal apa yang ingin diketahui
2). Peserta didik melakukan refleksi terhadap kemampuannya
3). Guru memberikan gambaran rubrik sebagai harapan kompetensi dari capaian peserta didik
4). Guru menginformasikan tujuan belajar yang akan dicapai bersama Alur/tahapan yang perlu dilakukan oleh guru dan peserta didik untuk merumuskan tujuan belajar adalah…
1-2-3-4
1-3-2-4
4-3-2-1
4-2-3-1
3-2-1-4
Seorang guru melaksanakan pembelajaran pada topik tertentu. Ia mendapati bahwa peserta didik belum pernah mempelajari topik tersebut. Hal yang perlu dilakukan guru pada kegiatan awal pembelajaran adalah….
Menyampaikan bahwa materi ini susah maka perlu belajar yang konsisten
Memberi soal pretest terkait materi tersebut sehingga dapat memicu motivasi peserta didik
Menguraikan secara umum materi yang ingin diajarkan, memantik pengetahuan peserta didik terkait materi tersebut, mengaitkan materi dengan pengalaman peserta didik dalam kehidupan sehari-hari
Menjelaskan bahwa materi ini membutuhkan praktik yang banyak, sehingga peserta didik perlu untuk menguasai semua perangkat dalam laboratorium sebelum kelas dimulai
Langsung menjelaskan materi tersebut sehingga peserta didik terbiasa
Ibu Tina menemukan beberapa peserta didik yang belum mencapai tujuan pembelajaran, sehingga mereka memerlukan kegiatan remedial. Langkah yang paling tepat untuk menyelesaikan masalah tersebut adalah….
Menghubungi orang tua peserta didik dan melaporkan bahwa peserta didik tidak mengikuti proses belajar dengan baik
Memberikan PR yang banyak agar peserta didik belajar sendiri di rumah
Meminta setiap peserta didik untuk membuat review materi pembelajaran
Meminta setiap peserta didik untuk mengumpulkan tugas setiap akhir pembelajaran
Merencanakan kegiatan pembelajaran berdiferensiasi proses dan konten untuk peserta didik yang memerlukan remedial
Beberapa elemen yang perlu dipertimbangkan dalam menerapkan pembelajaran berdiferensiasi adalah sebagai berikut:
1. Kebutuhan peserta didik yang beragam
2. Kondisi kelas
3. Kebutuhan guru dan kepala sekolah
4. Lingkungan sekolah
Elemen yang perlu dipertimbangkan oleh guru ketika melakukan modifikasi pembelajaran adalah….
1 dan 2
2 dan 3
3 dan 4
1 dan 3
1 dan 4
Makna yang paling menggambarkan pembelajaran berbasis pendekatan TaRL adalah….
Pembelajaran sesuai dengan kemampuan awal peserta didik yang beragam
Pembelajaran sesuai dengan tingkatan kelas peserta didik
Pembelajaran sesuai dengan kepribadian peserta didik
Pembelajaran sesuai dengan latar belakang budaya peserta didik
Pembelajaran sesuai dengan usia peserta didik
Tujuan dilakukannya asesmen awal pada pembelajaran berbasis pendekatan TaRL adalah.…
Mendapatkan data kemampuan awal peserta didik
Mendapatkan data kepribadian peserta didik
Mendapatkan data minat dan bakat peserta didik
Mendapatkan data keluarga peserta didik
Mendapatkan data prestasi peserta didik
Hal yang perlu dipertimbangkan oleh guru ketika merancang aktivitas pembelajaran berbasis pendekatan TaRL adalah…
Aktivitas dirancang dengan mempertimbangkan peserta didik yang memiliki kemampuan kurang
Aktivitas dirancang dengan mempertimbangkan peserta didik yang memiliki kemampuan sedang
Aktivitas dapat dirancang tanpa mempertimbangkan kemampuan peserta didik
Aktivitas dirancang dengan mempertimbangkan kemampuan peserta didik yang beragam
Aktivitas dirancang dengan mempertimbangkan peserta didik yang memiliki kemampuan cepat
Berikut ini merupakan hal yang perlu dilakukan guru pada persiapan pelaksanaan rencana asesmen awal, kecuali..
