Font size
WorksheetsULANGAN HARIAN BAB 2 MENCIPTAKAN PUISI
Total questions: 20
Worksheet time: 15mins
Tema dalam puisi tersebut adalah ...
Perjuangan
Kesetiaan
Kesedihan
Keterpurukan
Rima yang digunakan dalam puisi tersebut adalah ...
Rima bebas
Rima datar
Rima terikat
Rima silang
Sosok ayah yang saat ini semakin menua
Ketampananmu sudah pudar dimakan waktu
Suata serak terdengar tak seindah masa mudamu
Bahu baja memikul segala beban kehidupan keluarga
Teks puisi di atas mengungkapkan ...
anak yang sayang ayah
perjuangan sosok ayah
ayah yang membesarkan anak-anaknya
kesedihan sosok ayah
Perhatikan puisi berikut!
Angin semilir membawa udara panas
Daun-daun seperti mengipas-ngipas
Pak Tua yang rebah berpeluh keringat
Menghibur yang sedang duduk santai
Membuai dalam imajinasi tentang dunia mimpi
Penggalan puisi di atas memiliki suasana ...
ramai
damai
mencekam
menakutkan
Piring
Mencuci piring, terbayang juga sisa
akan hati nembus malam samudra.
Bekas sabun ini, melekat juga kenangan berembun: otak yang hancur sehabis lapar berdentum!
Memecah piring ini, terbayang juga sisa pesawat tak bernama nimbus cakrawala. Lepas alun ini, masin saja gelombang lain beralun beling dan belang subur nyerap dalam belum!
Aku debu beling debu belang, di sini dan ini
Otakku penuh Sabun. Tapi tak juga tercuci daki.
Dan pada mesin waktu masih kudengar nyanyi nasi.
Dalam piring rindu kunyahan gigi. Lalu sunyi
Makna lambang kata piring dalam puisi di atas adalah ...
penaruh makanan
alam semesta
diri manusia
semua kenangan
Halaman Tak Terbatas
Bunga yang indah
[....]
Akan sia-sia belaka
Di vas yang salah
Bungaku tak pernah layu
Merekah sepanjang waktu
malah selalu
Larik bermajas yang tepat untuk melengkapi puisi tersebut adalah ...
Kumbang hinggap di sana
Memiliki duri menusuk
Merebak aroma
Tumbuh di halaman
Halaman Tak Terbatas
Bunga yang indah
[....]
Akan sia-sia belaka
Di vas yang salah
Bungaku tak pernah layu
Merekah sepanjang waktu
malah selalu
Tema yang sesuai dengan puisi tersebut adalah ...
pemandangan
persaudaraan
persahabatan
alam
Bacalah puisi berikut!
Karena laut tak pernah takluk, lautlah aku
Karena laut tak pernah dusta, lautlah aku
Terlalu hampir, tetapi terlalu sepi
Tertangkap sekali terlepas kembali
Tema berdasarkan puisi di atas adalah ...
kepercayaan
ketakutan
keindahan alam
persahabatan
Perhatikan penggalan puisi berikut!
Anak yang Angkuh
Betapa dinginnya air sungai
Dinginnya!
Dinginnya!
Betapa dinginnya daging duka
Yang membaluti tulang-tulangku ...
Imaji yang digunakan dalam kutipan puisi tersebut adalah ...
penglihatan
perasa
penciuman
peraba
Puisi memiliki ciri-ciri khusus yang membedakan dengan karya sastra lain. Berikut ciri-ciri puisi yang tepat adalah ...
berbentuk prosa dan menggunakan pola bahasa yang renggang
bahasa padat dan mengutamakan keindahan kata-kata
teks hanya mengandung makna denotasi
bahasa lugas dan tidak banyak mengandung kiasan
Perhatikan penggalan puisi berikut!
Matahari bangkit dari sanubariku.
Menyentuh permukaan samudra raya.
Matahari keluar dari mulutku,
menjadi pelangi di cakrawala.
Kata "cakrawala" mempunyai makna lambang ...
langit
gugusan bintang
bulan purnama
langit mendung
Penggalan larik puisi yang bertema religius adalah ...
Pergi mencari
Dan tak kembali
Kususuri setiap jalan
Melenggang penuh harapan
Tak ada suara
Sepi
Tangis air mata
Tak henti mengalir
Sepertiga malam
Dalam dingin sepi
Doa-doa kupanjatkan
Ke haribaan Penguasa Alam
Bolehlah beda agama
Bolehlah beda suku
Tak ada pertikaian
Tak ada perpecahan
Perhatikan bagian puisi berikut!
Kami bicara padamu dalam hening di malam sepi
Jika dada rasa hampa dan jam dinding yang berdetak.
Kata yang diketik tebal dalam penggalan puisi di atas mengandung imaji ...
pendengaran
penglihatan
penciuman
perasaan
Bacalah penggalan puisi berikut!
Jikalau aku melihat wajah anak-anak
di desa-desa dengan mata yang bersinar-sinar
"Pak Merdeka; Pak Merdeka; Pak Merdeka!"
Aku bukan lagi melihat mata manusia
Aku melihat Indonesia
Emosi yang ditunjukkan penyair dalam puisi di atas adalah ...
sedih
semangat
gelisah
ketakutan
Alamku ini
Awan bergerak
seiring waktuku yang kerontang
angin berdiri menepi
sejenak beri kesejukan
kuda berlari terkikik
tinggal jejak kaki
di antara rumputan misteri
alamku ini memang begini
dapat dipastikan perubahan yang terhenti
Maksud puisi tersebut adalah ...
seseorang yang tidak mau lagi memedulikan hidupnya
ketidakpedulian seseorang terhadap kehidupan orang lain
penyesalan terhadap apa yang menimpa dirinya sendiri
keputusasaan menghadapi masalah hidup yang dialaminya
Kalimat puisi berikut yang mengandung citraan pendengaran adalah ...
"Hidup tukang rambutan! Hidup tukang rambutan!"
Dan menyoraki saya. Betul, Bu, menyoraki saya
Mereka kehausan dalam panas bukan main
Terbakar muka di atas truk terbuka
Dan ada yang turun dari truk, Bu
Mengejar dan menyalami saya
Kita adalah manusia bermata sayu, yang di tepi jalan
Mengacungkan tangan untuk oplet dan bus yang penuh
Kalimat puisi berikut yang mengandung majas simile adalah ...
Waktu seperti burung tanpa hinggapan
melewati hari-hari rubuh tanpa ratapan
Aku mencintaimu dengan segalanya
Cintaku padamu sedalam samudra setinggi langit ketujuh
Aku kesepian dalam hiruk pikuk taman kota ini
Aku dalam sedih di tengah canda tawa di sekitarku
Penguasa malam datang
Membawa mimpi ke setiap insan
Wahai sahabat
Untuk selamanya
Kita percaya
Tebarkan arah jangan pernah lelah
Untukmu sahabat ...
Tentukan tema puisi tersebut!
(a)
Perhatikan penggalan puisi berikut!
Tuhanku
Di pintu-Mu aku mengetuk
Aku tidak bisa berpaling
Terangkan amanat yang tersirat dalam puisi tersebut!
(a)
Jelaskan pengertian intonasi!
(a)
