wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Disaster Recovery Quiz

Total questions: 25

Worksheet time: 28mins

Name
Class
Date
1.

Apa yang dimaksud dengan Pemulihan Bencana (Disaster Recovery)?

a)

Pemulihan data setelah pembaruan perangkat lunak

b)

Pemulihan sistem dan data setelah bencana

c)

Meningkatkan kapasitas server

d)

Memasang antivirus baru

2.

Apa tujuan utama dari Rencana Pemulihan Bencana (Disaster Recovery Plan)?

a)

Meningkatkan kinerja jaringan

b)

Memastikan kelangsungan bisnis setelah bencana

c)

Mengurangi biaya operasional

d)

Menambahkan server baru

3.

Contoh bencana yang biasanya diantisipasi dalam Pemulihan Bencana adalah:

a)

Audit keuangan

b)

Banjir dan kebakaran

c)

Rekrutmen karyawan

d)

Perubahan regulasi

4.

Komponen penting apa dalam Pemulihan Bencana?

a)

Rencana pemasaran

b)

Pencadangan data secara teratur

c)

Laporan tahunan

d)

Survei kepuasan pelanggan

5.

Apa itu RTO (Recovery Time Objective)?

a)

Waktu maksimum yang dapat diterima untuk pemulihan sistem

b)

Biaya pemulihan sistem

c)

Jumlah data yang dapat hilang

d)

Pasokan daya cadangan

6.

Apa itu RPO (Recovery Point Objective)?

a)

Biaya cadangan data

b)

Waktu kehilangan data yang dapat ditoleransi maksimum

c)

Lokasi cadangan data

d)

Jenis bencana yang dihadapi

7.

Manakah yang merupakan contoh Pemulihan Bencana berbasis cloud?

a)

Menyimpan data di hard disk lokal

b)

Cadangan data ke server AWS atau Azure

c)

Menulis data di buku catatan

d)

Meningkatkan bandwidth internet

8.

Apa langkah pertama dalam membuat Rencana Pemulihan Bencana?

a)

Membeli server baru

b)

Melakukan penilaian risiko

c)

Menghubungi pelanggan

d)

Meningkatkan kapasitas email

9.

Rencana Pemulihan Bencana harus diuji:

a)

Hanya setelah bencana

b)

Secara teratur dan berkala

c)

Setiap 10 tahun

d)

Ketika perusahaan diakuisisi

10.

Apa yang dimaksud dengan 'failover' dalam konteks Pemulihan Bencana?

a)

Mematikan semua server

b)

Secara otomatis beralih ke sistem cadangan saat terjadi kegagalan

c)

Menghapus semua data

d)

Mengganti penyedia internet

11.

Backup data setiap bulan sudah cukup untuk semua perusahaan. (Benar/Salah)

a)

Benar

b)

Salah

12.

Pemulihan Bencana hanya penting untuk perusahaan besar. (Benar/Salah)

a)

Benar

b)

Salah

13.

Dokumentasi yang lengkap sangat penting dalam Rencana Pemulihan Bencana. (Benar/Salah)

a)

Benar

b)

Salah

14.

RPO yang lebih kecil berarti kehilangan data yang lebih banyak. (Benar/Salah)

a)

Benar

b)

Salah

15.

Rencana Kelangsungan Bisnis (BCP) dan Rencana Pemulihan Bencana (DRP) adalah hal yang sama persis. (Benar/Salah)

a)

Benar

b)

Salah

16.

Sebutkan dua contoh bencana teknologi yang harus diantisipasi.

4 lines
17.

Rencana Kelangsungan Bisnis (BCP) dan Rencana Pemulihan Bencana (DRP) adalah hal yang sama persis. (Benar/Salah)

a)

Benar

b)

Salah

18.

Sebutkan dua contoh bencana teknologi yang harus diantisipasi dalam Pemulihan Bencana.

4 lines
19.

Apa perbedaan utama antara Rencana Kelangsungan Bisnis (BCP) dan Rencana Pemulihan Bencana (DRP)?

4 lines
20.

Kenapa penting untuk melibatkan semua departemen dalam perencanaan Pemulihan Bencana?

4 lines
21.

Apa yang dimaksud dengan hot site dalam strategi Pemulihan Bencana?

4 lines
22.

Tuliskan satu alasan utama mengapa Pemulihan Bencana harus diuji secara teratur.

4 lines
23.

Apa waktu maksimum yang dapat diterima untuk pemulihan sistem?

a)

Waktu maksimum yang dapat diterima untuk pemulihan sistem

b)

Waktu kehilangan data maksimum yang dapat ditoleransi

c)

Cadangkan data ke server AWS atau Azure

d)

Lakukan penilaian risiko

24.

Berapa lama waktu kehilangan data maksimum yang dapat ditoleransi?

a)

Waktu maksimum yang dapat diterima untuk pemulihan sistem

b)

Lama waktu kehilangan data maksimum yang dapat ditoleransi

c)

Cadangkan data ke server AWS atau Azure

d)

Lakukan penilaian risiko

25.

Apa dua contoh bencana teknologi?

a)

Banjir dan kebakaran

b)

Cadangkan data secara teratur

c)

Lakukan penilaian risiko

d)

Sistem otomatis beralih ke sistem cadangan saat terjadi kegagalan