Melakukan identifikasi latar belakang keluarga peserta didik
Melakukan identifikasi karakteristik peserta didik
Merancang instrumen asesmen penilaian sesuai capaian pembelajaran
Merencanakan jadwal, lokasi, dan waktu asesmen
Merencanakan bentuk asesmen yang diberikan
Ketika merancang pembelajaran, guru dapat melakukan diferensiasi pada proses, konten, dan produk. Diferensiasi yang dipilih pada penerapan pembelajaran berbasis pendekatan TaRL adalah…
Diferensiasi proses saja, diferensiasi konten dan diferensiasi produk tidak mungkin digunakan
Semua jenis diferensiasi pembelajaran dapat digunakan, akan tetapi pemilihannya disesuaikan dengan kebutuhan
Diferensiasi konten saja, diferensiasi proses dan diferensiasi produk tidak mungkin digunakan
Diferensiasi produk saja, diferensiasi proses dan diferensiasi konten tidak mungkin digunakan
Semua jenis diferensiasi pembelajaran dapat digunakan tapi tidak dapat digunakan semua dalam satu pembelajaran
Hasil asesmen awal dapat digunakan guru untuk hal-hal berikut ini, kecuali….
Menentukan aktivitas pembelajaran
Menentukan media pembelajaran
Menentukan pengelompokkan peserta didik
Menentukan sumber belajar
Merumuskan tujuan pembelajaran
Pak Panji akan mengajarkan sebuah topik baru kepada peserta didiknya, namun ia belum mengetahui sejauh mana peserta didik menguasai materi prasyaratnya. Hal yang perlu dilakukan oleh Pak Panji adalah…
Melakukan wawancara pada beberapa peserta didik terkait pengalaman belajar terkait topik prasyarat ini
Langsung mengajar dan melakukan improvisasi di tempat ketika menemukan adanya perbedaan kemampuan peserta didi
Merencanakan pelaksanaan asesmen awal untuk mengidentifikasi kemampuan awal peserta didik
Mempersiapkan kegiatan pembelajaran sambil mengira-ngira kebutuhan peserta didik
Meminta data pada pihak sekolah terkait minat dan bakat peserta didik
Sebagai seorang guru, Ibu Dewi menyadari bahwa peserta didiknya memiliki kemampuan yang berbeda-beda. Oleh karena itu, ia mengelompokkan peserta didik sesuai dengan kemampuannya. Namun pada pelaksanaannya, ia mengalami kesulitan karena begitu banyak pertanyaan yang muncul dari setiap kelompok. Hal yang perlu dilakukan Ibu Dewi adalah…
Semua benar
Meminta peserta didik untuk bekerja sebisanya terlebih dahulu baru nanti dijelaskan secara umum
Semua salah
Memberikan bantuan pada setiap peserta didik secara bergiliran dan meminta peserta didik untuk saling menunggu giliran
Memfasilitasi peserta didik untuk dapat saling berkolaborasi dan bertukar pengetahuan sehingga mereka dapat membantu satu sama lain dan mengkonfirmasi pemahamannya pada guru
Diberikan langkah-langkah berikut ini :
1. Menentukan tujuan pembelajaran
2. Melakukan asesmen awal kemampuan awal
3. Melakukan asesmen sumatif
4. Merancang kegiatan pembelajaran
5. Mempersiapkan sistem pendukung pembelajaran
Alur/tahapan yang perlu dilakukan oleh guru untuk merencanakan pembelajaran berbasis TaRL adalah…
1-3-5
3-4-5
1-2-4
1-2-3
4-3-2
Ibu Diaz melaksanakan pembelajaran pada topik perkalian. Ia mendapati bahwa sebagian peserta didik kesulitan mengikuti pembelajaran karena kurang menguasai materi prasyaratnya. Sebaliknya, sebagian peserta didik dapat mencapai tujuan pembelajaran dengan mudah. Berikut ini langkah yang perlu dilakukan Ibu Diaz pada pembelajaran berikutnya untuk mengatasi masalah tersebut, kecuali…
Mengembangkan diferensiasi konten
Merumuskan diferensiasi produk/proyek
Mendesain diferensiasi kegiatan pembelajaran
Merumuskan diferensiasi asesmen formatif
Menerapkan asesmen awal Kognitif
Pembelajaran dengan pendekatan CRT dirancang dengan mengacu pada…
latar belakang keluarga peserta didik
latar belakang pendidikan peserta didik
latar belakang sekolah peserta didik
latar belakang budaya peserta didik
latar belakang pertemanan belajar peserta didik
Pembelajaran dengan pendekatan CRT mempertimbangkan komponen berikut sebagai alat pembelajaran yang lebih baik, kecuali….
Pengalaman
Kebiasaan
Perspektif
Prestasi
Karakter
Komponen pembelajaran yang dapat melewatkan pertimbangan latar belakang budaya peserta didik adalah …
tujuan pembelajaran
materi ajar
. kegiatan pembelajaran
sumber pembelajaran
media pembelajaran
Guru perlu memiliki kesadaran multikultural yang kritis untuk…
menguji kepercayaan secara objektif
mengembangkan keterampilan interpersonal yang baik
menguji nilai budaya secara objektif
semua benar
memberikan kepekaan yang lebih besar terhadap sejarah
Manfaat dari pembelajaran dengan pendekatan CRT adalah, kecuali....
Meningkatkan kepuasan peserta didik dan guru
Meningkatkan kehadiran peserta didik di sekolah
Meningkatkan motivasi belajar peserta didik
Meningkatkan keterampilan sosial dan emosional peserta didik
Meningkatkan keterlibatan peserta didik
Salah satu tahapan pembelajaran dengan pendekatan CRT adalah identitas peserta didik. Pada tahapan ini diharapkan...
Peserta didik diajak untuk mengenal identitas budaya orang lain dan mengaitkannya dengan budayanya sendirii
Peserta didik diajak untuk mengenal identitas budaya orang lain dan mengambil maknanya
Peserta didik diajak untuk mengenal identitas budayanya sendiri yang berkaitan dengan materi yang akan disampaikan
Peserta didik diajak untuk mengenal identitas budayanya sendiri yang berkaitan dengan budaya negaranya
Peserta didik diajak untuk mengenal identitas budaya orang lain dan merefleksikan hal tersebut dengan karakter dirinya
Pada suatu pertemuan, peserta didiknya Pak Widi sangat antusias ketika membandingkan hasil diskusi terkait budaya dengan topik yang sedang mereka pelajari. Namun, Pak Widi pun menyadari bahwa ia perlu mengambil peranan dalam diskusi tersebut agar pembelajaran tetap pada jalurnya. Dalam hal ini Pak Widi dapat berperan sebagai…
Fasilitator
Pengambil kesimpulan
Motivator
Instruktur
Pendamping
Pak Rafi sedang melakukan pembelajaran dengan pendekatan CRT di kelasnya. Peserta didiknya kebingungan mencari benang merah antara materi yang sedang dipelajarinya dengan budayanya. Hal yang dapat dilakukan Pak Rafi adalah…
Meminta peserta didik untuk berusaha memecahkan permasalahan tersebut sebisanya
Meminta peserta didik untuk berdiskusi dan bila masalah belum terpecahkan langsung diberikan solusinya
Meminta peserta didik untuk saling berkolaborasi dan mencari informasi dari berbagai sumber
Meminta peserta didik untuk mencari jawaban pada buku teks
Meminta peserta didik untuk mencari jawaban pada warga sekolah melalui wawancara
Daffa adalah seorang peserta didik asal Kalimantan. Dia mengikuti orang tuanya pindah rumah ke Bandung. Teman-teman di sekolahnya mayoritas bersuku Sunda. Daffa merasakan kesulitan untuk beradaptasi karena perbedaan budaya. Berikut ini hal yang dapat diprioritaskan guru untuk membantu Daffa, kecuali…
Memberikan sambutan yang baik dari sesama peserta didik maupun guru
Menciptakan hubungan yang saling menghargai antar peserta didik apapun kondisi latar belakang mereka
Memberikan kelas tambahan bahasa daerah secara gratis agar ia dapat meningkatkan kemampuan akademiknya
Memberikan sikap yang ramah untuk membuat ia merasa nyaman
Memberikan motivasi agar ia tidak merasa rendah diri dihadapan temantemannya
Ibu Asri adalah guru Bahasa Inggris. Hari ini Ibu Asri ingin peserta didiknya bercerita tentang makanan tradisional dengan menggunakan Bahasa Inggris. Kegiatan yang dapat dilakukan oleh Bu Asri, kecuali….
Menghadirkan berbagai macam makanan tradisional kemudian meminta peserta didik memilih salah satunya untuk dijadikan sebagai bahan cerita
Menghadirkan penjual makanan tradisional setempat sebagai salah satu inspirasi peserta didik dalam membuat cerita
Menayangkan video yang menceritakan jenis-jenis makanan tradisional sebagai referensi peserta didik dalam membuat cerita
Meminta peserta didik mencari informasi tentang makanan tradisional dari berbagai sumber dalam membuat cerita
Mengajak peserta didik membuat makanan tradisional sebagai bahan untuk membuat cerita
